Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Inseminasi Buatan Menggunakan Pejantan Unggul Pada Sapi Limousin dan Bali di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Lukman HY; Enny Yuliani; Lalu Wirapripadi; Rodiah Rodiah; Mardiansyah Mardiansyah
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Anim
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v9i1.176

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan Inseminasi Buatan yang di inseminasi dengan sperma beku sapi Bali dan sapi Limousin di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat, berdasarkan perhitungan parameter nilai Non Return Rate (NRR), Service Per Conception (S/C) dan Conception Rate (CR). Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode survey pada 90 orang peternak sapi Bali yang terdaftar sebagai akseptor IB. Data yang dikumpulkan ditabulasi dan dianalisis menggunakan standar statistik sederhana yaitu persentase, rata-rata dan standar deviasi. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai Non return rate (NRR) sapi Bali adalah 50,9% dan sapi Limousin sebesar 88,5%. Nilai Service per conception (S/C) sapi Bali adalah 1,56. Nilai Conception rate (CR) sapi Bali adalah 50,9% sedangkan sapi Limousin 88,5%. Hasil pengujian menunjukan kecenderungan yang berbeda antara semen pejantan sapi Limousin dan sapi Bali dimana sapi Limousin menunjukan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan sapi Bali. Tingkat pengetahuan peternak tentang pada reproduksi dan teknologi inseminasi buatan berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan inseminasi buatan.
Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate lukmanHy lukmanHy; Enny Yuliani; Lalu Ahmad Zaenuri; I Wayan Lanus Sumadiasa; Mardiansyah Mardiansyah; Ryan Aryadin Putra
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada pembibitan sapi potong lokal dengan menggunakan berbagai bangsa pejantan berdasarkan Service Per Conception (S/C), Non-Return Rate (NRR), dan Conception Rate (CR) di Kabupaten Lombok Barat. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dan observasi terhadap 270 ekor sapi dengan masing-masing sebanyak 90 ekor akseptor IB per kecamatan dengan pejantan sapi Bali, Simmental, Limousin, Brahman, dan Angus. Peternak yang menjadi sampel ditentukan secara quota sampling dari 3 kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan persentase S/C, NRR, dan CR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan IB terbaik berdasarkan S/C adalah dengan menggunakan semen sapi Bali, Simental, dan Limousin (1,15, 1,16, dan 1,25), sedangkan untuk sapi Angus dan Brahman 1,30 dan 1,33. Semen sapi Bali, Simental, dan Limousin menghasilkan NRR (84,55; 78,84; 75,0%), sedangkan Angus 66,66%. Nilai CR untuk semen sapi Bali, Simental, Limousin, Brahman, dan Angus masing-masing adalah 79,41; 71,15; 72,5; 66,66; dan 69,69%. Sapi jantan Bali, Simental, dan Limousin merupakan pejantan terbaik untuk keberhasilan IB, sedangkan sapi jantan Brahman dan Angus kurang diminati (12,22 dan 3,30%). Disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan yang paling tinggi ditunjukkan pada penggunaan semen sapi Bali dibandingkan dengan penggunaan semen sapi Simental, Limousin, Brahman, dan Angus.
Pemanfaatan Semen Kambing Boer Untuk Meningkatkan Produktifitas Kambing Lokal Di Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Lukman HY; Zaenuri, L. Ahmad; Rodiah; Yuliani, Enny; Sumadiasa, I Wayan Lanus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8944

Abstract

Penerapan teknologi inseminasi buatan menggunakan sperma kambing Boer untuk meningkatkan mutu genetic kambing lokal dan meningkatkan pendapatan peternak di kecamatan Pemenang desa Pemenang Barat telah dilakukan pada tanggal 1 bulan Juni 2024. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan tehnologi reproduksi di pedesaan sekaligus dalam meningkatkan produktivitas melalui peningkatkan mutu genetik kambing lokal. Metode /bentuk kegiatan adalah penyuluhan atau ceramah dan diskusi dengan sasaran petani peternak yang memiliki ternak kambing yang akan di inseminasi (IB) atau pemelihara ternak kambing yang tertarik tentang tehnologi IB. Hasil evaluasi menunjukkan, bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berjalan cukup baik. Respon dan antusiasme peserta penyuluhan dalam diskusi sangat baik. Penilaian sangat baik karena sambutan dari Kepada desa/tokoh atau pemuka masyarakat untuk dapat merealisasikan pengetahuan tentang IB menggunakan sperma kambing Boer pada ternaknya. Kesimpulan, pengetahuan dan pemahaman peserta setelah kegiatan penyuluhan tentang penerapan teknologi IB menggunakan sperma kambing Boer dapat dinilai baik. Penilaian ini berdasarkan respon peserta dan pemuka masyarakat ada peningkatan, sehingga hal ini merupakan faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan IB pada waktu yang akan datang.
Detection of Brucellosis in Bali Cattle (Bos Sondaicus ) in Bolo District, Bima Regency Karni, Ine; Lukman HY; Kuntum Khoirani; Burhan; Oscar Yanuariyanto
Jurnal Riset Veteriner Indonesia (Journal of The Indonesian Veterinary Research) VOLUME 7, No 1, JANUARY 2023
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jrvi.v7i1.21279

Abstract

This study aims to determine the incidence of Brucellosis in Bali cattle in Bolo district, Bima regency, based on serological tests (seroprevalence). The sample used in this study was cattle serum. Serum samples were obtained from 70 Bali cattle aged over one year. The detection method, namely the Rose Bengal Test, detects the incidence of Brucellosis. Samples in the form of serum are reacted with Brucella sp. antigen to see antibodies in the serum. The working principle of the Rose Bengal Test is to see whether there is agglutination or not. The results of this study will be an indicator to determine the presence or absence of Brucellosis in Bali cattle in Bolo district, Bima regency. Then the monitoring and control can be established by relevant stakeholders, especially the Livestock and Animal Health Service of Bima Regency. The data obtained from serum samples that describe the positive or negative for Brucellosis is presented descriptively by explaining each sample origin's seropositive and seronegative results. The results showed that in all samples from Bali cattle in the District of Bolo, as many as 70 samples reacted negatively to the Rose Bengal Test. This result indicates that the cattle on Sumbawa Island are not infected with Brucellosis. Keywords: Brucellosis, Reproductive Disorders, Bali Cattle, Rose Bengal Test