Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Gambaran Pelaksanaan Program Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Sdidtk) pada Balita Di Puskesmas Se-Kota Gorontalo: Overview of the Implementation of the Early Detection and Intervention Stimulation Program for Growth and Development (Sdidtk) in Toddlers at Community Health Centers in Gorontalo City Anisya Putri Syansudin; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7632

Abstract

Program Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) adalah kegiatan antar mitra keluarga, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam pembinaan tumbuh kembang anak. Rumusan masalah bagaimana gambaran pelaksanaan program SDIDTK pada balita di puskesmas se-Kota Gorontalo. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program SDIDTK pada balita di Puskesmas Se-Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey deskriptif, sampel pada penelitian ini adalah bidan kelurahan berjumlah 76 bidan kelurahan. Hasil Penelitian diperoleh bahwa dari 76 bidan kelurahan berdasarkan ketersediaan sarana dan prasarana SDIDTK di puskesmas 68 (89,5%) telah memadai dan 8 (10,5%) belum memadai, ketersediaan sumber daya manusia di puskesmas untuk pelaksanaan SDIDTK dari 76 responden 72 (94,7%) ketersediaan SDM dipuskesmas telah memadai dan 4 (5,3%) kurang memadai, dukungan pemerintah dari 76 responden 59 (77,6%) telah mendapatkan dukungan dari pemerintah dan 17 (22,4%) kurang mendapatkan dukungan, dukungan masyarakat dari 76 responden 57 (75%) masyarakat aktif dan 19 (25%) masyarakat tidak aktif dalam pelaksanaan SDIDTK. Simpulan Gambaran pelaksaan program stimulasi deteksi intevensi dini tumbuh kembang pada balita di puskesmas se-Kota Gorontalo, ditinjau dari ketersediaan sarana dan prasarana sudah memadai, ketersediaan SDM sudah memadai, ditinjau dari dukungan pemerintah program ini telah mendapatkan dukungan, ditinjau dari dukungan masyarakat, masyarkat telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program.
Analisis Penggunaan Aplikasi SPP-IRT Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo: Analysis of the Use of the SPP-IRT Application in Improving the Quality of Health Services at the Gorontalo District Health Office Dihyat Hasan; Herlina Jusuf; Vidya Hadju
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7699

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan didefinisikan sebagai tingkat keberhasilan dalam memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat dengan standar yang aman, efisien, efektif, dan berkelanjutan. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses pengawasan penggunaan aplikasi SPP-IRT dan mengidentifikasi penyebab pelaku usaha yang belum mendapatkan sertifikat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Informan kunci adalah Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Informan biasa empat orang yaitu dua orang pegawai Sumber Daya Kesehatan dan dua orang Pelaku Usaha. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Waktu penelitian pada bulan Januari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo terhadap Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) masih belum maksimal. Perlu adanya evaluasi yang optimal seperti pembaruan aplikasi SPP-IRT, dan memberitahukan kepada Pelaku Usaha untuk selalu melakukan komunikasi dengan Dinas Kesehatan terkait kelengkapan berkasnya. Hal ini menjadi peran penting sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas pelayanan dalam mendapatkan sertifikat.
Analisis Spasial Titik Lokasi Dan Jalur Evakuasi Dalam Mitigasi Pengurangan Risiko Bencana Banjir Kelurahan Biawu Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo: Spatial Analysis of Location Points and Evacuation Routes in Flood Disaster Risk Reduction Mitigation in Biawu Village, South City District, Gorontalo City Fadila; Herlina Jusuf; Moh. Rivai NakoE
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7905

Abstract

Banjir menjadi jenis bencana yang sering terjadi di Indonesia. Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan banjir tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara spasial titik lokasi dan jalur evakuasi dalam rangka mitigasi pengurangan risiko bencana banjir. Metode penelitian, deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menganalisis variabel fisik seperti kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, dan penggunaan lahan, serta menentukan titik dan jalur evakuasi berdasarkan kriteria waktu tempuh, daya tampung, ketersediaan MCK, kemiringan lereng dan kondisi jalan. Hasil penelitian, Kelurahan Biawu memiliki curah hujan berkisar 0,3- 257 mm/tahun, kemiringan lereng 2-15%, jenis tanah fluvisol, dan penggunaan lahan dominan sebagai permukiman. Titik utama evakuasi yaitu Masjid Hunto Sultan Amai, lokasi ini merupakan lokasi yang sering digunakan sebagai tempat evakuasi ketika terjadi banjir. Jalur evakuasinya yaitu Jl. Hi. A. R. Konio dan Jl. Gn. Tilongkabila, kedua jalan aman untuk dilalui menuju titik lokasi evakuasi berdasarkan hasil route analyst. Penerapan analisis spasial SIG terbukti efektif dalam membantu perencanaan mitigasi bencana banjir, memberikan arah strategis dalam menentukan lokasi aman dan jalur evakuasi yang layak saat kondisi darurat. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi bahan acuan dalam perencanaan mitigasi kebencanaan pleh pemerintah. Saran kepada pemerintah dan masyarakat untuk melakukan uji coba terkait keefektifan dari hasil penelitian.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Menstrual Disorders Pada Pegawai Wanita Di Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Gorontalo: Analysis of Factors Associated with the Incidence of Menstrual Disorders in Female Employees at the Class II Land Transportation Management Center of Gorontalo Province Sri Susanti Latabi; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8465

Abstract

Menstrual Disorders atau gangguan menstruasi seringkali menjadi masalah dan mempengaruhi kualitas hidup wanita. Beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian menstrual disorders antara lain penggunaan high heels, tingkat stres kerja, status gizi selain itu beban kerja tinggi, tekanan dari atasan, dan gaya hidup yang tidak sehat berpotensi memicu gangguan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan Menstrual Disorders pada pegawai wanita di Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dimana penelitian ini bersifat Survey analytic dengan desain Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 pegawai wanita yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis data dilakukan dengan uji Rank Spearman. Hasil analisis data menunjukkan tidak ada hubungan antara high heels dengan Menstrual disorders (p = 0,074), ada hubungan antara stress kerja dan status gizi dengan Menstrual disorders (p = 0,000). Saran untuk instansi diperlukan perhatian khusus dari pihak instansi untuk mengatur lingkungan kerja yang mendukung kesehatan reproduksi wanita, seperti pemberian edukasi gizi, manajemen stres, serta pemilihan alas kaki yang ergonomis.
Pengaruh Employee Performance Terhadap Career Growth Pada Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Kota Utara Amanah Yassin Rizkia; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8753

Abstract

Tenaga kesehatan berperan penting dalam sektor kesehatan, bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahteraan pasien. Masalah kinerja di puskesmas meliputi beban kerja tinggi akibat jumlah tenaga kesehatan yang terbatas, sehingga tidak seimbang dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perkembangan karir terhambat oleh sistem promosi yang terbatas, kurangnya kesempatan maju, serta dukungan finansial dan waktu untuk pelatihan. Hal ini dapat menurunkan motivasi kerja dan menyebabkan frustrasi serta kelelahan fisik dan mental. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh employee performance terhadap career growth pada tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara, kemudian sampel ini menggunakan total sampling , jadi sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 44 orang tenaga kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa employee performance berpengaruh signifikan terhadap career growth pada tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara dengan nilai uji statistik yang di dapatkan p-value = 0,003 ?=0,05. Dapat disimpulkan bahwa employee performance berpengaruh signifikan terhadap career growth pada tenaga kesehatan. Disarankan puskesmas meningkatkan program pengembangan karir atau memberikan penghargaan pada kinerja tenaga kesehatan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV/AIDS Pada Laki-Laki Di Provinsi Gorontalo: Factors Associated with the Incidence of HIV/AIDS in Men in Gorontalo Province Faradila Wahab; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8812

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah jenis virus yang menyerang sel darah putih dalam tubuh manusia, yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh yang dapat berkembang menjadi AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome), yaitu kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh retrovirus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Perilaku laki-laki yang melakukan seks dengan sesama laki-laki (LSL) adalah salah satu faktor risiko tinggi penyebab HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status perkawinan, tingkat pengetahuan, perilaku lelaki seks lelaki (LSL), penggunaan narkoba suntik dan status sosial ekonomi dengan kejadian HIV/AIDS pada laki-laki di Provinsi Gorontalo. Metode penelitian menggunakan observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu laki-laki yang melakukan tes VCT pada bulan Januari sampai Juni 2024 sebanyak 104 orang. Jumlah sampel penelitian sebanyak 83 orang dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling yaitu purposif sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho dengan ?=0.05. Hasil analisis untuk faktor status perkawinan ?-value 0.012 nilai r = -0.276, tingkat pengetahuan ?-value 0.000 nilai r = 0.407, perilaku LSL ?-value 0.000 nilai r = 0.655, penasun ?-value 0,450 nilai r = -0.084 dan status sosial ekonomi ?-value 0,017 nilai r = 0.261. Kesimpulan terdapat hubungan antara status perkawinan, tingkat pengetahuan, perilaku LSL dan status sosial ekonomi dengan kejadian HIV/AIDS pada laki-laki di Provinsi Gorontalo. Sementara untuk faktor penggunaan narkoba suntik tidak ditemukan hubungan bermakna. Perilaku LSL adalah faktor risiko tinggi penyebab HIV/AIDS pada laki-laki dengan kekuatan korelasi r = 0.655. Saran sosialisasi mengenai faktor risiko kejadian HIV/AIDS terutama perilaku seksual berisiko serta pemeriksaan kesehatan rutin utamanya pada kelompok LSL.
Analisis Kualitas Udara Mikrobiologi Terhadap Gangguan Psikosomatis Masyarakat Sekitar Peternakan Ayam Di Kelurahan Tilihuwa: Microbiological Air Quality Analysis of Psychosomatic Disorders in Communities Surrounding Chicken Farms in Tilihuwa Subdistrict Elsariyanti; Herlina Jusuf; Moh. Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8856

Abstract

Usaha peternakan ayam pedaging (broiler) memiliki kontribusi penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat. Namun, keberadaan peternakan yang berdekatan dengan pemukiman dapat memicu permasalahan lingkungan, salah satunya pencemaran udara mikrobiologi yang diduga berdampak terhadap kesehatan psikis masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas udara mikrobiologi terhadap gangguan psikosomatis pada masyarakat sekitar peternakan ayam di Kelurahan Tilihuwa. Metode penelitian ini yaitu analisis survey. Pengambilan sampel udara dilakukan pada tiga titik dengan jarak berbeda dari kandang ayam, dan dilakukan pengujian mikrobiologi untuk mengidentifikasi jumlah, jenis koloni bakteri dan jamur. Data gangguan psikosomatis diperoleh melalui wawancara dan kuesioner, serta dianalisis secara statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan jumlah koloni bakteri tertinggi terdapat pada titik 1 sebesar 1.062 CFU/m³ dan terendah pada titik 3 sebesar 297 CFU/m³, dengan jenis dominan Monobacillus sp, Streptococcus sp, dan Diplobacillus sp. Koloni jamur terbanyak ditemukan pada titik 2 sebesar 239 CFU/m³, didominasi oleh Aspergillus sp dan Rhizopus sp. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas udara mikrobiologi(bakteri maupun jamur) dengan gangguan psikosomatis pada masyarakat sekitar peternakan ayam di Kelurahan Tilihuwa, diharapkan pada peternak untuk tetap menjaga kandang dan mengelola limbahnya dengan baik untuk mengurangi resiko pencemaran.
Hubungan Asupan Lemak Dan Asupan Natrium Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Tilango : The Relationship Between Fat and Sodium Intake and Blood Pressure in Hypertensive Patients at the Tilango Community Health Center Santi Adam; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8899

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit degeneratif ke-3 yang merupakan faktor risiko utama dari perkembangan (penyebab) penyakit jantung dan stroke. Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang apabila terus dibiarkan akan menyebabkan dampak lain seperti meningkatnya risiko terjadinya penyakit jantung, gangguan penglihatan dan penyakit ginjal. Permasalahan yang terjadi di puskemas Tilango yaitu masih banyak masyarakat yang mengalami hipertensi. Rumusan masalah yaitu apakah ada hubungan asupan lemak dan asupan natrium dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Tilango. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan asupan lemak dan asupan natrium pada pasien hipertensi yang ada di Puskesmas Tilango. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survey analitik dengan cross sectional. Populasi penelitian 127 orang. Sampel sebanyak 97 orang. Menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data dengan instrumen Semi Quantitatif food frequency questionnaires (SQ-FFQ) data di analisis dengan uji chi square. Hasil univariat tekanan darah yang terkontrol 38,1% dan tekanan darah tidak terkontrol sebanyak 61,9%, asupan lemak normal 21,6%, defisit ringan 38,1%, defisit sedang 32,1%, dan defisit berat sebanyak 7,2%, asupan natrium cukup 57,7% dan lebih sebanyak 42,3%. Hasil analisis bivariat ada hubungan asupan lemak dan asupan natrium pada pasien hipertensi mendapat nilai p-value=0,001 dan p-value=0,005. Kesimpulanya ada hubungan asupan lemak dan asupan natrium dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Tilango. Saran bagi peneliti selanjutnya agar dapat memberi edukasi kepada masyarakat agar selalu memantau tekanan darah sebagai bentuk tindakan yang dapat dilakukan secara mandiri dan memilih jenis asupan lemak dan asupan natrium yang baik.
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Status Akreditasi Puskesmas Di Kota Gorontalo: Overview of Patient Satisfaction Levels with Health Services Based on the Accreditation Status of Community Health Centers in Gorontalo City Widya Ramadanti Kasim; Herlina Jusuf; Moh. Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9710

Abstract

Puskesmas harus memiliki pelayanan kesehatan yang berkualitas sehingga masyarakat mampu hidup sehat dan tujuan pembangunan tercapai. Baik atau tidaknya kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh puskesmas, tetapi juga melibatkan pasien. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di puskesmas berdasarkan permasalahan mengenai kepuasan masyarakat, penangan, dan pengaduan terhadap pelayanan puskesmas. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berdasarkan status akreditasi puskesmas di Kota Gorontalo. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berdasarkan status akreditasi puskesmas di Kota Gorontalo. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas yang berjumlah 18.823. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 392 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Hasil uji statistik menunjukkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Dumbo Raya berstatus akreditas dasar yaitu Kategori Baik (63,7 %), Puskesmas Sipatana berstatus akreditas madya yaitu kategori Baik (58,1 %), Puskesmas Kota Utara berstatus akreditas utama yaitu kategori Baik (71,3 %), dan Puskesmas Kota Barat berstatus akreditas Paripurna yaitu kategori Baik (52,6 %). Simpulan dari penelitian ini adalah 4 lokasi puskesmas masing-masing memiliki kepuasan pasien yang baik.Disarankan perlunya mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di puskesmas.
Evaluation of the Application of Electronic Medical Record Based on the Perspective of the Inpatient User Toto Kabila Regional General Hospital Stay Nurmita Hasan; Herlina Jusuf; Moh. Rivai Nakoe
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8165

Abstract

The application of Electronic Medical Record (EMR) as a digital technology in healthcare that is used to record and store patient handling data, has become a major need in the transformation of healthcare services in Indonesia. However, the success of its implementation is largely determined by user acceptance. This study aims to identify the application of EMR from the perspective of users in the inpatient room of the Toto Kabila Regional General Hospital as seen from the factors of work expectation, business expectations, social influence and facility conditions. This study used a quantitative approach of a descriptive method, with a population of 150 nurses and a sample of 109 inpatient nurses and data collection through questionnaires. Based on the results of the study, it was found that in the work expectations 32.11% of respondents rated it as good, 67.89% adequate; business expectations of 26.61% were good, 73.39% adequate; social influence 19.27% was good, 75.23% was adequate and 5.50% was lacking; facility conditions were 28.44% good, 69.72% were adequate and 1.83% were poor. Overall, the implementation of EMR at Toto Kabila Hospital was considered good by 30.28% of respondents, and adequate by 69.72%. It is suggested that the implementation of EMR in the inpatient Toto Kabila Hospital can run optimally, improvements are needed in the form of periodic system evaluation, development of EMR features, strengthening team collaboration, improving technology infrastructure, and supporting a responsive IT team.