Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

BIJAK MEMILIH KONTRASEPSI EFEKTIF PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ulfah, Bardiati; Lestari, Pratiwi Puji; Aulia, Fika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol 1, No 2 (2021): Agustus 2021 - Januari 2022
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v1i2.371

Abstract

Background one of the government's efforts to achieve this target is by taking several steps, namely increasing the use of family planning that is more effective and efficient in the long term. Long-term contraceptives are very helpful for acceptors during the Covid19 pandemic where they do not have to frequently contact the officers. The use of long-term family planning such as implants and IUDs has 99% effectiveness with a failure rate of only 0.05% for 100 women. Program Objectives: to increase mother's knowledge about the choice of long-term effective contraception in the Middle Alalak class of pregnant women, Banjarmasin City. Method of Implementation: This activity uses the seminar method and questions and answers about the selection of long-term effective contraception Results and Conclusions: After carrying out this community service activity, the conclusion that can be drawn is that there is an increase in knowledge of pregnant women about choosing long-term effective contraception. The hope is that pregnant women after giving birth will be able to understand and determine which effective contraception to choose.
BIJAK MEMILIH KONTRASEPSI EFEKTIF PADA MASA PANDEMI COVID-19 Bardiati Ulfah; Pratiwi Puji Lestari; Fika Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021 - Januari 2022
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v1i2.371

Abstract

Background one of the government's efforts to achieve this target is by taking several steps, namely increasing the use of family planning that is more effective and efficient in the long term. Long-term contraceptives are very helpful for acceptors during the Covid19 pandemic where they do not have to frequently contact the officers. The use of long-term family planning such as implants and IUDs has 99% effectiveness with a failure rate of only 0.05% for 100 women. Program Objectives: to increase mother's knowledge about the choice of long-term effective contraception in the Middle Alalak class of pregnant women, Banjarmasin City. Method of Implementation: This activity uses the seminar method and questions and answers about the selection of long-term effective contraception Results and Conclusions: After carrying out this community service activity, the conclusion that can be drawn is that there is an increase in knowledge of pregnant women about choosing long-term effective contraception. The hope is that pregnant women after giving birth will be able to understand and determine which effective contraception to choose.
Analisis Pengetahuan Tentang Gangguan Menstruasi Dikalangan Akseptor Kb Suntik 3 Bulan Bardiati Ulfah; Pratiwi Puji Lestari
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Volume 12, No 1 Januari 2022
Publisher : Stikes Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Injectable contraceptives have several complaints that may occur such as changes in menstruation and no menstruation. Purpose of the study: To describe the knowledge of acceptors of 3-month injectable contraception (DEPO) on menstrual disorders at the Independent Practice Midwife Siti Fatimah Sungai Sipai Martapura. Research method : Using descriptive method with cross sectional approach. Results: The results showed that from 60 respondents, 15 people had good knowledge about menstrual disorders (25%), 20 people had sufficient knowledge (33.4%) and 25 people had less knowledge (41.6%). Conclusion: Injectable family planning acceptors at BPM Siti Fatimah, S.ST Sungai Sipai Martapura still have less knowledge about menstrual disorders.
HUBUNGAN DUKUNGAN PENDAMPING PERSALINAN TERHADAP KELANCARAN PERSALINAN DI WILAYAHKERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 TAHUN 2019 Bardiati Ulfah; Asty Susanti
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.727 KB) | DOI: 10.35747/jmr.v2i2.420

Abstract

Pendahuluan: World Health Organization (WHO) memperkirakan 10,7 juta perempuan telah meninggal karena melahirkan. Kematian ibu sekitar 25-50% berhubungan dengan masalah kesehatan, persalinan, dan nifas. Kematian ibu bersalin secara umum dipengaruhi tiga faktor berupa passage (jalan lahir), passanger (janin), power (kekuatan), sedangkan penyebab tidak langsung salah satunya yaitu kurangnya dukungan dari keluarga, khususnya peran serta suami dalam proses kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan dukungan pendamping persalinan terhadap kelancaran persalinan di Puskesmas Martapura 1 tahun 2019. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan uji chi-square. Populasi penelitian adalah semua ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1 tahun 2019, dengan teknik Accidental Sampling. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin yang berjumlah 35 (60%) reponden, dengan pendamping yaitu sebanyak 21 orang dan tidak didampingi sebanyak 14 ibu bersalin, proses persalinan lancar yaitu sebanyak 24 (68,6%) ibu bersalin, dan 10 ibu bersalin dikatagorikan tidak lancar, hasil Uji chi-square menunjukkan nilai P=0,007, ada hubungan antara dukungan pendamping persalinan dengan kelancaran persalinan. Kesimpulan:.Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pasien untuk selalu didampingi orang terdekatnya selama persalinan sebagai salah satu upaya pelaksanaan asuhan sayang ibu
PENGARUH MASSAGE OKSITOCIN CLARY SAGE OIL DAN VIRGIN COCONUT OILTERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA. Bardiati Ulfah
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 4 (2022): EDISI SPESIAL
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i4.930

Abstract

Pembangunan kesehatan yang berhasil sangat ditentukan oleh kesinambungan antara upaya-upaya program yang telah dilaksanakan sebelumnya dan sektor terkait. Salah satu upaya program pemerintah pada pelayanan kesehatan ibu dan anak adalah peningkatan cakupan ASI ekslusif dan inisiasi menyusu dini (IMD) yang memiliki peran besar terhadap kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kelancaran pemberian ASI dipengaruhi multifaktor, salah satu alternatif upaya meningkatkan produksi ASI dengan terapi non farmakologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian yang berbentuk deskriftif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dibagi dalam dua kelompok ibu nifas post sectio ceasarea yang memenuhi syarat inklusi 50 responden. Pemberian pijatan oksitocin menggunakan minyak aromaterapi Clary Sage dan virgin coconut oil (VCO). Hasil penelitian sebagian besar kelancaran produksi ASI terjadi pada hari ketiga lebih cepat dengan Clary Sage oil dibandingkan dengan pijatan menggunakan VCO dengan kelancaran pengeluaran ASI bervariasi. Diharapkan bidan terus memberikan edukasi, pelayanan kebidanan berdasarkan kebaruan keilmuan yang berkualiitas, professional guna meningkatkan kesehatan ibu dan anak
Pembiasaan Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Remaja Dalam Upaya Mencegah Stunting Fika Aulia; Bardiati Ulfah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 : Juli (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menjaga kesehatan tubuh, manusia tidak hanya membutuhkan protein dan kalori, tetapi juga vitamin dan mineral yang banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan. Konsumsi makanan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kemampuan keuangan, ketersediaan bahan, dan pengetahuan tentang manfaat mengkonsumsi sayur dan buah. Kesadaran yang rendah akan pentingnya konsumsi sayur dan buah pada remaja dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan yang dapat memberikan dampak negatif dalam keberhasilan gizi remaja. Beberapa faktor penghambat konsumsi sayur dan buah diantaranya meliputi rasa yang tidak enak, tampilan tidak menarik, tidak tersedia dan kurang pembiasaan makan sayur dan buah. Remaja merupakan asset bangsa yang akan melakukan kegiatan produktif dan persiapan proses reproduksi untuk memperoleh keturunan yang sehat dan bebas stunting. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mengubah perilaku remaja untuk mau mengkonsumsi buah dan sayur sehingga dapat memberikan dampak kesehatan yang lebih baik di masa depan, terutama dalam hal pencegahan stunting.
PENGARUH EDUKASI MEDIA BOOKLET TABLET FE PADA REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA MENCEGAH STUNTING Bardiati Ulfah; Fika Aulia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i2.6245

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang dengan capaian 30% remaja mengalami anemia. Hal ini menjadi perhatian dan sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan anemia. Pencegahan anemia yang sering dialami remaja perlu ditingkatkan untuk mencegah risiko yang dapat merugikan, misalnya masalah anemia yang berdampak pada kejadian stunting. Edukasi tentang pencegahan anemia ini dapat diberikan pada periode prakonsepsi yaitu usia subur dan remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi media booklet tablet FE pada remaja putri sebagai upaya mencegah stunting. Metode penelitian yang digunakan dengan rancangan diskriptif analitik dengan uji Wilcoxon. Pengambilan Sampel penelitian menggunakan teknik Accidental sampling yaitu mengambil responden yang kebetulan ada dan memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 56 remaja putri. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi menggunakan booklet tentang tablet FE pengetahuan remaja putri mempunyai nilai rata-rata 39,37. Setelah diberikan edukasi menggunakan booklet nilai rata-rata meningkat menjadi 77,54. Dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikan pengetahuan remaja (p value 0,000 yaitu p <0,05 ) sehingga ada pengaruh edukasi media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang tablet FE. Peran serta seluruh masyarakat, tenaga kesehatan, pemangku kebijakan, lintas sektor, guru, serta orang tua sangat diharapkan untuk membantu peningkatan pengetahuan remaja tentang tablet FE guna mencegah stunting di masa yang akan datang.
Analisis Pengetahuan Tentang Gangguan Menstruasi Dikalangan Akseptor Kb Suntik 3 Bulan Bardiati Ulfah; Pratiwi Puji Lestari
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Volume 12, No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v12i1.334

Abstract

Background : Injectable contraceptives have several complaints that may occur such as changes in menstruation and no menstruation. Purpose of the study: To describe the knowledge of acceptors of 3-month injectable contraception (DEPO) on menstrual disorders at the Independent Practice Midwife Siti Fatimah Sungai Sipai Martapura. Research method : Using descriptive method with cross sectional approach. Results: The results showed that from 60 respondents, 15 people had good knowledge about menstrual disorders (25%), 20 people had sufficient knowledge (33.4%) and 25 people had less knowledge (41.6%). Conclusion: Injectable family planning acceptors at BPM Siti Fatimah, S.ST Sungai Sipai Martapura still have less knowledge about menstrual disorders.
MIDWIFE ASSISTANCE ON THE INDEPENDENCE OF POSTPARTUM MOTHERS CARING THEIR NEWBORNS IN THE MARTAPURA PUBLIC HEALTH CENTER 1 Bardiati Ulfah; Zaiyidah Fathony; Nelly Mariati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v10i2.2506

Abstract

Improving maternal and child health has always been a concern every year; it remains a concern throughout the world, various efforts have been made to raise the level to a higher level. The most significant contributor is neonatal mortality; worldwide, in 2015 it was 21 neonatal deaths per 1000 live births. South Kalimantan province accounted for 578 infant deaths in 2018, and Banjar Regency was the third-largest contributor to infant mortality, with 72 deaths. This research used a descriptive method. The sample in this study was 32 postpartum mothers who had newborns from 0-28 days old. Midwife assistance for postpartum mothers caring for newborns is assisted by 93% and unaccompanied by 7%. The mother's independence in performing umbilical cord care is 70% dependent, 15% independent, and 15% total dependence. The mother's independence in bathing the baby is 47% dependent, 40% independent, and total dependence 12%. The mother's independence in breastfeeds their baby is 78% independent, 15% dependent, and 7% total dependence. It is hoped that midwives will continue to provide maximum education and assistance to postpartum mothers to increase mothers' independence in caring for. Keywords: Assistance, Independence, postpartum mothers, newborns
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STATUS STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP CEMPAKA BANJARBARU TAHUN 2018 Bardiati Ulfah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1356

Abstract

Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang dengan indeks PB/U atau U/TB dengan batas z-score kurang dari -2 SD. Terjadinya peningkatan kasus balita yang mengalami stunting dari tahun sebelumnya.Tujuan Penelitian mengetahui faktor-faktor  stunting pada balita usia 24-59 bulan.Desain penelitian menggunaan survey analitik, pendekatan cross sectional dengan uji square. Populasi seluruh ibu dan balita usia 24-59 bulan dengan pengambilan sampel teknik random sampling berjumlah 80 orang.Hasil penelitian balita stunting berjumlah 30 orang (37,5%), tidak stunting 50 orang (62,5%). Sosial ekonomi keluarga sebagian besar berpenghasilan Rp.1.500.000,- yaitu 47 orang (58,8%), orang tua berpenghasilan ≥ Rp. 2.500.000,- 33 orang (41,2%). Pendidikan ibu sebagian besar berpendidikan rendah 46 orang (57,5%), ibu dengan pendidikan tinggi 34 orang (42,5%). Ibu mengetahui stunting 34 orang (42,5%), ibu tidak tahu stunting 46 orang (57,5%). Uji Chi square bahwa umur balita p= 0,033 ( 0,05), faktor sosial ekonomi p= 0,006 ( 0,05), pendidikan ibu p= 0,014 ( 0,05), pengetahuan ibu p = 0,001 ( 0,05). Ada hubungan faktor umur, sosial ekonomi, pendidikan dan pengetahuan dengan kejadian stunting.Penyebab stunting masih sulit diselesaikan dengan berbagai faktor penyebab, sehingga memerlukan upaya yang melibatkan berbagai pihak. Kata Kunci : Umur, Sosial Ekonomi, Pendidikan dan Pengetahuan