Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Efektivitas Media Augmented Reality dalam Meningkatkan Pemahaman Sistem Pernapasan Manusia pada Murid Disabilitas Rungu Rindi Andika; Arisul Mahdi; Marlina Marlina; Mardhatillah Zulpiani; Rila Muspita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4872

Abstract

Murid disabilitas rungu lebih mengandalkan informasi visual dalam proses pembelajaran. Namun, materi sistem pernapasan manusia yang sulit diamati secara langsung serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran menyebabkan rendahnya pemahaman terhadap organ dan fungsinya. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu menyajikan konsep secara konkret, visual, dan interaktif, seperti augmented reality. Artikel ini mengkaji efektivitas penggunaan media augmented reality dalam meningkatkan pemahaman sistem pernapasan manusia pada murid disabilitas rungu menggunakan metode single subject research (SSR) dengan desain multiple baseline across subjects. Subjek terdiri atas tiga murid disabilitas rungu. Data diperoleh melalui tes pemahaman pada fase baseline dan intervensi, dengan jumlah sesi baseline 4–8 dan intervensi 5–8 pada masing-masing subjek. Analisis dilakukan secara visual dalam kondisi dan antar kondisi meliputi kecenderungan arah, stabilitas, perubahan level, dan persentase overlap. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pada seluruh subjek setelah intervensi. Pada fase baseline, kemampuan berada pada tingkat rendah dan stabil, sedangkan pada fase intervensi terjadi peningkatan yang konsisten. Perubahan level mencapai 31% pada dua subjek dan 38% pada satu subjek, dengan persentase overlap 0% pada seluruh subjek. Temuan ini menunjukkan bahwa media augmented reality efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman sistem pernapasan manusia pada murid disabilitas rungu.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan melalui Media Canva Interaktif pada Murid Disabilitas Intelektual Mutiara Tree Rahayu; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Zulmiyetri Zulmiyetri; Mardhatillah Zulpiani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4874

Abstract

Kemampuan mengenal lambang bilangan 6 sampai 10 pada murid disabilitas intelektual masih menjadi tantangan karena keterbatasan dalam memahami konsep simbolik dan mengingat bentuk lambang bilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan 6 sampai 10 pada murid disabilitas intelektual setelah diberikan intervensi menggunakan media Canva interaktif. Media Canva interaktif dipilih karena mampu mengintegrasikan gambar, animasi, dan aktivitas interaktif dalam satu media sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dibandingkan media yang hanya menyajikan materi secara statis, serta sesuai dengan karakteristik belajar murid disabilitas intelektual. Penelitian menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek penelitian terdiri atas satu murid disabilitas intelektual kelas VI di SLB Al-Azhar Bukittinggi. Data dikumpulkan melalui tes perbuatan yang diberikan pada fase baseline dan fase intervensi, kemudian dianalisis menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi yang meliputi kecenderungan arah, tingkat stabilitas, perubahan level, serta persentase overlap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan subjek setelah diberikan intervensi menggunakan media Canva interaktif. Penelitian dilaksanakan dalam 10 kali pertemuan yang terdiri atas fase baseline sebanyak 3 sesi dengan persentase 20%, 20%, dan 20% yang menunjukkan arah data mendatar dan stabil, serta fase intervensi sebanyak 7 sesi dengan persentase 20%, 20%, 40%, 40%, 60%, 60%, dan 60%. Analisis data menunjukkan perubahan level yang positif dan persentase overlap sebesar 0%, yang mengindikasikan efektivitas intervensi yang kuat. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menunjukkan bahwa penerapan media Canva interaktif pada pembelajaran mengenal lambang bilangan 6 sampai 10 melalui desain Single Subject Research dapat menjadi alternatif media pembelajaran bagi murid disabilitas intelektual. Penerapan media Canva interaktif pada materi mengenal lambang bilangan 6 sampai 10 dengan desain Single Subject Research pada murid disabilitas intelektual masih jarang dikaji dalam penelitian sebelumnya. Dengan demikian, peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan 6 sampai 10 pada murid disabilitas intelektual dapat dicapai melalui penggunaan media canva interaktif.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Metode Fernald Bagi Disabilitas Intelektual Ringan Rindu Sinaga; Mega Iswari; Damri Damri; Safaruddin Safaruddin; Mardhatillah Zulpiani
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2015

Abstract

This study aimed to improve early reading skills through the implementation of the Fernald method among third-grade students with mild intellectual disabilities at SLB Negeri Pematang Siantar. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of two students with mild intellectual disabilities, identified as IA and AM. Based on the initial assessment results, the students’ early reading abilities were classified as low, with achievement percentages of 30% for IA and 25% for AM. The implementation of Cycle I showed an improvement in early reading skills for both students, with IA and AM each achieving 45%. Furthermore, a more significant improvement was observed in Cycle II, where IA achieved 80% and AM achieved 75%. Data were collected through observations using an early reading skills assessment checklist, while data analysis was carried out using descriptive quantitative techniques by comparing students’ achievement levels across cycles. The findings indicate that the application of the Fernald method was effective in improving early reading skills among students with mild intellectual disabilities. These results suggest that reading instruction employing a multisensory approach—integrating visual, auditory, kinesthetic, and tactile modalities—can enhance students’ motivation, comprehension, and early reading outcomes in accordance with the characteristics of learners with mild intellectual disabilities.
Analisis Karakteristik Permasalahan Kesehatan Mental Remaja Disabilitas Intelektual di SLB Negeri 1 Padang Putri Julia; Setia Budi; Johandri Taufan; Mardhatillah Zulpiani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.7190

Abstract

This study aimed to analyze the characteristics of mental health problems among adolescents with intellectual disabilities at SLB Negeri 1 Padang. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation involving five informants, namely the principal, two vice principals, and two classroom teachers selected using purposive sampling. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that adolescents with intellectual disabilities experienced difficulties in emotional regulation, mood instability, social withdrawal, low self-confidence, difficulties in adapting to new environments, and limitations in expressing their feelings and personal needs. These problems were influenced by adaptive abilities, social experiences, family support, and the school environment. The findings also indicate that each adolescent demonstrates different mental health characteristics, requiring individualized educational and psychosocial support. This study concludes that collaboration among schools, families, and the social environment plays an essential role in promoting the psychological well-being of adolescents with intellectual disabilities and provides important implications for developing more responsive school-based mental health support services.  
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Nama-Nama Hewan Melalui Media Busy Book Bagi Murid Disabilitas Rungu Rahmi Aulia; Zulmiyetri Zulmiyetri; Rahmahtrisilvia; Mardhatillah Zulpiani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.7196

Abstract

The ability to recognize animal names is part of vocabulary mastery which is still a challenge for some deaf students due to limitations in receiving verbal information, so more concrete and visual learning media are needed. This study aims to analyze the effectiveness of busy book learning media in improving the ability to recognize animal names around the house in one fourth-grade student with mild hearing impairment at SLB Negeri 1 Harau. The study used an experimental method with a Single Subject Research (SSR) design type A-B-A. Data were collected through observation, tests, documentation, and interviews, then analyzed using visual graphic analysis which included analysis within conditions and analysis between conditions. The results showed an increase in the ability to recognize animal names from 20% in the baseline condition (A1) to 100% in the intervention phase (B), and this ability remained in the second baseline phase (A2). These findings indicate that the use of busy book media can improve the ability to recognize animal names through the presentation of material that is concrete, visual, and interactive. Thus, busy book media can be used as an alternative learning method to support the vocabulary development of deaf students.
Pemberdayaan Sekolah dalam Menerapkan Pendidikan Inklusif berbasis kearifan Lokal di Sekolah Dasar Sulit Air Solok Nurhastuti Nurhastuti; Damri Damri; Ardisal Ardisal; Syari Yuliana; Mardhatillah Zulpiani; Grahita Kusumastuti
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 2 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06480

Abstract

Pendidikan inklusif berbasis kearifan lokal penting untuk memperluas akses pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), terutama di daerah seperti Nagari Sulit Air, Kabupaten Solok. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan guru, fasilitas, dan pemanfaatan budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pendidikan inklusif berbasis nilai budaya Minangkabau. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, pelatihan, simulasi pembelajaran, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan desain one group pretest-posttest terhadap 30 guru dari 15 Sekolah Dasar. Hasil menunjukkan rata-rata skor pretest 60,5 meningkat menjadi 97,5 pada posttest. Uji paired sample t-test membuktikan perbedaan signifikan (t(30) = 3,38; p = 0,002). Temuan ini menegaskan bahwa program berhasil meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendorong lahirnya rancangan pembelajaran berbasis budaya lokal. Model ini berpotensi menjadi praktik baik dalam pengembangan pendidikan inklusif di Kabupaten Solok.
Program Pelatihan Peningkatan Kemampuan Public Speaking dan Presentation Skills bagi Mahasiswa Disabilitas di Perguruan Tinggi Damri Damri; Gaby Arnez; Jumiati Jumiati; Nenny Mahyuddin; Mardhatillah Zulpiani; Yosa Yulia Nasri; Setia Budi; Rara Ajeng Pratiwi; Fauziah Salsabila Azhar; Gisela Virlinia
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7211

Abstract

Students with disabilities in higher education face serious challenges in public communication skills, which impact academic participation and workplace readiness. Limited access to inclusive public speaking training exacerbates these barriers. This article aims to describe the implementation and impact of an adaptively designed public speaking and presentation skills training program for students with disabilities at Padang State University. This study involving 20 students with various disabilities. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and pretest and posttest instruments. Data were then analyzed using triangulation and the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in participants' presentation skills after the training, with significant contributions in building confidence, structuring message content, and using more effective expressions. These findings contribute to inclusive education practices by providing a training model that can be replicated at other universities. The conclusions emphasize the importance of experiential training programs and assistive technology in empowering students with disabilities and recommend the development of sustainable training with a multimodal approach.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Reality pada Materi Sistem Pernapasan Manusia untuk Peserta Didik Disabilitas Rungu Alan Rahman Rendra; Setia Budi; Damri Damri; Elsa Efrina; Mardhatillah Zulpiani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) pada materi sistem pernapasan manusia bagi peserta didik disabilitas rungu di SLB Negeri 2 Pariaman. Latar belakang penelitian ini didasari oleh keterbatasan media pembelajaran konvensional yang belum mampu mengakomodasi kebutuhan belajar visual peserta didik disabilitas rungu, khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti sistem pernapasan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis kebutuhan media pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan pembelajaran dan wawancara mendalam dengan guru mata pelajaran IPA. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru dengan penggunaan media gambar dua dimensi dan penjelasan lisan. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami struktur dan fungsi organ pernapasan manusia secara utuh. Guru dan peserta didik mengharapkan media pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara visual, interaktif, dan imersif. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya media pembelajaran berbasis Virtual Reality sebagai alternatif yang relevan untuk mendukung pembelajaran IPA yang adaptif, visual, dan inklusif bagi peserta didik disabilitas rungu.
Efektivitas Game Edukatif Interaktif dalam Meningkatkan Kemampuan Membilang 1 sampai 10 pada Anak Disabilitas Fisik Aminah Pebriani; Nurhastuti Nurhastuti; Zulmiyetri Zulmiyetri; Mardhatillah Zulpiani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4990

Abstract

Membilang adalah salah satu kemampuan dasar matematika yang sangat perlu untuk dikembangkan pada anak berkebutuhan khusus agar menjadi dasar dalam memahami konsep bilangan. Penelitian ini didasari karena rendahnya kemampuan membilang 1 sampai 10 pada anak disabilitas fisik kelas 1  yang sudah berusia 8 tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan game edukatif interaktif dalam meningkatkan kemampuan membilang 1 sampai 10 pada anak disabilitas fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak disabilitas fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan tes tentang kemampuan membilang 1-10 yang meliputi kemampuan menyebutkan, menunjukkan, dan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda. Analisis data dilakukan menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukatif interaktif  dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran untuk membantu meningkatkan kemampuan membilang 1 sampai 10 pada anak disabilitas fisik. Penelitian selanjutnya direkomendasikan  untuk melibatkan subjek yang lebih banyak dengan karakteristik yang beragam.