Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pemahaman Perilaku Hidup Sehat Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Lansia Di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Panglipurningrum, Yofhi Septian; Karmadi, Karmadi
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1856

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS adalah upaya untuk memperkuat budaya seseorang, kelompok maupun masyarakat agar peduli dan mengutamakan Kesehatan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas. Perilaku hidup bersih dan sehat bertujuan memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, kelompok, keluarga, dengan membuka jalur komunikasi, informasi, dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku sehingga Masyarakat sadar, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku hidup sehat di lingkungan wilayah Banjarsari masih terus dilakukan oleh penyuluh baik dari puskesmas maupun dari forum Kesehatan, dengan demikian diharapkan Tingkat kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat dapat dilakukan oleh Masyarakat di lingkungan banjarsari kota Surakarta. Pengabdian ini dilaksanakan pos lansia Tunas Harapan di wilayah kecamatan Banjarsari Kota Surakarta pada hari minggu, 2 Juni 2024. Peserta edukasi terdiri dari Masyarakat lansia berjumlah 75 orang. Edukasi dilaksanakan menggunakan metode presentasi dan contoh cara melakukan perilaku hidup sehat. Hasil kegiatan edukasi pengabdian perilaku hidup bersih sehat pada masyrakat lansia di Banjarsari Kota Surakarta, terdapat hasil yang positif, dibuktikan dengan antusias peserta pada kegiatan tersebut.
Dampak Kepemimpinan, Teamwork Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo Panglipurningrum, Yofhi Septian; Rahman, Abdul; Pahlawi, Lukman Ahmad Imron
KELOLA Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan, Teamwork dan disiplin kerja, terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Karyawan PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesiner terhadap 98 responden yang ditentukan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu Convenience Sampling dengan jenis metode yang digunakan yaitu simple random sampling. Kemudian dilakukan analisis terhadap data data diperoleh berupa analisis kuantitatif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi ( ?2). Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00. Variabel Teamwork berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,021. Variabel teamwork berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,012. Dan variabel kepemimpinan berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa model regresi dapat digunakan untuk memprediksi Kinerja Karyawan, hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Hasil uji determinasi ( ?2) didapat hasil sebesar 0,598 yang berarti Kinerja Karyawan mampu dijelaskan oleh variabel kepemimpinan, teamwork dan disiplin kerja sebesar 59,8% sedangkan sisanya 40,2% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini, antara lain : lingkungan kerja, komunikasi, budaya organisasi, Kepemimpinan, dan lain-lain. Variabel kepemimpinan merupakan variabel yang paling dominan dari empat variabel independen yang berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo.
Pelatihan Canva sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM dalam Branding Digital Produk Anggota ACSB Banjarsari Surakarta Sumaryanto, Sumaryanto; Ricadonna, Nadia Adriane; Susanti, Nani Irma; Panglipurningrum, Yofhi Septian; Utama, Heriyanta Budi
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1982

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) anggota Dewan Asia untuk Usaha Kecil (ACSB) Kecamatan Banjarsari, Surakarta, menghadapi tantangan dalam branding dan pemasaran digital karena keterbatasan kemampuan desain visual. Survei awal menunjukkan bahwa 89% pelaku UMKM tidak familiar dengan Canva, dan 67% masih mengandalkan desain manual, sehingga produk mereka kurang kompetitif di pasar digital. Tema Canva dipilih karena potensinya yang besar untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan desain grafis sederhana menggunakan Canva yang mudah diakses dan ramah pengguna. Metode layanan menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) dengan tiga tahap: (1) pelatihan intensif Canva (membuat profil produk dan profil bisnis), (2) fasilitasi praktik langsung, dan (3) evaluasi melalui pre-test/post-test. Peserta terdiri dari 15 UMKM yang terdiri dari 74% perempuan di sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Hasilnya, 87% peserta mengalami peningkatan keterampilan desain, dan 74% berhasil membuat materi promosi secara mandiri. Tantangan utamanya adalah keterbatasan perangkat dan akses internet. Pelatihan Canva efektif meningkatkan kapasitas visual UMKM dengan biaya rendah. Keberlanjutan program ini direkomendasikan melalui pendampingan berkelanjutan dan replikasi ke UMKM lainnya.
Pelatihan Canva sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM dalam Branding Digital Produk Anggota ACSB Banjarsari Surakarta Sumaryanto, Sumaryanto; Ricadonna, Nadia Adriane; Susanti, Nani Irma; Panglipurningrum, Yofhi Septian; Utama, Heriyanta Budi
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1982

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) anggota Dewan Asia untuk Usaha Kecil (ACSB) Kecamatan Banjarsari, Surakarta, menghadapi tantangan dalam branding dan pemasaran digital karena keterbatasan kemampuan desain visual. Survei awal menunjukkan bahwa 89% pelaku UMKM tidak familiar dengan Canva, dan 67% masih mengandalkan desain manual, sehingga produk mereka kurang kompetitif di pasar digital. Tema Canva dipilih karena potensinya yang besar untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan desain grafis sederhana menggunakan Canva yang mudah diakses dan ramah pengguna. Metode layanan menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) dengan tiga tahap: (1) pelatihan intensif Canva (membuat profil produk dan profil bisnis), (2) fasilitasi praktik langsung, dan (3) evaluasi melalui pre-test/post-test. Peserta terdiri dari 15 UMKM yang terdiri dari 74% perempuan di sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Hasilnya, 87% peserta mengalami peningkatan keterampilan desain, dan 74% berhasil membuat materi promosi secara mandiri. Tantangan utamanya adalah keterbatasan perangkat dan akses internet. Pelatihan Canva efektif meningkatkan kapasitas visual UMKM dengan biaya rendah. Keberlanjutan program ini direkomendasikan melalui pendampingan berkelanjutan dan replikasi ke UMKM lainnya.
PEMBUATAN TANAMAN HIAS “KOKEDAMA” SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI PADA IBU- IBU PKK KOTA SURAKARTA Panglipurningrum, Yofhi Septian; Angelina, Yosephine; Octaviani, Andri; Widianto, Tri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v3i01.988

Abstract

Kokedama adalah teknik menanam dengan media tanam lumut. Cara ini merupakan seni tradisional asal Negeri Matahari Terbit, Jepang. Kokedama biasa disebut juga dengan bola lumut Jepang. Tanah yang ditanami benih lumut lalu dibentuk bulat. Jika kebanyakan dari kita menggunakan pot sebagai media tanam, maka kokedama adalah seni menanam tanpa pot. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan teknik kokedama sebagai salah satu alternatif budidaya tanaman. Kegiatan pendampingan ini dilakukan di desa Bayan Krajan RW XV, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta. Kegiatan dengan melibatkan ibu-ibu PKK dalam pelatihan penanaman sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari pendampingan ini adalah kokedama dapat menjadi salah satu alternatif budidaya tanaman yang cocok diterapkan untuk membuat vegetasi rumah meskipun dengan lahan yang terbatas.Masyarakat khususnya Ibu-ibu PKK Kota Surakarta tepatnya di RW XV dalam pembuatan kokedama melalui kegiatan “Pelatihan Praktek Pembuatan Kokedama” yang bertempat di halaman rumah salah satu warga RW XV Kota Surakarta.
Edukasi Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Perbankan Pada Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar Fatonah, Siti; Panglipurningrum, Yofhi Septian; Imron Pahlawi, Lukman Ahmad; PANGLIPURNINGRUM, YOFHI
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1410

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang produk dan jasa keuangan adalah dengan memberikan pendidikan keuangan. Semakin banyak masyarakat yang memahami tentang produk dan jasa keuangan, semakin banyak mereka yang dapat memanfaatkannya. Jika masyarakat menggunakan produk dan jasa keuangan dan merasakan manfaatnya, transaksi perbankan akan meningkat, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, yang pada gilirannya akan menghasilkan pemerataan ekonomi. Literasi keuangan didefinisikan sebagai pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan. Sementara yang dimaksud dengan edukasi keuangan adalah serangkaian proses atau kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengetahuan tentang keuangan. Menurut BPS (2023), indeks pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Karanganyar adalah 66,57 persen. Namun, sekitar 33,43 persen orang di Kabupaten Karanganyar masih belum memahami apa itu literasi keuangan. Dalam lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar, tim pengabdian masyarakat memberikan edukasi keuangan dan perbankan kepada masyarakat.
Pengaruh Motivasi, Disiplin Kerja, Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Taketama Solo Panglipurningrum, Yofhi Septian; Dian Aviani, Lisna Putri
KELOLA Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memberikan bukti secara empiris Pengaruh, Kepimpinan, Motivasi, Kedisiplinan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Taketama Solo. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan pabrik pada PT Taketama Solo berjumlah 110 orang. Dalam penelitian ini menggunakan teknik sensus sampling yaitu mengambil seluruh jumlah populasi yang ada. Teknik analisis dalam penelitian ini terdiri dari pengujian instrumen, uji asumsi klasik, analisis linier berganda, uji-t, uji F, dan uji R2.Hasil penelitian pada analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, dan kedisiplinan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan, motivasi dan kedisiplinan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan, motivasi dan kedisiplinan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Hasil nilai koefisien determinasi Adjusted R Square sebesar 0,160 berarti diketahui bahwa pengaruh yang diberikan oleh variabel motivasi, kedisiplinan kerja dan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan sebesar 16 % sedangkan sisanya 84% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Misalnya kepuasan kerja, lingkungan kerja, kompensasi.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Pada Pelaku Umkm Makanan Ringan Di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Panglipurningrum, Yofhi Septian; Saryanti, Endang; Octaviani, Andri; Utomo, Agus
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi produktif yang lahir sebagai salah satu kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain itu, UMKM juga menjadi penopang perekonomian masyarakat dan daerah. UMKM dituntut harus dapat bersaing di era pasar bebas. Adapun untuk dapat bersaing di era pasar bebas ini salah satu syaratnya adalah terpenuhinya legalitas usaha. Namun pengurusan legalitas usaha masih kurang diketahui oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Legalitas usaha merupakan informasi bagi masyarakat, terutama bagi pihak yang berkepentingan terhadap identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan Usaha merupakan unsur penting sebagai penunjuk jati diri bahwa suatu badan usaha tersebut legal dan sah secara hukum sehingga diakui oleh masyarakat. Salah satu legalitas usaha dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan tanda pengenal bagi para pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan adanya NIB dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.Pelaku  usaha di desa karanganyar kecamatan plipuh kabupaten karanganyar mempunyai sebanyak 46 pelaku usaha makanan ringan yang masih peru membutuhkan pendampingan usaha khusunya pendampingan pembuatan NIB bagi usahanya.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Pada Pelaku Umkm Makanan Ringan Di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Panglipurningrum, Yofhi Septian; Saryanti, Endang; Octaviani, Andri; Utomo, Agus
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi produktif yang lahir sebagai salah satu kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain itu, UMKM juga menjadi penopang perekonomian masyarakat dan daerah. UMKM dituntut harus dapat bersaing di era pasar bebas. Adapun untuk dapat bersaing di era pasar bebas ini salah satu syaratnya adalah terpenuhinya legalitas usaha. Namun pengurusan legalitas usaha masih kurang diketahui oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Legalitas usaha merupakan informasi bagi masyarakat, terutama bagi pihak yang berkepentingan terhadap identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan Usaha merupakan unsur penting sebagai penunjuk jati diri bahwa suatu badan usaha tersebut legal dan sah secara hukum sehingga diakui oleh masyarakat. Salah satu legalitas usaha dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan tanda pengenal bagi para pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan adanya NIB dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.Pelaku  usaha di desa karanganyar kecamatan plipuh kabupaten karanganyar mempunyai sebanyak 46 pelaku usaha makanan ringan yang masih peru membutuhkan pendampingan usaha khusunya pendampingan pembuatan NIB bagi usahanya.