Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS KOMBINASI JUS KACANG HIJAU DAN KURMA TERHADAP KADAR HB PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANIPAHAN KABUPATEN ROKAN HILIR Dessika, Dessika; Ruspita, Rika; Sri Rahayu, Ari Oktora; Fitria, Nurhidaya
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i2.3008

Abstract

Until now, there are still many pregnant women who do not comply with taking Fe tablets, one of the reasons is the side effects of the Fe tablets, therefore pregnant women are susceptible to anemia. The aim of the research was to determine the effectiveness of a combination of green bean juice and dates on HB levels in pregnant women. This type of research is quantitative and pre-experimental design, one group design with pretest-posttest. This research was conducted at the Panipahan Community Health Center, Rokan Hilir Regency. The population is pregnant women and a sample of 12 people, with. total sampling. The research instruments were observation sheets and SOPs. Data analysis uses univariate and bivariate. Univariate results showed that the majority of pregnant women's Hb levels at the Panipahan Community Health Center, Rokan Hilir Regency were in the mild anemia category, namely 100% before being given a combination of green bean and date juice, and after being given it, pregnant women were not anemic, namely 91.7%. Bivariate results showed that giving a combination of green bean juice and dates was effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women at the Panipahan Community Health Center, Rokan Hilir Regency, with a p-value of 0.000 < 0.05. Keywords: Green Beans, Dates, Hb Levels, Hemoglobin, Pregnant Mother. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS SELAT BARU KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS Susanti, Susanti; Ruspita, Rika; Susanti, Komaria; Mardiya, Rizka
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 1 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.2982

Abstract

Hyperemesis gravidarum is vomiting that occurs in early pregnancy until 20 weeks of gestation. The World Health Organization (WHO, 2021) reports that the incidence of hyperemesis gravidarum reaches 12.5% of all pregnancies in the world. The aim of the research is to determine the relationship between knowledge and attitudes of pregnant women and the incidence of Hyperemesis Gravidarum at the Selatbaru Community Health Center, Bantan District, Bengkalis Regency. This type of research is descriptive correlational with a cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women at the Selatbaru Community Health Center based on KIA reports for January - November 2024, totaling 129 KEK pregnant women. The sampling method was using the Accidental sampling technique, totaling 97 respondents. The data collection process uses a questionnaire.  Data analysis used the Chi-Square Test with a confidence level of 95%. Research results: the majority of respondents have less knowledge about the incidence of hyperemesis gravidarum (53.6%), the majority of respondents have a negative attitude towards the incidence of hyperemesis gravidarum (53.6%), there is a relationship between knowledge and the incidence of CED with a value of ρ=0.000 and there is a relationship attitude of pregnant women with the incidence of CED with a value of ρ=0.025. The conclusion is that there is a relationship between the knowledge and attitudes of pregnant women and the incidence of Hyperemesis Gravidarum at the Selatbaru Community Health Center, Bantan District, Bengkalis Regency. Suggestions for pregnant women to be more active in seeking information about hyperemesis gravidarum and health information during pregnancy both through the media, environment and health education, posyandu activities so that pregnant women's knowledge about health during pregnancy, especially knowledge about hyperemesis gravidarum, can increase so that pregnant women can respond to it. with nausea and vomiting that may occur in pregnancy.Keywords: Knowledge, Attitudes, Hyperemesis Gravidarum
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP KEK (KEKURANAGN ENERGI KRONIS ) DI PUSKESMAS SELATBARU KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS Susanti, Elsa; Ruspita, Rika; Oktora Sri, Ary; Yanti, Rifa
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 1 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.2979

Abstract

Berdasarkan  data  WHO  prevalensi  anemia  dan  KEK  pada  kehamilan  secara  global  35-75%. Di  Indonesia  banyaknya terjadi  kasus  KEK  (Kekurangan  Energi Kronik)  terutama  disebabkan  karena  adanya  ketidak  seimbangan  asupan  gizi, sehingga  zat  gizi  yang  dibutuhkan  tubuh  tidak  tercukupi.  Pengetahuan  akan  sangat  berpengaruh  terhadap  prilaku  ibu hamil. Faktor prilaku ini lah yang membuat ibu hamil kurang memahami manfaat asupan makanan terutama gizi selama kehamilan,  karena  kurangnya  pengetahuan  berakibat  terhadap  prilaku  seorang  ibu  hamil  mengabaikan  pemenuhan asupan  makanan  selama  kehamilan.  Faktor  lain  yang  berpengaruh  adalah  sikap  seorang  ibu  hamil.Begitu  juga  dengan seorang   wanita   dalam   hal   sikap   terhadap   kurangnya   asupan   nutrisi   selama   kehamilan.Tujuan penelitian untuk Mengetahui   hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap KEK (Kekurangan Energi Kronis) di Puskesmas Selatbaru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Jenis  penelitiaan  deskriptif korelasional dengan  pendekatan secara Cross  Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil DI Puskesmas Selatbaru berdasarkan laporan KIA  bulan Januari – November 2024 berjumlah 130 orang ibu hamil KEK.Metode  pengambilan  sampel dengan tehnik Accidental sampling berjumlah 98 responden. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner.  Analisis  data  menggunakan  Uji Chi-Square dengan  tingkat  kepercayaan  95%. Hasil Penelitian ada  hubungan  pengetahuan dengan  kejadian  KEK  dengan  nilai  ρ=0,0028.  Ada  hubungan  sikap  ibu  hamil  dengan  kejadian  KEK  dengan  nilai ρ=0,000. Kesimpuan ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK pada ibu hamil.Saran bagi ibu hamil diharapkan agar lebih rutin memeriksakan kehamilannya kepada tenaga kesehatan dan aktif mengikuti penyuluhan yang dilakukan oleh petugas kesehatan untuk mendapatkan informasi sehubungan dengan nutrisi selama kehamilan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Ibu hamil, KEK. 
PENERAPAN KONSUMSI JUS BUAH KURMA (PHOENIX DACTILIFERA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANTAU PANJANG KIRI KABUPATEN ROKAN HILIR Wati, Rusna; Aifa, Wira Ekdeni; Ruspita, Rika; Rahmita, Hirza
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 1 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3028

Abstract

Anemia is a condition in which the level of hemoglobin (Hb) in the body is below normal according to certain groups of people. Based on data obtained from the Sinama Grand Health Center, where the incidence of anemia in pregnant women in 2020 was recorded 29 cases with a target of 581 pregnant women, while in 2021 the incidence of anemia has increased to 31 cases with a target of 532 pregnant women. The research objective was to determine the effectiveness of consumption of date palm juice (phoenix dactilifera) on increasing HB levels in third trimester pregnant women at the Sinama Grand Health Center. This type of research is quantitative and quasi-experimental design with one group pretest-posttest. The population is pregnant women and a sample of 12 people, with Total Sampling. The research instruments were observation sheets, pathographs and date juice. Data analysis using univariate and bivariate. The univariate results showed that pregnant women in the third trimester before being given date palm juice experienced anemia with HB levels in the moderate anemia category, namely 100% and after being given date juice, HB levels showed no anemia, namely 91.7%. The results of the Wilcoxon test showed the effectiveness of date palm juice on increasing HB levels in pregnant women, with a p-value of 0.000 <0.05. It is hoped that the Sinama Grand Health Center can improve services, especially in the field of care for pregnant women to increase HB levels for pregnant women.Keywords: Dates Juice, Anemia, Pregnant Women
EFEKTIVITAS PIJAT LAKTASI TETRHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM Afrida Wati, Yeni; Ruspita, Rika
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i1.157

Abstract

Pijat laktasi yang merupakan tehnik pemijatan yang dilakukan pada daerah kepala atau leher, punggung, tulang belakang, dan payudara yang bertujuan untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin. Berdasarkan data diketahui bahwa jumlah Ibu postpartum yang paling tinggi tercatat di UPT Puskesmas Rantau Panjang Kiri, yaitu pada tahun 2021 tercatat 45 orang, sedangkan tahun 2022 sebanyak 49 orang dan tahun 2023 tercatat sebayak 56 orang, penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pijat laktasi terhadap produksi asi pada ibu post partum di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian kuantitatif dan desain pre eksperimen. Populasi adalah ibu postpartum yang dan sampel sebanyak 15 orang, dengan Total Sampling. Instrumen penelitian adalah lembar observasi. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil univariat diketahui seluruh ibu nifas mengalami ASI yang kurang 100% sebelum diberikan melakukan pijat laktasi, dan setelah diberikan pijat laktasi sebagian besar ibu nifas dengan ASI yang cukup sebanyak 73,3%. Hasil analisis bivariate dengan uji wilcoxon menunjukkan pijat laktasi berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI yang di tinjau dari indikator frekuensi meyusui, BAK dan BAB bayi dengan p.value < 0,05. Kesimpulan ada efektivitas pijat laktasi terhadap produksi asi pada ibu post partum di wilayah kerja UPT Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan di wilayah kerja Puskesmas dapat menerapkan kegiatan penyuluhan secara rutin dan memberikan pelatihan pijat laktasi untuk ibu nifas dalam motivasi kepada ibu agar dapat memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TEH DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DIWILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS KEMPAS JAYA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nulmizan. S1, Lisa; Ruspita, Rika; Aifa, Wira Ekdeni; Mardiya, Rizka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44150

Abstract

Menyusui merupakan proses alamiah, namun seringkali ibu-ibu tidak berhasil menyusui secara eksklusif atau menghentikan menyusui lebih dini. Persiapan laktasi memegang peranan penting dalam keberhasilan menyusui pada bayi. Hal ini sebaiknya disiapkan sejak akhir kehamilan, dan proses laktasi dimulai segera setelah bayi lahir pada proses Inisiasi Menyusui Dini. Ada beberapa tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi ASI antara lain adalah daun kelor, daun kelor memiliki kandungan yang dapat meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pemberian teh daun kelor dalam meningkatkan produksi ASI di wilayah kerja UPT Puskesmas Kempas Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, yang melibatkan 29 ibu menyusui yang diberikan teh daun kelor selama 7 hari. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam produksi ASI setelah pemberian teh daun kelor, dengan p-value 0,039, yang lebih kecil dari 0,05. Pembahasan menjelaskan bahwa daun kelor mengandung senyawa bioaktif yang dapat merangsang produksi ASI dan dapat menjadi alternatif yang baik untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Temuan dari penelitian ini dapat menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut dan diharapkan dapat diterapkan dalam program kesehatan ibu menyusui di Puskesmas Kempas Jaya. Kesimpulannya, pemberian teh daun kelor terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui dan dapat diterapkan sebagai bagian dari program kesehatan di Puskesmas Kempas Jaya.
Pengaruh Pemberian Minuman Jus Kurma terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum di Puskesmas Meskom Kabupaten Bengkalis Rusmina; Rifa Yanti; Nurhidaya Fitria; Rika Ruspita
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 1 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i1.2898

Abstract

ASI mengandung berbagai Nutrisi dan zat gizi penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta merupakan makanan pertama yang paling baik dan alami. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh pemberian minuman jus kurma terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum di Puskesmas Meskom, Kabupaten Bengkalis. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Desain Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian pretest-posttest one group design. Hasil uji statistic sig 2-tailed Uji T-Test diperoleh nilai p = 0.002 < 0.05 yaitu ada pengaruh antara pemberian jus kurma dengan produksi ASI  pada Ibu Post Partum di Puskesmas Meskom Kabupaten Bengkalis. Kesimpulannya dalam penelitian ini bahwa pemberian jus kurma dapat mempengaruhi produksi ASI ibu post partum
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD BANGKINANG TAHUN 2025 Mentari, Yulia; Ruspita, Rika; Yanti, Rifa; Tanberika, Fajar Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49151

Abstract

Nyeri merupakan respons umum yang dirasakan pasien pasca operasi sectio caesarea (SC), yang dapat menghambat mobilisasi dini, proses menyusui, serta memperlambat pemulihan. Terapi nonfarmakologis seperti aromaterapi lavender dapat menjadi alternatif dalam manajemen nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri pasien post operasi sectio caesarea di RSUD Bangkinang tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 pasien post operasi SC yang diambil secara total sampling. Pemberian aromaterapi lavender dilakukan dengan meneteskan 2-3 tetes minyak esensial pada tisu, kemudian dihirup selama 5 menit dan diamati efeknya selama 30 menit. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah diberikan aromaterapi lavender. Sebelum intervensi, sebagian besar pasien mengalami nyeri sedang hingga berat, dan setelah intervensi mengalami penurunan menjadi nyeri ringan hingga tidak nyeri. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lavender berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri (p-value < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah aromaterapi lavender efektif digunakan sebagai terapi komplementer dalam menurunkan nyeri post operasi sectio caesarea. Terapi ini dapat direkomendasikan untuk mendukung kenyamanan pasien, mempercepat pemulihan, serta mengurangi ketergantungan terhadap obat analgesik.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI PMB ROSITA S.TR.KEB KOTA PEKANBARU Fahema, Nabila; Ruspita, Rika; Wati, Yesi Septina; Fitria, Nurhidaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49273

Abstract

ABSTRAK Hormon oksitosin berdampak pada pengeluaran hormon prolaktin sebagai stimulasi produksi ASI pada ibu menyusui. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meransang hormon oksitosin pada ibu adalah memberikan sensasi rileks yaitu dengan melakukan pijatan oksitosin yang akan meransang sel saraf pada payudara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di PMB Rosita S.Tr.Keb Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experiment. Penelitian dilaksanakan di PMB Rosita S.Tr.Keb Kota Pekanbaru pada bulan Februari-Juli 2025. Populasi pada penelitain ini adalah seluruh ibu postpartum di PMB Rosita S.Tr.Kebpada bulan Februari-Maret 2025 dengan jumlah sampel 18 orang ibu. Analisis data dilakukan dengan komputerisasi secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini yaitu sebelum diberikan pijat oksitosin, sebagian besar responden memiliki prosuksi ASI kurang baik sebanyak 16 responden (88,9%). Sesudah diberikan pijat oksitosin, sebagian besar responden memiliki produksi ASI baik sebanyak 17 responden (94,4%). Ada pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di PMB Rosita S.Tr.Keb Kota Pekanbaru (p=0,001). Saran bagi tenaga kesehatan agar dapat memberikan tambahan pendidikan kesehatan tentang pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu menyusui.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL DENGAN PRE EKLAMSIA DI RUANG KEBIDANAN RSUD BANGKINANG Minarti, Citra Prasemya; Yanti, Rifa; Berikan, Fajar Sari Tan; Ruspita, Rika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49448

Abstract

Pre-eklampsia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan adanya protein dalam urine setelah usia kehamilan 20 minggu. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius bagi ibu dan bayi, termasuk risiko kematian. Perhatian terhadap kesehatan mental ibu hamil yang mengalami pre-eklampsia sangat penting, karena stres dan kecemasan dapat memperburuk kondisi kesehatan mereka. Dukungan keluarga dapat berfungsi sebagai buffer terhadap kecemasan yang dialami oleh ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan ibu hamil dengan pre-eklamsia di ruang rawat inap kebidanan RSUD Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasi analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan pre-eklamsia yang di rawat di RSUD Bangkinang bulan Februari sampai dengna Juni ditahun 2025 yaitu 38 kasus. Sampel penelitian ini berjumlah 38 orang yang diambil dengan teknik Total sampling. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian didapat bahwa dari 38 responden yaitu sebanyak 20 responden (52,6%) mendapatkan dukungan keluarga yang baik, dan mayoritas responden berada di kategori Kecemasan Ringan – Sedang yaitu sebanyak 14 responden (36,8%). Hasil uji bivariat menggunakan uji korelasi Spearman, di dapatkan nilai r cenderung negatif yang artinya makin tinggi dukungan keluarga maka sebaliknya makin rendah tingkat kecemasan yang di alami ibu dengan nilai signifikan p=0,01 artinya p<0,05 maka, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil dengan Pre-Eklampsia di Ruang Kebidanan RSUD Bangkinang.