Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analysis of the Relationship between Attitude and Competence and Quality of Poned Services at the Tapa Health Center, Bone Bolango Regency Mentari N. Tuna; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) April 202
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.10647

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (MMR) are important indicators in assessing people's welfare. In Indonesia, AKI and AKB are still high, including in Gorontalo Province. The Tapa Health Center faces challenges in PONED services, which are not yet fully effective. This study aims to analyze the relationship between the attitude and competence of health workers and the quality of PONED services at the Tapa Health Center. The method used was an analytical survey with a Cross Sectional design, which examined the relationship between risk factors (attitudes and competencies) and consequences (quality of service) simultaneously. This research was carried out at the Tapa Health Center, Bone Bolango Regency, in January-March 2025. The results showed that there was a significant relationship between the attitude of health workers and the quality of PONED services with a P-value of 0.070, as well as between the competence of health workers and the quality of PONED services with a P-value of 0.035. In conclusion, the attitude and competence of health workers affect the quality of PONED services. Therefore, it is recommended that the Tapa Health Center improve competency training for health workers, provide better managerial support, conduct periodic evaluations, and involve health workers in decision-making to improve the quality of PUNE services.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea Indica (L) Less) Sebagai Larvasida Nabati Terhadap Mortalitas Larva Aedes Aegypti: Effectiveness Test of Pluchea Indica (L.) Lesser Leaf Extract as a Botanical Larvicide on Aedes Aegypti Larvae Mortality Arlin Lakoro; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10317

Abstract

Aedes aegypti merupakan vektor penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang memang merupakan penyakit dengan angka kasus yang tinggi di banyak daerah, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Pengendalian vektor secara kimiawi menggunakan larvasida sintetik menimbulkan risiko resistensi dan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan alternatif larvasida nabati yang lebih aman dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun beluntas (Pluchea indica (L) Less) sebagai larvasida nabati terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian Quasi eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Populasi penelitian larva Aedes sp dan sampel sejumlah 200 ekor larva konsentrasi 0%, 3%, 6%, dan 9%, dengan pengulangan 3 kali dan diamati mortalitasnya setiap 3 jam dalam waktu pengamatan 24 jam. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi (?) = 0,05. Hasil penelitian, ekstrak daun beluntas konsentrasi 6% dan 9% mortalitas 100% larva, sedangkan konsentrasi 3% mortalitas 86,7%. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan signifikan mortalitas antar kelompok (p = 0,012), dengan waktu kematian larva tercepat pada konsentrasi 9% (6 jam), diikuti 6% (12 jam), dan 3% (>24 jam). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara konsentrasi 3% dan 9% (p = 0,009), tetapi tidak signifikan antara 6% dan 9%. Simpulan bahwa ekstrak daun beluntas efektif sebagai larvasida nabati, dengan efektivitas meningkat seiring kenaikan konsentrasi. Masyarakat disarankan memanfaatkan tanaman beluntas sebagai alternatif pengendalian larva Aedes aegypti yang ramah lingkungan.
Efektivitas Praktik Pengelolaan Dan Pemanfaatan Dana Kapitasi Jkn Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Puskesmas Pilolodaa: Effectiveness of Management Practices and Utilization of JKN Capitation Funds at the Primary Health Facility (FKTP) Pilolodaa Health Center Nurcahyani Ismail; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10356

Abstract

Dana kapitasi merupakan salah satu mekanisme pembayaran dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas yang berperan penting dalam keberhasilan program JKN. Tujuan penelitian untuk mengetahui perencanaan dan pemanfaatan dana kapitasi JKN serta efektivitas pengelolaan dana kapitasi terhadap kinerja layanan di Puskesmas Pilolodaa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif untuk menggambarkan suatu fenomena, gejala atau keadaan. Informan kunci adalah Kepala Puskesmas Pilolodaa. Informan biasa Bendahara JKN Puskesmas Pilolodaa, dan informan pendukung dua orang Staf Puskesmas Pilolodaa. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Pilolodaa. Waktu penelitian pada bulan Januari sampai Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dana kapitasi JKN di Puskesmas Pilolodaa telah dilakukan secara sistematis, partisipatif, serta pemanfaatan dana telah dialokasikan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang berlaku sehingga pengelolaan dana berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja layanan yang ada di puskesmas. Saran peneliti untuk Puskesmas Pilolodaa bisa meningkatkan optimalisasi perencanaan dan pemanfaatan dana kapitasi melalui penguatan Tim Perencana Puskesmas dan pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen diperlukan agar keputusan lebih efektif dan mutu layanan kesehatan meningkat.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Bagian Penanganan Kebakaran Di BPBD Kab. Gorontalo Menggunakan Metode Task Risk Assessment (TRA): Occupational Accident Risk Analysis in the Fire Management Division of the Gorontalo Regency Regional Disaster Management Agency (BPBD) Using the Task Risk Assessment (TRA) Method Putrianing Nur M. Bakari; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10357

Abstract

Keselamatan petugas pemadam kebakaran dalam operasi pemadaman harus mendapatkan perhatian serius. Masih ditemukan kecelakaan petugas dalam menangani kebakaran yang mengakibatkan 2 orang luka parah dan 4 orang meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada bagian UPTD pemadam kebakaran di BPBD Kab. Gorontalo menggunakan metode Task Risk Assessment (TRA). Jenis penelitian deskriptif menggunakan metode Task Risk Assessment (TRA) untuk menganalisis risiko kerja. Sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu seluruh pekerja pada bagian penanganan kebakaran di BPBD Kabupaten Gorontalo sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi TRA, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode TRA. Hasil penelitian teridentifikasi potensi bahaya saat melakukan kaji cepat dan survey lokasi tim resque, menuju lokasi tempat kejadian, dan saat melakukan penanganan kebakaran. Penilaian risiko pada bidang penanganan kebakaran terdapat 8 risiko high dan 1 risiko extreme. Pengendalian risiko pada bidang penanganan kebakaran menggunakan hirarki pengendalian yaitu pengendalian subtitusi, perancangan, administrasi dan APD. Simpulan penelitian berdasarkan metode TRA bahwa terdapat risiko kecelakaan kerja pada bagian UPTD pemadam kebakaran di BPBD Kab. Gorontalo yaitu saat melakukan kaji cepat dan survey lokasi Tim Resque, menuju lokasi tempat kejadian, dan saat melakukan penanganan kebakaran. Saran untuk petugas pemadam kebakaran lebih mematuhi SOP agar dapat meminimalisir kecelakaan kerja yang terjadi.
Uji Efektivitas Daya Serap Tanaman Kangkung Air Dalam Menurunkan Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Pabrik Tahu Ayula Tilango Kabupaten Bone Bolango: Effectiveness Test of Water Spinach Absorption Capacity in Reducing Chemical Oxygen Demand (COD) Levels in Liquid Waste from the Ayula Tilango Tofu Factory in Bone Bolango Regency Siti Faujia Kango; Herlina Jusuf; Ayu Rofia Nurfadillah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10370

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan dari proses pembuatan tahu mengandung bahan organik tinggi yang dapat meningkatkan nilai Chemical Oxygen Demand (COD) sehingga mencemari lingkungan perairan. Salah satu upaya pengolahan limbah secara alami adalah fitoremediasi menggunakan tanaman air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam menurunkan kadar COD pada limbah cair pabrik tahu Ayula Tilango Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan One Group Pretest–Posttest Design menggunakan variasi jumlah rumpun tanaman sebanyak 10, 15, dan 20 rumpun, masing-masing dengan tiga kali replikasi dan waktu kontak selama 1×24 jam. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, dan kadar COD sebelum serta sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkung air belum efektif menurunkan kadar COD. Nilai signifikansi uji ANOVA sebesar p = 0,823 (p > 0,05) menunjukkan tidak terdapat perbedaan antarperlakuan. Faktor penyebab antara lain pH limbah yang tinggi (9,42), waktu kontak singkat (1 hari), dan pembusukan tanaman akibat kepadatan biomassa. Kesimpulannya, kangkung air belum mampu menurunkan kadar COD secara signifikan. Disarankan penelitian selanjutnya memperpanjang waktu kontak dan menambah parameter pendukung.
Pengaruh Self – Esteem Dan Dukungan Sosial Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo: The Influence of Self-Esteem and Social Support on the Mental Health of Final Year Students of the Public Health Department, Gorontalo State University Merni; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10621

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir berada pada fase akhir masa studi di perguruan tinggi yang ditandai dengan tuntutan akademik yang tinggi, tekanan penyusunan skripsi, serta persiapan memasuki dunia kerja. Kondisi ini membuat mahasiswa rentan mengalami stres, kecemasan dan kesehatan mental tidak baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh self-esteem dan dukungan sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo. Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian mahasiwa tingkat akhir yang berjumlah 175, sedangkan sampel 122 mahasiswa dengan teknik pemgambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian self-esteem yang paling banyak pada kategori cukup baik sebanyak 62 responden (50,8%), dukungan sosial kategori cukup baik 62 responden (50,8%), kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir kategori cukup baik 60 responden (40,2%). Simpulan penelitian berdasarkan uji regresi logistik bahwa ada pengaruh signifikan self-esteem terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p- value 0.000 < 0.05), dukungan sosial tidak berpegaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p-value 0.0078 < 0.05). Saran bagi mahasiswa diharapkan agar lebih meningkatkan self-esteem dan dukungan sosial melalui pengembangan potensi diri, berpikir positif, dan menjaga keseimbangan antara akademik dan kehidupan pribadi. Mahasiswa juga perlu mengembangkan streategi adaptasi individu (coping strategy) yang sehat dalam menghadapi tekanan akademik.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kapasitas Vital Paru Pada Pekerja Pengangkut Sampah Di Kabupaten Gorontalo: Factors Related to Lung Vital Capacity in Waste Transport Workers in Gorontalo Regency Azzahra Natasya Hambali; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6059

Abstract

Kapasitas vital paru (KVP) merupakan jumlah udara maksimal yang bisa dikeluarkan dari paru setelah udara dipenuhi secara maksimal .Gangguan saluran pernapasan dapat menyebabkan penurunan fungsi paru. Pekerja pengangkut sampah yang selalu terpapar dengan bau busuk. Petugas bekerja setiap hari dari hari senin-minggu, dari jam 07.00-selesai, dimana petugas pengangkut sampah berpotensi dapat mengalami kelelahan kerja. Ditambah dengan kebiasan merokok petugas yang beresiko dapat menurunkan kapasitas vital paru oleh karena itu sangat rentan pengaruhnya terhadap masalah-masalah kesehatan utamanya tingkat kapasitas paru yang akan dialami oleh pekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas vital paru pekerja pengangkut samapah. Jenis penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pekerja pengangkut sampah di Kabupaten Gorontalo sebanyak 32 orang, dengan teknik total sampling. Data di analasisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan kapasitas vital paru pekerja pengangkut sampah adalah kebiasaan merokok (p=0,014), lama kerja (p=0,021) dan kelelahan kerja (p=0,032).Disimpulkan ada hubungan antara kebiasaan merokok, lama kerja dan kelelahan kerja dengan kapasitas vital paru pekerja pengangkut sampah. Saran bagi pekerja untuk mengurangi konsumsi rokok dan melakukan istirahat yang cukup. Serta melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan yang ada.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelelahan Mata Pada Pengrajin Kerawang Naga Mas Desa Mongolato Kecamatan Telaga: Factors Affecting Eye Fatigue in Naga Mas Kerawang Craftsmen, Mongolato Village, Telaga District Nur’Aida Badu; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6671

Abstract

Kelelahan mata adalah ketegangan pada mata dan disebabkan oleh penggunaan Indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat dalam jangka waktu yang lama dan biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan desain pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian yang dilakukan hanya sekali pada waktu pengukuran atau mengobservasi data variable independent (warna kain, pencahayaan, lama kerja) dan dependent (kelelahan mata) secara bersamaan. Penelitian ini menumjukkan bahwa ada peingaruh antara warna kaiin teirhadap keiluhan keileilahan mata pada peingrajiin keirawang Naga Mas Deisa Mongolato Keicamatan Teilaga Kabupatein Gorontalo deingan p valuei = 0.002. Ada peingaruh antara peincahayaan teirhadap keiluhan keileilahan mata pada peingrajiin keirawang Naga Mas Deisa Mongolato Keicamatan Teilaga Kabupatein Gorontalo deingan p valuei = 0.005. Ada peingaruh antara lama keirja teirhadap keiluhan keileilahan mata pada peingrajiin keirawang Naga Mas Deisa Mongolato Keicamatan Teilaga Kabupatein Gorontalo deingan p valuei = 0.005.
Analisis Lingkup Pelayanan Klaster Ibu Dan Anak Dalam Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Primer Di Puskesmas Kabila: Analysis of the Scope of Mother and Child Cluster Services in the Implementation of Primary Service Integration at the Kabila Health Center Sri Meysin Salihi; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6676

Abstract

Integritas Pelayanan Primer dilakukan untuk mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi. untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pe layanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga dan masyarakat. Tujuan untuk mengetahui Bagaimana Lingkup Pelayanan klaster Ibu dan Anak Dalam Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Primer Di Puskesmas Kabila. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggambarkan keadaan suatu fenomena, menggambarkan apa adanya suatu variabel, gejala atau keadaan. Informan Kepala tata usaha puskesmas, Satu penanggung jawab bidan kordinator, Satu ibu hamil, Data dan Sumber penelitian menggunakan data primer dan data sekunder.Hasil Penelitian menunjukkan ketersedian sumber daya manusia dan sarana prasarana sudah mencukupi untuk menjakau wilayah kerjanya baik dipuskesmas, kunjungan rumah, ataupun posyandu. Pelayanan kesehatan dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur dan komprehensif, melibatkan berbagai komponen dan sinergi antar lembaga, yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Sick Building Syndrome pada Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo: Factors Related to Sick Building Syndrome Complaints in Employees of the Library and Archives Service of Gorontalo Regency Sartika; Herlina Jusuf; Ayu Rofia Nurfadillah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.6847

Abstract

Sick Building Syndrome (SBS) merupakan salah satu penyakit diakibatkan oleh lingkungan kerja. Observasi awal yang dilakukan pada lingkungan kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Gorontalo didapati adanya potensi yang beresiko menjadi penyebab utama SBS. Hal perlu mendapat perhatian khusus karena lingkungan kerja menjadi tolak ukur yang menentukan kesehatan dari para pekerja. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan sick building syndrome pada pegawai Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian kuantitatif, metode penelitian observasional analitik pendekatan dengan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo yang berjumlah 41 orang menggunakan total sampling. Hasil penelitian, faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan keluhan SBS yaitu kadar debu (p-value = 0.049) dan keberadaan bakteri staphylococcus (p-value = 0,000) sedangkan faktor suhu (p-value = 0,128) dan kelembaban (p-value = 0,633). Tidak memiliki hubungan dengan keluhan SBS. Dari faktor-faktor yang diteliti terdapat satu faktor yang tidak dapat diketahui memiliki hubungan atau tidak dengan keluhan SBS yaitu jumlah bakteri. Jumlah bakteri yang bersifat konstan yakni diperoleh jumlah bakteri rata-rata pada 16 CFU/m3 dengan jumlah bakteri minimum 2 CFU/m3 dan maksimal 35 CFU/m3. Kesimpulan ada hubungan antara kadar debu dan keberadaan bakteri dengan keluhan SBS. Saran untuk instansi terkait untuk lebih memperhatikan kualitas udara di dalam ruangan secara berkala dan untuk pegawai agar tetap menjaga mempertahankan kesehatan diri agar tidak mudah terpajan gejala SBS.