Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pernikahan di Kalangan Ikhwan dan Akhwat Pada Lembaga Wahdah Isalamiyah Kendari Wa Ode Winesty Sofyani; La Ode Aspin
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 3 No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2, Juni 2014
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1569.544 KB) | DOI: 10.33772/etnoreflika.v3i2.80

Abstract

This study aims to determine and to describe how the processes and functions of marriage among men and women in institution of Wahdah Islamiyah Kendari. Data collected through observation, in-depth interviews, and data analysis. The results showed that marriage performed by Wahdah Islamiyah Kendari based on Sayriat Islam. There are several stages or wedding process conducted by Wahdah Islamiyah, first, the man who wants to get married reports to his supervisor, then his supervisor conveys to the LP2KS. Then, the LP2KS will hold ta'ruf or proposal for desired women as an introductory phase that had previously been done coaching. The next step is nadzar, as a stage to know more detail as being allowed to see the prospective partner. Next, there is an agreement of both parties to proceed to the next level. The man who is accompanied by LP2KS will come to the woman’s house to propose. In this proposal will result an agreement of both parties to prepare for marriage. The series of wedding ceremony are offer and acceptance (ijab qabul) marriage sermon delivery, wedding announcements, wedding advice, and the last is wedding party (walimah). Keywords: marriage, islam
Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Siswa ebit riadi justin; Aspin Aspin Aspin; Eva Herik
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i3.12597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa SMP Negeri 1 Wonggeduku. Subjek penelitian ini berjumlah 40 siswa dari kelas VIII yang mempunyai prestasi belajar tinggi. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional dari Ananta yang dimodifikasi oleh peneliti dan dokumentasi prestasi belajar. Metode analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis data didapatkan nilai signifikansi korelasi sebesar 0,276 > 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,177. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa SMP Negeri 1 wonggeduku, yang mempunyai prestasi belajar tinggi. 
SOSIALISASI NILAI PENTING TINGGALAN ARKEOLOGI PRASEJARAH DI DESA SAWAPUDO, KECAMATAN SOROPIA Salniwati Salniwati; Abdul Alim; Arie Tourisno Hadi; Sandy Suseno; Syahrun Syahrun; La Ode Aspin; M. Hafiz Sukri; Bainuddin Bainuddin; Cisilia Saragi; Muh. Syawal Zul Saputra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19704

Abstract

Sosialisasi Nilai Penting Tinggalan Arkeologi Prasejarah di Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang nilai penting cagar budaya dan manfaatnya terdadap kehidupan masyarakat. Faktor alam dan juga manusia sangat erat kaitannya dalam eksistensi dan pelestarian cagar budaya. Dari nilai yang terkandung di dalamnya, maka dapat berperan untuk pebentukan kareakter masyarakat. Karakter yang dimaksud adalah tumbuhnya cinta terhadap warisan budaya bendawi (tangible) dan implementasi nilai-nilai di dalamnya yang berguna untuk kehidupan saat ini dan masa yang akan datang. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi nilai-nilai tersebut khususnya kepada masyarakat tentang nilai-nilai penting tinggalan Arkeologi Prasejarah di Desa Sawapudo. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi survey kawasan situs prasejarah di Desa Sawapudo, Tutorial langsung kepada masyarakat, serta presentasi situs Tinggalan Arkeologi Prasejrah berupa temua karakteristik bentukdan ragam hias tembika yang terdapat di Gua Sawapudo Desa Sawapudo. Langka terkahir adalah wawancara terhadap masyarakat terkait manfaat pelaksanaan kegiatan sosialisasi nilai penting tinggalan Arkeologi Prasejarah didesa tersebut. Dari hasil kegiatan ini mampu menanamkan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur dan budaya Indonesia yang kaya akan karakter seni dan adanya kesadaran masyarakat Desa Sawapudo untuk ikut serta melestarikan cagar budaya Bangsa Indonesia sudah mulai terbentuk. Untuk itu, kegatan seperti ini diharapkan dapat terus diterapkan untuk menjaga kekaayan warisan budaya Indonesia
IDENTIFIKASI TINGGALAN ARKEOLOGI PADA CERUK LOKO LEMO DI DESA POREHU La Ode Aspin; Selah Selah; Abdul Alim
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 8 No 2: Desember 2024
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/sangia.v8i2.2986

Abstract

Pada masa Holosen, manusia sudah mulai mengenal tempat tinggal dengan memanfaatkan gua atau ceruk sebagai tempat berlindung dari serangan musuh, binatang buas atau bencana alam. Selain sebagai tempat hunian sering kali juga dimanfaatkan sebagai tempat penguburan. Saat ini, gua atau ceruk tersebut menjadi tinggalan arkeologi yang dinilai sangat penting untuk dijaga dan dilestarikan. Salah satu Wilayah di Indonesia khususnya Sulawesi Tenggara, yang juga terdapat banyak tinggalan arkeologinya ialah Kolaka Utara. Salah satunya adalah tinggalan arkeologi prasejarah yaitu Ceruk Loko Lemo. Ceruk Loko Lemo adalah tinggalan arkeologi prasejarah yang terletak di Desa Porehu Kecamatan Porehu Kabupaten Kolaka Utara, dengan kondisi situs yang tidak terawat namun memiliki tinggalan arkeologi yang sangat penting untuk diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tinggalan arkeologi yang ada di Ceruk Loko Lemo dan fungsi Ceruk Loko Lemo. Penelitian ini menggunakan Teori Sejarah Budaya dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat tinggalan arkeologi yang ditemukan yaitu fragmen gerabah, fragmen tembikar dan moluska (sampah dapur). Adapun fungsi Ceruk Loko Lemo adalah sebagai gua hunian dengan melihat kondisi ceruk serta tinggalan arkeologi yang ada.
ISLAMIC ETHICS IN SOCIAL MEDIA: A STUDY OF THE PHENOMENON OF CYBERBULLYING AND BODY SHAMING La Ode Wahidin; Hasni Hasan; La Ode Aspin; La Ode Syukur
INJOSEDU: International Journal of Social and Education Vol. 2 No. 5 (2025): MAY
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media has become an integral part of modern society. Behind its benefits, social media also presents various problems, including cyberbullying and body shaming. Both of these phenomena can have a negative impact on victims, both physically and mentally. This journal aims to examine Islamic ethics in social media, focusing on the phenomenon of cyberbullying and body shaming. The study is conducted by analyzing the verses of the Qur'an and Hadiths of the Prophet Muhammad SAW that are relevant to the ethics of communication and social interaction. The results show that Islam has clear ethical principles related to the use of social media. These principles emphasize noble morals, mutual respect, and maintaining privacy. Cyberbullying and body shaming are clearly against Islamic ethics because they hurt and degrade others. This journal also provides recommendations to prevent cyberbullying and body shaming on social media, such as increasing education about Islamic ethics, encouraging a culture of mutual respect, and strengthening regulations related to cyberbullying and body shaming.
A Pre-Experimental Study on Cognitive Behavioral Therapy in Enhancing Self-Confidence among Juvenile Inmates in an Indonesian Juvenile Correctional Facility Dodi Priyatmo Silondae; Abdur Rahmat; J Jahada; A Aspin; Nadia Putri
KONSELOR Vol. 15 No. 2 (2026): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/02026152181-0-86

Abstract

Children and adolescents undergoing rehabilitation at Juvenile Correctional Institutions are vulnerable to psychological problems, including low self-confidence, which may hinder rehabilitation and social reintegration. This study aimed to provide preliminary evidence on the implementation of Cognitive Behavioural Therapy to improve the mental health of juvenile inmates, particularly self-confidence, at Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kendari. This study employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest pre-experimental design. The participants consisted of eight juvenile inmates aged 15–17 years, selected through purposive sampling. The instrument used was a self-confidence scale developed based on Lauster’s five aspects of self-confidence, namely belief in one’s abilities, optimism, objectivity, responsibility, and rationality, which met the validity and reliability criteria. The cognitive behavioural therapy intervention was delivered over six group counselling sessions. Data were analysed using descriptive statistics and the Wilcoxon signed-rank test. The findings indicated an increase in the self-confidence scores of juvenile inmates after receiving the cognitive behavioural therapy intervention, with a significant difference between pretest and posttest scores. The effect size calculation yielded an r value of 0.595, which falls into the large effect category. This finding indicates that the cognitive behavioural therapy intervention had a strong influence on the observed changes in scores. Overall, the findings provide preliminary insight into the potential use of cognitive behavioural therapy as a psychological service to help improve the self-confidence of juvenile inmates in Juvenile Correctional Institutions.