Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN PERTANIAN PEKARANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK DI DESA SRIKUNCORO, BENGKULU TENGAH Sulistyo, Bambang; Prawito, Priyono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.857-862

Abstract

Terganggunya sektor pertanian menyebabkan ketahanan pangan negara menjadi terganggu juga sehingga memunculkan kerawanan pangan yang akan berefek terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat. Salahsatu solusi adalah dengan pemanfaatan pekarangan untuk kegiatan pertanian. Kegiatan pertanian pekarangan menghadapi kendala antara lain kurangnya antusiasme dan pengetahuan masyarakat mengenai pelaksanaan dan optimalisasi lahan pekarangan tersebut. Kegiatan pengabdian terdiri atas : (1) Edukasi dan kampanye kepada masyarakat mengenai pertanian pekarangan; (2) Membuat role model pertanian pekarangan ditengah masyarakat dengan membuat dan mempraktekkan pemanfaatan pertanian pekarangan secara nyata di Desa Srikuncoro. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2021 melalui edukasi dan kampanye lahan pertanian di pekarangan melalui sosialisasi dan praktek langsung. Capaian dari kegiatan ini adalah pemanfaatan lahan pekarangan secara mandiri oleh masyarakat untuk tambahan pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangganya.
Optimalisasi Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Kopi Robusta di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Mulya Sari, Dr.Gita; Prawito, Priyono; Sudarma, Rahmat
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.45359

Abstract

Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pemupukan Kopi Robusta di Kabupaten Kepahiang dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra, yaitu rendahnya produktivitas kebun kopi akibat teknik pemupukan yang belum optimal, penggunaan pupuk yang tidak sesuai dosis, pencampuran pupuk yang keliru, serta minimnya pengetahuan petani tentang prinsip pemupukan berimbang dan pembuatan kompos. Kondisi ini memengaruhi kualitas biji kopi dan keberlanjutan lahan, terutama karena sebagian besar petani masih mengandalkan cara-cara tradisional dalam pengelolaan tanah dan tanaman. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2025 di Desa Kelilik, Kabupaten Kepahiang, dan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari petani kopi anggota kelompok tani setempat. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani secara signifikan, di mana pemahaman yang semula hanya 32% meningkat menjadi 85% setelah kegiatan, khususnya dalam aspek penerapan prinsip pemupukan 4T, perbedaan pupuk organik dan anorganik, teknik pemberian pupuk, serta pembuatan kompos. Temuan ini mengonfirmasi bahwa edukasi yang disertai praktik lapangan merupakan pendekatan yang efektif untuk membentuk kesadaran dan perubahan perilaku petani menuju pengelolaan usahatani kopi yang lebih berkelanjutan. Untuk memperkuat dampak kegiatan, diperlukan dukungan kebijakan daerah melalui replikasi program ke sentra kopi lainnya, integrasi hasil pelatihan ke dalam program penyuluhan pemerintah, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penelitian dalam pengembangan inovasi teknologi budidaya. Selain itu, penguatan kelompok tani dalam pengelolaan kompos secara kolektif dapat menurunkan biaya produksi dan menjaga kesehatan tanah, sehingga produktivitas dan mutu kopi Robusta Bengkulu dapat terus ditingkatkan.