Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

EFEKTIVITAS KOMUNIAKASI ORGANISASI DALAM PELAKSANAAN FUNGSI HUMAS PADA KANTOR DPRD PROVINSI SULAWESI SELATAN Ainun , Nurul; Ahdan, Ahdan; Idris, Muhammad
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v3i1.62

Abstract

The aims of this study are (1) to determine the implementation of the Public Relations function of the DPRD of South Sulawesi Province. (2) To determine the effectiveness of organizational communication in the public relations of the DPRD of South Sulawesi Province. The method used in this research is qualitative method. There were four informants in this study. This research lasted for one month and was located at the DPRD Office of the South-Sulawesi Province. The research method used in this study is a qualitative method. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. This research lasted for one month and took place at the South Sulawesi DPRD office. Based on the results of the study, it can be concluded that the Effectiveness of Organizational Communication in the Implementation of the Public Relations Function at the DPRD Office of the Province of South Sulawesi is effectively in accordance with the function of public relations, namely being trusted, supportive, open, paying attention, and actively asking for opinions, as well as giving awards for high performance standards. good. As well as in implementing the public relations function, the DPRD of South Sulawesi Province applies an online system and is very efficient to accommodate people's aspirations so that mutual communication occurs.
Komunikasi Antarpribadi Volunter Dengan Anak Warga Belajar Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Di Rumah Belajar Tawa Anak Binaan Handlink Social Project Di Desa Pattontongan Kabupaten Maros Sri Winarti , Anggi; Ahdan, Ahdan; Idris, Muhammad
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v4i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Komunikasi Antarpribadi Volunter Dengan Anak Warga Belajar Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri di Rumah Belajar Tawa Anak Binaan Handlink Social Project di Desa Pattontongan Kabupaten Maros. Teknik penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan analisis data menggunakan model siklus. Penelitian ini menggunakan dua metode teori yaitu Teori Penetrasi Sosial dan Teori Pengembangan Diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar pribadi volunter dengan anak warga belajar dalam meningkatkan kepercayaan diri terdapat 5 karakteristik komunikasi antarpribadi dan aktivitas dalam pembinaan anak warga belajar yang di terapkan dengan baik diantaranya, pertama komunikasi antarpribadi di mulai dengan diri sendiri (self), kedua mencakup aspek-aspek isi pesan dan hubungan antarpribadi, ketiga mensyaratkan adanya kedekatan fisik antara pihak-pihak yang berkomunikasi, keempat komunikasi antarpribadi bersifat transaksional, dan kelima komunikasi antarpribadi melibatkan pihak-pihak yang saling tergantung satu dengan lainnya. Aktivitas pembinaan di kelas pendidikan pertama mengajarkan anak warga belajar membaca dan mengenalkan huruf abjad, kedua melatih kembali merapikan tulisan yang berjarak, naik turun dan huruf yang terbalik, ketiga mengajarkan aritmetika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, keempat membantu, mengajarkan, dan menjelaskan kembali tugas-tugas yang di dapatkan dari sekolah, dan yang terakhir kelas kreatif, mengembangkan kepercayaan diri anak dengan mengasah kekreatifitasan yang anak warga belajar miliki.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KOMUNIKASI DI DINAS KEBUDAYAAN DAN KEPARIWISATAAN DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN GEOPARK MAROSPANGKEP MENUJU UNESCO PROVINSI SULAWESI SELATAN Taufik , Taufik; Hadawiah, Hadawiah; Ahdan, Ahdan
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v4i1.177

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana manajemen komunikasi di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan dalam program pengembangan Geopark Maros-Pangkep menuju UNESCO. (2) bagaimana jaringan komunikasi di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan dalam program pengembangan Geopark Maros-Pangkep. Penelelitian ini berlangsung selama kurang lebih 2 bulan mulai November sampai Desember 2022. Berlokasi Kantor Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi selatan Jl. Jend. Sudirman No.23, Mangkura, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dengan informan sebanyak 3 (tiga) orang yang dimana mereka bekerja di lokasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif analisis deskriptif, dengan tekhnik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil yang ditemukan dalam manajemen komunikasi di dinas kebudayaan dan kepariwisataan dalam pengembangan geopark MarosPangkep yaitu melakukan kordinasi di berbagai pihak yang bentuknya rapat atau oertemuan khusus dan jaringan komunkasi di dinas kebudayaan dan kepariwisataan dalam program pengembangan geopark Maros-Pangkep yaitu melakukan jaringan komunikasi di pemerinth provinsi Sulawesi selatan dan pemerintah kabupaten Maros-Pangkep dan tiga kementrian di indonesia yaitu Kementrian SDM, Kementrian Pariwisata dan Kementrian Bappenas.
Analisis Bahasa Jurnalistik Pada Isi Berita (Studi Pada Kabar Makassar.com) Alfadillah , A.Mukramin; Ahdan, Ahdan; Zelfia, Zelfia
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v4i1.179

Abstract

Bahasa pada sebuah berita merupakan sarana penyampaian informasi. Penggunaan bahasa yang baik dan benar dapat memudahkan khalayak untuk menyerap informasi dari berita secara jelas. Wartawan sering mengalami kendala dalam menerapkan bahasa jurnalistik, seperti menulis di bawah tekanan waktu, kemasabodohan dan kecerobohan, tidak mau mengikuti petunjuk, ikut-ikutan dan merusak arti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan bahasa jurnalistik di media Kabar Makassar.Com dalam penulisan berita Unjuk Rasa. Penelitian ini menggunakan metode riset analisis isi (content analysis) dengan model deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang berusaha menggambarkan atau mendeskripsikan obyek yang diteliti berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi serta menggunakan analisis data yang mengacu pada metode Miles dan Huberman. Teori dan konsep yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada prinsip bahasa jurnalistik yang dikemukakan oleh Haris Sumadiria. Hasil dari penelitian ini adalah masih terdapat ketidaksesuaian dan kesalahan dari setiap paragraf pada berita yang diteliti periode September 2022 yang berjumlah 6 berita. Kesalahan tersebut ditemukan pada penggunaan kata atau kalimat mubazir, kesalahan dalam penulisan istilah asing dan akronim.
Pemberdayaan Keluarga Nelayan dalam Pengelolaan Kerupuk Tiram sebagai Jajanan Wisata di Desa Ampekale Kabupaten Maros Ahdan, Ahdan; Kaharuddin, Kaharuddin; Zelfia, Zelfia
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v2i2.190

Abstract

Sektor pariwisata di Kabupaten Maros merupakan salah satu sektor andalan pemerintah daerah yang ditandai keberadaan beberapa obyek wisata yang sudah dikenal sebelumnya. Artikel pengabdian ini mengetengahkan potensi wisata Desa Ampekale di Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Keindahan potensi wisata Desa Ampekale memiliki daya tarik tersendiri dengan potensi wisata hutan mangrove serta wisata sungai dan laut. PKM ini dimaksudkan sebagai bentuk upaya dalam mendukung pariwisata Desa Ampekale. Metode pelaksanaan PKM yakni FGD, metode pendampingan serta demonstrasi. Metode FGD dimaksudkan sebagai upaya menggali informasi berkaitan dengan permasalahan mitra. Metode pendampingan dilaksanakan untuk mendampingi mitra dalam pelaksanaan kegiatan PKM sehingga tujuan bisa tercapai dengan baik. Adapun demonstrasi dilakukan dalam bentuk mendemonstrasikan kegiatan PKM baik oleh pelatih atau pengarah maupun oleh mitra sendiri. Hasil yang dicapai yakni mitra sebanyak 7 orang keluarga nelayan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tiram menjadi produk kerupuk tiram yang enak, lezat dan gurih. Ketujuh keluarga nelayan tersebut menunjukkan kemampuan dalam membuat adonan kerupuk tiram sesuai resep, mengolah dan menggoreng secara tepat serta memproduksinya dalam kemasan yang layak untuk dipasarkan kepada khalayak sebagai cemilan para pengunjung.
Pelatihan Komunikasi Edukatif Masyarakat Pesisir dalam Pembuatan Otak-otak sebagai Wirausaha di Desa Pajukukang Kabupaten Maros Hadawiah, Hadawiah; Tajuddin, Mustamin; Ahdan, Ahdan
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v2i2.193

Abstract

Desa Pajukukang di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, memiliki potensi besar dalam pemanfaatan hasil laut, namun masyarakat setempat masih menghadapi berbagai kendala dalam mengembangkan wirausaha berbasis potensi lokal. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan komunikasi edukatif masyarakat pesisir, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan memproduksi otak-otak sebagai produk unggulan yang bernilai ekonomis tinggi. Pendekatan partisipatif digunakan untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan pelatihan, mulai dari pengenalan konsep komunikasi edukatif hingga praktik produksi dan pemasaran. Kegiatan pelatihan mencakup tiga aspek utama: peningkatan keterampilan komunikasi, pelatihan teknik produksi otak-otak yang berkualitas, dan pengelolaan usaha berbasis komunitas. Melalui simulasi dan praktik langsung, peserta memahami pentingnya komunikasi edukatif dalam menarik minat konsumen, baik melalui interaksi langsung maupun strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan komunikasi peserta, terutama dalam menyampaikan nilai produk mereka. Selain itu, peserta berhasil memproduksi otak-otak dengan kualitas yang memenuhi standar pasar dan mulai merintis usaha mandiri berbasis hasil laut. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dengan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi lokal yang optimal.
Komunikasi Pemasaran PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk Branch Makassar Dalam Proses Employer Branding Asmadewi, Asmadewi; Mahardhika , Aulia; Ahdan, Ahdan
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v6i1.279

Abstract

PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) merupakan perusahaan bisnis retail asal Indonesia yang gencar melakukan ekspansi bisnis dengan kebutuhan akan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendorong keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Berkaitan dengan hal tersebut, perusahaan perlu melakukan penerapan employer branding dengan strategi komunikasi yang efektif agar dapat menarik minat calon karyawan berkualitas dan menciptakan workforce yang sesuai dengan nilai dan tujuan perusahaan. Ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan paradigma postpositivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini, citra perusahaan sebagai pemberi kerja yang peduli dan profesional dibangun melalui berbagai elemen penting. Perusahaan memanfaatkan komunikasi pemasaran dalam kegiatan CSR untuk menonjolkan kontribusi karyawan dan memperkuat reputasi positif mereka. Strategi employer branding yang melibatkan pemasaran eksternal dan internal, termasuk kampanye iklan dan program pengembangan, meningkatkan citra perusahaan sebagai tempat kerja yang menarik dan mendukung. Budaya kerja yang positif, prinsip kerja yang jelas, maskot Albi yang inspiratif, dan inisiatif Alfability yang mendukung keberagaman dan inklusi secara bersama-sama membentuk citra perusahaan yang kuat dan positif di mata karyawan serta calon karyawan.
Fenomena Komunikasi Perilaku Kompetitif Pada Komunitas Remaja Fandom Exo-L Di Kota Makassar Irmawati, Irmawati; Ahdan, Ahdan; Amir , Izki Fikriani
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v6i1.280

Abstract

Budaya Pop atau budaya popular merupakan efek dari globalisasi dan berkaitan dengan masalah sehari-hari seperti superstar, fashion transportasi, gaya hidup, dan sebagainya yang dapat dinikmati oleh semua orang atau kalangan tertentu. Meningkatnya penggemar K-pop diseluruh belahan dunia memunculkan bebagai macam komunitas fans atau penggemar K-pop yang sering disebut fandom. Fandom adalah fans club atau nama kelompok fans dari grup tertentu. K-Pop memiliki banyak penggemar tidak hanya di ibukota (Jakarta), tetapi juga ikut dalam komunitas Fans club K-Pop sesuai dengan daerah mereka. Musik Pop korea memiliki banyak penggemar setia yang terbagi dalam komunitas fandom yang sesuai dengan boyband atau girlband idola. Beberapa komunitas fandom tersebut antara lain ELF, Army, Blink, EXO-L, CITIZen, Sone dan masih banyak lagi. Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena perilaku kompetitif dalam aktivitas pada komunitas remaja fandom EXO-L di Makassar. Metode yang digunakan adalah kualitatif analisis deskriptif menggunakan Pendekatan Fenomenalogi dengan Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara secara mendalam. Teori yang digunakan adalah teori atribusi, Kelompok, dan Konstruksivisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan pada perilaku kompetitif penggemar remaja fandom EXO-L. Kecenderungan pada K-POP EXO-L menjadi fanatic dan akan berdampak pada perilaku kompetitifnya, seseorang yang fanatik akan cenderung berperilaku kompetitif untuk membuat idolnya lebih unggul dari yang lain.
KOMUNIKASI BUDAYA DAN KETAHANAN TRADISI LELUHUR KEMACOAAN WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR Azhari , Ayu; Hadawiah, Hadawiah; Ahdan, Ahdan
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v2i1.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masyarakat adat kemacoaan Wotu dalam memaknai budaya digital dan untuk mengetahui budaya komunikasi digital dalam ketahanan nilai tradisi leluhur adat kemacoaan Wotu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif Deskriptif yang bertujuan untuk memperdalam tentang masyarakat kemacoaan Wotu dalam memaknai budaya komunikasi digital dalam ketahanan tradisi leluhur adat Kemacoaan Wotu. Lokasi penelitian ini di Kecematan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dari hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa tradisi leluhur kemacoaan Wotu dengan adanya komunikasi budaya digital yang masih dipelihara dengan baik tradisi leluhur ini bentuk kepercayaan masyarakat oleh masyarakat Wotu. Ketananan tradisi leluhur tidak luntur begitu saja di era digitalisasi telah banyak menimbulkan dampak negative berupa dengan pengikisan dengan nilai-nilai leluhur budaya berbeda dengan masyarakat Wotu kesadaran masyarakat terkandung dalam tradisi leluhur sangat masih di pertahankan agar tradisi-tradisi leluhur tetap terpelihara dengan baik dan dapat di wariskan dari generasi selanjutnya
Adaptasi Komunikasi Budaya Suku Bugis Terhadap Suku Tidung Di Kalimantan Utara (Studi Pada Masyarakat Kelurahan Gunung Lingkas, Kota Tarakan) Aprianti Yusmidah , Lisa; Hadawiah, Hadawiah; Ahdan, Ahdan
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v2i2.42

Abstract

Penelitian ini Bertujuan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Komunikasi Antarbudaya Suku Bugis dan Suku Tidung di Kalimantan Utara (Studi Pada masyarakat Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan). (2) Bagaimana Bentuk Adaptasi Budaya Suku Bugis Terhadap Suku Tidung di Kalimantan Utara (Studi Pada masyarakat Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan). Penelitian ini berlangsung selama satu bulan dan berlokasi di wilayah Kalimantan Utara Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan dengan informan sebanyak 8 (delapan) orang dimana mereka merupakan orang yang berasal dari Suku Bugis dan Suku Tidung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui dua cara, yakini data primer dan data sekunder. Adapun metode pengumpualan data dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, studi pustaka dan metode fonomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi sudah terjadi sejak dahulu dan hidup berdapingan, serta tejadi perkawinan antar suku, dan semua makhluk sosial memerlukan intraksi untuk melakukan proses komunikasi adaptasi terutama dari Suku Bugis selaku suku pendatang. Adanya perbedaan budaya antara Suku Bugis dan Suku Tidung tidak menjadi sebuah masalah selagi itu baik dan tidak merugikan.