Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Valid Jurnal Pengabdian

MOTIVASI WIRAUSAHA DAN INOVASI PRODUK “ABON IKAN TUNA” PADA KELOMPOK UMKM BERIUK MAJU DI DUSUN MUARA PUTAT DESA PEMENANG TIMUR KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Irianto Irianto; Baiq Kisnawati; M Wahyullah; Surahman Hidayat; Erviva Fariantin
Valid Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.415 KB)

Abstract

Desa Pemenang Timur adalah desa yang berlokasi di kecamatan Pemenang, kabupaten Lombok Utara. Desa ini merupakan sebuah desa yang banyak memiliki daerah tujuanpariwisata karena posisinya berhadapan langsung dengan obyek wisata Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan dan memilikilahanpertanian yang cukup luas. Dusun Muara Putat memiliki potensi pengembangan UMKM Beriuk Maju yang sangat menjanjikan yaitu olahan ikantuna menjadi produk abon ikan tuna.Produk abon ikan tuna ini merupakan produk yang pernah dijadikan sebagai produk UMKM yang pernah menjadi sumber penghasilan mereka tetapi sejak adanya kejadian gempa di Pemenang tahun 2018 yang mengakibatkan produksi abon ikan tuna ini berkurang dan juga sejak munculnya pandemic virus covid-19 yang menyebabkan produksi abon ikan ini berhenti secara total. Untuk memotivasi dan mengembangkan kembali produk abon ikan tuna yang pernah mereka produksi agar dapat di produksi kembali dengan memberikan sebuah inovasi yang lebih menarik dari produk sebelumnya baik dari segi pengemasan, varian rasa, dan juga pemberian logo. Setelah dilakukan motivasi dan pendampingan pada UMKM Beriuk Maju, berhasil diproduksi kembali abon ikan tuna denganberbagai varian rasa dan dengan pengemasan yang baru.Pemasaran abon ikan tuna selain dipasarkan disekitar kecamatan Pemenang, dipasarkan juga melalui medsos, dan berhasil memperoleh keuntungan yang cukup untuk pengembangan UMKM di masa mendatang dan mampu bersaing dengan produk abon ikan yang lainnya
MOTIVASI WIRAUSAHA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA JAMUR BONGGOL JAGUNG Muhammad Wahyullah; Erviva Fariantin; Surahman Hidayat; Irianto Irianto; Baiq Kisnawati
Valid Jurnal Pengabdian Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.497 KB)

Abstract

Dusun teluk kombal merupakan salah satu dusun yang memiliki jumlah KK terbesar diantara dusun yang lain di desa pemenang barat lombok utara yang mulai bangkit dari peristiwa gempa bumi, pada tanggal 5 Agustus 2018 yang berdampak pada seluruh sekmen kehidupan, belum lagi ditambah dengan Covid-19 yang masuk di Indonesia tahun 2020 yang berdampak pada seluruh dunia secara otomatis berpengaruh pada kehidupan sehari-hari masyarakat teluk kombal. Untuk itu perlu motivasi agar masyarakat dan UMKM dapat termotivasi untuk membukka lapangan usaha atau setidaknya dapat memenuhi kebutuhan makanan cukup dari halaman sendiri. Budidaya jamur bonggol jagung merupakan salah satu alternatif yang dapat ditekuni oleh masyarakat dusun teluk kombal, dikarenakan media tanam berupa bonggol jagung sangat tersedia. Jamur bonggol jagung ini mempunyai prospek yang bagus untuk dikembangkan dalam sekala rumahan maupun berkelompok karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi kandungan gizi yang tinggi, dan memiliki beberapa manfaat/fungsi antara lain sebagai sumber nutrisi, vitamin, mineral, melancarkan sistem pencernaan makanan, sumber prostein, dan lain-lain. Dikarenakan produk jamur bonggol jagung belum dikenal secara luas perlu dibuatkan kemasan atau desain produk menjadi lebih menarik, dan memasarkan produk jamur bonggol jagung dan produk UMKM melalui media sosial seperti Instagram, WA dan TikTok
Penyuluhan UMKM Go Ekspor (Strategi Jualan Online Di Pasar Internasional) Pada Pelaku UMKM di Desa Gerogol Lombok Barat Rusdi; Armiani; Ni Nyoman Yuliati; Sukma Hidayat Kurnia Abadi; I Made Suardana; Endang Kartini; Baiq Kisnawati; Khaerul Hadi; Surahman Hidayat; Ulfiyani Asdiansyuri; Faizatul Fajariah
Valid Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Juli 2025
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to provide education to MSME actors related to Online Selling Strategies in the International Market so that there is added value and profitability for MSME business actors in Gerogol Village. The target of service is MSME actors who are registered and already have a business license in Gerogol Village. Problems are solved in three stages of activities, namely preparation, implementation and evaluation. Preparations were made by conducting preliminary interviews to find out the conditions in the field regarding the basic problem of non-development of MSMEs in Gerogol Village. The implementation was carried out by providing counseling on how to create added value for the businesses of each MSME actor in Gerogol Village. Evaluation of activities is carried out for each stage by collecting and concluding data from each stage of the activity. The results of the Online Sales Strategy in the International Market counseling activity for MSMEs in Grogol Village, West Lombok, show a high level of enthusiasm from MSME actors because there are new opportunities to increase business scale and profits.
Sosialisasi Digital Marketing Pada UMKM Kerupuk Kulit Di Desa Kediri Induk Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat Baiq Kisnawati; Ni Nyoman Yuliati; I Made Suardana; Topan Siswanto; Hikmah; Sukma Hidayat Kurnia Abadi
Valid Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2024): Vol. 2 No. 1 Juli 2024
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kediri Induk is a village located in Kediri sub-district, West Lombok district. This village is a village that has many Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). One of the MSMEs in Kediri Induk village is the very promising Murni Leather Crackers MSME, namely processing cowhide into cowhide cracker products. The problems currently faced by MSMEs are weak product innovation and weak marketing networks. To motivate and develop these MSMEs by providing an innovation that is more attractive than previous products both in terms of packaging, flavor variants, logos and marketing networks. After motivation and assistance, this MSME succeeded in developing its production with new variants and succeeded in marketing its products through digital marketing
Sosialisasi Digitalisasi Sebagai Pendorong Peningkatan Pelayanan Publik Dan Inovasi Bisnis UMKM Di Desa Dasan Tereng Baiq Ertin Helmida; Baiq Kisnawati; Lalu Mimbar; Satriawan; Faizatul Fajariah; Rizaldi Gilang Ramadan; Ahmad Hasbullah
Valid Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 Januari 2026
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Service activities in the form of outreach are a strategic step to encourage the use of digitalization in public services and MSME innovation in Dasan Tereng Village. The objectives of this activity are as follows: 1) To increase the understanding of village officials in utilizing digital technology for public services and the optimal use of other social media; 2) To increase the understanding of MSMEs in utilizing digital technology for business activities and encourage MSME business innovation through online marketing; 3) To encourage collaboration between universities, village governments, and business actors in implementing digitalization programs at the local level. The method used was preparation, namely conducting surveys, identifying problems, implementing activities, and finally, evaluating them. The results of this activity were: 1) Increased understanding of village officials in utilizing digital technology for public services (e.g., online administration, village websites, and service applications) and the optimal use of other social media; 2) Increased understanding of MSMEs in utilizing digital technology for business activities (e-commerce and other business applications) and encouraged MSME business innovation through online marketing (internet and digital technology); 3) Establishing a sustainable partnership between STIE AMM, village government, and MSME actors in developing the digital economy.