Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Ketuban Pecah Dini (KPD) Sebagai Determinan Kejadian Asfiksia pada Bayi Baru Lahir Di RSUD Panembahan Senopati Bantul Deviana, Meli; Ria Dini, Agi Yulia; Rokhanawati, Dewi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.795 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i6.3107

Abstract

Ketuban pecah dini merupakan masalah penting dalam obstetrik berkaitan dengan penyulit kelahiran dan terjadinya infeksi khorioamnionitis sampai sepsis yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas perinatal dan menyebabkan infeksi ibu. Penelitian ini bertujuan mengetahui Ketuban Pecah Dini (KPD) sebagai faktor determinan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Panembahan Senopati Bantul DIY Tahun 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, metode survei, dan pendekatan case control study (retrospektif). Teknik sampling menggunakan simpel random sampling dengan jumlah sampel 74 BBL, dibagi menjadi 37 kelompok kasus dan 37 kelompok kontrol. Analisa data menggunakan Chi Square dan Odss Ratio. Hasil penelitian kejadian asfiksia pada riwayat persalinan KPD 25 orang (64,6%), sedangkan bayi yang lahir tanpa asfiksia dengan riwayat Ketuban Pecah Dini (KPD) 10 orang (27 %). Dengan α = 5% diperoleh nilai p = 0,000 (ρ<0,05) dan nilai Odss Ratio 5,625>1. Hal ini dapat disimpulkan bahwa persalinan dengan riwayat Ketuban Pecah Dini (KPD) memiliki hubungan yang bermakna dengan kelahiran bayi dengan asfiksia. Besar risiko terjadinya asfiksia bayi baru lahir pada riwayat persalinan ketuban pecah dini adalah 5 (lima) kali lipat lebih besar dibandingkan pada bayi baru lahir dari ibu tanpa riwayat ketuban pecah dini. Oleh karenanya, perlu dilakukan persiapan perawatan atau asuhan bayi dengan asfiksia apabila ditemukan kasus KPD sehingga hal ini dapat berperan untuk mengurangi angka kematian bayi yang disebabkan oleh kejadian asfiksia bayi baru lahir.
Deteksi dini kanker serviks pada wanita usia subur Jaelani, Sri Hastini; Kurniati, Nurul; Rokhanawati, Dewi
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v5i2.207

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab terjadinya kematian pada perempuan setelah kanker payudara pada negara berkembang. Salah satu kegiatan skrining kanker serviks pada Wanita Usia Subur (WUS) adalah dengan melakukan pemeriksaan Pap Smear. Tujuan Penelitian: untuk mereview dan mengetahui evidence Based tentang deteksi dini kanker serviks pada wanita usia subur. Metode: Scoping review digunakan untuk menginterpretasikan hasil yang berbasis bukti, dan evidence based dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, melakukan ekstraksi data, analisis dan menjelaskan hasil dari review artikel. Database yang digunakan dalam pencarian artikel adalah Pubmed, Sceince Direct, dan Wiley. Hasil: Berdasarkan critical appraisal terdapat 11 artikel yang terpilih dan sesuai dengan 8 artikel grade A, 2 artikel grade B dan 1 artikel grade C. Diperoleh 3 tema dari hasil Scoping review yaitu strategi skrining kanker serviks, hambatan dalam melakukan skrining dan program dalam melakukan skrining kanker serviks. Kesimpulan: Pelaksanaan deteksi dini kanker servik melalui pemeriksaan IVA dan Pap Smear. Strategi dalam melakukan skrining dilakukan dengan menggunakan media elektronik (via telepon atau sms melalui WhatsApp), pemberian edukasi dan melakukan kunjungan. Masalah sosial, ekonomi dan takut efek samping merupakan hambatan dalam melakukan skrining kanker serviks.
Health education affects knowledge in the management of dysmenorrhea in adolescent girls Ayu Lestari; Rokhanawati, Dewi
International Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 1 (2024): July
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v6i1.3437

Abstract

Dysmenorrhea or menstrual pain is a complaint caused by a hormonal imbalance that results in the onset of pain that is most often experienced by adolescents. The management of dysmenorrhea varies, such as pharmacological and non-pharmacological management. The purpose of this study is to determine the influence of health education on dysmenorrhea management knowledge in adolescent girls at SMP Negeri 2 Godean, Sleman, Yogyakarta. The design of this study is an experimental quasy using a nonequivalent control group design approach. The respondents in this study were 44 class VII students with purposive sampling techniques. This research instrument uses a questionnaire. The analysis methods used were univariate and bivariate analysis (paired sample t-test and independent sample t-test). The results showed that in the intervention group, the average score before being given health education was 61.45 and the average value after being given health education was 89.91, while in the control group there was no increase. The results of the paired sample t-test obtained a p-value = 0.000 (<0.05) meaning that there is an influence of health education on dysmenorrhea management knowledge. The results of the independent sample t-test obtained p value = 0.000 (<0.05) meaning that there was a significant difference between the level of knowledge of female students in the intervention group and the control group. The conclusion that there is an influence of health education on the knowledge of dysmenorrhea management in adolescent girls at SMP Negeri 2 Godean, Sleman, Yogyakarta.
Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Kelas X SMA N 1 Pundong Bellavania, Devina; Rokhanawati, Dewi
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol10.Iss2.1810

Abstract

Breast cancer is one of the most common cancers in Indonesia. Strategies for tackling breast cancer include health promotion, early detection, and case management. This research aimed to investigate the effect of breast cancer education on the knowledge and attitudes towards breast self-examination (BSE) among 10th-grade female students at SMA N (state senior high school) 1 Pundong. This research employed a quasi-experimental with a pretest-posttest control group design. Subjects were chosen using proportional and simple random sampling, which resulted in a sample size of 110 female students. Data were collected using questionnaires. Data analysis was done using univariate and bivariate analysis. Wilcoxon test analysis resulted in a P value of 0.000 (P<0.05) for the knowledge variable and a P value of 0.000 (P<0.05) for the attitude variable, which indicated an influence of breast cancer education on knowledge and attitudes towards breast self-examination (BSE) among 10th-grade female students at SMA N 1 Pundong. Mann-Whitney test analysis yielded a P value of 0.000 (P<0.05) for the knowledge variable and a P value of 0.000 (P<0.05) for the attitude variable, which indicated differences in knowledge and attitudes between the intervention and control groups among 10th-grade female students at SMA N 1 Pundong. It is hoped that the students will perform BSE regularly.
HUBUNGAN ANTARA TINGKATAN PREEKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA Khofiyah, Nidatul; Rokhanawati, Dewi; Rahmasari, Putri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2017): Vol. 5. No. 1 Juli 2017
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BBLR berhubungan dengan keadaan medis yang menyebabkan kehamilan tidak memungkinkan untuk dipertahankan, baik dari keadaan janin, plasenta maupun ibu, termasuk hipertensi dan preeklampsia/eklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat preeklamsi dengan kejadian BBLR di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Desain penelitian korelasi ini menggunakan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini sejumlah 90 ibu bersalin. Hasil penelitian menurut uji chi-square, p < α (0,044 < 0,05) yang berarti ada hubungan antara preeklampsia dengan kejadian BBLR dengan kekuatan hubungan yang lemah (C = 0,208). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara derajat preeklampsia dengan kejadian BBLR dengan kekuatan hubungan yang lemah sekali, serta preeklampsia berat memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan BBLR jika dibandingkan dengan preeklampsia ringan. Untuk mengurangi angka kejadian preeklampsia dan BBLR serta mencegah tingkat keparahan dari keduanya, perlu dilakukan pemeriksaan rutin dan deteksi dini pada setiap ibu hamil khususnya setelah usia kehamilan 20 minggu, sehingga ibu dan janin tetap berada pada kondisi sehat.Kata Kunci : preeklamsia, eklamsia, kejadian BBLR
The effectiveness of baby massage in increasing baby weight Cahya, Sara Eka; Rokhanawati, Dewi
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol. 7 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhtam.3612

Abstract

Babies born with low birth weight (LBW) are more vulnerable to health issues and are a leading cause of neonatal death. Globally, cases of low birth weight in the world reach 15.5%, with 90% of them occurring in developing countries. The aim of the review was to identify evidence regarding the effectiveness of baby massage in increasing baby weight. This Scoping Review was referring to the steps taken by Arksey and O'maley, the articles included published from 2018 to 2023, in English and Indonesian and focus on baby weight gain, in the The data source from journals were accessed via the Pubmed, Wiley, and Google Scholar databases. 103 journals were filtered, 96 journals were excluded, 7 articles were taken based on title and abstract, 7 journals were assessed for eligibility, 2 were excluded because they did not meet the inclusion and exclusion criteria, the journal was included in the review 5 who meet the requirements. This research carried out Critical Appraisal according to the design in the research journal, namely Critichal Appraisal Randomized Control Trial and Critichal Appraisal Quasi Experiment. A scoping review of 5 journals regarding the effectiveness of baby massage in increasing baby weight identified the main research theme, namely giving massage to babies, factors that influence baby massage and obstacles to carrying out baby massage. Based on the results of the four journals it can be concluded that baby massage is effective. in baby weight gain.
Factors influencing implementation early initiation of breastfeeding (IMD ) in post partum mothers: A scoping review Febriyani, Irma; Rokhanawati, Dewi
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol. 7 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhtam.3619

Abstract

Implementation of early initiation of breastfeeding (IMD) is the act of giving breast milk to babies within one hour after birth. In postpartum mothers, there are various factors that influence the implementation of IMD, such as the level of knowledge, education and support from the surrounding environment. A deeper understanding of these factors is essential to improve IMD implementation and promote optimal breastfeeding practices. To map evidence related to factors that influence the implementation of IMD in postpartum mothers. This type of research,  namely  Scoping Review, refers to the steps  of  Arksey  and  O'maley,  the framework  used is PEOS, the articles selected are articles from 2019 to 2023, articles in English and Indonesian and articles that focus on the  factors  that  influence  implementation  Early initiation of breastfeeding, in selecting articles using the Prisma Flow Chart Checklist, data  sources from journals were  accessed via the Pubmed, Wiley, and Google Scholar databases with the keywords (influencing factors) AND (early initiation of breastfeeding) which resulted  in  295  journals,  after  going through several stage  obtained  5 journals.  This research carried out a Critichal Appraisal according to the design in the research journal, namely cross-sectional Critical Appraisal. Based on 295 selected journals, only 5 articles were reviewed based on the inclusion criteria, Early Breastfeeding Initiation Has Various Factors that Influence the Success of Early Breastfeeding Initiation, namely Knowledge, Education, Attitude and Family Support. It is expected that this scope review will include further tracing of accessible databases to support this.
Pengabdian Masyarakat: edukasi gaya hidup sehat bagi Mahasiswi Kyoto Koka Women’s University Jepang 2024 Rokhanawati, Dewi; Handayani, Sri Astuti; Juliandari, Kriska Afri; Sartika, Dea Ayu; Pattimura, Istiqomah; Nur’anisyah, Lisna Nur’anisyah
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4000

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian secara global, faktor risiko utama PTM adalah perilaku tidak sehat, seperti pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan merokok. Edukasi kesehatan menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya penerapan gaya hidup sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta bekerjasama dengan kampus Kyoto Koka Women’s University bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang gaya hidup sehat. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan dengan metode diskusi interaktif yang membahas pola makan seimbang, pentingnya aktivitas fisik, manajemen stres, dan keseimbangan kesehatan mental. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah pelaksanaan intervensi, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Pergeseran kategori pengetahuan dari "Kurang" ke "Baik" mengindikasikan bahwa program intervensi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta. Selain itu, pendekatan partisipatif dalam diskusi interaktif mendorong peserta untuk lebih aktif memahami pentingnya gaya hidup sehat serta mengadopsi kebiasaan positif yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang lebih sehat, produktif, dan mampu menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.
An Overview of Anemia Cases Among Third Trimester Pregnant Women at Puskesmas Tegalrejo, Yogyakarta Aini, Safira Nurul; Rokhanawati, Dewi
International Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 3 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v6i3.3871

Abstract

Anemia remains a significant contributor to the rising maternal mortality rate (MMR) in recent years. In the Special Region of Yogyakarta, the prevalence of anemia among pregnant women increased from 14.23% in 2017 to 16.5% in 2021. Previous studies have shown that anemia during pregnancy may result in adverse maternal and fetal outcomes, including fetal growth restriction, premature delivery, low birth weight, congenital anomalies, and elevated risks of neonatal and perinatal mortality. This study aims to analyze the relationship between maternal age, interpregnancy interval, and nutritional status based on Mid-Upper Arm Circumference (MUAC), and the case of anemia among third-trimester pregnant women at Puskesmas (Public Health Center) Tegalrejo, Yogyakarta. A retrospective case–control design was used, involving 86 pregnant women with anemia (cases) and 86 without anemia (controls). Statistical analysis showed significant associations between all three factors and the case of anemia. At a 0.05 significance level, 70 respondents (81.4%) were of high-risk maternal age (<20 years or >35 years) (p = 0.000; OR = 13.542; 95% CI: 6.508–28.179); 62 respondents (72.1%) had a short interpregnancy interval (<2 years) (p = 0.000; OR = 7.996; 95% CI: 4.046–15.802); and 56 respondents (65.1%) had Chronic Energy Deficiency (CED) indicated by a MUAC of <23.5 cm (p = 0.000; OR = 6.160; 95% CI: 3.157–12.020). These findings confirm that maternal age, short interpregnancy intervals, and poor nutritional status are significant determinants of anemia in the third trimester.
How HIV/AIDS health education boosts high school students’ knowledge Anggraini, Lutfi; Rokhanawati, Dewi
International Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v7i1.3775

Abstract

The incidence of HIV/AIDS continues to rise. The high number of cases among adolescents is due to their lack of knowledge and attitudes about HIV/AIDS, which directly affects the prevention of this disease. Knowledge about HIV/AIDS is considered crucial, as it plays a role in shaping public perceptions, thereby influencing their understanding and awareness. HIV/AIDS health education for adolescents can be an effective approach to developing their knowledge about reproductive health and sexually transmitted diseases. This study aims to investigate the impact of HIV/AIDS health education on the knowledge level of 11th-grade students at SMA Negeri 1 Pundong. This study employed nonequivalent pretest-posttest control group design. The sampling technique used was probability sampling, with a total of 32 respondents divided into an experimental group of 16 and a control group of 16. Data were analyzed using non-parametric tests: the Wilcoxon matched-pairs test and the Mann-Whitney U test. Based on the pretest and posttest results, the average knowledge score in the experimental group increased from 60.69 to 83.00, while in the control group it rose from 63.70 to 73.00. The analysis showed a significant difference in knowledge levels before and after the HIV/AIDS health education intervention in both the experimental and control groups, with a p-value of 0.004 (p < 0.05). This study concludes that HIV/AIDS health education has a significant effect on improving the knowledge of 11th-grade students at SMA Negeri 1 Pundong.