Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keadilan Prosedural Dalam Verifikasi dan Validasi Data Penerima KIP Kuliah di Unimed: Antara Kebijakan dan Realitas Lapangan Albert Tunggul Ardiansyah; Parlaungan Gabriel Siahaan; Clara Pratama; Delila Lumban Raja; Natasyah Yolanda; Siti Yusriah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keadilan prosedural dalam proses verifikasi dan validasi data penerima program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) di perguruan tinggi negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap mahasiswa yang lolos dan tidak lolos seleksi KIP Kuliah di Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum proses pendaftaran dan penyampaian informasi awal telah berjalan cukup transparan dan mudah diakses. Namun, pada tahap akhir seleksi masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti kurangnya transparansi dalam penyampaian hasil seleksi, ketidakkonsistenan pelaksanaan survei lapangan, serta adanya dugaan manipulasi data yang menyebabkan ketidaktepatan sasaran penerima bantuan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa prinsip keadilan prosedural belum sepenuhnya terpenuhi. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada sistem verifikasi dan validasi data, peningkatan pengawasan, serta penyediaan mekanisme pengaduan yang lebih jelas guna meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap program KIP Kuliah.
Analisis Etika di Tempat Kerja terhadap Kasus Pelecehan Verbal dan Catcalling pada Pekerja Perempuan Hilma Harmen; Laura Natalia Naibaho; Lilis Elita Sinaga; Muhammad Taruna Sakti Batubara; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Albert Tunggul Ardiansyah; Radhitya Dava Gurusinga
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 3 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i3.2130

Abstract

Catcalling remains a common form of verbal sexual harassment experienced by women in the workplace and is frequently normalized as harmless humor or casual interaction. Such perceptions weaken efforts to create safe, respectful, and professional working environments while exposing female employees to psychological distress and reduced work performance. This study aims to examine workplace ethics in addressing verbal harassment and catcalling directed at female workers and to identify preventive measures from ethical and legal perspectives. The research employed a qualitative library research approach by reviewing relevant books, scientific journal articles, laws and regulations, and institutional reports published between 2021 and 2025. The collected literature was analyzed using descriptive content analysis to identify recurring themes related to workplace ethics, legal protection, and organizational responsibility. The findings indicate that catcalling constitutes a violation of professional ethics and personal dignity rather than a form of harmless communication. The practice is sustained by gender stereotypes, weak organizational oversight, and limited awareness of ethical workplace behavior. Strengthening anti-harassment policies, promoting ethical communication, providing secure reporting mechanisms, and enforcing legal protections are essential to fostering a safer and more inclusive workplace for female employees.