Articles
DAMPAK CYBERBULLYING TERHADAP DEPRESI PADA MAHASISWA PRODI NERS
Aini, Khusnul;
Apriana, Rista
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 6, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (74.666 KB)
Perkembangan jejaring sosial saat ini sangat pesat, dan paling banyak pengguna jejaring sosial adalah remaja dalam hal ini adalah mahasiswa. Jejaring sosial juga dijadikan sebagai tempat mengeluarkan segala bentuk luapan emosi, dan sering juga mengungkapkan kemarahan dalam bentuk caci maki dan hinaan pada orang lain yang disebut dengan cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak cyberbullying terhadap depresi mahasiswa Prodi Ners STIKES Widya Husada Semarang. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat I dan II yang berjumlah 70 mahasiswa.Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional, kuantitatif dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuisioner tentang pengalaman cyberbullying dan pengukuran kejadian depresi berdasarkan Beck’s Depression Scale. Data dianalisi dengan uji Range Spearman. Menunjukkan hasil p-value 0,02 (<0,05)dan r= 0,273. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah cyberbullying berdampak pada kejadian depresi pada mahasiswa.Dari hasil tersebut diharapkan upaya pencegahan cyberbullying pada mahasiswa serta penanganan kasus depresi yang diakibatkan karena kejadian cyberbullying. Kata kunci: Dampak, cyberbullying, depresi THE IMPACT OF CYBERBULLYING TO STUDENTS’ DEPRESSION OF NURSING PROGRAM HIGHER SCHOOL ABSTRACTThe development of social networking today is very fast, and the most of social networking users in this case are students. Social networks also serve as the point of issuing any form of emotion, and often express anger in the form of verbal abuse and insults at others called cyberbullying. This study aims to determine the impact of cyberbullying against students’ depression of Nursing Program Widya Husada School of Health Sciences. Techniques in sampling used purposive sampling and the sample in this study were students of level I and II which amounted to 70 students. This study used cross sectional study design, quantitative by using research instrument in the form of questionnaire about cyber bullying experience and measurement of depression incidence based on Beck's Depression Scale. Data were analyzed by quantitative descriptive with Spearman Range test. The result shown p-value 0,02 (<0,05) and r= 0,273. The conclusions of this research is cyberbullying impact on the incidence of depression of students. From the results of this study is expected to prevent cyber bullying efforts on students and handling cases of depression caused by the incidence of cyber bullying. Keywords : Impact, cyberbullying, depression
HUBUNGAN SLEEP HYGIENE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA
Rahmah, Ifana Z.;
Retnaningsih, D.;
Apriana, Rista
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.235 KB)
|
DOI: 10.33666/jitk.v9i1.58
XVI + 86 halaman + 7 tabel + 2 Gambar + 12 LampiranLatar Belakang: Kualitas tidur adalah kemampuan individu untuk tetap tertidur dan mendapatkan tidur REM dan NREM yang pas. Perubahan tidur akibat proses penuaan pada lansia dapat mempengaruhi kualitas tidur. Sehingga lanjut usia perlu mendapatkan praktik sleep hygiene yang baik dan tepat agar dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang. Metode??????????? : Metode penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 lansia.Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji rank spearman dengan nilai signifikasi 5%. Hasil : Hasil uji rank spearman di dapatkan bahwa ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan nilai p value = 0,000 yang berarti ?0,05 (5%), maka H0ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan arah korelasi positif dan tingkat keeratan tinggi. Saran : Untuk pelayanan keperawatan dapat menerapkan praktik sleep hygiene yang dapat di jadikan intervensi mandiri perawat dalam upaya meningkatkan kualitas tidur lansia.Kata Kunci?????????? : Sleep hygiene, kualitas tidur, lansia.Daftar Pustaka?? : 37 (2006-2017)?Xvi + 87 pages + 7 Tables + 2 Pictures + 12 EnclosuresBackground?????? :? Sleep quality is the ability of the individual to stay asleep and get a proper REM and NREM sleep. Sleep changes due to the aging process in the elderly can affect sleep quality. So that the elderly need to get a good sleep hygiene practices and appropriate in order to improve the quality of sleep of elderly. Method : Research method using correlative descriptive method with cross sectional studied design. The samples were 35 elderly persons. Simple random sampling used as total sampling. This study employed the questionnaires as data collecting methods. The spearman rank test used as statistical data analysis with significant value 5% . Result : The result of spearman rank statistic test show that there is relation between sleep hygiene and sleep quality at the elderly with p value = 0,000 which mean ? 0,05 (5%) then H0 is rejected and Ha is received. Conclusion: There is a relationship between sleep hygiene and sleep quality at the elderly in the nursing home Harapan Ibu Ngaliyan Semarang with the direction of positive and level of high closeness. Advice??????????????? : For nursing service can apply the the practice of sleep hygiene that can be made in the independent intervention of nurses in an effort to improve the quality of elderly sleep.Keywords??????????? : Sleep hygiene, sleep quality, elderly.References???????? : 36 (2006-2017)
GAMBARAN PERSEPSI MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG KINERJA PRECEPTOR KLINIK
apriana, rista apriana
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.64 KB)
Tujuan penelitian yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi mahasiswa tentang kinerja preceptors pada proses bimbingan klinik di rumah sakit. Tujuan jangka panjang dalam penelitian ini adalah terwujudnya sistem pendidikan keperawatan yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan keperawatan yang profesional dan memiliki daya saing baik nasional maupun internasional . Penelitian ini berjenis deskriptif . Preceptors disini adalah perawat yang berperan sebagai pembimbing dalam praktik klinik mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan semester 5 yang telah melaksanakan praktek klinik . Jumlah sampel yang digunakan adalah 80 mahasiswa. Analisis univariat untuk menggambarkan persepsi mahasiswa tentang kinerja preceptors dalam pembimbingan praktik klinik di rumah sakit dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar mahasiswa keperawatan mempersepsikan baik kinerja preceptor klinik yaitu sebesar 52,5% dan sisanya 47,5 kurang baik.Kata kunci: persepsi, kinerja, preceptor
PERILAKU CARING PERAWAT DAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT
Susanti, Tri Yuli;
Apriana, Rista
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.931 KB)
Latar Belakang : Caring merupakan komponen yang sangat penting dalam keperawatan dan merupakan inti dari praktek keperawatan karena mengandung nilai-nilai humanistik, menghormati kebebasan manusia, menekankan pada peningkatan kemampuan dan kemandirian, peningkatan pengetahuan dan menghargai setiap manusia. Perawat yang mempunyai nilai dan jiwa caring mempunyai perilaku kerja yang sesuai dengan prinsip etik dikarenakan kepedulian perawat yang memandang klien sebagai makhluk humantistik, sehingga termotivasi untuk memberikan pelayanan keperawatan yang bermutu tinggi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit. Metode : Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif non eksperimen dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan tehnik Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank dengan batas kemaknaan 0,05. Hasil : Terdapat 74,8% perawat berperilaku caring dan 80,5% pasien merasa puas dengan hasil uji statistik nilai p value 0,039 ? ?= 0,05 r = (0,187). Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien
DAMPAK CYBERBULLYING TERHADAP DEPRESI PADA MAHASISWA PRODI NERS
Aini, Khusnul;
Apriana, Rista
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 6, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (74.666 KB)
|
DOI: 10.26714/jkj.6.2.2018.91-97
Perkembangan jejaring sosial saat ini sangat pesat, dan paling banyak pengguna jejaring sosial adalah remaja dalam hal ini adalah mahasiswa. Jejaring sosial juga dijadikan sebagai tempat mengeluarkan segala bentuk luapan emosi, dan sering juga mengungkapkan kemarahan dalam bentuk caci maki dan hinaan pada orang lain yang disebut dengan cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak cyberbullying terhadap depresi mahasiswa Prodi Ners STIKES Widya Husada Semarang. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat I dan II yang berjumlah 70 mahasiswa.Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional, kuantitatif dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuisioner tentang pengalaman cyberbullying dan pengukuran kejadian depresi berdasarkan Beck’s Depression Scale. Data dianalisi dengan uji Range Spearman. Menunjukkan hasil p-value 0,02 (<0,05)dan r= 0,273. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah cyberbullying berdampak pada kejadian depresi pada mahasiswa.Dari hasil tersebut diharapkan upaya pencegahan cyberbullying pada mahasiswa serta penanganan kasus depresi yang diakibatkan karena kejadian cyberbullying. Kata kunci: Dampak, cyberbullying, depresi THE IMPACT OF CYBERBULLYING TO STUDENTS’ DEPRESSION OF NURSING PROGRAM HIGHER SCHOOL ABSTRACTThe development of social networking today is very fast, and the most of social networking users in this case are students. Social networks also serve as the point of issuing any form of emotion, and often express anger in the form of verbal abuse and insults at others called cyberbullying. This study aims to determine the impact of cyberbullying against students’ depression of Nursing Program Widya Husada School of Health Sciences. Techniques in sampling used purposive sampling and the sample in this study were students of level I and II which amounted to 70 students. This study used cross sectional study design, quantitative by using research instrument in the form of questionnaire about cyber bullying experience and measurement of depression incidence based on Beck's Depression Scale. Data were analyzed by quantitative descriptive with Spearman Range test. The result shown p-value 0,02 (<0,05) and r= 0,273. The conclusions of this research is cyberbullying impact on the incidence of depression of students. From the results of this study is expected to prevent cyber bullying efforts on students and handling cases of depression caused by the incidence of cyber bullying. Keywords : Impact, cyberbullying, depression
PERILAKU CARING PERAWAT DAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT
Susanti, Tri Yuli;
Apriana, Rista
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52020/jkwgi.v3i1.1078
Caring merupakan komponen yang sangat penting dalam keperawatan dan merupakan inti dari praktek keperawatan karena mengandung nilai-nilai humanistik, menghormati kebebasan manusia, menekankan pada peningkatan kemampuan dan kemandirian, peningkatan pengetahuan dan menghargai setiap manusia. Perawat yang mempunyai nilai dan jiwa caring mempunyai perilaku kerja yang sesuai dengan prinsip etik dikarenakan kepedulian perawat yang memandang klien sebagai makhluk humantistik, sehingga termotivasi untuk memberikan pelayanan keperawatan yang bermutu tinggi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif non eksperimen dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan tehnik Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank dengan batas kemaknaan 0,05. Terdapat 74,8% perawat berperilaku caring dan 80,5% pasien merasa puas dengan hasil uji statistik nilai p value 0,039 ≤ α= 0,05 r = (0,187). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien
GAMBARAN PERSEPSI MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG KINERJA PRECEPTOR KLINIK
apriana, rista apriana
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52020/jkwgi.v3i2.1256
Tujuan penelitian yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi mahasiswa tentang kinerja preceptors pada proses bimbingan klinik di rumah sakit. Tujuan jangka panjang dalam penelitian ini adalah terwujudnya sistem pendidikan keperawatan yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan keperawatan yang profesional dan memiliki daya saing baik nasional maupun internasional . Penelitian ini berjenis deskriptif . Preceptors disini adalah perawat yang berperan sebagai pembimbing dalam praktik klinik mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan semester 5 yang telah melaksanakan praktek klinik . Jumlah sampel yang digunakan adalah 80 mahasiswa. Analisis univariat untuk menggambarkan persepsi mahasiswa tentang kinerja preceptors dalam pembimbingan praktik klinik di rumah sakit dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar mahasiswa keperawatan mempersepsikan baik kinerja preceptor klinik yaitu sebesar 52,5% dan sisanya 47,5 kurang baik.Kata kunci: persepsi, kinerja, preceptor
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KEPATUHAN PENGISIAN SURGICAL PATIENT SAFETY CHECKLIST PADA PERAWAT DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT ST. ELISABETH SEMARANG
Apriana, Rista;
astuti, Windy;
Dedy, Yogi
Jurnal Ners Widya Husada Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Widya Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.121 KB)
|
DOI: 10.33666/jners.v3i1.160
Beban kerja perawat adalah seluruh kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh seorang perawat selama bertugas di suatu unit pelayanan keperawatan (Marquis dan Huston, 2004 dalam I GST A.A Putri Mastini 2013). Beban kerja perawat sangat berpengaruh terhadap kepatuhan pengisian Surgical Patient Safety Checklist di Instalasi Bedah Sentral RS St. Elisabeth Semarang, beban kerja sebagian besar (41,9%) memiliki beban kerja kurang sedangkan minoritas memiliki proporsi yang sama (29,0%) memiliki beban kerja proporsional dan berlebih. Kurang lengkapnya pengisian Surgical Patient Safety Checklist disebabkan oleh beban kerja yang berlebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Beban Kerja dengan Kepatuhan Pengisian Surgical Patient Safety Checklist pada Perawat di Instalasi Bedah Sentral RS St. Elisabeth Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat Instalasi Bedah Sentral RS St. Elisabeth Semarang tahun 2017 dengan jumlah sampel sebanyak 31 responden. Penentuan sampel menggunakan total sampling dan data dianalisis menggunakan uji Spearman rank dengan taraf kesalahan 5%. Berdasarkan penelitian mayoritas 13 responden (41,9%) memiliki beban kerja kurang sedangkan minoritas memiliki proporsi yang sama 9 responden (29,0%) memiliki beban kerja proporsional dan berlebih sedangkan pada kepatuhan pengisian mayoritas 20 reponden (64,5%) tidak mengisi lengkap Surgical Patient Safety Checklist sedangkan minoritas 11 responden (35,5%) mengisi lengkap Surgical Patient Safety Checklist . Dari hasil analisa uji Spearman Rank yang dilakukan bantuan program computer SPSS di dapatkan hasil nilai koefisien korelasi -0,547 masuk dalam kategori kuat, dan diperolah nilai p Value = 0,001 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak, ini berarti secara statistik ada Hubungan Beban Kerja dengan Kepatuhan Pengisian Surgical Patient Safety Checklist pada Perawat di Instalasi Bedah Sentral RS St. Elisabeth Semarang. Ada Hubungan Beban Kerja dengan Kepatuhan Pengisian Surgical Patient Safety Checklist pada Perawat di Instalasi Bedah Sentral RS St. Elisabeth SemarangKata Kunci : Beban Kerja; Kepatuhan
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA RSUD R. A. KARTINI JEPARA
Apriana, Rista;
Kustriyani, Menik;
Augustin, Rakhma Dwi
Jurnal Ners Widya Husada Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Widya Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (217.764 KB)
|
DOI: 10.33666/jners.v3i1.166
Latar Belakang : Komunikasi interpersonal merupakan suatu proses penyampaian pesan, informasi, pikiran, sikap tertentu antara 2 orang atau lebih. Komunikasi interpersonal dapat menggambarkan kinerja seorang perawat, Kinerja perawat merupakan hasil kerja yang dicapai baik secara kualitas maupun kuantitas dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan, komunikasi interpersonal relationships perawat sangat mempengaruhi kinerja. Perawat yang professional membutuhkan lebih dari sekedar pengetahuan dan keterampilan teknikal, akan tetapi juga membutuhkan keterampilan melakukan komunikasi interpersonal relationships.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini kuantitatif non eksperimental. Tehnik sampling dengan Total Sampling, sampel sejumlah 52 responden. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner kemudian di olah kedalam uji statistik Spearman Rank.Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil analisis statistik dengan Rank Spearman, di dapatkan nilai p value = 0,000 = 0,05 (5%) Ha diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa adaKomunikasi Interpersonal terhadap Kinerja Perawat Pelaksana RSUD RAA. Kartini Jepara.Kesimpulan Penelitian : Ada sehingga dapat dikatakan bahwa adaKomunikasi Interpersonal terhadap Kinerja Perawat Pelaksana RSUD RAA. Kartini Jepara.Kata Kunci : komunikasi interpersonal, kinerja perawat.
HUBUNGAN ANTARA SLEEP HYGIENE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU NGALIYAN SEMARANG
Apriana, Rista;
Retnaningsih, D.;
Rahmah, Ifana Z.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.471 KB)
|
DOI: 10.33666/jners.v2i1.143
HUBUNGAN ANTARA SLEEP HYGIENE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU NGALIYAN SEMARANGXvi+ 86 halaman + 7 tabel + 2 Gambar + 12 Lampiran Latar Belakang : Kualitas tidur adalah kemampuan individu untuk tetap tertidur dan mendapatkan tidur REM dan NREM yang pas. Perubahan tidur akibat proses penuaan pada lansia dapat mempengaruhi kualitas tidur. Sehingga lanjut usia perlu mendapatkan praktik sleep hygiene yang baik dan tepat agar dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang.Metode : Metode penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 lansia.Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji rank spearman dengan nilai signifikasi 5%.Hasil : Hasil uji rank spearman di dapatkan bahwa ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan nilai p value = 0,000 yang berarti ?0,05 (5%), maka H0ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan : Ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan arah korelasi positif dan tingkat keeratan tinggi.Saran : Untuk pelayanan keperawatan dapat menerapkan praktik sleep hygiene yang dapat di jadikan intervensi mandiri perawat dalam upaya meningkatkan kualitas tidur lansia Kata Kunci : Sleep hygiene, kualitas tidur, lansia.Daftar Pustaka : 37 (2006-2017)