Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberian minyak ikan lele (Clarias gariepinus) terhadap bobot badan dan perubahan histopatologi hati, ginjal, dan otak tikus galur Sprague dawley yang diberi pakan hiperkolesterolemia Firmansyah, Hardi; Roosita, Katrin; Kusharto, Clara Meliyanti; Handharyani, Ekowati
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.823 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2017.12.2.85-92

Abstract

The objective of this study was to analyze changes in body weight and cell morphology in liver, kidney and brain tissue of Sprague dawley rats administered  hypercholesterolemia diets for four weeks. Four diet treatments were applied in this study: control, catfish oil, catfish oil with the addition of omega 3 and catfish oil with the addition of omega 3 and vitamin E. Four weeks after the intervention, the rats were sacrificed and the internal organs (liver, brain, and kidney) were taken for histological preparations by hematoxylin-eosin (HE) and immunohistochemistry test. The study showed that the catfish oil intervention tend to reduced weight gain of rats fed hypercholesterolemia diets. More lipid accumulation in liver of the control group was found than the intervention groups. However, there was no difference in the histopathology of the kidney and brain tissues between the control group and intervention groups. It is concluded that catfish oil study provides a positive effect in rat liver tissue, but no difference exists between the brain and kidney tissue. There is no defect found at hippocampus of rats by formed of amyloid plague.
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Remaja Rahma, Siti; Haryana, Nila Reswari; Juliarti, Juliarti; Sandy, Yatty Destani; Firmansyah, Hardi
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v5i2.4298

Abstract

Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah gizi, seperti anemia, gizi kurang dan gizi lebih. Hal ini dikarenakan pada usia remaja tahap pertumbuhan dan perkembangan yang cepat sehingga membutuhkan asupan zat gizi yang optimal, guna menjaga status gizi yanag baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dengan status gizi remaja. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik sampel menggunakan purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 91 sampel remaja. Data asupan zat gizi makro diperoleh menggunakan kuesioner food Recall 2x24 jam, data status gizi di ukur berdasarkan z-score (IMT/U). Analisa data menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi baik (68,1%), kategori energi kurang sebanyak 86,8%, kategori asupan protein sangat kurang sebanyak 72,5%, kategori asupan karbohidrat baik sebanyak 44%, dan kategori asupan lemak baik sebanyak 44%. Hasil analisis hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi menunjukkan nilai p value energi (0.107 > 0.05), asupan protein (0.144 > 0.05), asupan karbohidrat (0.051 > 0.05), asupan lemak (0292 > 0.05). Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi remaja.