Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Berkelanjutan melalui Inovasi Produk dan Strategi Branding Digital di Desa Sisobahili Tabaloho Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli Heniwati Gulo; Robin Markus Putra Waruwu; Idarni Harefa; Eliyunus Waruwu; Delipiter Lase; Suka'aro Waruwu; Meiman Hidayat Waruwu; Palindungan Lahagu; Dian Hesti Harefa; Euaggelian Yeremia Harefa; Abdiel Harapan Laia; Asilika Waruwu; Meterlius Zalukhu; Minta Kasih Hulu; Setiawan Putra Zega; Ikhlas Kristian Sentosa Ndraha
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1310

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Sisobahili Tabaloho Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli melalui inovasi produk, penguatan identitas merek, dan branding digital agar pelaku usaha mampu meningkatkan daya saing serta memperluas pasar. Dalam perkembangan ekonomi saat ini, UMKM tidak lagi cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga perlu memperhatikan cara produk tersebut ditampilkan, dikemas, dan dipromosikan kepada masyarakat. Karena itu, kegiatan ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM memahami bahwa kemasan, logo, foto produk, deskripsi produk, dan media sosial merupakan bagian penting dari strategi usaha yang berkelanjutan. Program dilaksanakan melalui pembukaan kegiatan, pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, praktik sederhana, foto bersama, serta pemberian cinderamata kepada Desa Sisobahili Tabaloho Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli sebagai bentuk apresiasi dan penguatan hubungan kemitraan. Materi yang diberikan meliputi pentingnya kemasan bermerek, penyusunan identitas visual produk, teknik foto produk sederhana, penulisan deskripsi produk yang informatif, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Seluruh materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya branding digital, konsistensi unggahan, dan komunikasi cepat dengan konsumen. Pelaku UMKM juga mulai menyadari bahwa kualitas produk perlu didukung oleh tampilan visual yang menarik dan pesan promosi yang jelas. Secara umum, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan sederhana namun terarah dapat membantu UMKM desa bergerak dari pola pemasaran konvensional menuju pemasaran digital yang lebih adaptif, efektif, dan berkelanjutan.
Peran Literasi Keuangan dalam Meningkatkan Kinerja dan Keberlanjutan UMKM: Studi pada Kepulauan Nias Idarni Harefa; Dian Hesti harefa; Karisman Laia; Abdiel Harapan Laia; Berkat Iman Zai; Ervan Suryawan Gea; Syukurman Hia; Andi Martir Sahputra Harefa
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8533

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kepulauan Nias, Indonesia. Dengan menyadari pentingnya pengetahuan keuangan dalam keberhasilan kewirausahaan, penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai bagaimana kompetensi keuangan berkontribusi terhadap pengembangan usaha di wilayah pedesaan dan tertinggal. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari para pelaku UMKM terpilih dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja maupun keberlanjutan UMKM. Koefisien jalur pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja sebesar 0,462 (p-value = 0,000), sedangkan pengaruhnya terhadap keberlanjutan sebesar 0,381 (p-value = 0,000). Nilai R-square menunjukkan bahwa literasi keuangan mampu menjelaskan 47,2% variasi kinerja dan 39,9% variasi keberlanjutan usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan literasi keuangan di kalangan pemilik UMKM dapat menjadi intervensi strategis untuk meningkatkan produktivitas, ketahanan, dan keberlangsungan jangka panjang usaha lokal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan keuangan ke dalam program pembangunan ekonomi daerah guna mendorong pertumbuhan yang inklusif di wilayah seperti Kepulauan Nias.