Ni Komang Ari Rahayu
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan “Sing and Have Fun with English” untuk Penguatan Vocabulary Size dan Mengurangi Anxiety pada Pembelajaran Bahasa Inggris I Ketut Armawan; Ketut Herya Darma Utami; I Nyoman Suprapta; Ni Komang Ari Rahayu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.103317

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dalam merancang pembelajaran bahasa Inggris yang berpusat pada kebutuhan siswa. Namun, praktik pembelajaran masih didominasi metode konvensional sehingga siswa kurang aktif, mudah cemas, dan kesulitan menguasai kosakata. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Sing and Have Fun with English dalam meningkatkan penguasaan kosakata sekaligus menurunkan kecemasan siswa melalui pelatihan berbasis lagu dan permainan digital bagi guru sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain participatory action. Subjek adalah 55 guru yang mengikuti lima tahapan pelatihan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Instrumen berupa kuesioner skala Likert 1–4 sebanyak 14 butir serta tes pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji paired sample t-test, dan perhitungan N-Gain. Hasil menunjukkan rata-rata skor pre-test sebesar 2.60 meningkat menjadi 3.72 pada post-test. Uji paired sample t-test menunjukan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pelatihan. Nilai N-Gain termasuk kategori tinggi, sehingga pelatihan terbukti efektif meningkatkan keterampilan guru dalam mengintegrasikan media lagu serta berdampak pada meningkatnya motivasi, kosakata, dan kepercayaan diri siswa. Implikasinya, program ini dapat menjadi strategi alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar.
Examining the Effectiveness of the Scientific Approach in Indonesian Language Learning to Enhance Elementary Students’ Literacy and Higher-Order Thinking Skills Ni Kadek Septiari; Ni Komang Ari Rahayu; Ni Nyoman Sulandhari Dewi; Putu Lanny Kristina Putri; Putu Eka Krisnayani; Made Shinta Wesiana Dewi; Ida Bagus Putrayasa; Ni Ketut Desia Tristiantari
International Journal of Language and Literature Vol. 10 No. 2 (2026): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijll.v10i2.114917

Abstract

Learning practices remain largely focused on memorization and lower-level comprehension, limiting students' ability to analyze, evaluate, and construct ideas critically. This study aimed to analyze and evaluate the effectiveness of the scientific approach in enhancing elementary school students' literacy skills and HOTS. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Non-Equivalent Control Group Design. The research participants consisted of two fourth-grade classes in an elementary school, comprising 26 students in the experimental group and 26 students in the control group. Data were collected through literacy tests, HOTS tests, and teacher observation sheets. The research instruments were designed to assess students' abilities to comprehend, interpret, evaluate, and respond to texts, as well as their abilities to analyze, evaluate, and generate ideas based on the learning materials. Data were analyzed using descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, Analysis of Covariance (ANCOVA), and N-Gain analysis. The findings revealed that the scientific approach was more effective than conventional instruction in improving students' literacy skills and HOTS. The experimental group also demonstrated better learning improvement than the control group. The study concludes that the scientific approach effectively promotes the integrated development of literacy skills and higher-order thinking skills through active, critical, and reflective learning processes. The findings imply the importance of implementing the scientific approach as a pedagogical foundation for creating meaningful Indonesian language learning that supports the development of twenty-first-century competencies.