Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JPMFKI

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERKAIT FAKTOR RESIKO STROKE PADA WARGA DESA NAMBO Aminoto, Toto; Laksono, Abdurahman Berbudi Bowo; Ali, Mohammad; Pasa, Alaia Pramesti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.388

Abstract

Latar Belakang : Fisioterapi komunitas merupakan kegiatan nyata dalam bentuk pendekatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu fisioterapi pada masalah gerak dan fungsi yang diterapkan pada masyarakat. Penyakit tidak menular (PTM) merupakan kelompok penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi dan tidak dapat ditularkan dari satu individu ke individu lainnya. Program pemberdayaan yang dilakukan kepada masyarakat berupa promotif yang bertujuan untuk mengetahui resiko stroke dan preventif dalam mengetahui resiko stroke untuk mencegah terjadinya stroke di lingkungan masyarakat. Tujuan : Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan peran mahasiswa fisioterapi pada masyarakat serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait faktor resiko stroke yang sering dialami oleh masyarakat lalu memberika edukasi pencegahan stroke. Metode : Penelitian ini merupakan rancangan pre-experimental untuk desain satu kelompok pre-post test dengan teknik quota sampling. Setelah program edukasi pengetahuan faktor resiko stroke, data lalu diolah dengan program komputer untuk mengetahui perbedaan hasil pengetahuan masyarakat terkait faktor resiko stroke. Kesimpulan : Terdapat peningkatan pemahaman masyarakat tentang risiko stroke setelah dilakukan pemberdayaan berupa edukasi tentang risiko stroke dan senam pencegahan stroke. Setelah mendapatkan edukasi tentang pencegahan risiko stroke dan mengikuti kegiatan senam pencegahan stroke, masyarakat Desa Nambo menunjukkan perubahan perilaku yang positif.
PROMOTIF PREVENTIF PENYAKIT MENULAR MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN DAN SENAM NAPAS SEHAT BERSAMA KADER DAN KERABAT PENDERITA TUBERKULOSIS TAHUN 2025 Syakib, Ahmad; Aminoto, Toto; Sariana, Erna; Haliza, Chantika Putri; Amru, Muhammad Naufal; Muslimah, Nida Fathiyyah; Ramadhani, Thahirah; Fikroh, Tiara Rojihatul; Husin, Muhamad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2025.435

Abstract

Abstrak : Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Berdasarkan data Kemenkes pada tahun 2024 terdapat 1.060.000 kasus baru dan 134.000 kematian setiap tahunnya akibat infeksi tuberkulosis. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini biasanya menyerang paruparu, tetapi juga dapat menyebar ke organ lain, sehingga dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius dan menurunkan kualitas hidup pengidap tuberkulosis. Oleh karena itu, fisioterapi memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi pasien tuberkulosis dan berperan dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran perilaku hidup sehat bagi seluruh kalangan masyarakat. Tujuan: Untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai isu tuberkulosis dengan meningkatkan pengetahuannya mengenai tuberkulosis itu sendiri serta meningkatkan perilaku hidup sehat. Metode: Berbentuk promotif preventif dengan memberikan penyuluhan berupa edukasi yang berkaitan dengan tuberkulosis dan pemberian latihan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien tuberkulosis yang mencakup latihan pursed lip breathing, latihanmobilisasi sangkar thorax, latihan batuk efektif dan latihan postur yang tepat, serta memberikan pemberdayaan yang dapat mencegah penularan penyakit tuberkulosis dengan meningkatkan imun melalui aktivitas fisik berupa senam napas sehat bersama. Hasil: Berdasarkan perbandingan data pre-test dan post-test, didapatkan hasil bahwasanya nilai mean pada pre-test sebesar 19,71(kurang) dan nilai mean pada post-test sebesar 29,06 (baik) yang artinya terlihat adanya peningkatan rata-rata yang signifikan setelah dilakukan pemberdayaan. Kesimpulan: Kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan untuk kader dan masyarakat yang memiliki kerabat pengidap tuberkulosis ini terlaksana dengan lancar, sistematik dan terorganisir dengan baik serta tercapai sesuai dengan tujuan utama.
OPTIMALISASI PERAN KADER MELALUI PROGRAM EDUKASI DAN SENAM NAPAS SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN TBC DI DESA NAMBO TAHUN 2025 Syakib, Ahmad; Aminoto, Toto; Sariana, Erna; Haloho, Ajeslin Fajar; Adiba, Fairuza; Fatana, Firda Anisa; Utami, Laras; Utari, Nabila Vinca; Romauli, Novita; Delfia, Wan Sella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2025.437

Abstract

Latar belakang: Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan global dan nasional. Di Indonesia, tingginya angka kejadian TBC salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat serta terbatasnya peran kader kesehatan dalam edukasi dan penanganan dini. Tujuan: untuk mengkaji efektivitas program edukasi dan senam napas sehat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran aktif kader kesehatan masyarakat di Desa Nambo, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis promotif dan preventif melalui penyuluhan, pelatihan senam napas sehat, serta pemeriksaan tanda vital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 13 kader dan 30 warga yang memiliki kerabat penderita TBC. Hasil: menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan baik pada kader (rata-rata skor meningkat dari 8,23 menjadi 13,46; p=0,000) maupun warga (dari 11,93 menjadi 17,47; p=0,000). Senam napas sehat terbukti membantu meningkatkan kapasitas paru dan imunitas, serta mudah diterapkan secara mandiri. Kesimpulan: program edukasi dan senam napas sehat efektif dalam memberdayakan kader sebagai agen promosi kesehatan dan mendukung upaya pencegahan serta penanganan TBC di komunitas.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN DAN KETERAMPILAN ANAK USIA 1-5 TAHUN MELALUI PROGRAM PLAY EXERCISE DAN SENAM BALITA DI DESA NAMBO Nasirudin, Yusuf; Aminoto, Toto; Ramadhan, Mohamad; Putri, Nabilah Dhiya; Wakhidah, Nadia Ima; Azizah, Nastia Wafa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.331

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program play exercise dan senam balita dalam meningkatkan kecerdasan dan keterampilan pada anak balita. Masa kanak-kanak merupakan masa yang sangat penting bagi perkembangan kognitif dan motorik. Melibatkan balita dalam kegiatan fisik yang terstruktur dapat meningkatkan kecerdasan dan keterampilan mereka secara signifikan. Senam balita, yang mengintegrasikan gerakan-gerakan yang menyenangkan dan latihan terstruktur, memiliki potensi sebagai pendekatan holistik untuk mendorong perkembangan dini. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan praktik tentang play exercise dan senam balita dalam meningkatkan kecerdasan dan keterampilan pada anak balita. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pengukuran pre-test dan post-test untuk tingkat pengetahuan. Sampel yang terdiri dari kelompok ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun di Desa Nambo. Analisis data melibatkan perbandingan skor sebelum dan sesudah penyuluhan dengan menggunakan metode statistik untuk menentukan efektivitas program. Hasil: Hasil pengukuran tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah didapatkan hasil bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu dengan nilai mean pre-test (3.33) dan post-test (5.85). Maka itu adanya peningkatan pengetahuan ibu balita tentang program play exercise dan senam balita dalam meningkatkan kecerdasan dan keterampilan pada anak balita di Desa Nambo.
LATIHAN SENAM KEBUGARAN JASMANI DAN PENGUKURAN TINGKAT KONSENTRASI WARGA JATISARI JATIASIH KOTA BEKASI JAWA BARAT aminoto, Toto; Agustina, Dwi; Putra, Sinar Perdana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.339

Abstract

berpikir jernih. Dengan Konsentrasi yang prima maka dapat melakukan kegiatan bekerja dengan baik dan Tingkat human error juga menurun. Manfaat dari pengabdian masyarakat ini untuk melakukan senam kebugaran jasmani terutama untuk kebugaran tubuh dan mengukur tingkat konsentrasi. Untuk mengukur Tingkat Konsentrasi digunakan alat berupa Stroop test mini card. kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan senam kebugarn jasmani dan pengukuran tingkat konsentrasi. Pada kegiatan senam kebugaran jasmani dihadiri hampir separuh warga, sedangkan untuk pengukuran Tingkat konsentrasi berdasarkan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik sampling ini berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa statistik yang digunakan adalah uji paired t-test yaitu nilai konsentrasi sebelum dan sesudah senam kebugaran jasmani. Hasil ini menunjukan bahwa sesudah senam kebugaran jasmani konsentrasi meningkat lebih baik