Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Metode Debat Aktif (Active Debate) Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nada Zulvia; Augustine, Jauzaa Ronna; Hadi, Fauzan Naufal; Toha, Muhammad; Khasanah, Siti Uswatun
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i3.1489

Abstract

Active debate merupakan salah satu metode pembelajaran yang menekankan partisipasi aktif siswa dalam menyampaikan, mempertahankan, dan mengkritisi gagasan secara logis dan terstruktur. Melalui kegiatan debat yang dinamis dan interaktif, siswa dilatih untuk berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, serta menghargai perbedaan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode active debate dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan argumentatif siswa. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa active debate mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih hidup, memperkuat pemahaman konsep, dan membangun rasa percaya diri siswa dalam menyampaikan opini. Selain itu, metode ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif menggali informasi dan mempertanggungjawabkan pandangannya secara ilmiah. Dengan demikian, active debate dapat dijadikan strategi alternatif dalam pembelajaran yang bermakna dan transformative
PENGARUH METODE AMTSILATI TERHADAP NILAI SPIRITUALISME DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA KABUPATEN PROBOLINGGO Sholehah, Andini Afiatus; Paeng, Ahmad; Sahda, Siti Latifah; Toha, Muhammad; Muhammad, Devi Habibie
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana penerapan Metode Amtsilati terhadap penguatan nilai spiritualisme dalam ranah Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kabupaten Probolinggo, pada tahun ajaran 2024/2025. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 30 santri sebagai partisipan. Teknik pengumpulan data mencakup penyebaran angket (kuesioner) serta pelaksanaan tes hasil belajar, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji regresi linear dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil analisis parsial melalui uji t menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 3,559 lebih tinggi dibandingkan dengan t-tabel sebesar 2,042, dan nilai signifikansi (sig. T) sebesar 0,001 lebih kecil dari ambang batas 0,05. Berdasarkan temuan tersebut, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan kata lain, penerapan Metode Amtsilati terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan nilai-nilai spiritual pada santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda.
التكنولوجيا في التعليم : تطبيق البرنامج الأبعاد الثلاثة اّوورورا (AURORA 3D) في تنمية مهارة القراءة Toha, Muhammad
Jurnal Alfazuna : Jurnal Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 1 No. 2 (2017): June
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab FTK UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/alfazuna.v1i2.155

Abstract

Technology is the evidence of progress achieved by human in science. By having technology, some instruments and means are improving to help people solve some problems of life. When researchers ask education practitioners about technology, surely they will say that technology is the use of instruments and means perfectly to help people do the daily activities. Technology also should be used in teaching-learning process at school so that it will be more effective to deliver the materials to students. The process of learning can run better by using technology than the previous era which did not use technology, especially in learning of reading skill. Aurora 3 Dimensions (3D) program is one of the computer programs which provides 3 dimensions and eye looking picture, so that students will be interested in learning reading skill. Hopefully Aurora 3 dimensions technology will influence significantly in improving students’ reading competence. Teknologi adalah bukti kemajuan yang dicapai manusia dalam bidang pengetahuan. Karena dengannya berkembanglah instrumen dan piranti untuk membantu manusia dalam memecahkan problematika hidup. Ketika peneliti bertanya kepada para praktisi pendidikan tentang teknologi, tentu mereka akan menjawab bahwa teknologi adalah penggunaan instrumen dan piranti secara sempurna untuk membantu manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Teknologi juga harus digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah yang berpeluang memudahkan penyampaian materi ajar kepada siswa. Dengan adanya teknologi proses pembelajaran bisa berjalan lebih baik dibanding masa sebelum penggunaan teknologi utamanya dalam pembelajaran keterampilan membaca. Program tiga dimensi (3 D) Aurora adalah salah satu program komputer yang mampu menghasilkan tampilan gambar dalam bentuk tiga dimensi dan eye looking sehingga akan membuat siswa tertarik dalam pembelajaran keterampilan membaca. Semoga teknologi tiga dimensi (3D) Aurora akan berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP KARAKTER PESERTA DIDIK SMP AS-SYAKUR KECAMATAN TAMBELANGAN KABUPATEN SAMPANG Toha, Muhammad; Wibowo, Moh. Ari; Hamzah, Amir
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i3.7075

Abstract

Education plays a fundamental role in shaping the nation’s character through the internalization of moral, ethical, and social values. One of the subjects considered strategic in this regard is Civic Education (PPKn), which aims to instill responsibility, discipline, honesty, and social awareness. However, its implementation in schools has not been fully optimal, as reflected in students’ low levels of self-confidence, responsibility, and discipline. This study focuses on examining the influence of Civic Education on the character development of students at SMP As-Syakur Tembelangan. Employing a quantitative design with a survey method, the study involved the entire population of 49 students across grades VII, VIII, and IX, taken using a census sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire with independent variables consisting of learning material, strategies, and methods, and the dependent variable being student character (self-confidence, discipline, and responsibility). Instrument testing confirmed validity and reliability (Cronbach’s Alpha > 0.70). Data were analyzed through classical assumption tests, t-test, F-test, and multiple linear regression using SPSS version 25. The findings revealed that learning strategies and methods had a significant effect on character development, whereas learning material did not. The Adjusted R² value of 0.642 indicates that Civic Education contributes 64.2% to variations in student character development, with the remaining 35.8% influenced by factors beyond the model. This study concludes that Civic Education functions not only as a transfer of civic knowledge but also as an effective instrument for strengthening character education at the junior high school level, particularly when supported by participatory and contextual learning strategies and methods. ABSTRAKPendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter bangsa melalui internalisasi nilai moral, etika, dan norma. Salah satu mata pelajaran yang strategis dalam hal ini adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang berfungsi menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, kejujuran, serta kepedulian sosial. Namun, implementasi pembelajaran PPKn di lapangan sering kali belum optimal, ditandai dengan masih rendahnya sikap percaya diri, tanggung jawab, dan disiplin siswa. Penelitian ini berfokus pada pengaruh pembelajaran PPKn terhadap pembentukan karakter siswa SMP As-Syakur Tembelangan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX sebanyak 49 orang yang dijadikan sampel dengan teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan angket berbasis skala Likert dengan variabel bebas meliputi materi, strategi, dan metode pembelajaran, serta variabel terikat berupa karakter siswa (percaya diri, disiplin, dan tanggung jawab). Instrumen telah diuji validitas dan reliabilitas dengan hasil memenuhi kriteria (Cronbach’s Alpha > 0,70). Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan metode pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter siswa, sedangkan materi pembelajaran tidak memberikan pengaruh signifikan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,642 menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn berkontribusi sebesar 64,2% terhadap variasi pembentukan karakter siswa, sementara 35,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran PPKn tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan kewarganegaraan, tetapi juga sebagai instrumen efektif dalam penguatan pendidikan karakter pada tingkat SMP, dengan penekanan pada strategi dan metode pembelajaran yang partisipatif dan kontekstual.
Implementasi Pembelajaran Deep Learning Berbasis Problem Based Learning dalam Mata Pelajaran Fiqih di MAS Al-Mashuriyah Pagelaran Cianjur Toha, Muhammad; Neng Nurpah Saparisma; Zahra Nurma Triyani; Ai Napisah; Muhammad Hakeki
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v2i4.1432

Abstract

This study examines the implementation of deep learning integrated with Problem Based Learning (PBL) in Fiqh subjects at MAS Al-Mashuriyah Pagelaran Cianjur. Using a descriptive qualitative design, data were gathered through classroom observations, interviews with teachers and students, and documentation across six instructional meetings in grades XI and XII. The results show that the combination of deep learning and PBL substantially increases students’ active participation and encourages them to think more critically, especially when studying purification (thaharah) materials. Through group discussions, case-based problems, and guided exploration of Islamic legal sources, students were able to connect theoretical concepts to everyday religious practices. This approach allowed learning to shift from memorization toward deeper conceptual understanding and contextual application. The teacher served primarily as a facilitator, providing direction and scaffolding while giving students space to analyze, argue, and draw conclusions independently. Overall, the findings indicate that integrating deep learning with PBL is an effective pedagogical strategy for enhancing the quality of Fiqh learning at the madrasah level, as it not only improves comprehension but also fosters analytical thinking, collaboration, and the ability to apply Islamic legal principles in practical situations.