Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Management Nursing

Hubungan Beban Kerja Mental dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Early Warning Score System (EWSS) di Ruang Rawat Inap Mulyati, Dewi Sri; Safitri, Aisyah
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i3.167

Abstract

Latar Belakang: Kondisi kegawatan yang tidak teridentifikasi sejak dini dapat mengakibatkan terjadinya perburukan kondisi pasien, keterlambatan dalam memberikan penanganan, serta mengakibatkan angka kematian tinggi dan rendahnya mutu pelayanan keperawatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan beban kerja mental dengan tingkat kepatuhan perawat dalam penerapan Early Warning Score System (EWSS) di ruang rawat inap RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 46 perawat terdiri dari 22 perawat lantai 8 dan 24 perawat lantai 7. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen NASA-TLX dan lembar observasi kepatuhan penerapan EWSS. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistic Chi-Square. Hasil: Hasil analisis Chi-Square di dapatkan hasil (p= 0,046 (p=<0,05), OR CI = 0,163. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja mental dengan tingkat kepatuhan perawat dalam penerapan Early Warning Score System (EWSS) di ruang rawat inap RSUD Khidmat Sehat Afiat Kota Depok.
Pengaruh Strategi Pelaksanaan terhadap Kemampuan Self Care pada Pasien Defisit Perawatan Diri di Ruang Kenanga Rumah Sakit Jiwa Dr Soeharto Heerdjan Tahun 2023 Sainyakit, Elisabeth; Agustina, Marisca; Safitri, Aisyah
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 4 (2024): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i4.195

Abstract

Latar Belakang: Defisit perawatan diri pada pasien ditandai dengan menolak melakukan perawatan diri, karena tidak mampu mandi atau mengenakan pakaian, dan berhias secara mandiri, serta minat untuk melakukan perawatan diri menjadi berkurang. sehingga diperlukan strategi pelaksanaan yang dapat meningkatkan kemampuan perawatan diri. Strategi pelaksanaan antara perawat dan pasien merupakan keseimbangan dalam pelayanan. Tujuan: Untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh strategi pelaksanaan terhadap kemampuan self care pada pasien defisit perawatan diri di Ruang kenanga RSJ. Dr. Soeharto Heerdjan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasy– eksperiment dengan pendekatan rancangan one group pre – post – test. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien defisit perawatan diri di ruang melati Rs jiwa Dr Soeharto Heerdjan sebanyak 15  pasien.  Teknik yang akan digunakan dalam penelitian ini, yaitu teknik non – probability sampling dengan metode purposive sampling. jumlah sampel yang akan diberikan intervensi sebanyak 15 Pasien defisit perawatan diri di ruang Kenanga Rs Jiwa Dr Soeharto Heerdjan. Kriteria inklusi untuk penelitian ini adalah Pasien dengan diagnosa defisit perawatan diri. Pada penelitian ini menggunakan instrument alat ukur berupa  lembar observasi. Analisa data  dengan bantuan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 2 pasien  kurang atau tidak mampu melakukan self care, setelah diberikan perlakuan strategi pelaksanaan terdapat 13 pasien mengalami peningkatan mampu tanpa bantuan dalam melakukan self care. Kesimpulan: Adanya pengaruh strategi pelaksanaan terhadap peningkatan  kemampuan self care pada pasien defisit perawatan diri berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil yang didapatkan dari 15 sampel pasien defisit perawatan diri bahwa terdapat pengaruh terhadap kemampuan self care dengan nilai (p=0,000).