Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dalam Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Kusumaningrum, Puput Risti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2022): JAMSI - Maret 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.293

Abstract

Diganosa keperawatan merupakan bagian vital dalam menentukan asuhan keperawatan yang sesuai untuk membantu klien mencapai kesehatan yang optimal. Namun ada kalanya antara penyedia layanan kesehatan dan penerima layanan kesehatan tidak sesuai dengan harapan sehingga adanya gugatan hukum dalam permasalahan tersebut. Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan salah satu alat bukti tanggung jawab dan tanggung gugat dari perawat dalam menjalankan tugasnya. Sehingga perlu memberikan pengetahuan bagi perawat dalam pendokumentasian. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) telah menerbitkan secara resmi Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. SDKI, SLKI dan SIKI dapat digunakan oleh perawat di rumah sakit atau praktik mandiri keperawatan dalam menjalankan tugasnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perawat tentang SDKI, SLKI, dan SIKI melaui sosialisasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu pre post test tanpa kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 55 perawat yang mengikuti kegiatan sosialisasi. Insrtumen yang digunakan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan 3S (SDKI, SLKI, SIKI). Didapatkan hasil sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan dengan pengetahuan kurang sebanyak 32 (58,2%) responden, cukup sebanyak 12 (21,8%) responden, dan baik sebanyak 11 (20%) responden. Setelah diberikan penyuluhan kesehatan tingkat pengetahuan responden menjadi pengetahuan kurang sebanyak 2 (3,6%) responden, cukup sebanyak 5 (9,1%) responden, dan baik sebanyak 48 (87,3%) responden. Hasil setelah dilakukan penyuluhan dapat dilihat pengetahuan responden meningkat dan metode ini dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan responden.
Pengaruh Latihan Gerak Pinggul (Stretching) Terhadap Skore Nyeri Pinggul Pada Lansia di Posyandu Lansia Kusumaningrum, Puput Risti; Suyami, Suyami; Widiawati, Very
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2020): May 2020
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.229 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v4i1.256

Abstract

Hasil wawancara dengan lansia di Posyandu pada lansia di susun Trosari menunjukkan bahwa untuk mengatasi sakit punggung, lansia biasanya pergi ke klinik untuk pemeriksaan kesehatan lansia setiap hari rabu. Lansia juga melakukan senam setiap hari untuk mendukung kebugaran fisik lansia, tetapi masih banyak lansia yang mengeluh sakit punggung yang tidak hilang telah membaik dengan menerapkan olahraga setiap hari. Tetapi latihan gerak pinggul statis belum dilakukan untuk mengurangi nyeri punggung pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pencegahan senam panggul pada nyeri skala rendah di Posyandu Lansia di Dusun Trosari, Patuk, Gunung Kidul. Desain penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan one group pre test post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 10 lansia. Analisa data menggunakan paired t test. Karakteristik responden (usia ratarata 66.30 tahun, jenis kelamin laki-laki sebanyak 70%, pendidikan SD sebanyak 70% dan pekerjaan yang tidak bekerja sebanyak 40%. Skor nyeri pinggul pada lansia sebelum diberikan pencegahan latihan gerak pinggul untuk lansia di desa Trosari dusun Patuk Gunungkidul dengan rata-rata 5.8. Skor nyeri pinggul pada lansia sesudah diberikan pencegahan latihan gerak pinggul untuk lansia di desa Trosari dusun Patuk Gunungkidul dengan rata-rata 3.3. Perbedaan skor nyeri pinggul sebelum dan sesudah diberikan pencegahan latihan gerak pinggul yaitu 2.50. Terdapat pengaruh pencegahan latihan gerak pinggul untuk lansia di desa Trosari dusun Patuk Gunungkidul. The results of the interview with the elderly at the Posyandu in the elderly inTrosari hamlet show that to deal with back pain, the elderly usually go to theclinic for an elderly health check every Wednesday. Elderly also take gymnasticsevery day to support the physical fitness of the elderly, but there are still many elderlypeople who complain that their back pain that never goes away has improved eventhough it has been applied to exercise every day. However, Static Stretching exerciseshave not been carried out to reduce back pain in the elderly. The aim of the study wasto determine the effect of Gymnastics Prevention of Low Pain on the Scales of Hip Painin the Elderly at the Elderly Posyandu in Trosari Hamlet, Patuk Gunungkidul. Thedesign of this study used Pre Experimental with the design of the One Group Pre TestPostTest Design. The purposive sampling sampling technique is 10 people. Dataanalysis using paired t-test. Characteristics of respondents (age with a mean of 66.30years, gender is male as much as 70%, education ie elementary school as much as70% and work that is not working as much as 40%). Hip pain scoring in the elderlybefore being given the Pain Relief Gymnastics Prevention in the Elderly Village ofTrosari Hamlet Patuk Gunungkidul with an average of 5.8. Scores of hip pain in the elderly after being given Elderly Pain Prevention of Lower Back Pain Exercise in Trosari Patuk Hamlet, Gunungkidul with an average of 3.3. Differences in hip pain scores before and after Low Back Pain Prevention Gymnastics were 2.50. There is the effect of Gymnastics Prevention of Low Back Pain Against Hip Pain in the Elderly at the Elderly Village of Trosari Hamlet Patuk Gunungkidul
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN KEPATUHAN CUCI TANGAN DAN PENGGUNAAN MASKER PADA REMAJA Hamranani, Sri Sat Titi; Kusumaningrum, Puput Risti; Putra, Yanuario Burnama
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.349 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i1.1199

Abstract

Abstrak Masalah kesehatan dunia yang saat ini menjadi sorotan dan sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari ilmuwan kesehatan dan masyarakat umum adalah wabah akibat dari virus covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang pencegahan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan dan hubungan pengetahuan pencegahan covid-19 dengan penggunaan masker. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja di Desa Ngaran.Responden penelitian sebanyak 161 responden yang diperoleh dengan tehknik konsekutif sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi eksklusi dalam penelitian. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang dianalisa dengan uji kendall tau. Hasil penelitian dari hubungan pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan dianalisa menggunakan uji kendall tau didapatkan hasil p-value 0,027 (p<0,05) maka Ho ditolak dan dinyatakan ada hubungan. Sedangkan hasil penelitian dari hubungan pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan menggunakan masker dianalisa menggunakan uji kendall tau didapatkan hasil p-value 0,035 (p<0,05) maka Ho ditolak dan dinyatakan ada hubungan. Kesimpulan penelitian ini Ada hubungan antara pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan responden remaja Desa Ngaran. Ada hubungan antara pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan penggunaan masker responden remaja Desa Ngaran.. Keywords: Remaja, pengetahuan covid-19 ; kepatuhan
Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Pendampingan Kegiatan Lansia Sehat: Improving Elderly Health Through Assistance with Healthy Elderly Activities Kusumaningrum, Puput Risti
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.694 KB) | DOI: 10.55018/jakk.v2i1.16

Abstract

Elderly is part of the life process that cannot be avoided and will be experienced by every human being. At this stage humans experience many changes both physically and mentally, where there is a setback in the various functions and abilities they once had. Elderly is someone who has reached the age of 60 years and over. This activity aims to improve the health of the elderly through mentoring healthy elderly activities. The method used in the activity is pre-post test without a control group. The sampling technique with a total sampling of 30 samples. The instruments used were questionnaires on the level of knowledge of hypertension and observations using a sphygmomanometer. The results of the community service showed that prior to conducting health counseling, 16 (53%) respondents had insufficient knowledge, 8 (27%) respondents were sufficient, and 6 (20%) respondents were good. After being given health counseling, the level of knowledge of the respondents became less knowledge by 2 (7%) of respondents, enough by 5 (16%) of respondents, and good by 23 (77%) of respondents. In conclusion, after counseling, it can be seen that the respondent&#39;s knowledge has increased and this method is considered effective in increasing the respondent's knowledge.
Pengaruh Verbal Bullying terhadap Kepercayaan Diri Siswa Murtana, Agus; Agustina, Nur Wulan; Pamungkas, Alfandi Tri; Kusumaningrum, Puput Risti
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.2.2024.335-344

Abstract

Verbal Bullying di Indonesia terdata kasus bullying pada angka 11.567 selama kurun waktu 7 tahun, terdapat 7.206 kasus verbal bullying di lingkungan sekolah, Bullying sejak dulu sudah menjadi permasalahan di lingkungan sekolah dasar, masalah ini ditemukan pada teman sebaya untuk menguasai pihak lain di lingkungan sekolah. Bullying dicirikan seperti pemalakan,penganiayaan, Perilaku anak yang suka berdiam diri, susah dalam pergaulan, prestasi menurun dan terlebih lagi resiko kesehatan jangka pendek maupun panjang akan berpengaruh pada kesehatan mental anak. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis mengenai pengaruh perilaku verbal bullying dengan percaya diri siswa di MI Sabranglor Trucuk Klaten. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan metode penelitian analitik observasional, populasi 40 siswa, menggunakan teknik total sampling Populasi penelitian siswa kelas IV dan V. analisa data menggunakan kendall’s tau. Hasil karakteristik responden meliputi rerata umur siswa adalah 10.62, sebagian responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 23 Siswa (57.5%), sebagian besar responden tinggal bersama orang tua sebanyak 39 Siswa (97.5%). Verbal bullying di MI Muhammadiyah Sabranglor sebanyak 26 siswa dengan presentase (65.0%) kategori bullying rendah. Kepercayaan diri siswa di MI Muhammadiyah Sabranglor sebanyak 24 siswa dengan presentase (60.0 %) kategori kurang. Hasil penelitian ini diperoleh nilai r 0,432 dengan nilai signifikansi ρ  value = 0,004 < 0,005. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh dari verbal bullying terhadap kepercayaan diri pada siswa di MI Muhammadiyah Sabranglor. 
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Di Puskesmas Klaten Utara Kusumaningrum, Puput Risti; Setianingsih, Setianingsih; Murtana, Agus
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1431

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor dalam diferensiasi dan keunggulan layanan dan merupakan sumber potensial keunggulan kompetitif yang berkelanjutan sehingga memahami dan meningkatkan kualitas. Kualitas pelayanan merupakan tantangan penting bagi semua organisasi perawatan kesehatan. Mengukur kepuasan masyarakat dalam hal ini adalah pasien, merupakan elemen penting dalam memberikan layanan yang lebih baik, efisien dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 93 orang. Alat ukur menggunakan kuesioner tentang kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Uji statistik yang digunakan adalah uji Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F hitung= 332,528 dengan tingkat signifikansi 0,001< 0,05, maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi variabel Kualitas Pelayanan atau dengan kata lain terdapat Pengaruh variabel Kualitas Pelayanan terhadap variabel Kepuasan Pasien dengan nilai besar korelasi/hubungan (R) sebesar 0,886. Dari output tersebut diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,785 yang berarti besarnya pengaruh variabel bebas (Kualitas Pelayanan) terhadap variabel terikat (Kepuasan Pasien) sebesar 78,5%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien.
Peningkatan pengetahuan remaja melalui edukasi pencegahan perilaku perundungan Agustiningrum, Ratna; Kusumaningrum, Puput Risti; Sulistyowati, Arlina Dhian; Sari, Devi Permata
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): June : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v1i2.96

Abstract

Latar belakang: Masa remaja merupakan periode perkembangan individu yang mengalami perubahan mulai dari fisik, emosi, dan sosial, yang pada akhirnya perubahan ini dapat membentuk pola perilaku serta kepribadiannya. Remaja yang agresif, impulsif, serta dominan cenderung lebih berisiko menjadi pelaku perundungan, terutama jika didukung oleh kurangnya rasa empati dan toleran. Data menunjukkan bahwa Indonesia termasuk negara dengan tingkat kasus perilaku perundungan pada remaja yang kategorinya tinggi. Tujuan: Kegiatan ini ditujukan sebagai upaya peningkatkan pengetahuan tentang pencegahan perilaku perundungan melalui edukasi. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan evaluasi. Peserta kegiatan adalah 25 remaja di Dukuh Kupang. Data di analisis deskriptif dengan distribusi frekuensi. Hasil: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat meningkatkan pengetahuan 25 remaja peserta mengenai definisi, bentuk, dampak, dan strategi pencegahan perundungan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman peserta setelah diberikan edukasi melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan media audio-visual. Simpulan: Edukasi pencegahan perundungan dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kesadaran remaja untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan. Diperlukan program berkelanjutan seperti pelatihan keterampilan komunikasi asertif dan pembentukan agen sebaya anti-bullying agar dampak positif ini dapat terus terjaga.
EXPLORING PROFESSIONALISM: CHARACTERISTICS AND SELF-CONCEPT OF IMPLEMENTING NURSES Sulistyowati, Arlina Dhian; Nurhidayati, Istianna; Setianingsih, Setianingsih; Kusumaningrum, Puput Risti
Journal of Vocational Nursing Vol. 6 No. 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v6i2.68522

Abstract

Introduction: To enhance the delivery and quality of nursing care, which in turn affects nurse satisfaction, a professional self-concept among nurses is required. Various factors, including the nature of nursing, impact this self-concept. In this study, the professional self-concept of implementing nurses at Pandan Arang Hospital in Boyolali was compared with several nurse characteristics. Methods:  The research methodology employed a cross-sectional descriptive correlational design. Seventy-two nurses in inpatient wards served as the research sample, selected using a total sampling approach. The questionnaire on nurses' professional self-concept was taken from Angel, Craven, and Denson, which was adopted by Juanamasta, covering four aspects: care, knowledge, staff relations, and leadership. As part of the data-gathering method, a questionnaire was utilized. Results: According to the research findings, among the nurses at Pandan Arang Boyolali Hospital, the majority (51.1%) had a positive professional self-concept. Furthermore, there was no significant relationship between age, gender, employment status, or length of work and nurses' professional self-concept, as indicated by a p-value > 0.05. However, a significant relationship was found between marital status and nurses' professional self-concept, as indicated by a p-value < 0.05. Conculsions: The results of this study suggest that age, gender, employment status, and length of employment are not significantly related to nurses’ professional self-concept. However, a significant relationship was observed between marital status and nurses' professional self-concept.
GAMBARAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI DESA JATINGARANG Supardi, S; Marwanti, M; Winarti, Ambar; Kusumaningrum, Puput Risti; Putri, Arma Kurnia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Militusmerupakan (DM) kumpulanpenyakit metabolic yangdi tandaidenganhiperglikemiakibatkerusakansekresi insulin,ataukeduanya. Diabetes mellitus tipe 2adalahkondisiguladalamdarahdalamtubuhtidakterkontrolakibatgangguansentivitassel pancreas untukmenghasilkan hormone insulinTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran kepatuhandiet pada penderita Diabetes MelitusMetode penelitian ini adalah deskriptif. Jumlah sempel penelitian iniadalah 20 responden. Pengambilan semple dengan teknik totalsampling. Instrument yang digunakan adalah kuisioner.Datadinanalisis menggunakan uji Univariant dalam bentuk prosentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa respoden dalam penelitian inimemiliki karakteristik yaitu sebagian besar berumur 60-69tahun(30%). Pendidikan SD (30%) sama dengan pendidikan SMA (30%).Tidak berkerja (40%). Kepatuhan diet penderita diabetes mellitusadalah patuh yaitu 12 responden (60%).Kesimpulan penelitian ini adalah kepatuhan diet pada penderitadiabetes mellitus adalah patuh, didan desa harus meningkatkanpendidikan kesehatan tentang diabetes mellitus dan meningkatkanpengetahuan tentang diet yang baik dan benar untuk penderitadiabetes mellitus.
HUBUNGAN LENGTH OF STAY (LOS) PASIEN DENGAN KEPUASAN PELAYANAN KEPERAWATAN Kusumaningrum, Puput Risti; Supardi, S; Winarti, Ambar
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Length of Stay (LOS) pasien menjadi hal yang harus diperhatikan oleh perawat hal ini disebabkan karena pasien sangat mudah mengalami perburukan klinis jika pasien terlalu lama di IGD. Dampak meningkatnya morbiditas dan kematian jika terlalu lama tinggal di IGD. Masalah LOS yang memanjang menunjukkan pelayanan keperawatan di IGD yang belum berhasil dan mengakibatkan kurangnya kepuasan keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Length of Stay (LOS) pasien dengan kepuasan pelayanan keperawatan di IGD RSUP dr. Soerajdi Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien yang mendapatkan perawatan di UGD rerata dalam 3 bulan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 93 responden. Uji statistik yang digunakan spearman rho. Hasil penelitian didapatkan LOS di IGD RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dengan rata-rata 2,03 jam dengan tingkat kepuasan pasien di IGD adalah 57,45 dan termasuk dalam kategori cukup puas sehingga dapat disimpulkan ada hubungan LOS dengan kepuasan pelayanan di IGD RSUP dr. Soeradji Tirtoneoro Klaten.