Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal kesehatan

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB IKTERUS PADA NEONATUS Pratiwi, Silvia; Khofiyah, Nidatul
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.673

Abstract

Latar Belakang Masalah: Ikterus adalah kondisi kulit bayi berwarna kuning dan pada sklera mata bayi baru lahir serta mengakitatkan kadar bilirubin dalam darah (hyperbilirubinemia) pada bayi dan dapat menyebabkan peningkatan bilirubin dalam cairan luar sel (exracellular fluid). Penyebab pada Angka Kematian Bayi (AKB) dan Menurut World Health Organization (WHO) pada negara Association of South East Asian Nations (ASEAN) seperti di Singapura 3/1000 kelahiran hidup, Malaysia 5,5/1000 kelahiran hidup, Thailand 17/1000 kelahiran hidup, Vietnam 18/1000 kelahiran hidup, dan Indonesia 27/1000 kelahiran hidup.Tujuan : Penelitian ini bertjuan untuk mereview evidence terkait dengan faktor-faktor penyebab ikterus pada neonatus.Metode: Pada Scoping review menggunakan Framework  dari Arksey dan O’Malley, dimana melakukan focusing review dengan framework PEOS, melakukan literature searching menggunakan database dan grey literature yang relevan, melakukan seleksi studi yang relevan dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi, melakukan critical appraisal untuk penilaian kualitas artikel, melakukan data extraksi, menganalisis dan dapat melaporkan hasil.Hasil: 8 literature terseleksi dan mempunyai Grade A. Faktor yang menyebabkan adanya kejadian ikterus adalah berat lahir bayi, usia gestasi, asfaksia, infeksi, lama persalinan, frekuensi dan jenis kelamin sedangkan faktor yang tidak menyebabkan adanya kejadian ikterus adalah ibu berstatus primipara dan jenis persalinan dan untuk penanganan ikterus memberikan pengetahuan pada ibu dan pemberian ASI. Berdasarkan hasil scoping review peneliti menemukan adanya gaps dalam studi ini yaitu penelitian tentang faktor penyebab kejadian ikterus lebih banyak difokuskan kepada masalah kesehatan berat lahir bayi, usia gestasi, asfaksia, infeksi, lama persalinan, frekuensi dan jenis kelamin. Masih sedikit penelitian yang meneliti tentang faktor terkait dengan faktor-faktor penyebab ikterus pada neonatus.Simpulan: Faktor yang mempengaruhi kejadian ikterus adalah berat lahir bayi, usia gestasi, asfaksia, infeksi, lama persalinan, frekuensi dan jenis kelamin sedangkan faktor yang tidak menyebabkan adanya kejadian ikterus adalah ibu bersetatus primipra.
Maternal knowledge and Determinants to Cognitive Development of Stunted Toddlers in Bantul Regency, Yogyakarta Rokhanawati, Dewi; Khofiyah, Nidatul; Puspitasari, Elika
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v16i2.1323

Abstract

Background: Stunting remains a major public health issue in Indonesia, with a prevalence of 21.6% in 2021 well above the SDG target of 14% by 2030. Beyond physical growth, stunting significantly impairs cognitive development, influencing future learning ability and productivity. Contributing factors include nutritional status, age, sex, birth conditions, and maternal knowledge. Purpose: This study aimed to examine the association between maternal knowledge and other determinants with the cognitive development of stunted toddlers. Methods: A cross-sectional study was conducted involving 48 mothers of stunted toddlers in Bantul Regency, Yogyakarta, selected via purposive sampling. Stunting was defined as a height-for-age z-score < -2 SD. Child cognitive function was measured using the Bayley-III, and maternal knowledge was assessed through a validated questionnaire. Statistical analysis included chi-square tests and logistic regression (p < 0.05; 95% CI), with model fit evaluated using AIC and R². Results: Maternal knowledge was significantly associated with child cognitive development. Surprisingly, children of mothers with “adequate” knowledge had better cognitive outcomes compared to those with “good” knowledge (RR = 1.53; 95% CI: 1.52–1.53; p < 0.01). Other significant predictors included birth order (RR = 1.50 and 1.01; p < 0.05), gestational age (RR = 0.71; p < 0.01), low maternal education (RR = 1.33; p < 0.01), and maternal employment (RR = 1.42; p < 0.1 and p < 0.05). Child age was not significantly associated. Conclusion: Maternal knowledge is a key determinant of cognitive development in stunted toddlers, even when controlling for demographic and social variables. Additional factors such as birth order, gestational age, maternal education, and employment also contribute. Holistic, stage-based interventions are essential to support cognitive development in stunted children.