Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan pengetahuan remaja melalui edukasi pencegahan perilaku perundungan Agustiningrum, Ratna; Kusumaningrum, Puput Risti; Sulistyowati, Arlina Dhian; Sari, Devi Permata
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): June : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v1i2.96

Abstract

Latar belakang: Masa remaja merupakan periode perkembangan individu yang mengalami perubahan mulai dari fisik, emosi, dan sosial, yang pada akhirnya perubahan ini dapat membentuk pola perilaku serta kepribadiannya. Remaja yang agresif, impulsif, serta dominan cenderung lebih berisiko menjadi pelaku perundungan, terutama jika didukung oleh kurangnya rasa empati dan toleran. Data menunjukkan bahwa Indonesia termasuk negara dengan tingkat kasus perilaku perundungan pada remaja yang kategorinya tinggi. Tujuan: Kegiatan ini ditujukan sebagai upaya peningkatkan pengetahuan tentang pencegahan perilaku perundungan melalui edukasi. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan evaluasi. Peserta kegiatan adalah 25 remaja di Dukuh Kupang. Data di analisis deskriptif dengan distribusi frekuensi. Hasil: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat meningkatkan pengetahuan 25 remaja peserta mengenai definisi, bentuk, dampak, dan strategi pencegahan perundungan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman peserta setelah diberikan edukasi melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan media audio-visual. Simpulan: Edukasi pencegahan perundungan dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kesadaran remaja untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan. Diperlukan program berkelanjutan seperti pelatihan keterampilan komunikasi asertif dan pembentukan agen sebaya anti-bullying agar dampak positif ini dapat terus terjaga.
EXPLORING PROFESSIONALISM: CHARACTERISTICS AND SELF-CONCEPT OF IMPLEMENTING NURSES Sulistyowati, Arlina Dhian; Nurhidayati, Istianna; Setianingsih, Setianingsih; Kusumaningrum, Puput Risti
Journal of Vocational Nursing Vol. 6 No. 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v6i2.68522

Abstract

Introduction: To enhance the delivery and quality of nursing care, which in turn affects nurse satisfaction, a professional self-concept among nurses is required. Various factors, including the nature of nursing, impact this self-concept. In this study, the professional self-concept of implementing nurses at Pandan Arang Hospital in Boyolali was compared with several nurse characteristics. Methods:  The research methodology employed a cross-sectional descriptive correlational design. Seventy-two nurses in inpatient wards served as the research sample, selected using a total sampling approach. The questionnaire on nurses' professional self-concept was taken from Angel, Craven, and Denson, which was adopted by Juanamasta, covering four aspects: care, knowledge, staff relations, and leadership. As part of the data-gathering method, a questionnaire was utilized. Results: According to the research findings, among the nurses at Pandan Arang Boyolali Hospital, the majority (51.1%) had a positive professional self-concept. Furthermore, there was no significant relationship between age, gender, employment status, or length of work and nurses' professional self-concept, as indicated by a p-value > 0.05. However, a significant relationship was found between marital status and nurses' professional self-concept, as indicated by a p-value < 0.05. Conculsions: The results of this study suggest that age, gender, employment status, and length of employment are not significantly related to nurses’ professional self-concept. However, a significant relationship was observed between marital status and nurses' professional self-concept.
GAMBARAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI DESA JATINGARANG Supardi, S; Marwanti, M; Winarti, Ambar; Kusumaningrum, Puput Risti; Putri, Arma Kurnia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Militusmerupakan (DM) kumpulanpenyakit metabolic yangdi tandaidenganhiperglikemiakibatkerusakansekresi insulin,ataukeduanya. Diabetes mellitus tipe 2adalahkondisiguladalamdarahdalamtubuhtidakterkontrolakibatgangguansentivitassel pancreas untukmenghasilkan hormone insulinTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran kepatuhandiet pada penderita Diabetes MelitusMetode penelitian ini adalah deskriptif. Jumlah sempel penelitian iniadalah 20 responden. Pengambilan semple dengan teknik totalsampling. Instrument yang digunakan adalah kuisioner.Datadinanalisis menggunakan uji Univariant dalam bentuk prosentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa respoden dalam penelitian inimemiliki karakteristik yaitu sebagian besar berumur 60-69tahun(30%). Pendidikan SD (30%) sama dengan pendidikan SMA (30%).Tidak berkerja (40%). Kepatuhan diet penderita diabetes mellitusadalah patuh yaitu 12 responden (60%).Kesimpulan penelitian ini adalah kepatuhan diet pada penderitadiabetes mellitus adalah patuh, didan desa harus meningkatkanpendidikan kesehatan tentang diabetes mellitus dan meningkatkanpengetahuan tentang diet yang baik dan benar untuk penderitadiabetes mellitus.
HUBUNGAN LENGTH OF STAY (LOS) PASIEN DENGAN KEPUASAN PELAYANAN KEPERAWATAN Kusumaningrum, Puput Risti; Supardi, S; Winarti, Ambar
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Length of Stay (LOS) pasien menjadi hal yang harus diperhatikan oleh perawat hal ini disebabkan karena pasien sangat mudah mengalami perburukan klinis jika pasien terlalu lama di IGD. Dampak meningkatnya morbiditas dan kematian jika terlalu lama tinggal di IGD. Masalah LOS yang memanjang menunjukkan pelayanan keperawatan di IGD yang belum berhasil dan mengakibatkan kurangnya kepuasan keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Length of Stay (LOS) pasien dengan kepuasan pelayanan keperawatan di IGD RSUP dr. Soerajdi Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien yang mendapatkan perawatan di UGD rerata dalam 3 bulan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 93 responden. Uji statistik yang digunakan spearman rho. Hasil penelitian didapatkan LOS di IGD RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dengan rata-rata 2,03 jam dengan tingkat kepuasan pasien di IGD adalah 57,45 dan termasuk dalam kategori cukup puas sehingga dapat disimpulkan ada hubungan LOS dengan kepuasan pelayanan di IGD RSUP dr. Soeradji Tirtoneoro Klaten.
Strategi Optimalisasi Dokumentasi Keperawatan Melalui Peningkatan Motivasi Perawat Kusumaningrum, Puput Risti; Agustiningrum, Ratna; Sulistyowati, Arlina Dhian
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1929

Abstract

Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan komponen esensial dalam praktik keperawatan profesional, berfungsi sebagai alat komunikasi antar profesional kesehatan dan sebagai bukti legal atas tindakan keperawatan yang telah dilakukan. Namun, kualitas dokumentasi keperawatan di Indonesia sering kali belum memenuhi standar yang diharapkan. Tujuan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah menganalisa tingkat pengetahuan responden sebelum dan setelah dilakukan coaching dokumentasi keperawatan melalui peningkatan motivasi. Metodologi pada kegiatan ini yaitu dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan setelah coaching tentang dokumentasi keperawatan melalui peningkatan motivasi perawat. Pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini didapatkan hasil sebelum dilakukan coaching dengan pengetahuan cukup sebanyak 14 (82,4%) orang dan baik sebanyak 3 (17,6%) orang. Setelah diberikan coaching tingkat pengetahuan responden menjadi meningkat dengan pengetahuan baik sebanyak 17 (100%) orang. Kesimpulan : hasil setelah dilakukan coaching dapat dilihat pengetahuan responden meningkat dan metode ini dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan responden.
Gambaran Visus Mata Pasca Pembelajaran Daring pada Anak Sekolah Agustiningrum, Ratna; Pangestu, Bangkit; Kusumaningrum, Puput Risti; Permatasari, Devi
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v11i1.1088

Abstract

Pandemic Covid-19 has been spreading continuously since March 2020 in Indonesia. Online learning has been used as a solution to reduce the spread of the Covid-19 pandemic. However, the habit of frequently using smartphones during online learning for school-age children can disrupt eye health and lead to a decrease in visual acuity. Visual acuity abnormalities in school-age children's vision become a significant problem that needs immediate detection as early as possible so as not to affect the child's focus during the learning process. To understand the post-online learning visual perception of elementary school children. The research design employs a quantitative descriptive research method with a cross-sectional approach. The study population consists of students in grades 4, 5, and 6 at SDN 2 Sukorejo, totaling 43 respondents. The sampling technique used total sampling with exclusion criteria, resulting in a total of 38 respondents. Data analysis is conducted using frequency distribution. The characteristics of the elementary school children who were respondents had an average age of 11.18 years, with a minimum age of 10 years and a maximum of 13 years. The majority of respondents were female, totaling 21 children (55.3%). The results of this study revealed that the visual acuity of the right eye was normal in 33 children (86.8%), and the visual acuity of the left eye was normal in 36 children (94.7%). The post-online learning visual perception of elementary school children at SDN 2 Sukorejo mostly indicated normal vision.
Implementasi Komunikasi Efektif dalam Peningkatan Keselamatan Pasien Sulistyowati, Arlina Dhian; Kusumaningrum, Puput Risti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2100

Abstract

Patient safety was an important indicator of health service quality and was strongly influenced by the effectiveness of communication among health professionals. Ineffective communication could lead to medical errors and decreased quality of care. This study aimed to determine the relationship between effective communication and patient safety at PKU Muhammadiyah Prambanan Hospital. This research used a quantitative method with a correlational design. The sample consisted of 16 nurses selected using purposive sampling techniques. The instruments used were effective communication and patient safety questionnaires. Data were analyzed using the Spearman’s rho test. The results showed that the majority of respondents were female (93.8%), held a diploma in nursing (87.5%), and had less than one year of work experience (56.2%). The level of effective communication among nurses was high (87.5%), and the level of patient safety was also high (75%). The Spearman’s rho test results indicated a strong and significant relationship between effective communication and patient safety with a correlation coefficient of r = 0.764 and p = 0.001 (p < 0.05). It was concluded that the better the communication performed by nurses, the higher the implementation of patient safety. It was recommended that the hospital improve training in effective communication using the SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) method to minimize information errors and strengthen the culture of patient safety.