Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

SOSIALISASI NILAI PENTING TINGGALAN ARKEOLOGIS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MILENIAL Salniwati, Salniwati; Rustiani, Komang Wahyu; Nurtikawati, Nurtikawati; Suseno, Sandy; Saputri, Shinta Arjunita; Hayati, Sitti Nur; Afingki, Afingki; Saputra, Muh Syawal Zul; Kafidah, Kafidah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.22167

Abstract

Sosialisasi Nilai-Nilai Penting Tinggalan Arkeologis di Kabupaten Muna berupa Gambar Cadas pada Siswa-Siswi Yayasan MI Al Asif Tampo ditujukan untuk pembantukan karakter generasi muda dalam menjawab tantangan global dan masa depan Bangsa Indonesia. Dengan kemajuan era digital yang permisif, maka menjadi tantangan tersendiri bagi internalisasi serta aktualisasi nilai- nilai luhur warisan budaya kepada generasi milenial. Untuk itu, dilakukan sosialisasi nilai-nilai penting tinggalan Arkeologis ini. Metode kegiatan ini meliputi observasi, pemutaran video tentang Gambar Cadas, tutorial, pemberian questionnaire, diskusi dan wawancara. Adapun target keberlanjutan kegiatan Sosialisasi Nilai-Nilai Penting Tinggalan Arkeologi pada siswa-siswi Yayasan MI Al Asif Tampo adalah internalisasi dan implementasi nilai-nilai warisan budaya tersebut pada pembentukan karakter peserta kegiatan, baik dalam lingkup keluarga, sekolah, masyarakat serta bangsa dan negara. Hal penting lain dari target keberlanjutan kegiatan sosialisasi ini adalah tumbuh kembangnya pada diri peserta kegiatan berupa jiwa patriotik dan nasionalis, memiliki bekal ilmu pengetahuan, dan berjuang untuk kemajuan Bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Hal ini direaliasikan dengan kesediaan semua peserta yang telah mengikuti kegiatan untuk bersama melestarikan warisan budaya materi (Tangible Cultural Heritage).
Training for Making Local Woven Motifs with Textile Painting Salniwati, Salniwati; Nurtikawati, Nurtikawati
Journal of Community Service and Society Empowerment Том 3 № 03 (2025): Journal of Community Service and Society Empowerment
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jcsse.v3i03.1961

Abstract

The community service activity entitled, "Training in making local woven motifs based on textile painting techniques" was held on May, 2025. This activity was the result of a collaboration between the community service team and the Pondok Suraya Creative Center Studio which focuses on developing artistic creativity based on local culture. The main objective of this activity was to increase the knowledge and skills of studio members in understanding and applying the richness of typical Southeast Sulawesi woven motifs into alternative media, namely textile painting. The method used was community education through presentation of community service and training materials. This activity demonstrates the participants' ability to re-explain the meaning and types of Southeast Sulawesi woven motifs, as well as the accuracy in applying motifs to textile paintings. This achievement is seen as important as part of cultural preservation as well as a strategy for empowering creative communities.
Compensation strategies in speaking activities for non-English department students: poor and competent speakers Syafryadin, Syafryadin; Martina, Feny; Salniwati, Salniwati
JEES (Journal of English Educators Society) Vol 5 No 2 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jees.v5i2.819

Abstract

This study investigated the compensation strategies which were used by competent and poor speakers to avoid communication gap in speaking activities. This study used descriptive quantitative desaign. The use of descriptive method because of this study was not searching about compararison or making prediction, but only finding out about mostly strategies used either competent or poor speakers in developing their speaking activities to avoid communication gap. Descriptive research is also chosen because it explores and catches social situation particularly in the class wholisticly, widely and deeply. Data collection used an observation sheet and a questionnaire. Population of this study was 83 students categorized as competent and poor speakers of semester 4 at English Study Program in one of the universities in Kendari. The findings of this study showed that the strategy which dominant used by either competent speakers or poor speakers as their group tendencies that was selecting the topic with the same overall average score of 4.0; competent speakers mostly used selecting the topic with the overall average of 4.0, adjusting or approximating the message with the overall average of 3.6 and using mime or gesture with the overall average of 3.5; poor speakers also mostly used selecting the topic with the overall average of 4.0 and coining word of 3.5. Competent speakers much more used compensation strategies than poor speakers. Thus, its major implication for pedagogy is that compensation strategies are extremely useful as guidance to avoid communication gap in speaking activities
PELATIHAN OBSERVASI SAMPAH DAPUR Salniwati, Salniwati; Pradnyan, I Gusti Made Swastya Dharma; Suraya, Rahmat Sewa; Rustiani, Komang Wahyu; Sofia, Sofia; Safitri, Elsa Mayora; Wicaksono, Arif
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31510

Abstract

Kegiatan observasi merupakan salah satu teknik yang penting dalam melakukan penelitian. Kesalahan melakukan observasi akan berdampak pada kesalahan hasil penelitian. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatahui manfaat yang diperoleh peserta pelatihan observasi sampah dapur setelah mengikuti pelatihan. Metode yang direalisasikan dalam kegatan ini adalah pelatihan obervasi dan praktik observasi dengan objek sampah dapur. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan banyak manfaat yang diperoleh peserta kegiatan seperti memperoleh banyak pengetahuan dan ilmu baru tentang tata cara observasi, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, mampu mengidentifikasi sampah dapur, dan mampu mengkasifikasikan jenis sampah dapur. Pelatihan observasi pada sampah dapur dapat membuka cakrawala berfikit peserta untuk mengidentifkasi objek yang diobservasi, pengenalan terhadap realitas masyarakat dan ide baru untuk solusi masalah masyarakat, khususnya pada masalah sampah dapur.
PENINGKATAN KESIAPAN KERJA ALUMNI JURUSAN TRADISI LISAN MELALUI PELATIHAN USAHA KECIL DAN MENENGAH Saputri, Shinta Arjunita; Marhini, La Ode; Rihu, Agus; Salniwati, Salniwati; Lestari, Dian Trianita; Said, Taufiq
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37907

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja alumni jurusan Tradisi Lisan melalui pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Peningkatan kesiapan kerja tersebut diwujudkan dalam bentuk pembekalan pengetahuan dan skill alumni melalui sosialisasi dan pelatihan terkait dengan UMKM berbasis kearifan lokal khususnya kerajinan nentu di Kota Kendari. Hal ini penting dilakukan karena berdasarkan analisis hasil tracer study dan FGD diperoleh informasi bahwa mahasiswa jurusan Tradisi Lisan mengalami kesulitan mencari pekerjaan di periode awal kelulusan. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu 1) tahapan persiapan terdiri dari: a) pembentukan tim, b) koordinasi kegiatan baik secara teknis dan administrasi dengan stakeholder terkait, dan c) identifikasi masalah secara parsial, 2) tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari: a) Pelaksanaan FGD, b) Pelaksanaan Sosialisasi, dan c) Pelatihan (Praktik), dan 3) tahap evaluasi. Peserta dalam kegiatan ini adalah alumni yang tercatat sebagai lulusan baru pada Jurusan Tradisi Lisan. Lokasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di UPPKS Kerajinan Nentu Hati Mulia. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta sangat antusias baik dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan dan berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara yang dilakukan terdapat 80 % dari total peserta sangat tertarik untuk menekuni kerajinan nentu baik dalam konteks pemasaran maupun menjadi pengrajin nentu. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memiliki peran penting dalam mengatasi atau mengurangi masa tunggu kerja alumni yang dapat berdampak positif pada peningkatan mutu lulusan dan mutu jurusan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN BULETIN PURBAKALA EDISI DESEMBER 2023 Salniwati, Salniwati; Burhan, Faika; Suraya, Rahmat Sewa; Suseno, Sandy; Rustiani, Komang Wahyu; Pradnyan, I Gusti Made Swastya Dharma; Jaimun, Jaimun; Thevistha, Visthalya; Hikmah, Nurul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42947

Abstract

Tujuan kegiatan penegbdian ini yaitu untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan Buletin Purbakala Edisi Desember 2023 dan mendeskripsikan Buletin Purbakala Edisi Desember 2023 yang dihasilkan oleh peserta kegiatan. Metode pengabdian ini dilakukan dengan 3 (tiga) tahapan yaitu tutorial, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi tutorial tentang konsep jurnalistk, produk jurnalistik, konsep buletin dan tata cara pembuatan buletin serta pembentukan tim redaksi. Tahap selanjutnya adalah pelatihan desain cover bulletin, desain layout, penentuan tema dan topik, tata cara menarasikan isi rubrik dan penyusunan daftar pustaka.  Tahap terakhir adalah pendampingan yang merupakan tindaklanjut pelatihan yang meliputi pendampingan finalisasi desain cover Buletin Purbakala Edisi Desember 2023, desain dan inovasi tampilan gambar, menarasikan gambar dalam rubrik, serta penyusunan daftar pustaka dengan style dan font tertentu. Selanjutnya, buletin yang dihasilkan oleh peserta kegiatan berupa buletin ilmiah dengan tema, “Arkeologi Islam” dan topiknya, “Memahami Jejak Peradaban Islam: Penelusuran Arkeologi Islam di Sulawesi Tenggara”. Buletin yang dihasilkan juga dilengkapi dengan cover, tim redaksi, desain layout, rubrik, narasi rubrik, halaman, dan daftar pustaka. Kegiatan pengabdian ini membawa dampak positif, baik dalam bidang ilmiah, skill maupun psikologis yang berupa dorongan dan antusias untuk berkarya, khususnya pada generasi muda yang merupaka peserta kegiatan.
THE BALINESE DIASPORA IN THE MULTICULTURAL SOCIETY OF SOUTHEAST SULAWESI Suraya, Rahmat Sewa; Rosnon, Mohd Roslan; Rustiani, Komang Wahyu; Salniwati, Salniwati; Kadek Arni Suwedawati, Gusti Ayu
Al-Qalam Vol. 30 No. 1 (2024)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v30i1.1354

Abstract

Multiculturalism can generally affect cultural degradation and serve as a basis forconflict. However, the Balinese tribe in Southeast Sulawesi is different. This research aims to discuss the existence of transmigrants in Jati Bali Village, West Ranometo Subdistrict, South Konawe Regency, and the existence of the Balinese amidmulticulturalism in Southeast Sulawesi society. Semiotic, existential, and symbolicinteractionism theories were used to reveal the problems. The data were analyzed using a critical approach with a qualitative descriptive method. The results showed that the Balinese were able to adapt, which was characterized by social interactions such as religious, socially oriented, food security-oriented, and security and order oriented.To maintain the existence of the Balinese, they preserveBalinese customs and traditions, as evidenced by the Narayanan construction, the Balinese houses architecture, and the Ogoh-ogoh procession.
SOSIALISASI TINGGALAN ARKEOLOGI MASA PERANG DUNIA II, BUNKER DESA AMOITO SIAMA KECAMATAN RANOMEETO KABUPATEN KONAWE SELATAN Salniwati, Salniwati
Bhakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this community service is to give information of bunker as historical sites from World War II to the community around Amoito Siama Village, Ranomeeto District, South Konawe Regency through socialization. This activity managed to raising awareness and knowledge in the community about the importance of preserving and conserving historical sites in the village of Amoito Siama. This Community service used a socialization method through material presentations and interactive discussion with the community of Amoito Siama. The socialization material includes the history and important values of bunker as archaeological remains from World War II, together with Amoito Siama community. The result of this activity showed that the enthusiasm and increase the understanding and awareness of the community at Amoito Siama Village related to the urgency of preserving and maintaining the bunker, which is one of the Archaeological sites. In addition, this activity can also encourage activity community participation in effort to preserve the Archaeological remains at Amoito Siama Village.