Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Synergistic Effect of Phosphorus, Magnesium, and Copper on Phenolic and Flavonoid Production in Paddy Rice Setiawati, Tri Candra; Rewisa, Vega Kintaghea; Febiola, Desi; Mutmainah, Laily; Wafa, Ali; Efendi, Syahrul; Susilowati, Lolita Endang
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 3 (2025): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i3.10140

Abstract

Secondary metabolites are crucial for plant resistance to biotic and abiotic stress. Fertilization with phosphorus (P), magnesium (Mg), and copper (Cu) can enhance secondary metabolite production, supporting plant defense mechanisms. This study evaluated the effects of P, Mg, and Cu fertilization on nutrient absorption and the production of phenolic and flavonoid metabolites in Pendok rice during vegetative and generative phases. A randomized block design with seven nutrient treatments and three replications was applied, involving 21 pots in a greenhouse. P was supplied as Super Phosphate Ca(H2PO4) (SP-36) and Phosphate Rock (PR). Mg and Cu treatments included combinations with and without their addition. Results showed that SP-36 with Mg produced the highest phenolic content during the vegetative phase, significantly higher than other treatments with 7.80 mg (GAE).g extract-1. Mg increased phenolic levels, while Mg and P had a significant effect (95% confidence level) on flavonoid and phenolic content during both growth phases. In conclusion, Mg and P fertilization effectively enhanced secondary metabolite production, improving plant resilience through nutrient optimization. These findings emphasize the role of proper nutrient management in boosting secondary metabolite quality in rice cultivation.
The Application of Silica Fertilizer to Increase Resistance of Chili Pepper Plant (Capsicum annuum L.) to Waterlogging Stress Budinuljanto Zainul, Luhur Alif; Soeparjono, Sigit; Setiawati, Tri Candra
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 2 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.566 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i2.40430

Abstract

Tanaman cabai rawit (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan di lahan sawah, namun sering mengalami cekaman genangan air akibat banjir. Upaya untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan aplikasi unsur hara silika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran silika dalam meningkatkan toleransi cabai rawit terhadap cekaman genangan. Percobaan dilakukan di rumah kaca milik Universal PT Tempu Rejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2021. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (4x4) dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk silika yaitu D0 = 0 mL, D1 = 0.15 mL, D2 = 0.30 mL, dan D3 = 0.45 mL per tanaman. Faktor kedua adalah cekaman genangan yaitu W1 = 50-70%, W2 = >70-90%, W3 = >90-110%, dan W4 = >110-130% dari kapasitas lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara perlakuan dosis silika dengan cekaman genangan tidak berpengaruh nyata pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun, namun berpengaruh nyata pada peubah kadar air relatif, kandungan H2O2, prolin dan klorofil. Pupuk silika mampu meningkatkan ketahanan tanaman cabai rawit terhadap cekaman genangan ditunjukkan dengan korelasi positif antara silika dengan klorofil dan prolin serta korelasi negatif antara silika dengan kandungan H2O2. Kata kunci: fase vegetatif, hidrogen peroksida, klorofil, prolin