Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALYSIS OF STUDENTS' PARENTS' NEEDS IN PREPARING INCLUSIVE PROGRAMS AT ELEMENTARY SCHOOL LEVEL IN TARAKAN CITY Emmy Ardiwinata; Cici Ismuniar
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1219

Abstract

Inclusive education is a strategic effort to achieve equal access to education for all children, including those with special needs. However, its implementation in Tarakan City still faces various obstacles, particularly in meeting parents' needs for appropriate, child-friendly, and adaptive educational services to the diversity of student abilities. This study aims to analyze the primary needs of parents of students with special needs in the implementation of inclusive education in Tarakan City. The approach used is descriptive qualitative with research locations in several elementary and secondary schools that provide inclusive education in Tarakan City. Research informants included parents of students with special needs, accompanying teachers, and school officials selected by purposive sampling. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies, then analyzed using thematic analysis through the process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the needs of parents of students with special needs include five main indicators: school safety and comfort, teacher competence in handling students with special needs, curriculum flexibility that allows for learning differentiation, the availability of facilities and infrastructure that support inclusive learning, and social support and policies that favor children with special needs. These five indicators show that the ideal implementation of inclusive education requires not only equal access, but also a quality, adaptive, and equitable education system, with policy support and active collaboration between local governments, schools, teachers, and the community.
Implementasi Pemberdayaan Menyusui Melalui Peran Kampus ASI Untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia Di Desa Sungai Nyamuk Kabupaten Nunukan Wilayah Perbatasan Indonesia Reza Bintangdari Johan; Cici Ismuniar; Nur Pangesti Apriliyana; Tasya Tasya; Nadiya Sri Sugesti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.897

Abstract

ASI eksklusif menjadi fondasi pemenuhan gizi dalam mewujudkan generasi emas. Namun, belum semua bayi mendapatkan ASI eksklusif. Kader berperan sebagai ujung tombak di masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Akan tetapi, belum semua kader memahami konsep dari ASI dan menyusui. Pengabdian dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan berbasis masyarakat melalui implementasi peran Kampus ASI untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang ASI eksklusif dan menyusui, psychological well-being, dan pemanfaatan media interaktif. Pelaksanaan di Desa Sungai nyamuk. Tiga tahapan pengabdian yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelaksanaan terfokus pada peran Kampus ASI dalam pembentukan Kampus ASI. Ada lima kegiatan peran kampus ASI dengan hasil baik, peningkatan pengetahuan kader sebelum (70.6%) dan setelah (97.1%). Keterampilan teknik menyusui pretest (50%) dan posttest (76.5%), perawatan payudara 20.6% menjadi 82.4%, dan pijat oskitosin 85.3%. Pengetahuan psychological well-being meningkat 94.1%. Peran Kampus ASI berdampak positif bagi kader sebagai wadah integrasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri.
Implementasi Pembangunan Inklusif Melalui Asa Kepemudaan Pada Wilayah Marjinal Dalam Mewujudkan Kota Layak Huni Di Kawasan Pesisir Kota Tarakan Daud Nawir; Tinik Sugiati; Tanti Asrianti; Nur Indah Noviyanti; Cici Ismuniar; Fachri Fahmi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.899

Abstract

Kelurahan Selumit Pantai merupakan kelurahan di kawasan pesisir dengan jumlah penduduk yang paling banyak di kota Tarakan yaitu; 18.297 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 24.075/km2 . Dibalik tinggi nya kepadatan penduduk Kelurahan Selumit Pantai  memilik potensi besar terhadap SDM yaitu pemuda (15-35 tahun) sebesar 42,92% (7.852 jiwa). Pemanfatan potensi pemuda sangat diperlukan dalam mewujudkan pembangunan Inklusif di Kelurahan selumit Pantai yang berdaya, kolaboratif, non diskriminasi, Aman, Sejahtera untuk semua warga (No Left Behind). Adapun metode dari program ini yaitu Sosialisasi, pelatihan , penerapan teknologi, pendapingan dan evaluasi program , dan keberlanjutan program. Adapun ketercapaian hasil dari program yang mendukung pembangunan kota menuju Kota Layaka Huni, yaitu terbentuknya 40 kepemudaan karang tarunan hasi lpeningkatan pengetahuan pemuda/I terkait peran pemuda dan kota layak huni (pre test 44,25 dan post tets 96,95%). Tersusunnya dokumen rencana kerja kepemudaan Karang Taruna berdasarkan tabel penilaian kriteria kota layak dan tersedianya data terpilah kelompok Kelurahan Selumit Pantai.
S.I.A.P. (Sosialisasi & Intervensi Anti-Pelecehan): Psikoedukasi Pencegahan Kekerasan Seksual bagi Karang Taruna Menuju Lingkungan Sosial yang Aman dan Peduli Cici Ismuniar; Nazwa Manurung; Nurul Hidayah; Ari Rahmi Hasfaraini; A.Ahmad Ridha
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1032

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan kapasitas Karang Taruna Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan, dalam merespons isu kekerasan seksual yang mendesak di komunitas pesisir tersebut. Meskipun Karang Taruna memiliki potensi besar, ketiadaan program spesifik dan adanya stigma sosial menjadi penghalang utama. Intervensi yang dilakukan adalah pelatihan psikoedukatif berbasis komunitas dengan pendekatan action research. Kegiatan ini berhasil melibatkan 20 anggota Karang Taruna dan menunjukkan peningkatan pengetahuan kognitif yang sangat signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor posttest sebesar 34%. Secara kualitatif, program ini sukses membentuk dan mengaktifkan Tim Siaga “Karang Taruna Peduli Aman” dengan 10 anggota inti. Tim ini kemudian terbukti mampu melakukan penyuluhan komunitas secara mandiri dan memproduksi konten edukatif digital (video/infografik) yang disebarluaskan di media sosial. Capaian ini menegaskan keberhasilan transfer pengetahuan dan perubahan sikap dari pasif menjadi proaktif, yang merupakan indikasi awal terkikisnya stigma sosial. Program ini telah meletakkan fondasi bagi sistem pencegahan kekerasan berbasis gender yang berkelanjutan dan berbasis komunitas di wilayah Kelurahan Selumit Pantai.
The Influence of Group Guidance on Student Discipline at SMA Negeri 2 Tarakan Ita Cahya Anameswari; Cici Ismuniar; Siti Rahmi
Journal of Social Science and Economics (JOSSE) Volume 2, Issue 1, April 2025
Publisher : Asha Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/7zkw3q80

Abstract

Discipline is the key to success, so if someone has undisciplined behavior, it will have a negative impact on themselves and others because it can distance them from success. The objective of this research is to investigate the impact of group guidance on students' disciplinary behavior at SMA Negeri 2 Tarakan. This study adopts a quantitative approach through a pre-experimental method, utilizing a one-group pretest-posttest design to assess changes before and after the intervention. The data collection technique in this study was a questionnaire. Student discipline is reviewed from 3 aspects, namely: 1) order; 2) ability to control oneself; and 3) ability to concentrate. The population of this study was 451 grade XI students at SMA Negeri 2 Tarakan. The sample in this study consisted of 12 students, selected through a simple random sampling technique. Data were analyzed using both descriptive and inferential statistical methods, with the assistance of SPSS version 25 software. The results of the study indicate that during the pretest phase, students' discipline levels were categorized as high and very high, with an average score of 156.7. Following the implementation of the posttest, the average score increased to 175.3, remaining within the very high category. Hypothesis testing using a paired sample t-test (parametric) revealed a significance value of 0.000, which is less than 0.05. This result leads to the acceptance of the alternative hypothesis (Ha) and the rejection of the null hypothesis (Ho), indicating that group guidance has a significant effect on student discipline at SMA Negeri 2 Tarakan.
DAMPAK GAME ONLINE PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Muhammad Ilham; Suriata; Cici Ismuniar
Journal of Counseling Support Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v1i1.5

Abstract

Game online merupakan tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga dapat memberikan tantangan yang menarik. Disisi lain, pemain tidak memperdulikan waktu demi mencapai kepuasan dari permainan yang dimainkan. Permasalahan yang terdapat pada siswa di SMP Muhammadiyah 1 dibandingkan aktifitas belajar sehingga ketika guru menjelaskan siswa tidak memperhatikan atau sulit berkonsentrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak game online yang terdapat pada siswa di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisipan dan wawancara tidak terstruktur adapun teknik pengambilan subjek menggunakan purpossive sampling. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan, diperoleh hasil bahwa siswa memiliki perilaku yang terdampak oleh game online dengan subjek 5 siswa mulai dari mengikuti game online yang memiliki konten kekerasan, memiliki nilai tidak bermoral, dan juga dapat merugikan kesehatan. Selain itu, siswa memiliki perilaku negative dari game online mulai dari munculnya perilaku agresif pada siswa yaitu subjek memukul teman, bullying secara verbal dimana subjek yang lain mengumpat kata-kata kasar pada saat jam pelajaran ataupun istirahat berlangsung dikarenakan tersinggung oleh temannya atau dalam keadaan sengaja maupun tidak disengaja.