Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN PUSTAKA TENTANG PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI SEKOLAH DASAR DAN MADRASAH IBTIDAIYAH Suhendra, Pepen; Prabowo, Fadillah; Nasution, Nabila
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3065

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Problematika dalam pembelajaran Bahasa Arab masih banyak dan sering bermunculan, sayangnya jarang sekali terpecahkan solusinya. Tulisan ini dibuat untuk melihat problematika dalam pembelajaran Bahasa Arab terutama pada jenjang madrasah ibtidaiyah agar dengan begitu para pengajar dapat lebih memperhatikan pembelajaran Bahasa Arab yang mereka ajarkan dan berupaya untuk mengatasi problematika-problematika yang ada. Dalam penyusunan tulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan sumber kajian pustaka atau library research, yang di mana penggunaanya dengan pengumpulan data dan informasi yang bersumber dari bacaan. Jenis penelitian ini merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Upaya mengintegrasi pendidikan Bahasa Arab di sekolah dasar memiliki beberapa masalah yang menjadikan implementasi pendidikan Bahasa Arab mengalami kendala. Hal-hal tersebut merupakan masalah besar dalam upaya pelaksanaan integrasi pendidikan Bahasa Arab. Upaya tersisa yang diharapkan dapat memperbaiki dan mengatasinya ialah peran seorang guru. Berbagai tantangan atau masalah dalam pembelajaran Bahasa Arab dapat diklasifiksikan menjadi dua yaitu sebagai faktor linguistik, dan non-linguistik. Namun, terlepas dari permasalahan-permasalahan yang kita temui dalam pembelajaran Bahasa Arab, faktanya Bahasa Arab memiliki beberapa kelebihan dan keuntungan bagi siapa saja yang mempelajarinya. Bahasa Arab sejatinya merupakan harta karun peradaban Islam yang terdapat banyak kelebihan.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Terhadap Kemisikinan di Provinsi Sumatera Utara Aprilia, Silvi; Suheri; Sembiring, Vika Haryani Br; Tanjung, Shauma Putri Alifiyah; Ramadani, Rika; Nasution, Nabila
As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Vol. 4 No. 1 (2025): As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal 
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/gwb2kf31

Abstract

This study aims to analyze the effect of economic growth and development index on poverty level in the provinc of North Sumatera. The data used in this study are secondary data obtained from the Central Statistics Agency (CSA). The analysis method used in this study is Vector Autoregression (VAR) to identify the relationship between independent variables, namely economic growth and development index on poverty levels. The results of the study indicate that economic growth has a significant negative effect on poverty, whilw the development index has a significant positive effect on poverty. This study concludes that the combination of economic growth and development index can be an effective strategy to reduce poverty rates. Therefore, the government and lawmakers are expected to prioritize development that is oriented towards community welfare.
Reimagining the "Third Voice": A Study of Optimal Performance Styles for Viola Solos in Shostakovich's Prelude (from the Concerto in G Major, arr. by Akutagawa) Nasution, Nabila; Wijaksana, Bambang; Awerman, Awerman; Hendri, Yon
Scoring: Journal of Film Music Vol 3, No 2 (2025): Scoring
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/scoring.v3i2.5550

Abstract

This study investigates the spectrum of performance styles considered“optimal” for the viola solo in the Prelude from Dmitri Shostakovich’sConcerto in G Major (as arranged for viola and piano by YasushiAkutagawa). While often overshadowed by the orchestral context of theoriginal concerto for cello, this transcription presents a uniquemicrocosm of Shostakovich’s musical language, characterized by incisivesatire, lyrical despair, and structural ambiguities that require profoundinterpretive decisions by the viola player. Moving beyond prescriptivenotions of a single “best” style, this study employs a hybrid methodologyof performance analysis and practice-based inquiry. Through aComparative analysis of ten commercially available recordings byrenowned viola players (e.g., Bashmet, Imai, Várady), we identify threedominant interpretive paradigms: the “Symphonic-Narrative,”“Chamber-Intimate,” and “Modernist-Deconstructive” approaches.Subsequently, a practice-based component, involving deliberate stylisticExperimentation by the principal researcher-performer examines thetechnical and expressive implications of each paradigm. The findingssuggest that “optimal” style depends on successfully aligning theperformer’s technical execution (e.g., bow distribution, vibrato width,intonation precision in ambiguous harmonies) with a coherent, context-based hermeneutic. This study argues that pedagogical discourse on thiswork should shift from seeking definitive interpretations towarddeveloping the performer’s “hermeneutical flexibility”—the ability toconsciously navigate and justify stylistic choices within Shostakovich’scomplex aesthetic framework. This research contributes to violaperformance pedagogy and music cognitive science by modeling ananalytical and reflective framework for interpreting the 20th-centuryrepertoire.
A Comparison of the Implementation of Problem Based Learning (PBL) and Realistic Mathematics Education (RME) in Improving Seventh Grade Students’ Social Arithmetic Problem Solving Skills Armanto, Dian; Siburian, Renata; Fatiha, Syeila; Nasution, Nabila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37425

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika dalam aritmatika sosial seringkali terhambat oleh kesulitan siswa dalam memahami soal cerita dan menghubungkan konsep abstrak dengan situasi kehidupan nyata. Studi ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan Pendidikan Matematika Realistis (RME) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa kelas tujuh. Dengan menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR), 15 artikel ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2026 dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua model tersebut efektif meningkatkan kinerja siswa, keduanya menawarkan keunggulan yang berbeda. PBL secara signifikan memperkuat berpikir kritis dan membantu siswa mengatasi kesalahan perhitungan sistematis melalui investigasi terstruktur. Sementara itu, pendekatan RME terbukti lebih unggul dalam menjembatani konsep matematika abstrak melalui konteks dunia nyata yang familiar, seperti seni kuliner lokal dan permainan. Secara khusus, sintesis hasil penelitian menunjukkan bahwa RME lebih efektif daripada PBL dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kreatif dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Oleh karena itu, meskipun keduanya merupakan strategi pembelajaran yang valid, RME berfungsi sebagai alternatif utama untuk mengembangkan pemahaman yang lebih dalam dan kontekstual serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam aritmatika sosial.