Murdiono, Wisnu Eko
Unknown Affiliation

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perbanyakan Bibit Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia L.) Secara In Vitro Sari, Syintia Indah Puspita; Murdiono, Wisnu Eko; Barunawati, Nunun
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang dayak (Eleutherine palmifolia L.) ialah jenis tanaman obat atau herbal. Bawang dayak merupakan komoditas yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam skala industri. Adanya kendala dalam teknik budidaya terutama pada teknik perbanyakan yang menyebabkan terbatasnya penyediaan bibit dalam skala besar. sehingga dibutuhkan upaya untuk  memperbanyak bawang dayak dalam skala besar yaitu melalui kultur jaringan. Salah satu faktor penentu keberhasilan dari kultur jaringan adalah media kultur yaitu ZPT. Zat pengatur tumbuh yang digunakan yaitu auksin (NAA)  dan sitokinin (BAP). Penelitian Bertujuan untuk mempelajari dan mendapatkan kombinasi konsentrasi NAA dan BAP yang tepat untuk perbanyakan eksplan bawang dayak secara in vitro. Penelitian dilaksanakan bulan Agustus – November 2017  di Laboratorium Kultur Jaringan, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu B0: kontrol tanpa ZPT, B1: NAA 0,1 ppm + BAP 0,5 ppm, B2: NAA 0,2 ppm + BAP 1 ppm, B3: NAA 0,3 ppm + BAP 1,5 ppm, B4: NAA 0,4 ppm + BAP 2 ppm, B5: NAA 0,5 ppm + BAP 2,5 ppm. Hasil Penelitian menunjukkan konsentrasi auksin NAA 0,1 ppm + sitokinin BAP 0,5 ppm mampu menunjukkan waktu muncul tunas paling cepat yaitu 21,57 hari setelah inokulasi.
Pengaruh Penambahan Lama Penyinaran dan Volume Air terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Varietas Florida Yusriza, Firhan Ihza; Barunawati, Nunun; Murdiono, Wisnu Eko
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2023.008.1.3

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas yang berpotensi sebagai komoditas di pasar dalam negeri maupun ekspor. Daerah Malang memiliki suhu dan kelembapan yang tidak menentu akibatnya pertumbuhan jamur tiram tidak optimal sehingga perlu dilakukan lama penyinaran dan volume air. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari lama penyinaran dan volume air yang tepat mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil yang optimum oleh jamur tiram putih  varietas florida. Penelitian ini dilakukan di Griya Jamur  Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berada di Desa Pucangsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Kegiatan penanaman dilakukan pada bulan April hingga Mei 2020. Penelitian dilakukan menggunakan percobaan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Experiment) yang terdiri dari petak utama dan anak petak. Petak utama yaitu penambahan lama penyinaran, penambahan cahaya 2 jam, penambahan cahaya 3 jam, penambahan cahaya 4 jam. Petak anakan yaitu volume air 1 liter, 1,25 liter, 1,5 liter. Perlakuan penambahan cahaya 1 jam menghasilkan jumlah badan buah jamur tiram tertinggi sebesar 10,47 buah. Penambahan cahaya bersifat sebagai pendorong pembentukan badan buah.