Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Evaluasi Ukuran-Ukuran Tubuh pada Sapi Belgian Blue, Peranakan Ongole dan Silangannya Aminurrahman Aminurrahman; Rudy Priyanto; Jakaria Jakaria
Jurnal Agripet Vol 21, No 1 (2021): Volume 21, No. 1, April 2021
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v21i1.17684

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan menganalisis ukuran-ukuran tubuh pada sapi Belgian Blue, Peranakan Ongole dan silangannya. Sapi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 ekor terdiri atas 7 ekor sapi Belgian Blue (BB), 8 ekor sapi Peranakan Ongole (PO) dan 15 ekor silangannya (BBxPO) yang dipelihara di Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang Bogor, Indonesia. Peubah ukuran-ukuran tubuh yang diamati adalah panjang badan, tinggi pundak, dalam dada, lebar dada, lingkar dada, tinggi pinggul dan lebar pinggul, sedangkan indeksasi yang dihitung adalah weight, height slope, length index 1, length index 2, width slope, depth index dan foreleg length. Data ukuran-ukuran tubuh pada setiap bangsa sapi dikoreksi berdasarkan umur dan jenis kelamin. Selanjutnya data ukuran-ukuran tubuh dan nilai indeksasi dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan program SAS 9.4. Analisis Komponen Utama (AKU) dengan pendekatan biplot dianalisis menggunakan program XLSTAT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran-ukuran tubuh dan indeksasi pada setiap bangsa sapi berbeda (P0.05). Hasil analisis komponen utama memperlihatkan bahwa ketiga bangsa sapi yang dianalisis secara jelas terpisah baik sapi BB, PO dan silangannya. Bangsa sapi BB dan silangannya (BBPO) memiliki karakter peubah spesifik dan menjadi penciri pada setiap bangsa sapi. Dengan demikian arah seleksi dapat mengacu pada karakter yang diinginkan sebagai sapi penghasil tipe pedaging. Evaluation of the Body Measurements on Belgian Blue, Peranakan Ongole and Its Crossbreed Cattle ABSTRACT. This study was aimed to evaluate and analyze body measurements in Belgian Blue (BB), Ongole Breed (PO) and its crossbreed (BBPO) cattle. The number of cattle used in the study were 30 heads, with 7 heads of Belgian Blue cattle, 8 heads of Ongole breed cattle, and 15 heads of its crossbreed cattle were kept in the Animal Embryo Centre (BET) Cipelang Bogor. The variables observed were body length, withers height, chest depth, chest width, girth depth, rump height, and hip-width and the calculated indexations were weight, height slope, length index 1, length index 2, width slope, depth index, and foreleg length. The body measurement data on each breed of cattle was corrected by age and sex. Furthermore, analysis of body measurement and indexing was using Analysis of variance (ANOVA) with SAS program 9.4. As for Principal Component Analysis (PCA) with a biplot approach analyzed using XLStat program. The result showed that body measurement and indexing on each breed of cattle was different (P0.05). The result of principal component analysis (PCA) suggested that the three breeds analyzed to separate the BB, PO, and it's a crossbreed. The BB and its crossbreed had specific character and became an identifying mark in every breed of cattle. Thus, the direction of the selection can refer to the qualities desired as producing beef cattle type.
Physical Quality and Organoleptic Quality of Mutton Meatballs with The Addition of Cassava Flour at Different Levels: Kualitas Fisik Dan Mutu Organoleptik Bakso Daging Kambing Dengan Penambahan Tepung Singkong Pada Level Yang Berbeda Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Gifari, Zaid Al; Septian, I Gede Nano; Aminurrahman, Aminurrahman
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.1.15-24

Abstract

This study aims to determine the effect of the addition of cassava flour in various levels on the physical and organoleptic quality of meatballs made from mutton. The physical and organoleptic quality tests included measurements of pH, cooking shrinkage, yield, aroma, taste, colour, and texture. The research design applied was a completely randomized design (CRD) with four treatments and five repetitions. For data analysis, ANOVA was used on physical parameters and organoleptic test with Kruskal Wallis method. The findings of the study showed that the highest pH, cooking shrinkage, and yield were achieved in P3, which was with the addition of cassava flour at the level of 20%. Aroma, flavour, and texture did not show a significant effect on the variation of the level of cassava flour addition. However, colour has a significant effect related to the level of cassava flour addition of 20%. It can be concluded that the addition of cassava flour at the level of 20% can affect the colour, pH, cooking shrinkage and yield of mutton meatballs.
Integration Of Genetic And Nutritional Factors In The Production And Quality Of Dairy Goat Milk: A Review: Integrasi Faktor Genetik Dan Nutrisi Dalam Produksi Dan Kualitas Susu Kambing Perah : Review Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Aminurrahman, Aminurrahman; Wandira, Ica Ayu; Gifari, Zaid Al; Septian, I Gede Nano; Anwar, Khairil
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.1.57-71

Abstract

The need for animal protein in Indonesia continues to increase, driving the popularity of goat milk as an alternative to cow's milk that is easier to digest and has health benefits. This study aims to review genetic and nutritional factors that affect the production and quality of dairy goat milk. The method used is a literature review of relevant scientific sources. Data analysis was carried out qualitatively. The results of the study indicate that genetic and nutritional factors play a major role in goat milk production. Imported goats such as Alpine (2,633 liters/lactation) and Saanen (2,621 liters/lactation) are more productive than local breeds such as Sapera (264.6 liters/lactation) and Peranakan Etawa (154.3 liters/lactation), supported by strict genetic selection and optimal maintenance management. Milk composition also varies, with Senduro goats having the highest total solids (14.30%), protein (3.74%), and fat (6.40%) compared to Alpine. Nutrition plays an important role in supporting milk production, with high protein sources such as lamtoro (32.0%) and turi (31.29%), as well as fat from turi (7.57%) and indigofera (6.15%) which increase milk fat content. Genetic and nutritional factors affect the production and quality of goat milk, with imported goats being more productive and Senduro goats being superior in milk composition. Proper feed and good management improve milk quality and livestock health. Understanding these genetic and nutritional factors is expected to be the basis for efforts to increase the productivity and quality of dairy goat milk in Indonesia
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK SAPI KELOMPOK TERNAK IYE GATI DI DESA SUKADANA, KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aminurrahman, Aminurrahman; Depamede, Sulaiman Ngongu; Suhardiani, Roro Agustien; Purnamasari, Dwi Kusuma; Noersidiq, Azhary; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Musanip, Musanip; Fahrullah, Fahrullah; Muhsinin, Muhammad; Maslami, Vebera; Gifari, Zaid Al
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6720

Abstract

Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati diDesa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalampemeliharaan, perkandangan, kesehatan, dan reproduksi sapi potong. Keberhasilanpeternakan bergantung pada pembibitan, pakan, dan manajemen pemeliharaan, denganfaktor non-genetik berkontribusi besar terhadap efisiensi reproduksi. Pengabdian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapiyang dilakukan di Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengah. Kurangnya pengetahuan peternak dalam pemeliharaanmenjadi tantangan utama. Penyuluhan dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkanwawasan peternak serta mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (SDGspoin 2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui survei, wawancara,observasi, pemaparan materi, dan diskusi untuk meningkatkan produktivitas peternakan diDesa Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemenpemeliharaan. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatansignifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasilevaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalahyang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya,penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapi di Kelompok Ternak Desa Sukadana telahmemberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi danvariasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensifuntuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Peningkatan Kapasitas Peternak Tradisional melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan, Pakan, dan Pemeliharaan Sapi Semi-Intensif di Desa Teniga, Lombok Utara Gifari, Zaid Al; Andriati, Rina; Ashari, M.; Poerwoto, Happy; Suhardiani, Rr. Agustien; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Septian, I Gede Nano; Putra, Ryan Aryadin; Anwar, Khairil
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6810

Abstract

Desa Teniga, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi peternakan sapi yang cukup besar, namun sebagian besar masyarakatnya masih menerapkan sistem pemeliharaan secara tradisional dan semi-intensif. Tantangan yang dihadapi peternak mencakup rendahnya pemahaman tentang manajemen kesehatan ternak, pemberian pakan yang kurang optimal, serta teknik pemeliharaan yang belum terstandarisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan pada optimalisasi manajemen kesehatan, pakan, dan pemeliharaan sapi. Metode pelaksanaan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan interaktif, serta demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak terhadap pentingnya sanitasi kandang, pemberian pakan berbasis nutrisi, serta pengelolaan kesehatan sapi secara preventif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peternak tradisional di Desa Teniga mampu menerapkan praktik pemeliharaan sapi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga peternak.
Identification of Nuisance Animals in Edible Bird's Nest Farming in Tanjung, North Lombok Regency Septian, I Gede Nano; Aminurrahman, Aminurrahman; Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Gifari, Zaid Al
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 2 (2025): April-Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i2.9120

Abstract

The cultivation of edible bird's nest in North Lombok Regency is experiencing rapid growth. This can be attributed to the rising demand for edible bird's nest products. Nevertheless, the primary challenge to its advancement is the presence of nuisance animals. The objective of this study was to identify and categorise nuisance animals present in edible bird's nest cultivation sites within the boundaries of the Tanjung sub-district. The present study employed a descriptive qualitative approach, with data collection undertaken via purposive sampling. The findings of this study identified seven species of nuisance animals in edible bird’s nest cultivation in the area of Tanjung Subdistrict. The following animals are included in this category: snakes, rats, geckos, owls, bats, cockroaches, and ants. These animals have the capacity to exert a direct influence on the swiftlet population, thereby diminishing edible bird’s nest production, particularly within the confines of the Tanjung Subdistrict.
Efektivitas Isolasi Trichoderma sp. Pada Substrat Tepung Singkong terhadap Jumlah Gula Pereduksi, pH, dan Total Hasil Fermentasi Sebagai Feed Additive Alami untuk Pakan Broiler Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Aminurrahman
JAS Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Animal Science (JAS) - April 2025
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi Trichoderma sp. pada substrat tepung singkong merupakan salah satu inovasi teknologi alami untuk menghasilkan feed additive alami pada pakan broiler sebagai pengganti antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Trichoderma sp. pada substrat tepung singkong dengan variabel yang diamati yaitu jumlah gula pereduksi, pH, dan total spora yang dihasilkan Trichoderma sp. dalam memfermentasi tepung singkong. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor. Faktor A adalah berat media tepung singkong (100 gram dan 150 gram) dengan Faktor B yaitu persentase Trichoderma sp. (0%, 3%, 5%, 7%). Setiap satuan percobaan diinkubasi selama 21 hari untuk kemudian diamati pengaruh pertumbuhannya terhadap uji hemositometer, pH, dan gula reduksi. Data dianalisis menggunakan Two Way Analysis of Variance (Two Way ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% yang dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) dengan menggunakan SPSS 2.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan persentase Trichoderma sp. berbeda nyata (P<0,05) dengan hasil perlakuan terbaik pada persentase Trichoderma sp 5%. dari berat total media tepung singkong yang diinkubasi selama 3 minggu dengan kadar gula reduksi 0,39%, nilai pH 4,40 dan jumlah spora optimum yang dihasilkan adalah 6,2 x 109 cfu/g.
Qualitative Traits and Body Condition Score (BCS) of Buffaloes in Mount Sangiang Wandira, Ica Ayu; Sadia, I Nyoman; Dohi, Muhammad; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Pertiwi, Eva Amalia; Nurjanah, Luluk lailatun
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9636

Abstract

Buffaloes in different regions of Indonesia exhibit unique physical characteristics influenced by genetics and environment, making them an important subject for morphological and condition assessments. This study aims to determine the qualitative traits and body condition score buffaloes in Mount Sangiang. This research is a descriptive observational study that involves both qualitative and/or quantitative sampling in the field, with a descriptive explanation using purposive sampling method. The study material includes 30 buffaloes, consisting of 15 males and 15 females, each of which was previously marked with identification tags. The results show that buffaloes in Mount Sangiang exhibit qualitative traits such as gray, black, and blonde hair colors; horn shapes of 'kerung' and 'baplang'; tail colors of black and brown; lower leg colors of white and pink; the presence of 1, 2, 3, and 4 whorls; flat and curved dorsal lines; and 2 white collar lines. The BCS for buffaloes in Mount Sangiang is 3 for male buffalo calf, young males, adult males, female buffalo calf, and heifers, while adult females have a BCS of 4.
Exploring the nutritional and functional potential of forage-based diets in poultry feeding systems: a systematic review toward sustainable avian nutrition Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Nano Septian, I Gede; Al Gifari, Zaid
Environmental and Agriculture Management Vol 2 No 2 (2025): Environmental and Agriculture Management : November 2025
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Islam Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/eam.2.2.87-103

Abstract

The rising demand for sustainable and welfare-conscious poultry production has driven renewed interest in forage-based feeding systems. This systematic review explores the nutritional and functional roles of various forage types such as legumes, grasses, and aquatic plants in poultry diets. The review synthesizes evidence from recent Scopus-indexed publications, focusing on nutrient composition, bioactive properties, performance outcomes, and potential limitations. Forages provide protein, essential fatty acids, antioxidants, and phytochemicals that can enhance feed efficiency, immunity, gut health, and product quality in poultry. Their integration also aligns with circular agriculture principles and improves animal welfare through behavioral enrichment. However, the practical adoption of forage in poultry systems is constrained by variability in nutritional value, the presence of anti-nutritional factors (ANFs), low digestibility, and seasonal availability. Strategies such as fermentation, enzyme supplementation, and preservation techniques offer promising solutions to these challenges. This review identifies key research gaps, including the need for standardization of forage nutritional profiles, optimal inclusion rates, and long-term health impacts. Future directions highlight the potential of integrating precision nutrition technologies and policy support to enhance forage-based systems. Overall, forage represents a valuable component of sustainable poultry feeding strategies that balance performance, welfare, and environmental stewardship.
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK SAPI KELOMPOK TERNAK IYE GATI DI DESA SUKADANA, KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aminurrahman, Aminurrahman; Depamede, Sulaiman Ngongu; Suhardiani, Roro Agustien; Purnamasari, Dwi Kusuma; Noersidiq, Azhary; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Musanip, Musanip; Fahrullah, Fahrullah; Muhsinin, Muhammad; Maslami, Vebera; Gifari, Zaid Al
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6720

Abstract

Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati diDesa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalampemeliharaan, perkandangan, kesehatan, dan reproduksi sapi potong. Keberhasilanpeternakan bergantung pada pembibitan, pakan, dan manajemen pemeliharaan, denganfaktor non-genetik berkontribusi besar terhadap efisiensi reproduksi. Pengabdian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapiyang dilakukan di Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengah. Kurangnya pengetahuan peternak dalam pemeliharaanmenjadi tantangan utama. Penyuluhan dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkanwawasan peternak serta mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (SDGspoin 2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui survei, wawancara,observasi, pemaparan materi, dan diskusi untuk meningkatkan produktivitas peternakan diDesa Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemenpemeliharaan. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatansignifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasilevaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalahyang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya,penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapi di Kelompok Ternak Desa Sukadana telahmemberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi danvariasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensifuntuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Co-Authors Abdi, Wahyu Indra Al Gifari, Zaid Al Gifari, Zaid amalia pratiwi, eva Amalyadi, Rezki Ashari, M. Azhari Noersidiq Azhary Noersidiq Dohi, Muhammad Dwi Kusuma Purnamasari, Dwi Kusuma Enny Yuliani Enny Yuliani Eva Amalia Pertiwi Eva Amalia Pratiwi Fahrullah Fahrullah Fahrullah Fahrullah Fitriyan Fadjar Suryadi, Muh. Aidil Gifari, Zaid Al H.Y. Lukman Hasma Hasma Hermansyah Hermansyah I Gede Nano Septian I Gede Nano Septian I Gede Nano Septian I Nyoman Sadia I Wayan Lanus Sumadiasa I Wayan Lanus Sumadiasa Ica Ayu Wandira Ica Ayu Wandira Ikhwan Firhamsah Ilhamsyah Ine Karni Ine Karni Ine Karni Ine Karni Ine Karni Jakaria Jakaria Junia Ayu Ninggrum, ⁠Vidia Karni, Ine Karni, Ine Khairil Anwar Khairil Anwar Khairil Anwar Khairil Anwar lailatun nurjanah, luluk Lalu Ahmad Zaenuri Lalu Ahmad Zaenuri, Lalu Ahmad Lalu Unsunnidhal Lukman HY Lukman HY, Lukman HY Luluk Lailatun Nurjanah M. Ridwan Saedi Malawati, Ima Moh Taqiuddin Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muhamad Ali Muhamad Ali Muhammad Amin Muhammad Dohi Muhammad Dohi Muhammad Muhsinin Muhsinin, Muhammad Musanip Musanip Musanip Musanip, Musanip Ni Ketut Dewi Haryani Nurjanah, Luluk lailatun Oscar Yanuarianto, Oscar Pertiwi, Eva Amalia Poerwoto, Happy Putra, Ryan Aryadin Rezki Amalyadi Rezki Amalyadi Rezki Amalyadi Rina Andriati, Rina Rodiah Rodiah Rr. Agustin Rudy Priyanto Ryan Aryadin Putra Sadia, I Nyoman Saedi, M. Ridwan Septian, I Gede N. Septian, I Gede Nano Suhardiani, Roro Agustien Suhardiani, Rr. Agustien Sukarne Sukarne Sulaiman Ngongu Depamede Sulaiman Ngongu Depamede Sumadiasa , I Wayan Lanus Unsunnidhal, Lalu Vebera Maslami Vebera Maslami Wandira, Ica A. Wandira, Ica Ayu Widiastuti, Lusia Komala Zaid Al Gifari Zaid Al Gifari