Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pembuktian Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Ketul (Bidens pilosa L) Terhadap Pertumbuhan Escherechia Coli Secara Invitro Lukas Seran; Rikardus Herak
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i2.2272

Abstract

Traditionally, people of every ethnicity often use traditional medicines made from plants to treat diseases that attack humans. Likewise, in Oelnasi Village, Central Kupang District, Kupang Regency, people used to drink boiled ketul leaves (Bidens pilosa L) to cure diarrheal diseases. The certainty of the medicinal efficacy of boiled ketul leaves taken from Timor has never been scientifically proven. Therefore, research to prove it needs to be done. This study aims to prove the activity of extract of ketul leaf (Bidens pilosa L) from Timor as an antibacterial against the growth of Escherichia coli In vitro. This type of research is a laboratory experiment using Posttest Only Control Group Design which consists of four treatments which were repeated three times. The data were analyzed using one-way ANOVA and continued with the smallest significant difference test (BNT) with a significance level of 1%. The results showed that ketul leaf extract (Bidens pilosa, L) from Timor was proven to have antibacterial activity against the growth of Escherichia coli in vitro. Based on the results of the 1% Key BNT follow-up test that the 20% concentration was significantly different from the 40%, 60% and 80% concentrations; the concentration of 40% was significantly different from the concentration of 20%, 40% and 80%; concentration of 60% was significantly different with concentrations of 20%, 40% and 80%; concentration of 80% was significantly different with concentrations of 20%, 40%, and 60%.
Persepsi Guru Pamong terhadap Kompetensi Mahasiswa PPL Program Studi Pendidikan Biologi di SMP Se-Kota Kupang Sombo, Imelda Tidora; Buku, Maria Novita Inya; Sepe, Florentina Yasinta; Herak, Rikardus
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.661 KB) | DOI: 10.24905/psej.v4i2.6

Abstract

Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru pamong terhadap kompetensi mahasiswa PPL program studi pendidikan Biologi di SMP Se-Kota Kupang, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Instrumen dalam penelitian adalah lembar wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan mahasiswa PPL terdiri dari aspek (1) membuka pembelajaran: Mahasiswa PPL sudah cukup baik, namun namun perlu dibimbing, (2)) pengelolaan kelas: masih bervariasi, ada yang sudah dapat mengelola kelas dengan baik namun ada juga yang belum bisa mengelola kelas dengan baik sehingga masih dikategorikan cukup,(3) penggunaan media pembelajaran: sudah bisa menggunakan media pembelajaran namun kurang kreaktif, karena masih bergantung media yang ada di sekolah, (4) penggunaan metode: menggunakan variasi metode sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah dan materi pembelajaran, (5) penyampaian atau penyajian materi:bervariasi, ada yang sangat baik, baik, dan cukup, bahkan ada yang masih kurang, (6) refleksi dan evaluasi pembelajaran: ada yang baik, cukup baik, dan ada yang masih kurang. Hal ini disebabkan karena mahasiswa praktikan belum mampu mengatur waktu dengan baik.
Character Education in the Digital Age: Challenges and Opportunities Amidst Technological Developments Herak, Rikardus
MSJ : Majority Science Journal Vol. 3 No. 2 (2025): MSJ-MAY
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/msj.v3i2.367

Abstract

This study aims to explore the challenges and opportunities for character education in the digital era, faced with rapid technological developments. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation studies involving teachers, students, parents, and education experts. The results indicate that the main challenges in character education in the digital era include social media addiction, decreased direct social interaction, and low digital literacy among teachers and parents. However, opportunities for character strengthening remain open through the use of digital platforms such as educational videos, interactive applications, and social media to campaign for positive values. Strengthening strategies are needed, such as increasing digital literacy, integrating character education into technology-based learning, and multi-stakeholder collaboration between schools, parents, and the community.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Menengah Atas Herak, Rikardus; Seran, Lukas
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6983

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan metode pembelajaran inovatif yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam penyelidikan ilmiah dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimental, dengan kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis PBM dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan Pretest Posttest Nonequivalent Control Group Design untuk mengevaluasi perubahan keterampilan proses sains siswa sebelum dan sesudah penerapan PBM. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI di SMA Santa Familia Wae Nakeng yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan proses sains, yang disusun berdasarkan indikator keterampilan proses sains, seperti kemampuan mengobservasi, merumuskan hipotesis, merencanakan percobaan, menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Tes ini divalidasi oleh dosen ahli untuk memastikan validitasnya. Selain itu, lembar observasi digunakan untuk menilai keterlibatan, kerja sama, dan motivasi siswa selama pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan paired sample t-test untuk uji efektivitas PBM, dengan asumsi data memenuhi normalitas dan homogenitas. Apabila tidak memenuhi asumsi tersebut, digunakan uji non parametrik wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan proses sains kelompok eksperimen, dengan selisih rata-rata sebesar +35,36 dan nilai p sebesar 0,001, yang lebih kecil dari ambang batas 0,05. Sebaliknya, kelompok kontrol hanya menunjukkan peningkatan kecil yang tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa PBM merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan penyelidikan ilmiah siswa, termasuk merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, dan menganalisis data. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada ukuran sampel yang kecil dan fokus pada satu konteks pendidikan, yang dapat membatasi generalisasi hasil.
The role of artificial intelligence in enhancing biology education: A bibliometric perspective Arinda Eka Lidiastuti; Rikardus Herak; Handi Darmawan; Netti Yuniarti; Stephani Yane
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v7i2.22001

Abstract

Mapping of research trends, collaborations, and developments in the application of artificial intelligence (AI) in biology education is still inadequate and has not been systematically explored. Evidence-based insight investigations that can guide future research and provide guidance on effective AI integration strategies in biology education are needed. Biology learning, which involves abstract concepts and complex data, is expected to be integrated with AI to support the innovation of interactive learning tools, improve critical thinking skills, and enrich the learning experience. This research aims to analyze the role of AI in improving the quality of biology education through a bibliometric approach. This research uses data from Scopus with the keywords “artificial AND intelligence AND biology AND education,” which includes 302 publications from 2000 to 2025. The analysis was conducted using Bibliometrix and Biblioshiny on the RStudioVR platform. The results show a significant upward trend in publications, especially after 2018, with a peak in 2023. The United States and China are the main contributors to these publications, with scientific articles (40.9%) and conference papers (25.1%) as the most dominant document types. In addition, Lecture Notes in Computer Science emerged as the most relevant source, demonstrating the important role of computer science in the development of AI for biology education. The findings are expected to provide strategic insights for more effective AI implementation in the future.Abstrak. Pemetaan mengenai tren penelitian, kolaborasi, dan perkembangan dalam penerapan kecerdasan buatan (AI) di bidang pendidikan biologi masih belum memadai dan belum dieksplorasi secara sistematis. Penyelidikan wawasan berbasis bukti yang dapat mengarahkan penelitian masa depan dan memberikan panduan strategi integrasi AI yang efektif dalam pendidikan biologi diperlukan. Pembelajaran biologi yang melibatkan konsep-konsep abstrak dan data kompleks diharapkan dapat diintegrasikan dengan AI untuk mendukung inovasi alat bantu pembelajaran yang interaktif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan memperkaya pengalaman belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam meningkatkan kualitas pendidikan biologi melalui pendekatan bibliometrik. Penelitian ini menggunakan data dari Scopus dengan kata kunci “artificial AND intelligence AND biology AND education” yang mencakup 302 publikasi dari tahun 2000 hingga 2025. Analisis dilakukan menggunakan Bibliometrix dan Biblioshiny pada platform RStudioVR. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan signifikan dalam publikasi, terutama setelah 2018, dengan puncak pada 2023. Amerika Serikat dan China menjadi kontributor utama dalam publikasi ini, dengan artikel ilmiah (40,9%) dan makalah konferensi (25,1%) sebagai jenis dokumen yang paling dominan. Selain itu, Lecture Notes in Computer Science muncul sebagai sumber paling relevan, menunjukkan peran penting ilmu komputer dalam pengembangan AI untuk pendidikan biologi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan strategis untuk implementasi AI yang lebih efektif di masa depan.
Pelatihan Time Management sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Akademik Mahasiswa Baru Universitas Katolik Widya Mandira: Pengabdian Herak, Rikardus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5967

Abstract

Transisi dari pendidikan menengah ke pendidikan tinggi mengharuskan mahasiswa tahun pertama untuk memiliki kesiapan akademis, psikologis, dan sosial yang memadai, termasuk kemampuan untuk mengatur waktu belajar secara mandiri. Keterampilan manajemen waktu yang terbatas dapat menyebabkan penundaan akademik, motivasi belajar yang rendah, dan kesulitan beradaptasi dengan sistem pembelajaran universitas. Oleh karena itu, pelatihan manajemen waktu diperlukan sebagai intervensi dini untuk mendukung kemandirian akademik mahasiswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola prioritas akademik melalui pelatihan berbasis diskusi dan latihan penyusunan rencana studi. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, diskusi terarah, dan simulasi rencana studi yang melibatkan 45 mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Biologi di Universitas Katolik Widya Mandira. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan 71,2% dalam pemahaman mahasiswa tentang konsep manajemen waktu, peningkatan 65,4% dalam motivasi akademik, dan penurunan 42,6% dalam persepsi penundaan akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen waktu efektif dalam meningkatkan kesadaran belajar mahasiswa, keterampilan penetapan prioritas, dan kemandirian akademik jangka pendek. Program ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui pendampingan berkelanjutan atau integrasi ke dalam program dukungan akademik mahasiswa tahun pertama untuk memastikan dampak yang lebih berkelanjutan.
Antibacterial Activity and Interaction of Ethanolic Extracts of Bidens pilosa L. Leaves and Ginger Rhizomes against the Growth of Escherichia coli in Vitro Seran, Lukas; Herak, Rikardus
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 16 No 2 (2025): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v16i2.31011

Abstract

This study aimed to analyze the antibacterial activity of ethanolic extracts of bidens pilosa L. leaves and ginger rhizomes, both individually and in combination, and to evaluate their interaction against the growth of Escherichia coli in vitro. This study was a laboratory experiment employing a posttest-only control group design. The extracts were obtained through ethanol maceration. Antibacterial activity was tested using the agar well diffusion method to measure inhibition zone diameter, the dilution method to determine the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Bactericidal Concentration (MBC), and the checkerboard assay to assess extract interaction through the Fractional Inhibitory Concentration Index (FICI). The ethanolic extracts of bidens pilosa L. leaves and ginger rhizomes exhibited antibacterial activity against E. coli, with stronger inhibition observed at higher concentrations. The extraction yields of ketul leaves and ginger rhizomes were 9.4% and 12.8%, respectively. The MIC values of ketul leaf and ginger rhizome extracts were 25 mg/mL and 12.5 mg/mL, respectively, while their combination decreased to 6.25 mg/mL. The combined extracts also produced larger inhibition zones than the single extracts. A FICI value of 0.75 indicated an additive interaction. The combination of ethanolic extracts of bidens pilosa L. leaves and ginger rhizomes has potential as a natural antibacterial agent against Escherichia coli. Aktivitas Antibakteri dan Interaksi Ekstrak Etanol Daun Bidens pilosa L. dan Rimpang Jahe terhadap Pertumbuhan Escherichia coli secara In Vitro ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun bidens pilosa L. dan rimpang jahe, baik secara tunggal maupun kombinasi, serta menilai interaksinya terhadap pertumbuhan Escherichia coli secara in vitro. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan rancangan posttest-only control group design. Ekstrak diperoleh melalui maserasi menggunakan etanol. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran untuk mengukur diameter zona hambat, metode dilusi untuk menentukan Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC), serta checkerboard assay untuk menilai interaksi kombinasi ekstrak melalui Fractional Inhibitory Concentration Index (FICI). Ekstrak etanol daun bidens pilosa L. dan rimpang jahe menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap E. coli, dengan daya hambat yang meningkat seiring peningkatan konsentrasi. Rendemen ekstrak daun ketul dan jahe masing-masing sebesar 9,4% dan 12,8%. Nilai MIC ekstrak daun ketul dan jahe berturut-turut sebesar 25 mg/mL dan 12,5 mg/mL, sedangkan kombinasi keduanya menurun menjadi 6,25 mg/ml. Kombinasi ekstrak juga menghasilkan zona hambat lebih besar dibandingkan ekstrak tunggal. Nilai FICI sebesar 0,75 menunjukkan interaksi aditif. Kesimpulan singkat: Kombinasi ekstrak etanol daun bidens pilosa L. dan rimpang jahe berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakterii terhadap Escherichia coli.
Integrating Climate Change Issues into Biology Instruction to Enhance Preservice Biology Teachers' Climate Literacy and Systems Thinking Rikardus Herak; Lukas Seran
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4762

Abstract

This study examines the effectiveness of biology instruction integrating climate change issues in enhancing preservice biology teachers' climate literacy and systems thinking. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pretest-posttest control group design. The sample comprised 60 preservice biology teachers assigned to an experimental class and a control class, with 30 participants in each group. The experimental class received biology instruction integrated with climate change issues, whereas the control class received conventional instruction. Data were collected through a climate literacy test and a systems thinking test and analyzed using descriptive statistics, multivariate analysis of covariance (MANCOVA), and follow up univariate analysis of covariance (ANCOVA). The results reveal a significant difference between the two groups in the combined posttest scores of climate literacy and systems thinking after controlling for pretest scores, indicated by Wilks' Lambda = 0.302, F(2, 55) = 63.48 p < 0.001 Follow up analyses showed significant effects on climate literacy, F(1, 57) = 84.3 p < 0.001 , partial ?² = 0.597 and systems thinking, F(1, 57) = 56.23 p < 0.001 partial ?² = 0.497 The findings confirm that integrating climate change issues into biology instruction effectively strengthens preservice biology teachers' climate literacy and systems thinking.