Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI MENGATASI OVERTHINKING DAN FINANCIAL ANXIETY MELALUI PENGUATAN REGULASI EMOSI BERBASIS PRINSIP SYARIAH Syasya Khoirin Nisa'; Dimas Wahyu Rozaki
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan keuangan merupakan salah satu sumber utama tekanan psikologis yang memicu overthinking dan anxiety, khususnya pada mahasiswa dan masyarakat umum usia produktif. Kondisi ini sering kali diperburuk oleh keterbatasan kemampuan regulasi emosi serta minimnya pemanfaatan nilai-nilai spiritual sebagai strategi pengendalian diri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan regulasi emosi peserta dalam mengatasi overthinking dan anxiety keuangan melalui pendekatan berbasis prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif–partisipatif dengan desain pra dan pasca intervensi yang dilaksanakan dalam bentuk webinar interaktif. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai regulasi emosi, penurunan kecenderungan overthinking dan kecemasan keuangan, serta meningkatnya penerimaan prinsip syariah seperti tawakkal, qana’ah, dan pengendalian konsumsi sebagai strategi pengelolaan emosi. Selain itu, tingkat partisipasi peserta dalam diskusi dan refleksi tergolong tinggi, yang menandakan relevansi kegiatan dengan kebutuhan masyarakat sasaran. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam memberikan solusi non-klinis yang kontekstual dan aplikatif terhadap permasalahan kecemasan keuangan, serta berkontribusi pada pembentukan pola pikir ekonomi yang lebih tenang, rasional, dan beretika.
MENINJAU KESEHATAN MENTAL PELAJAR: PERAN REGULASI EMOSI DAN DUKUNGAN SOSIAL [EXAMINING MENTAL HEALTH AMONG STUDENTS: THE ROLE OF EMOTIONAL REGULATION AND SOCIAL SUPPORT] Syasya Khoirin Nisa'
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1200

Abstract

This study aims to determine the mental health condition of students in terms of the role of emotional regulation and social support. This study used a quantitative approach with a sampling technique in the form of accidental sampling and involved 290 students in grades 7 and 8 at a MTsN 'Z' in Blitar Regency as participants. The results showed that 32% or a total of 91 students had a low level of mental health. The results of this study also found that emotional regulation was able to predict mental health by 13.3% (estimate = 0.637, p <0.001), social support was able to predict mental health by 25.4% (estimate = 0.756, p <0.001) and social support was able to be a partial mediator in the role of emotional regulation on mental health (estimate = 0.268, p <0.001). Furthermore, the significance value obtained for the indirect effect was less than 0.001 (p <0.05) which means significant, with a mediation percentage of 42.1%. The direct effect also obtained a significance value of <0.001, indicating significant, with a mediation percentage of 57.9%. The conclusion of this study is that social support can partially mediate the role of emotional regulation on the mental health of students.