Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

S.I.A.P. (Sosialisasi & Intervensi Anti-Pelecehan): Psikoedukasi Pencegahan Kekerasan Seksual bagi Karang Taruna Menuju Lingkungan Sosial yang Aman dan Peduli Cici Ismuniar; Nazwa Manurung; Nurul Hidayah; Ari Rahmi Hasfaraini; A.Ahmad Ridha
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1032

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan kapasitas Karang Taruna Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan, dalam merespons isu kekerasan seksual yang mendesak di komunitas pesisir tersebut. Meskipun Karang Taruna memiliki potensi besar, ketiadaan program spesifik dan adanya stigma sosial menjadi penghalang utama. Intervensi yang dilakukan adalah pelatihan psikoedukatif berbasis komunitas dengan pendekatan action research. Kegiatan ini berhasil melibatkan 20 anggota Karang Taruna dan menunjukkan peningkatan pengetahuan kognitif yang sangat signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor posttest sebesar 34%. Secara kualitatif, program ini sukses membentuk dan mengaktifkan Tim Siaga “Karang Taruna Peduli Aman” dengan 10 anggota inti. Tim ini kemudian terbukti mampu melakukan penyuluhan komunitas secara mandiri dan memproduksi konten edukatif digital (video/infografik) yang disebarluaskan di media sosial. Capaian ini menegaskan keberhasilan transfer pengetahuan dan perubahan sikap dari pasif menjadi proaktif, yang merupakan indikasi awal terkikisnya stigma sosial. Program ini telah meletakkan fondasi bagi sistem pencegahan kekerasan berbasis gender yang berkelanjutan dan berbasis komunitas di wilayah Kelurahan Selumit Pantai.
Edukasi Pijat Bayi melalui Program SENTUH untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu di Posyandu Mekar Jaya Nurrahmi Umami; Rahmatuz Zulfia; Nazwa Manurung; Annisa Eka Permatasari; Tanti Tri Lestary
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6806

Abstract

Child health and early childhood development are strongly influenced by the quality of maternal care, including simple stimulation such as infant massage. However, parenting literacy and practical skills in infant massage remain low among many mothers in Tarakan, North Kalimantan. This lack of knowledge leads to suboptimal stimulation during early childhood, which is a critical period for growth and development. Therefore, the SENTUH Program (Sehat, Nyaman, Tumbuh Harmonis/Healthy, Comfortable, Harmonious Growth) was implemented as a community service initiative to improve mothers’ capacity in infant massage as a form of stimulation and to strengthen mother–child bonding. The aim of this program was to enhance mothers’ knowledge and skills in infant massage through interactive education, demonstrations, and role play. The methods included socialization, training, and hands-on practice. Interactive lectures were delivered on the benefits of infant massage, developmental milestones, and responsive parenting. Infant massage demonstrations were conducted by facilitators using dolls, followed by direct practice by participants. Role play was applied to train empathic communication between cadres, mothers, and infants, while also improving cadres’ facilitation skills in posyandu activities. Evaluation was carried out through pretest–posttest assessments and direct observation of infant massage practice. The results indicated a significant improvement in both knowledge and skills among mothers and cadres. Most participants were able to describe the benefits of infant massage, identify correct steps, and perform the practice independently. Cadres also showed improved ability to facilitate mother classes after training. SENTUH Program proved effective in enhancing mothers’ and cadres’ knowledge and skills in infant massage. This initiative strengthens the role of families and community health posts in supporting optimal child growth and development.
Pendampingan GENIUS: Gerakan Nutrisi Dan Psikologi Untuk Anak Sehat Dalam Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas Di Desa Tanjung Hilir Kecamatan Lumbis Cici Ismuniar Undunsyah; Nazwa Manurung; Nur Indah Noviyanti
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Dedikasi untuk Negeri (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.2825

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that hinders both physical and cognitive growth in children. It occurs due to a lack of proper nutritional intake during the first 1,000 days of a child’s life, from pregnancy to two years of age. In Tanjung Village, located in Nunukan Regency, North Kalimantan, stunting has become a serious issue, with a prevalence rate reaching 30%. Several key factors contributing to stunting in Tanjung Village include low economic conditions, limited parental education, restricted access to healthcare, poor sanitation, and early marriage/teen pregnancy. The impacts of stunting include stunted physical growth, cognitive impairments, and long-term health risks. The Nunukan Regency Government has implemented various efforts to combat stunting, such as nutrition supplementation programs, nutrition education, improved healthcare access, and sanitation programs. These efforts continue to be pursued to this day. As a proposed solution to prevent stunting, a holistic, community-based intervention program could be implemented. This program integrates nutrition education and psychosocial support education by providing information on parenting practices and facilitating the utilization of local resources, such as processing food from pisang kapok (local bananas). The result of this program is an improvement in the community’s knowledge regarding the educational topics delivered.
PENGARUH SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING (SFBC) TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA SMK Verra Septiana Wati; Tri Cahyono; Nazwa Manurung
Journal of Counseling Support Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v1i1.4

Abstract

Perencanaan karir merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk seseorang menunjang masa depan. Teknik Solution Focused Brief Counseling (SFBC) membantu seseorang atau konseli untuk menemukan solusi, mencari jalan keluar atau memecahkan masalahnya sendiri dengan kurun waktu yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari Solution Focused Brief Counseling (SFBC) terhadap perencanaan karir siswa kelas XI TKP SMK Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment dan desain one-group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah populasi sebanyak 57 siswa dan sampel berjumlah 6 siswa kelas XI TKP. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket dengan skala likert tentang perencanaan karir. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000<0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh dari teknik Solution Focused Brief Counseling (SFBC) terhadap perencanan karir siswa SMK Negeri 2 Tarakan