Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Locus of Control dan Self Efficacy dengan Kinerja Perawat Andriani, Marlina; Destri, Nentien; Hayati, Zahratul
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/1kczcp87

Abstract

Kinerja perawat adalah pengimplementasian wewenang tugas dan tanggung jawab untuk mencapai tugas pokok profesi dan terwujudnya tujuan dan sasaran unit organisasi dalam memberikan asuhan keperawatan. Kinerja perawat dapat didorong dengan locus of control dan self efficacy yang tinggi sehingga kepercayaan perawat terhadap kemampuannya tinggi karena sifat tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan locus f control dan self efficacy dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang. Penelitian ini merupakan pjenis penelitian deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional terhadap 44 orang perawat yang bekerja di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang. Adanya hubungan yang signifikan antara locus of control dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang, diperoleh hasil P Value <0.001dan juga adanya hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang, diperoleh hasil P Value <0.001 . Pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara locs of control dan self efficacy terhadap kinerja perawata di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN DOKUMENTASI PENGISIAN FORM EWS (EARLY WARNING SCORING ) DI INSTALASI RAWAT INAP RS ISLAM IBNU SINA PADANG yuseasmicel; Delvy, Rasimy; Destri, Nentien; Rati Pratama, Engla Rati Pratama
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58170/jkla.v7i1.194

Abstract

Kegagalan dalam mengenali kondisi pasien yang memburuk dan intervensinya merupakan masalah penting dalam manajemen kesehatan. Sehingga sangat penting untuk mengimplementasikan Early Warning System (EWS) melalui pemberian skor yang akurat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Dokumentasi Pengisian Form EWS (Early Warning Scoring ) Di Instalasi Rawat Inap RSI Ibnu Sina Padang tahun 2024”. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif analitik dengan Crossectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat yang berada di ruangan rawat inap RSI Ibnu Sina Padang (ruangan Marwa, Multazam, dan Zam-zam). Dengan sampel sebanyak 40 orang perawat. Pengambilan sampel menggunakan teknik Tatal Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengetahuan EWS dan Checklist pengisian EWS (Early Warning Scoring ) dengan analisa univariat dan bivariat. Diketahui hasil bahwa sebanyak 22 orang (55%) Perawat berpengetahuan kategori baik, 29 orang (72,5%) dengan Dokumentasi Pengisian Form EWS kategori tepat. .Hasil uji Statistik Spearman rank diperoleh hasil nilai p_value=0,000 dengan nilai r=0,584 dengan tingkat kolerasi kategori sedang. Dengan kesimpulan Adanya Pengetahuan Perawat dengan variabel Dokumentasi Pengisian Form EWS (Early Warning Scoring System). Saran diharapkan pelayanan Kesehatan terutama RS untuk memberikan pengawasan khusu dalam pengisian EWS, dengan memberikan seminar pada perawat agar tetap bisa melakukan pengisian EWS dengan tepat. Kata kunci : Pengetahuan Perawat, EWS (Early Warning Scoring) Referensi : 2012-2023 (45)
Pemahaman perawat tentang dokumentasi pengisian form early warning scoring (EWS) di instalasi rawat inap RS Islam Ibnu Sina Padang Nentien Destri; Yuse Asmicel; Rasymi Delvy; Mairinal Avis
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020244094

Abstract

Kegagalan dalam mengenali kondisi pasien yang memburuk dan intervensinya merupakan masalah penting dalam manajemen kesehatan. Implementasikan Early Warning System (EWS) melalui pemberian skor yang akurat dan tepat penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengetahuan Perawat tentang Dokumentasi Pengisian FormEarly Warning Scoring (EWS) Di Instalasi Rawat Inap RSI Ibnu Sina Padang tahun 2024”. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif guna melihat gambaran pengetahuan perawat dalam mendokumentasikan EWS. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat yang berada di ruangan rawat inap RSI Ibnu Sina Padang (ruangan Marwa, Multazam, dan Zam-zam) berjumlah 40 (empat puluh) orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Tatal Sampling sehingga semua perawat dijadikan responden penelitian. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan intrumen pengetahuan tentang pendokumentasian EWS. dari 40 responden, diketahui lebih sebagian yaitu 22 orang (55%) perawat berpengetahuan kategori baik, 12 orang (30%) Perawat berpengetahuan kategori sedang, dan sebanyak 6 orang (15%) kategori kurang. Peneliti menyarankan rutinitas peningkatan pengetahuan dan keterampilan perawat tetap dikembangkan khususnya dalam pengisian EWS, dengan memberikan workshop pada perawat agar tetap bisa melakukan pengisian EWS dengan tepat.
Hubungan Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien Lanjut Usia di Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2025 Saniya Rayhan; Nentien Destri; Dewi Kurniawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan yang optimal tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana prasarana, tetapi juga pada kualitas komunikasi tenaga kesehatan dan pasien. Di Puskesmas Guguk Panjang, komunikasi terapeutik perawat menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan hubungan yang baik dengan pasien, terutama pasien lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus. Namun, berdasarkan pengamatan awal dan laporan kepuasan pasien, masih ditemukan beberapa keluhan terkait komunikasi perawat, kondisi ini dapat berpotensi memengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien lanjut usia di Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien lanjut usia yang berkunjung ke Puskesmas Guguk Panjang, dengan sampel sebanyak 170 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik, dan tingkat kepuasan pasien lanjut usia berada pada kategori puas. Uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0.05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien lanjut usia di Puskesmas Guguk Panjang. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien Lanjut Usia di Puskesmas Guguk Panjang. Disarankan agar pihak Puskesmas Guguk Panjang dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam hal komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh perawat kepada pasien lansia, agar tercipta hubungan yang lebih hangat, empatik sehingga kepuasan pasien dapat meningkat.
Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan Tahun 2026 Sahilla Desya Herlian; Nentien Destri; Marlina Andriani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perawat yang belum optimal masih menjadi masalah dalam pelayanan keperawatan, seperti keterlambatan tindakan keperawatan, beban kerja yang tinggi, serta kurangnya penghargaan terhadap perawat yang dapat mempengaruhi motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja terhadap kinerja perawatdi Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan Tahun 2026.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukanpada tanggal 23 februari sampai 23 maret tahun 2026.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat di ruangan rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan berjumlah 130 orang. Menggunakan teknik proportional stratified random sampling dengan besaran sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer dan di analisa secara univariat dengan distribusi frekuensi didapatkan hasil sebagian besar dengan motivasi kerja cukup yaitu 34 orang (59,6%), dan sebagian besar dengan kinerja perawat cukup yaitu 37 orang (64,9%). Kemudian hasil analisa bivariat kedua variabel menggunakan uji chi-square terdapat hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawatdi Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan Tahun 2026 (p=0,010). Diharapkan institusi pendidikan, pihak rumah sakit, dan peneliti selanjutnya dapat meningkatkan motivasi kerja perawat melalui pendidikan, lingkungan kerja yang kondusif, serta evaluasi dan pengembangan berkelanjutan guna meningkatkan kinerja perawat
Gambaran Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh Tahun 2025 Feni Laila Zahara; Marlina Andriani; Nentien Destri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Rumah sakit merupakan institusi medis penting yang menyediakan layanan kesehatan komprehensif dan bergantung pada sumber daya manusia, khususnya perawat, untuk efektivitas operasionalnya. Kepemimpinan kepala bangsal sangat berperan dalam mengarahkan kinerja perawat dan mengelola konflik yang muncul, seperti yang terjadi di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gaya kepemimpinan kepala ruangan di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data secara cross-sectional menggunakan kuesioner yang diisi oleh 75 perawat sebagai responden dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perawat perempuan berusia produktif (26-45 tahun), dengan pendidikan DIII Keperawatan dan masa kerja lebih dari 10 tahun. Dari distribusi gaya kepemimpinan kepala ruangan, ditemukan bahwa gaya kepemimpinan demokratis paling dominan dengan presentase 58,7%, diikuti gaya otoriter 32,0%, dan laissez-faire sebesar 9,3%. Kesimpulan penelitian ini adalah mayoritas kepala ruangan di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh menerapkan gaya kepemimpinan demokratis yang efektif dalam mendorong motivasi dan kinerja perawat. Variasi gaya kepemimpinan menunjukkan adaptasi situasional sesuai kebutuhan unit kerja. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan untuk peningkatan pembinaan kepemimpinan kepala ruangan
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS AIA GADANG KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2025 Ittia Fani Delfina; Nentien Destri; Marlina Andriani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas layanan kesehatan merupakan kunci dalam mencapai kepuasan pasien dan keberhasilan program kesehatan masyarakat. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer di Indonesia memiliki peran strategis dalam menyediakan layanan yang berkualitas, terjangkau, dan merata. Di Puskesmas Aia Gadang, kunjungan pasien dalam tiga bulan terakhir mengalami penurunan akibat antrean yang panjang, ketidaktepatan waktu pelayanan, ketersediaan obat yang tidak memadai, serta keterbatasan peralatan laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Aia Gadang, Kabupaten Pasaman Barat pada tahun 2025 berdasarkan lima dimensi kualitas: *Tangible* (bukti fisik), *Reliability* (keandalan), *Responsiveness* (daya tanggap), *Assurance* (jaminan), dan *Empathy* (empati). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik *accidental sampling* terhadap 99 responden. Hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 7-12 Agustus 2025 menunjukkan bahwa kualitas pada dimensi Empati (54%), Keandalan (48%), dan Bukti Fisik (46%) berada dalam kategori cukup baik, sedangkan aspek Daya Tanggap (66%) dan aspek Jaminan (65%) berada dalam kategori baik. Secara keseluruhan, kualitas layanan dari semua dimensi berada dalam kategori cukup baik (56%). Sebagai kesimpulan, Puskesmas Aia Gadang telah berhasil memberikan layanan yang berkualitas dan berorientasi pada pasien, serta menjaga kepercayaan masyarakat. Disarankan agar fasilitas medis, ketepatan waktu pelayanan, serta kompetensi dan empati tenaga kesehatan ditingkatkan guna memperbaiki kualitas layanan secara keseluruhan.