Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI ASUPAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA Rika Ruspita; Rifa Rahmi; Fajar Sari Tanberika
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 1 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/de4xnq50

Abstract

Masa remaja merupakan periode dari pertumbuhan dan proses kematangan manusia, pada masa ini terjadi perubahan yang sangat unik dan berkelanjutan. Masalah gizi yang paling sering terjadi pada remaja adalah kurangnya asupan gizi yang mengakibatkan kurang gizi yaitu terlalu kurus dan dapat terkena anemia karena kekurangan zat besi. Remaja merupakan salah satu aset sumber daya manusia di masa depan yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan kualitas sumber daya manusianya. Peningkatan dan perbaikan status gizi remaja merupakan salah satu indikator pembangunan dari segi kesehatan, sehingga diperlukan edukasi tentang memberikan edukasi Asupan Gizi Seimbang Pada Remaja. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang asupan gizi seimbang pada remaja.  Subjek kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah remaja  di Desa Pebatun Kecamatan Tenayan Raya Kulim. Kegiatan pengabdian masyarakat ditunjang dengan metode penyuluhan, tanya jawab, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami tentang edukasi asupan gizi seimbang pada remaja antara lain pengertian gizi, prinsip gizi bagi remaja, kebutuhan gizi seimbang, faktor penyebab masalah gizi remaja, pengaruh status gizi terhadap system reproduksi, masalah gizi
KETERAMPILAN SADARI DAN PERAWATAN PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI Rika Ruspita; Rifa Rahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 2 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/1qv5s363

Abstract

Masa remaja adalah fase penting dalam proses tumbuh kembang individu, proses perubahan yang signifikan ini membuat remaja rentan terhadap berbagai masalah psikososial, yaitu tantangan dalam aspek kejiwaan yang muncul akibat perubahan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Salah satu masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi remaja adalah kanker payudara, yang meskipun sering dianggap sebagai masalah bagi perempuan dewasa, juga perlu mendapat perhatian sejak dini. Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan, dengan lebih dari 1,7 juta perempuan terdiagnosis kanker payudara dalam lima tahun terakhir. Ini menjadikannya sebagai penyebab kematian paling umum di kalangan perempuan, dengan sekitar 522.000 kematian setiap tahunnya. Keterampilan SADARI sangat penting sebagai langkah deteksi dini kanker payudara. Melalui pemeriksaan SADARI dapat mengenali perubahan yang terjadi pada payudaranya sehingga dapat mengambil tindakan lebih awal jika ditemukan gejala yang mencurigakan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Pebatun, Kecamatan Tenayan Raya Kulim, bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para remaja tentang pentingnya keterampilan SADARI dan perawatan payudara. Dalam kegiatan ini menggunakan berbagai metode untuk memaksimalkan pemahaman peserta, seperti penyuluhan, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif. Hasil menunjukkan bahwa para peserta remaja putri di desa tersebut, mampu memahami dengan baik tentang keterampilan SADARI dan cara-cara merawat payudara dengan benar dimana sebelum diberikan edukasi keterampilan SADARI serta cara merawat payudara sebanyak 67,3%, setelah diberikan edukasi dan praktik tentang keterampilan SADARI serta cara merawat payudara dengan baik, terjadi peningkatan sebanyak 87,7%. Pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara, serta memotivasi mereka untuk menjaga kesehatan payudara mereka sejak usia muda. Dengan demikian, diharapkan bahwa pengetahuan ini dapat membantu menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara di masa depan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERSEPSI REMAJA PUTRI TENTANG PERNIKAHAN DINI DI MTS HADANA DARUSSALAM KABUPATEN KAMPAR Nurhayere, Nurhayere; Yanti, Rifa; Tanberika, Fajar Sari; Ruspita, Rika
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 1 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3604

Abstract

Early marriage remains a public health issue affecting adolescents' reproductive health, psychological well-being, and socio-economic status. This study aimed to determine the effect of health education on young girls’ perceptions of early marriage at MTS Hadana Darussalam, Kampar Regency. A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was applied. The study was conducted in July–August 2025 at MTS Hadana Darussalam. The population consisted of 46 female students, and 32 respondents were selected using simple random sampling based on inclusion criteria. Primary data were collected through a perception questionnaire, while secondary data came from school records. Data collection included a pretest, health education using leaflets, and a posttest. Data analysis used univariate and bivariate methods with a dependent t-test at a significance level of 0.05. The results showed a significant increase in positive perceptions after receiving health education (p=0.000), indicating that health education effectively influenced young girls’ perceptions of early marriage. It is recommended that schools and health workers conduct regular health education to prevent early marriage. Keywords: Health Education, Perception, Early Marriage, Adolescent Girls
Edukasi pemberian asi eksklusif: kunci optimalisasi tumbuh kembang anak pada ibu menyusui Rika Ruspita; Komaria Susanti; Hirza Rahmita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33626

Abstract

Abstrak ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi karena kandungan gizinya sangat lengkap, seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi. Air Susu Ibu memang diciptakan khusus untuk memenuhi nutrisi bayi manusia sehingga tidak ada makanan atau minuman lain yang dapat menyamainya. Di Indonesia, keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2020 tercatat mencapai 66,1%, melebihi target nasional sebesar 40%. Bahkan di Provinsi Riau, capaian ASI eksklusif lebih tinggi lagi, yaitu 78%. Data tersebut menunjukkan bahwa baik secara nasional maupun di tingkat provinsi, pencapaian pemberian ASI eksklusif sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Pengabdian ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya edukatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu, mengenai pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan ASI eksklusif dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak secara optimal. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 15 Juli 2025 di Posyandu Adinda, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif, sehingga mendorong partisipasi aktif peserta dan memudahkan mereka dalam memahami informasi yang diberikan. Tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menjadi cerminan keberhasilan metode penyampaian yang digunakan, sekaligus menunjukkan ketertarikan dan kepedulian yang tinggi terhadap topik yang diangkat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif sebagai pondasi utama dalam mendukung kualitas tumbuh kembang anak. Kata kunci: ASI eksklusif; tumbuh kembang anak; ibu menyusui. Abstract Breast Breast milk is the best food for babies because its nutritional content is complete, balanced, and meets the needs of infant growth and development. Breast milk is specifically designed to meet the nutritional needs of human babies, and no other food or drink can match it. In Indonesia, the success rate of exclusive breastfeeding in 2020 was recorded at 66.1%, exceeding the national target of 40%. In Riau Province, the exclusive breastfeeding rate was even higher, at 78%. This data shows that both nationally and at the provincial level, the achievement of exclusive breastfeeding has exceeded the government's target. This community service was held as a form of educational effort to increase knowledge and awareness of the community, especially mothers, regarding the importance of providing breast milk (ASI) and exclusive breastfeeding in supporting optimal child health and development. This activity was carried out on July 15, 2025, at the Adinda Integrated Health Post, Rejosari Village, Tenayan Raya District. All materials were delivered interactively and communicatively, thus encouraging active participation of participants and making it easier for them to understand the information provided. The high level of participant enthusiasm throughout the event reflected the success of the delivery method used, demonstrating a strong interest and commitment to the topic. Overall, the event had a positive impact, particularly in increasing breastfeeding mothers' understanding and awareness of the importance of exclusive breastfeeding as a key foundation for supporting quality child growth and development. Keywords: exclusive breastfeeding; child growth and development; breastfeeding mothers.
EFEKTIVITAS KONSUMSI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS DI PMB ROSITA KOTA PEKANBARU Elpardia, Anisca Pratiwi; Ruspita, Rika; Yanti, Rifa; Fitria, Nurhidaya
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3685

Abstract

Exclusive breastfeeding is often constrained by low lactation volume among postpartum mothers, necessitating the use of locally available interventions to support successful breastfeeding. Moringa oleifera leaves are known to contain phytoestrogens, vitamins, and minerals that play a role in stimulating breast milk production. This study aimed to analyze the effectiveness of Moringa oleifera leaf extract in increasing breast milk production among postpartum mothers at PMB Rosita, Pekanbaru. This research employed a pre-experimental design with a pretest-posttest approach. A total of 12 postpartum mothers were selected as respondents. Breast milk production was measured before and after the administration of Moringa oleifera extract, and data were analyzed using a independent sample t-test. The results revealed that before the intervention, the mean breast milk production was 53.33 with a standard deviation of 17.23, and most respondents (66.7%) showed no increase. After the intervention, the mean production rose to 74.17 with a standard deviation of 19.28, with almost all respondents (91.7%) experiencing an increase. Statistical analysis showed a p-value of 0.002 (p<0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest. In conclusion, Moringa oleifera leaf extract was proven effective in enhancing breast milk production among postpartum mothers. These findings support lactation physiology theory and strengthen recent literature on the use of local plants as natural galactagogues. The intervention has the potential to serve as a complementary strategy to promote exclusive breastfeeding and improve maternal and infant health in Indonesia.Keyword : Moringa oleifera, Breast milk production, Postpartum mothers, Natural, Galactagogue
Hubungan Senam Hamil dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Fadilah; Sari Tanberika, Fajar; Ruspita, Rika; Yanti, Rifa
Sinar : Jurnal Kebidanan Vol 8 No 1 (2026): Vol 08 No.1 Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sinar.v8i1.30118

Abstract

Background: As pregnancy enters the third trimester, physical and psychological changes occur. These conditions cause pregnant women to experience complex complaints, such as discomfort that affects sleep quality. One solution to address this discomfort is prenatal exercise Purpose: The purpose of this study was to determine the relationship between prenatal exercise and sleep quality among pregnant women in their third trimester at the Alai Community Health Center in West Tebing Tinggi District. Methods: This study employed a descriptive analytical design. The research method used was cross-sectional. The population in this study was 50 people. The sampling method used was purposive sampling. The sample consisted of 34 pregnant women, selected using the Slovin formula. Data collection in this study used a questionnaire, distributing a series of written questions to respondents to obtain information. The study period was from October to December. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: The results of this study were analyzed using the Wilcoxon sign rank test. Results: The mean value of sleep quality before the intervention was 5.15 and experienced a change in the mean value after the intervention to 1.75. The results of the analysis using the Wilcoxon sign rank test showed a p value of 0.000 <α = 0.05. Conclusion: The conclusion of this study is that there is a relationship between pregnancy exercise and the quality of sleep of pregnant women at the Alai Community Health Center, West Tebing Tinggi District