Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Laktasi terhadap Pengetahuan dan Self Efficacy Ibu Menyusui di Puskesmas Waode Buri Buton Utara Masluroh, Masluroh; Risnayanti, Risnayanti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.16204

Abstract

ABSTRACT In 2020, UNICEF stated that the coverage of exclusive breastfeeding in the world reached 38%. Meanwhile in developing countries it is only 39%. Exclusive breastfeeding coverage in ASEAN countries such as India has reached 46%, in the Philippines 34%, in Vietnam 27% and in Myanmar 24%, while exclusive breastfeeding coverage in Indonesia in 2023 will only be 73.97%. North Buton Regency achieved exclusive breastfeeding for babies at 58%. There are three reasons why many mothers stop breastfeeding, incorrect latch while breastfeeding causes the newborn to have difficulty sucking (27.1%), breast milk does not meet the baby's needs (55.6%), and mothers believe that they are not getting enough breast milk (52 .2%). The level of knowledge is closely related to the success of exclusive breastfeeding. To determine the effectiveness of lactation education on the knowledge and self-efficacy of breastfeeding mothers. Quasy experimental with a one group pretest-posttest design research type. The sample in this study was all 40 breastfeeding mothers at the Waode Buri Buton North Community Health Center, in March - July 2024, the sampling technique was total sampling. Before being given lactation education, the majority of respondents had sufficient knowledge (47.5%) and afterward had good knowledge (72.5%). Before being given lactation education, the majority of respondents had low self-efficacy (62.5%) and afterward had high self-efficacy (100%). There is effectiveness of lactation education on the level of knowledge and level of Self Efficacy of breastfeeding mothers (p value 0.000). There is the effectiveness of lactation education on the level of knowledge and level of Self-Efficacy of breastfeeding mothers. It is hoped that health workers can increase education about lactation so that breastfeeding mothers have better knowledge. Keywords: Knowledge, Self Efficacy, Lactation Education  ABSTRAK UNICEF tahun 2020 menyebutkan cakupan pemberian ASI eksklusif di dunia mencapai 38%. Sementara dinegara berkembang hanya 39%. Cakupan ASI Eksklusif di Negara ASEAN seperti India sudah mencapai 46%, di Philipina 34%, di Vietnam 27% dan di Myanmar 24%, sedangkan cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia tahun 2023 hanya 73,97%. Kabupaten Buton Utara pencapaian ASI eksklusif pada bayi sebesar 58%. Ada tiga alasan mengapa banyak ibu berhenti menyusui, pelekatan yang salah saat menyusui menyebabkan bayi baru lahir kesulitan mengisap (27,1%), ASI tidak memenuhi kebutuhan bayi (55,6%), dan ibu percaya bahwa mereka tidak mendapatkan cukup ASI (52,2%). Tingkat pengetahuan sangat erat hubungannya dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Mengetahui efektivitas edukasi laktasi terhadap pengetahuan dan self efficacy ibu menyusui. Quasy eksperimental dengan jenis penelitian desain one grup pretest-postest design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui di Puskesmas Waode Buri Buton Utara, pada bulan Maret - Juli 2024 sebanyak 40 orang, teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Sebelum diberikan edukasi laktasi mayoritas responden berpengetahuan cukup (47,5%) dan sesudahnya berpengetahuan baik (72,5%). Sebelum diberikan edukasi laktasi mayoritas responden dengan self efficacy rendah (62,5%) dan sesudahnya dengan self efficacy tinggi (100%). Ada efektivitas edukasi laktasi terhadap tingkat pengetahuan dan tingkat Self Efficacy ibu menyusui (p value 0,000). Ada efektivitas edukasi laktasi terhadap tingkat pengetahuan dan tingkat Self Efficacy ibu menyusui. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan penyuluhan tentang laktasi sehingga ibu menyusui memiliki pengetahuan yang lebih baik. Kata Kunci: Pengetahuan, Self Efficacy, Edukasi laktasi 
STRATEGI EVENT ORGANIZER PT KYUU COMMUNCATION DALAM MENARIK MINAT MASYARAKAT PEKANBARU TERHADAP PENYELENGGARAAN KONSER MUSIK Risnayanti, Risnayanti
Jurnal Daya Saing Vol. 6 No. 2 (2020): Transformasi Digital, Kinerja Organisasi, dan Respons Pasar di Era Disrupsi 202
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v6i2.501

Abstract

Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab-bab sebelumnya serta melihat permasalahan terhadap Strategi PT Kyuu Communication dalam menarik minat masyarakat Pekanbaru terhadap penyelenggaraan konser musik : Event Organizer PT Kyuu Communication dalam menarik minat masyarakat terhadap penyelenggaraan konser musik Unity Pitstop pada tabel 5.1. yaitu sekitar 64% menyatakan sangat setuju dan menyatakan 36% setuju. Menurut pengamatan penulis strategi Kyuu Communication khususnya pada kegiatan konser. Adapun solusi untuk strategi meningkatkan peminat menonton konser ke Kota Pekanbaru adalah sebagai berikut : Peningkatan kualitas produk jasa event organizer, Mencari lokasi yang strategis dan Promosi. Lokasi penelitian dilaksanakan di PT Kyuu Communication yang berlokasi di Pekanbaru yang beralamat di jalan Jend. Sudirman 168A depan rumah sakit awal bross Pekanbaru yang dilakukan pada bulan Maret 2017 – September 2017. Dalam menganalisis data ini penulis menggunakan metode deskriptif yaitu dengan cara menganalisa data yang ada dan dihubungkan dengan data yang sebenarnya serta dirangkaikan dengan teori yang mendukung pembatasan masalah tersebut
SUMBER DAYA WISATA NAGARI TUO PARIANGAN SEBAGAI DESTINASI WISATA BUDAYA DI KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT Risnayanti, Risnayanti; Hanifa, Hanifa
Jurnal Daya Saing Vol. 6 No. 3 (2020): Kinerja Layanan, Dinamika Ekonomi Lokal, dan Strategi Adaptasi Bisnis di Masa P
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v6i3.559

Abstract

Berdasarkan dari latar belakang yang diuraikan bahwasannya Indonesia adalah negara yang memiliki potensi pariwisata yang cukup beragam dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa Negara memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dan menjadikan Kebudayaan sebagai investasi untuk membangun masa depan dan peradaban bangsa. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Tuo Pariangan. Nagari Tuo Pariangan ini berlokasi di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar Batusangkar Sumatera Barat dan di analisis serta diolah dengan menggunakan metode diskriptif analitik, yaitu dengan melakukan tabulasi terhadap data yang terkumpul, kemudian melakukan analisis baik secara komulatif maupun kualitatif guna mendapatkan gambaran dan disimpulkan secara deskriftif yang sesuai dengan tujuan penelitian. Adapun hasil penelitian didapatkan bahwa Sumber Daya Wisata Budaya Nagari Tuo Pariangan sangat istimewa perlunya strategi pemerintah kabupaten untuk mengembangkan kawasan Nagari Tuo Pariangan sebagai destinasi wisata budaya sudah dilakukan dengan baik namun belum maksimal dan dengan adanya Tanggapan wisatawan terhadap Nagari Tuo Pariangan di Kabupaten Tanah Datar rata-rata sudah cukup baik, para wisatawan mengakui akan keindahan wisata budaya Nagari Tuo Pariangan namun belum dikelola secara terjadwal.