Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Unmet Need (Analisis Berdasar Hasil Capaian Data Pemutakhiran Keluarga Tahun 2023) Sumiyati, Sumiyati; Kurniawan, Iwan; Hakim, Azis; Ermanto, Conrita; Ali, Akbar
Action Research Literate Vol. 8 No. 7 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i7.459

Abstract

Unmet Need adalah kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi, merupakan persentase perempuan kawin 15-49 tahun (PUS) yang tidak ingin mempunyai anak lagi atau ingin menjarangkan kelahiran berikutnya tetapi tidak menggunakan kontrasepsi apapun.  Tingginya angka Unmet need adalah menjadi permasalahan penting dalam kependudukan yang masih perlu menjadi perhatian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat atau keluarga dalam kebutuhan yang tidak terpenuhi oleh Wanita usia subur yang tidak menginginkan kehamilan atau menunda kelahiran untuk yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi unmet need dalam keluarga berdasarkan data pemutakhiran keluarga tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder dari hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023 serta mengumpulkan dari berbagai sumber terkait kebijakan nasional mengenai unmet need KB. Hasil analisis data yang disajikan menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, tempat tinggal dan juga informasi yang diperoleh oleh Wanita usia subur yang bersumber baik  dari media maupun informasi yang bersumber dari petugas lini lapangan keluarga berencana dapat mempengaruhi terjadinya penetapan angka perhitungan persentase angka unmet need. Upaya Optimalisasi Keluarga Berencana melalui pendampingan dan bimbingan kepada calon peserta KB untuk mendapatkan informasi yang diperlukan serta peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB sangat mutlak diperlukan.
Strategi Peningkatan Manajemen Keuangan BUM Desa: Analisis Kinerja, Tantangan, dan Rekomendasi Kebijakan Haidi Bantara, Prihanto; Kurniawan Subagja, Iwan; Hakim, Azis; Ermanto, Conrita; Ali, Akbar
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i3.1396

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) merupakan salah satu inisiatif penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa di Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk memahami cara meningkatkan kinerja manajemen keuangan BUM Desa, mengidentifikasi metode pengelolaan keuangan dalam menghadapi isu-isu utama, serta memberikan rekomendasi kebijakan berdasarkan hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, kajian regulasi, dan penyebaran kuesioner kepada pengelola BUM Desa dan pemangku kepentingan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas BUM Desa telah terdaftar secara hukum dan memiliki berbagai jenis usaha seperti perdagangan, jasa keuangan, dan pariwisata. Namun, tantangan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya manusia, minimnya dukungan dari masyarakat dan pemerintah desa, serta masalah tunggakan pinjaman. Pengelolaan dana yang transparan dan efektif diakui sebagai faktor penting dalam kesuksesan BUM Desa. Dana yang diperoleh umumnya digunakan untuk mendukung usaha ekonomi masyarakat desa dan dinilai efektif dalam meningkatkan ekonomi lokal, meskipun masih terdapat variasi dalam efektivitas penggunaan dana. Rekomendasi kebijakan yang disusun meliputi digitalisasi laporan keuangan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pembentukan mekanisme eval_uasi yang lebih jelas. Penggunaan teknologi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi, sementara peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan membantu dalam pengelolaan dana yang lebih efektif. Dukungan yang lebih kuat dari pemerintah desa dan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan juga diidentifikasi sebagai faktor penting untuk memperbaiki kinerja BUM Desa. Kajian ini memberikan dasar yang kuat untuk memahami cara meningkatkan kinerja manajemen keuangan BUM Desa melalui identifikasi metode pengelolaan yang efektif dan rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan secara praktis. Dengan implementasi yang tepat, BUM Desa dapat menjadi motor penggerak utama dalam pembangunan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Peran Strategis BUM Desa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa: eval_uasi Kelembagaan dan Manajemen Iswanto, Dani; Kurniawan Subagja, Iwan; Hakim, Azis; Ermanto, Conrita; Ali, Akbar
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i3.1397

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) adalah entitas ekonomi lokal yang didirikan di tingkat desa untuk merangsang perekonomian lokal. Berlandaskan pada premis meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pengelolaan potensi ekonomi desa secara berkelanjutan, BUM Desa mengoptimalkan sumber daya alam, produk lokal, layanan, dan keterampilan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan standar hidup. Struktur kelembagaan yang efektif dan manajemen yang baik sangat penting untuk mengoptimalkan peran BUM Desa dalam pembangunan ekonomi. Studi ini menyelidiki kerangka kelembagaan dan efektivitas manajemen BUM Desa, menyoroti isu-isu kunci dan mengusulkan alur proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka. Dengan menganalisis literatur dan regulasi, melakukan penelitian kualitatif dengan para pemangku kepentingan, serta menggunakan analisis data survei dari 10 BUM Desa di empat kabupaten di Indonesia, penelitian ini mengidentifikasi tantangan, termasuk ambiguinya status hukum, kesenjangan kapasitas manajerial, transparansi keuangan, dan defisit partisipasi masyarakat. Temuan penelitian menekankan pentingnya kepatuhan regulasi, pelatihan manajerial, dan kemitraan strategis untuk menjaga dan memperluas kontribusi BUM Desa dalam pembangunan ekonomi lokal
Pelatihan Perencanaan Bisnis dalam Bentuk Community Development Kepada Wirausaha Pemula, Sebagai Langkah Awal Pemberdayaan Ekonomi Lokal Septian, Hendy; Kurniawan, Iwan; Hakim, Azis; Ermanto, Conrita; Ali, Akbar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i6.815

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dapat didefinisikan sebagai suatu usaha untuk menjadikan ekonomi masyarakat lokal yang kuat, besar, modern dan berdaya saing tinggi dalam mekanisme pasar yang benar. Definisi tersebut menjelaskan bahwa pemberdayaan merupakan sebuah proses dan tujuan. Sebagai proses, pemberdayaan adalah serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau keberadaan kelompok lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu masyarakat lokal yang mengalami masalah kemiskinan. Salah satu ciri masyarakat lokal adalah suatu kearifan lokal yang memiliki tingkat solidaritas tinggi terhadap lingkungannya. Kearifan lokal memiliki kandungan nilai kehidupan yang tinggi dan layak untuk terus digali, dikembangkan dan dilestarikan sebagai perubahan sosial budaya serta modernitasi. Kearifan lokal produk budaya masa lalu yang secara terus-menerus dijadikan pegangan hidup, meskipun bernilai lokal, akan tetapi nilai yang terkandung didalamnya dianggap sangat universal. Kearifan lokal menjadi pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah guna pemenuhan kebutuhan masyarakat lokal itu sendiri.
Strategi Pengembangan Perhutanan Sosial Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Supriatna, Agus; Kurniawan Subagja, Iwan; Hakim, Azis; Ermanto, Conrita; Ali, Akbar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i6.817

Abstract

Isu kehutanan merupakan salah satu topik utama di era kepemimpinan presiden Joko Widodo. Target RPJMN tahun 2015-2019 dan masih berlanjut pada RPJMN Tahun 2020-2024 merupakan bukti konkrit komitmen kebijakan dalam Pemberian Akses Kelola Kawasan Hutan oleh masyarakat seluas 12,7 juta ha melalui skema perhutanan sosial. Program ini dipercaya mampu mendistirbusikan manfaat secara berkeadilan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan, yang pada akhirnya berimplikasi pada kontribusi terhadap kelestarian hutan. Capaian pendistribusian akses Kelola perhutanan sosial s.d bulan Mei 2024 seluas 6,6 Juta ha yang meliputi 1.314.275 penerima SK dan sebanyak 13.719 Kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS)
Pemanfaatan Aplikasi Teknologi Informasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Enterpreneurship Bi’rul Ulum Serang Ardiyansah, Ardiyansah; Hakim, Aziz; Supriyatno, Budi; Hariyadi, Ade Reza; Ali, Akbar; Ermanto, Conrita; Rozikin, Imam; Ningsih, Sari
WINDRADI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): January - June
Publisher : P3M FIA UNKRIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/windradi.v2i1.168

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi merupakan salah satu hal yang tidak dapat dihindarkan dalam setiap instansi pendidikan. Kemajuan teknologi seharusnya dapat memberikan dampak positif terhadap proses pelayanan di setiap instansi pendidikan. Tujuan dari adanya PKM ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru dan staf manajemen tentang penggunaan aplikasi PPDB online di sekolah. Adapun metode yang digunakan adalah dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan langsung kepada seluruh guru dan staf manajemen sekolah. Hasil dari PKM ini adalah sekolah telah memiliki portal PPDB online yang dapat diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Ini juga memudahkan calon peserta didik baru untuk melakukan pendaftaran dan memudahkan proses upload dokumen persyaratan. Seluruh guru, staf dan peserta lainnya sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Diharapkan kedepannya kegiatan serupa bisa diselenggarakan kembali guna meningkatkan kualitas sekolah swasta di Kabupaten Serang.