Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS POTENSI DESA PARTISIPATIF UNTUK PENGEMBANGAN DESA AGROWISATA DI DESA MOJOREJO KECAMATAN SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG Insanul Kamil, Maulana; Oktoyoki, Hefri; Nur Alif, Muhammad; Zaky Zanovid, Vikra; Delvina Sari, Juwita; S. Hendarto, Kanang; Sulistyo, Bambang; Prawito, Priyono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.751-759

Abstract

Dalam program pengembangan wilayah pedesaan tidak dapat terlepas dari aspek-aspek sosial, ekonomi dan budaya. Aspek-aspek tersebut saling berkaitan erat satu sama lain, sehingga salah satu aspek tidak dapat diutamakan tanpa mempertimbangkan aspek lain. Oleh karena itu, sudah seharusnya kegiatan pengembangan Desa harus dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat desa. Pada kegiatan pengabdian ini dilakukan analisis potensi dan masalah untuk pengembangan desa agrowisata di Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode Partisipatory Rural Appraisal (PRA) digunakan untuk dapat menjaring informasi yang berada di seluruh lapisan masyarakat. Teknik PRA yang digunakan adalah pembuatan sketsa desa dengan melibatkan pemuda dan stakeholder desa. Dari kegiatan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengembangan komoditi sayuran merupakan prioritas utama Desa Mojorejo sementara potensi wisata alam masih perlu dilakukan pengkajian secara komprehensif. Pengembangan sektor pertanian dari segi kualitas, kuantitas produksi serta perbaikan manjemen lahan dapat mendukung pengembangan agrowisata di Desa Mojorejo
PENERAPAN PERTANIAN PEKARANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK DI DESA SRIKUNCORO, BENGKULU TENGAH Sulistyo, Bambang; Prawito, Priyono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.857-862

Abstract

Terganggunya sektor pertanian menyebabkan ketahanan pangan negara menjadi terganggu juga sehingga memunculkan kerawanan pangan yang akan berefek terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat. Salahsatu solusi adalah dengan pemanfaatan pekarangan untuk kegiatan pertanian. Kegiatan pertanian pekarangan menghadapi kendala antara lain kurangnya antusiasme dan pengetahuan masyarakat mengenai pelaksanaan dan optimalisasi lahan pekarangan tersebut. Kegiatan pengabdian terdiri atas : (1) Edukasi dan kampanye kepada masyarakat mengenai pertanian pekarangan; (2) Membuat role model pertanian pekarangan ditengah masyarakat dengan membuat dan mempraktekkan pemanfaatan pertanian pekarangan secara nyata di Desa Srikuncoro. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2021 melalui edukasi dan kampanye lahan pertanian di pekarangan melalui sosialisasi dan praktek langsung. Capaian dari kegiatan ini adalah pemanfaatan lahan pekarangan secara mandiri oleh masyarakat untuk tambahan pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangganya.
Characterization of Physicochemical Properties of Degraded Inceptisol and Growth Performance of Barangan Banana (Musa paradisiaca L.) Saputtra, Dimas Candra Dwi; Prawito, Priyono; Habibil, Winaldy Rahmadan; Widiyono, Heru; Fahrurrozi, Fahrurrozi
TERRA : Journal of Land Restoration Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study evaluated the physicochemical characteristics of degraded Inceptisol and the growth performance of Barangan banana (Musa paradisiaca L.) under two soil management systems—tillage and no-till—in Seluma, Bengkulu Province, Indonesia. Field observations were conducted on a 25 ha banana plantation, with soil samples collected at depths of 0–15 cm and 15–30 cm. Plant growth measurements were taken from two representative plants per plot. Data were analyzed using a randomized complete block design (RCBD), followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at α = 0.05. Tillage significantly improved several soil properties, including bulk density, aggregate stability, and nutrient availability. Tilled plots exhibited greater aggregate stability, higher cation exchange capacity (CEC), and increased exchangeable K and available P. The surface layer (0–15 cm) also contained higher total nitrogen and available nutrients compared with deeper soil. For plant responses, tillage enhanced plant height and pseudostem girth, suggesting better soil structure and nutrient uptake, whereas no-till plots produced more leaves. Overall, moderate tillage improved soil physical quality and nutrient dynamics in degraded Inceptisol, thereby supporting superior vegetative growth of Barangan banana. Full text pdf
MODEL OF THE RELATIONSHIP BETWEEN SELECTED THE SOIL PHYSICAL PROPERTIES OF OIL PALM SOIL Hermawan, Bandi; Putri, Elsa Lolita; Utami, Wanda Afrilia; Prawito, Priyono
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 31 No. 1: January 2026 (In Progress)
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts..v31i1.%p

Abstract

Soil, water, and plants are interrelated elements in agricultural production. An in-depth understanding of the characteristics and interactions of these three aspects is essential in effective agricultural system management. The study aims to examine the relationship of soil capacity to hold water to different levels of land slope and identify the physical characteristics of the soil that affect it. The research was conducted in a community oil palm plantation in Talang Tengah I Village, Pondok Kubang District, Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province. The method used was a survey with purposive sampling at five different slope levels, namely flat (0-8%), sloping (8-15%), slightly steep (15-25%), steep (25-45%), and very steep (45-100%). The data was statistically analyzed using the Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) method with WarpPLS 7.0 software. The results showed that slope had a significant effect on various soil physical characteristics and soil water holding capacity. The steeper the slope, there is a decrease in soil permeability, total pore space, and C-Organic soil, and an increase in soil volume weight, which results in a decrease in soil water holding capacity. The resulting model shows the agreement in describing the relationship between variables, where slope affects organic matter, sand %, and permeability, and then volume weight affects total pore space and permeability, which in turn effects the soil’s capacity to hold water.
Optimalisasi Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Kopi Robusta di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Mulya Sari, Dr.Gita; Prawito, Priyono; Sudarma, Rahmat
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.45359

Abstract

Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pemupukan Kopi Robusta di Kabupaten Kepahiang dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra, yaitu rendahnya produktivitas kebun kopi akibat teknik pemupukan yang belum optimal, penggunaan pupuk yang tidak sesuai dosis, pencampuran pupuk yang keliru, serta minimnya pengetahuan petani tentang prinsip pemupukan berimbang dan pembuatan kompos. Kondisi ini memengaruhi kualitas biji kopi dan keberlanjutan lahan, terutama karena sebagian besar petani masih mengandalkan cara-cara tradisional dalam pengelolaan tanah dan tanaman. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2025 di Desa Kelilik, Kabupaten Kepahiang, dan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari petani kopi anggota kelompok tani setempat. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani secara signifikan, di mana pemahaman yang semula hanya 32% meningkat menjadi 85% setelah kegiatan, khususnya dalam aspek penerapan prinsip pemupukan 4T, perbedaan pupuk organik dan anorganik, teknik pemberian pupuk, serta pembuatan kompos. Temuan ini mengonfirmasi bahwa edukasi yang disertai praktik lapangan merupakan pendekatan yang efektif untuk membentuk kesadaran dan perubahan perilaku petani menuju pengelolaan usahatani kopi yang lebih berkelanjutan. Untuk memperkuat dampak kegiatan, diperlukan dukungan kebijakan daerah melalui replikasi program ke sentra kopi lainnya, integrasi hasil pelatihan ke dalam program penyuluhan pemerintah, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penelitian dalam pengembangan inovasi teknologi budidaya. Selain itu, penguatan kelompok tani dalam pengelolaan kompos secara kolektif dapat menurunkan biaya produksi dan menjaga kesehatan tanah, sehingga produktivitas dan mutu kopi Robusta Bengkulu dapat terus ditingkatkan.