Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diseminasi Kombucha Bunga Telang dan Kombucha Teh sebagai Upaya Pemberdayaan Pangan Fungsional Ibu Rumah Tangga di Desa Semayang, Kutai Kartanegara: Pengabdian Aloysia Sri Pujiyanti; Natasha Florenika; Ratna Kusuma; Rudy Agung Nugroho; Hetty Manurung; Retno Aryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7374

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat di daerah pedesaan membutuhkan pendekatan berbasis inovasi terhadap sumber daya pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan mendiseminasikan kombucha bunga telang (Clitoria ternatea) dan kombucha teh sebagai pangan fungsional sekaligus menganalisis preferensi masyarakat di Desa Semayang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif, melibatkan 20 ibu rumah tangga yang dipilih secara purposif sebagai peserta sekaligus responden. Uji organoleptik dilakukan terhadap enam atribut sensori menggunakan skala hedonik lima poin. Hasil menunjukkan kedua varian dapat diterima. Kombucha teh memperoleh respons positif dominan pada seluruh parameter, dengan keasaman tertinggi (70% menyukai), sedangkan kombucha bunga telang unggul pada warna (45% sangat menyukai, 50% menyukai) dan rasa (70% menyukai). Secara keseluruhan, 55% responden lebih menyukai kombucha teh dan 35% kombucha bunga telang. Temuan ini menunjukkan keseimbangan sensori rasa manis-asam menjadi penentu penerimaan utama. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan mitra dan memberikan dasar pengembangan usaha kombucha bunga telang berbasis sumber daya lokal.
Aklimatisasi Anggrek Spesies Hasil Kultur Jaringan melalui Pemberdayaan Mahasiswa Tingkat Akhir Program Studi Biologi Universitas Mulawarman Samsurianto; Ratna Kusuma; Yanti Puspita Sari; Dwi Susanto; Hetty Manurung; Bodhi Dharma; Eko Kusumawati; Budiman; Jusmaldi; Ervinda Yuliatin; Aloysia Sri Pujiyanti; Febry Rahmadhani Hasibuan
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2026
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v10i3.48712

Abstract

Student empowerment through the acclimatization of tissue culture–derived orchids represents a strategic approach that integrates biodiversity conservation efforts with the enhancement of human resource capacity. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of final-year Biology students in acclimatizing two orchid species of high conservation and economic value, namely Coelogyne pandurata and Phalaenopsis gigantea. The program employed a combination of theoretical instruction, demonstrations of acclimatization techniques, hands-on training, and interactive discussions on business opportunities in orchid cultivation. A total of 15 students participated in the program, which was preceded by a pre-test and concluded with a post-test to assess improvements in participants’ understanding. The evaluation results showed a significant increase in post-test scores (85.33%) compared to pre-test scores (58.67%), with an average N-Gain value of 0.65, classified as moderate. In addition, participants were able to independently perform all stages of the acclimatization process, including the removal of plantlets from culture bottles, washing off residual media, planting in sterile substrates, and the covering process. Questionnaire results indicated a high level of participant satisfaction with the materials, methods, and overall benefits of the program. Overall, this community service activity successfully enhanced students’ knowledge and technical skills in the acclimatization of tissue culture–derived orchids, supported the conservation of high-value orchid species, and strengthened students’ capacity in horticulture and bioresource-based entrepreneurial development. Pemberdayaan mahasiswa melalui kegiatan aklimatisasi anggrek hasil kultur jaringan merupakan pendekatan strategis yang mengintegrasikan upaya konservasi keanekaragaman hayati dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa tingkat akhir Program Studi Biologi dalam melakukan aklimatisasi dua spesies anggrek bernilai konservasi dan ekonomi tinggi, yaitu Coelogyne pandurata dan Phalaenopsis gigantea. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian materi teoritis, demonstrasi teknik aklimatisasi, praktik langsung (hands-on training), serta diskusi interaktif terkait peluang usaha budidaya anggrek. Kegiatan diikuti oleh 15 mahasiswa dan diawali dengan pre-test serta diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai post-test sebesar 85,33% dibandingkan nilai pre-test sebesar 58,67%, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,65 yang tergolong dalam kategori sedang. Selain itu, peserta mampu melaksanakan seluruh tahapan aklimatisasi secara mandiri, mulai dari pelepasan planlet dari botol kultur, pencucian sisa media, penanaman pada media steril, hingga proses penyungkupan. Hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terhadap materi, metode, dan manfaat kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam aklimatisasi anggrek hasil kultur jaringan, mendukung upaya konservasi anggrek bernilai tinggi, serta memperkuat kapasitas mahasiswa dalam bidang hortikultura dan pengembangan kewirausahaan berbasis sumber daya hayati.