Kebutuhan perawat profesional di Indonesia terus meningkat, namun jumlah perawat vokasi yang melanjutkan pendidikan ke jenjang Ners masih rendah. Perbedaan kompetensi antara perawat vokasi dan Ners berdampak pada kualitas layanan, sehingga penting memahami faktor yang memengaruhi motivasi pendidikan lanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dorongan keluarga, lingkungan kerja, dan imbalan terhadap motivasi perawat vokasi melanjutkan pendidikan ke jenjang Ners di STIKES Wira Medika Bali. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 119 responden melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online yang mencakup variabel dorongan keluarga, lingkungan, imbalan, dan motivasi. Hasil menunjukkan bahwa dorongan keluarga kategori baik sebesar 72,3%, lingkungan kerja 62,2%, imbalan 84,9%, dan motivasi 48,7%. Uji regresi linier berganda memperoleh p-value 0,001, yang berarti ketiga variabel eksternal berpengaruh signifikan secara simultan terhadap motivasi. Nilai R sebesar 0,604 menunjukkan bahwa faktor keluarga, lingkungan, dan imbalan berkontribusi 60,4% terhadap motivasi lanjut pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan perawat vokasi untuk melanjutkan pendidikan tidak hanya ditentukan faktor personal, tetapi sangat dipengaruhi dukungan keluarga, lingkungan kerja, serta prospek.