Kollo, Fredik Lambertus
Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Media Pembelajaran Digital Berbasis Animaker Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Tapatab, Shintya M.; Kollo, Fredik Lambertus
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 1 (2025): Vol 8 No 1 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XVI BULAN MARET
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss1.159

Abstract

Implementation of learning media as one of the efforts to prevent the problem of lack of motivation in learning. The purpose of this study is to determine the implementation of digital learning media based on Animeker in improving student learning motivation. The method used in this study is the literature review method. The results of this study indicate that the implementation of learning media based on Animeker in learning is very motivating for students in understanding the subject matter because the Animeker learning media in learning is very varied with video media and animation in each learning media content. Students are very enthusiastic in participating in learning because through Animeker media with various learning videos and animations that vary, students are not bored and learning is not monotonous.
Sosialisasi Permainan Tradisional Gelang Asin Untuk Mempertahankan Tradisi Budaya Bangsa Di Kota Kupang I Nyoman Wahyu Esa Wijaya; Fredik Lambertus Kollo
Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat) Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Demi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Penerbit Riset Sadwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional merupakan bagian integral dari warisan budaya bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai edukatif, sosial, dan moral. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup menyebabkan permainan tradisional semakin ditinggalkan oleh generasi muda. Salah satu permainan yang mulai dilupakan adalah Gelang Asin, yang memiliki nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan ketangkasan fisik yang relevan dengan tujuan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan kembali permainan Gelang Asin kepada para guru PJOK di Kota Kupang sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mengintegrasikannya ke dalam kegiatan pembelajaran. Melalui kegiatan ini, guru diberikan pemahaman tentang sejarah, aturan, dan cara pelaksanaan permainan, serta bagaimana permainan ini dapat dimasukkan ke dalam kurikulum PJOK berbasis Merdeka Belajar. Sosialisasi ini diharapkan mampu membangkitkan kembali minat terhadap permain
Inovasi Metode Pembelajaran Inquiry untuk Penguatan Nilai-Nilai Karakter Kewarganegaraan pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Anjulin Yonathan Kamlasi; Fredik Lambertus Kollo; Thomas Kemil Masi; Dorkas Yufice Aryanti Kale; Melinda Ratu Radja; Fadil Mas'ud; Makarius Erwin Bria; Kevi Listiana Fransisca Taneo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25982

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam pembentukan warga negara yang berkepribadian, berintegritas, dan memiliki kesadaran moral tinggi. Namun, dalam praktik pembelajaran di sekolah, penanaman nilai-nilai karakter kewarganegaraan sering kali masih bersifat teoritis dan kurang menyentuh aspek pengalaman belajar siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi metode pembelajaran inquiry sebagai strategi efektif dalam penguatan nilai-nilai karakter kewarganegaraan pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inquiry mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, rasa ingin tahu, kerja sama, dan kepedulian sosial melalui kegiatan penyelidikan aktif terhadap masalah-masalah sosial yang relevan dengan kehidupan nyata. Inovasi pembelajaran ini juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Oleh karena itu, metode inquiry terbukti relevan sebagai pendekatan pedagogis yang mendorong transformasi nilai karakter kewarganegaraan secara kontekstual dan bermakna.
Peran Media Sosial dalam Mencegah Bahaya Radikalisme di Kalangan Generasi Muda Teresia Anin; Anjulin Yonathan Kamlasi; Fredik Lambertus Kollo; Triyanti Gloria Dubu; Eroi Marten Selan; Dedi Riwu
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3667

Abstract

Radikalisme menjadi fenomena global yang mengancam stabilitas sosial, politik, dan keamanan, termasuk di Indonesia. Generasi muda sebagai kelompok yang aktif di dunia digital menjadi sasaran empuk penyebaran ideologi radikal melalui media sosial. Masifnya perkembangan teknologi informasi mempercepat penyebaran paham radikal melalui konten-konten provokatif yang dikemas secara kreatif dan persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mencegah bahaya radikalisme di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder seperti buku, artikel jurnal, dokumen pemerintah, dan laporan penelitian yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran strategis sebagai instrumen pencegahan radikalisme melalui penyebaran narasi tandingan yang positif, kreatif, dan kontekstual. Strategi kontra-narasi efektif dilakukan dengan memproduksi konten yang menonjolkan nilai toleransi, kebinekaan, dan nasionalisme, disertai peningkatan literasi digital generasi muda agar mampu menyaring informasi secara kritis. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, tokoh agama, komunitas digital, dan influencer menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan bebas dari pengaruh ideologi radikal. Oleh karena itu, optimalisasi media sosial yang berbasis edukasi dan kolaborasi lintas aktor menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya tahan generasi muda terhadap ancaman radikalisme.