Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENCAPAIAN PEMERINTAHAN ITI OCTAVIA SEBAGAI BUPATI DI LEBAK TAHUN 2014-2018 Wijaya, Junior Hendri
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 3 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v3i2.66

Abstract

This study aims to determine the achievements of the government of Iti Octavia as Lebak Regent in 2014-2018. This research uses a qualitative method with literature study. The results of this study indicate that the achievement of Iti Octavia as Regent of Lebak in 2014-2018 has reached several fields, namely in the field of public services by developing Star Up, in the field of health by adding health facilities in each region and increasing participants of Health Insurance users, in addition in the field of Iti education Octavia has succeeded in improving quality in the Lebak district with the result of decreasing illiteracy rates, as well as increasing gross participation and pure enrollment rates (APK / APM) increasing at all levels of education.
Capaian Masa Pemerintahan Presiden BJ. Habibie dan Megawati di Indonesia Wijaya, Junior Hendri; Permatasari, Iman Amanda
Cakrawala Vol. 12 No. 2: Desember 2018
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v12i2.274

Abstract

BJ. Habibie dan Megawati merupakan presiden di Indonesia dengan masa kepemimpian tercepat. Hal itu dikarenakan dalam situasi menuntut untuk menggantikan presiden terdahulu yang lengser. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif historis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejarah capaian masa pemerintahan presdien BJ. Habibie dan Megawati. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah menunjukan Masa pemerintahan BJ. Habibie dan Megawati telah menghasikan capaian-capaian selama menjadi presiden Indonesia mesti dalam kurun waktu yang singkat. BJ Habibie berhasil menceta beberapa capaian semasa pemerintahannya yaitu  membentuk kabinet baru reformasi pembangunan, perbaikan bidang ekonomi, kebebasan berpendapat, melakukan reformasi dibidang politik, pelaksanaan sidang istimewa MPR pada tahun 1998, pemilihan umum pada tahun 1999. Begitu juga dengan masa pemerintahan Megawati telah menciptakan capaian semasa jabatannya sebagai presiden yaitu dibidang politik Megawati menciptakan kabinet gotong royong,  membuat kebijakan dalam mendirikan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi, Mengadakan pemilu yang bersifat demokrais pada tahun 2004, dibidan ekonomi memperbaiki kinerja ekspor, Megawati berhasil keluar dari IMF pada tahun 2003, telah berhasil menangkap 17 jendral yang korup. Megawati juga berhasil menghentikan kontrak pertambangan minyak Caltex di Blok Natuna Kepri
Implementation of the Mobsi Mobile Presence System in Improving the Discipline of State Civil Apparatus Ervina, Ervina; Widiyanti, Sri; Wijaya, Junior Hendri
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General Background: Public sector organizations increasingly adopt e-government solutions to enhance administrative efficiency and employee discipline, particularly in attendance management systems. Specific Background: The Gunungkidul Regency Government replaced a manual attendance system—prone to manipulation, errors, and delayed reporting—with the MOBSI mobile presence system to improve discipline among State Civil Apparatus (ASN). Knowledge Gap: Despite growing adoption of mobile attendance systems, empirical evidence on their effectiveness in strengthening discipline and supervision in local government institutions remains limited. Aims: This study aims to analyze the implementation of the MOBSI mobile presence system and its role in improving ASN discipline in Gunungkidul Regency. Results: Using a qualitative case study approach involving key officials of the Pamong Praja Police Unit, the findings indicate that MOBSI enables real-time, GPS-based attendance monitoring, enhances supervisory control, simplifies data recording, and contributes to consistently high attendance rates throughout 2024. Novelty: This study provides contextual evidence of how a geolocation-based mobile attendance system functions as both a technological and managerial instrument for discipline enforcement in local government. Implications: The findings suggest that integrating mobile attendance systems within e-government frameworks can strengthen accountability, improve work discipline, and ultimately enhance the quality of public services in regional governments. Highlights: Digital Attendance Innovation: MOBSI replaces manual attendance with a GPS-based mobile system to ensure accurate and real-time monitoring. Discipline and Accountability: The system strengthens ASN discipline by reducing manipulation and improving supervisory control. E-Government Impact: MOBSI supports administrative efficiency and enhances the quality of public services in local government. Keywords: Mobile Attendance System, ASN Discipline, E-Government, GPS-Based Monitoring, Public Service Performance
Konsolidasi Internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam Pemenangan Pilkada Pasca Konflik Internal Partai Royyan, Muh. Nur; Sulaksono, Tunjung; Wijaya, Junior Hendri
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol. 4 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v4i1.18445

Abstract

Perebutan restu dari Ketua Umum Partai dalam pencalonan, serta sikap partai dalam mengatasi konflik internal dan berhasil membuahkan kemenangan menjadi ketertarikan untuk dibahas. PDI-Perjuangan sebagai salah satu partai pengusul calon menerapkan jalan panjang dalam proses kandidasi calon. Selama proses kandidasi, DPC Partai telah mengirimkan 4 nama calon untuk diseleksi. Hasil seleksi oleh DPP Partai dalam Surat Rekomendasi memunculkan nama yang berbeda dari daftar yang telah diserahkan. Ketidaksesuaian tersebut memicu timbulnya konflik internal, bahkan terjadi pengalihan dukungan oleh kadernya. Namun, hal tersebut berhasil diatasi oleh DPC Partai dan membuahkan kemenangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyelesaian konflik atas Rekomendasi DPP Partai dan konsolidasi internal untuk pemenangan Pilkada 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data primer berupa wawancara langsung dan dokumentasi serta data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, dan publikasi yang relevan. Adapun teknis analisis data yang digunakan ada dengan cara reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPC Partai dalam menyelesaikan konflik internal melakukan komunikasi politik dan mekanisme penyelesaian konflik sesuai dengan ketentuan partai. Sedangkan dalam pemenangan Pilkada 2020, DPC Partai melakukan konsolidasi internal berupa konsolidasi struktural dan konsolidasi agenda politik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Pekalongan telah berhasil dalam mengatasi konflik internal dan memenangkan Pilkada 2020. Namun, dari beberapa upaya tersebut masih belum optimal dan masih terdapat campur tangan dari pusat partai yang cukup kuat. Selain itu, dominasi peranan Pimpinan Pusat Partai menjadikan sistem sentralisasi dirasa masih kuat daripada sistem demokrasi yang semestinya diterapkan dengan baik untuk menciptakan demokrasi partai yang sesungguhnya serta kesolidan politik di tingkat lokal.