Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN METODE SAS (STRUKTURAL ANALITIK SINTESIS) SISWA SD KELAS I Budiarti, Wahyu Nuning
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.239 KB)

Abstract

This study aims to produce a learning media product in the form of Flash Card to improve the initial reading skill with SAS method of first grade students. This development research uses a step developed by Borg & Gall. The development model is grouped into: (1) conducting preliminary research and gathering information, (2) planning, (3) developing the initial product, (4) conducting initial field trials, (5) revising the initial product to compose the main product, (6) conducting major tests, (7) revising the main product to compose the operational product, (8) conducting operational field tests, (9) revising the final product, (10) desemination. The subjects of field test in the experimental class were 27 students and the control class were 27 students. The results showed that (1) Flash Card media suitable for learning. According to material experts and Flash Card product learning experts categorized "good". (2) there is an increase of pretest value on posttest of Indonesian learning motivation and reading comprehension skill between control class and experiment class. Overall test and research results show that the Flash Card media positively and significantly influence to the improvement of reading skill of beginning of SAS method of student.
PENGEMBANGAN TES KESIAPAN MOTORIK MASUK SEKOLAH (KEMOMASE) Budiarti, Wahyu Nuning; Ridlo, Lumaur
JURNAL PANCAR (Pendidik Anak Cerdas dan Pintar) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pancar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asumsi kesiapan anak memasuki Sekolah Dasar masih memiliki fokus kepada seputar penguasaan membaca, menulis dan berhitung (calistung). Pentingnya faktor kematangan belajar disebutkan oleh Piaget sehingga anak memiliki motivasi instrinsik dalam belajar. Tes kemomase adalah tes kesiapan masuk sekolah untuk anak usia dini atau masih sekolah di Taman kanak-kanak, tes ini bertujuan membantu guru dalam melihat perkembangan anak dan sebagai alat bantu evaluasi apakah siswa tersebut sudah siap masuk Sekolah Dasar atau belum. Tujuan penelitian adalah mengembangkan tes kesiapan motorik masuk sekolah (Kemomase) yang dapat didesiminasikan untuk anak usia pra sekolah dan menguji validitas dan reliabilitas alat Tes kemomase yang dikembangkan. Model Pengembangan Penelitian pengembangan ini mengacu pada tahapan pengembangan four D- Model yang terdiri atas tahapan pendefinisian (define), tahapan perancangan (design), tahapan pengembangan (develope), dan diseminasi  (disseminate). Model ini juga dikenal dengan istilah four D Model. Model ini dipilih karena tepat untuk menghasilkan sebuah produk penelitian yang tepat guna yaitu Tes Kemomase diuji kelayakannya dengan uji validitas dan reliabilitas untuk menjadikan tes kesiapan belajar yang terstandar.  1. Produk berupa instrumen evaluasi yang disebut Kemomase (Kemampuan Motorik Masuk Sekolah) untuk membantu guru melakukan evaluasi terhadap peserta didiknya, kemudian didesiminasikan ke beberapa sekolah TK. Produk dibuat masih menggunakan kertas dan beberapa alat peraga masih menggunakan milik sekolah, untuk kesiapterapan teknologi, peneliti berusaha mengambangkan Tes Kemomase ini ke dalam aplikasi di android supaya bisa lebih mudah digunakan, sampai dengan penelitian berakhir, desiminasi masih menggunakan soft file untuk memudahkan guru jika ingin menggunakan. hasil penelitian yang diperoleh bahwa produk dapat diaplikasikan dan dapat langsung digunakan oleh guru. Validitas isi menggunakan Aiken, reliabilitas menunjukan tingkat konsistensi internal instrumen tinggi.
PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KARAKTER PADA SISWA KELAS IV SDN 1 TAMBAKNEGARA TAHUN AJARAN 2019/2020 Dwiyanti, Aris Naeni; Riwanto, Mawan Akhir; Budiarti, Wahyu Nuning
JURNAL PANCAR (Pendidik Anak Cerdas dan Pintar) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pancar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan IPA di sekolah dasar belum ditunjang dengan peralatan laboratorium yang memadai. Memanfaatkan era abad 21 laboratorium virtual dikemas untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar serta karakter siswa melalui penerapan laboratorium virtual pada tema pahlawanku. Sampel dari penelitian ini adalah siswa-siswai kelas IV A dan IV B SDN 1 tambaknegara sebanyak 26 siswa. Hasil analisis menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebelum dilakukan penelitian adalah 55 sedangkan setelah dilakukan penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 75.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan laboratorium virtual pada tema VI pahlawanku dapat meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa.
PENGEMBANGAN TES KESIAPAN MOTORIK MASUK SEKOLAH (KEMOMASE) Budiarti, Wahyu Nuning; Ridlo, Lumaur
JURNAL PANCAR (Pendidik Anak Cerdas dan Pintar) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.964 KB)

Abstract

Asumsi kesiapan anak memasuki Sekolah Dasar masih memiliki fokus kepada seputar penguasaan membaca, menulis dan berhitung (calistung). Pentingnya faktor kematangan belajar disebutkan oleh Piaget sehingga anak memiliki motivasi instrinsik dalam belajar. Tes kemomase adalah tes kesiapan masuk sekolah untuk anak usia dini atau masih sekolah di Taman kanak-kanak, tes ini bertujuan membantu guru dalam melihat perkembangan anak dan sebagai alat bantu evaluasi apakah siswa tersebut sudah siap masuk Sekolah Dasar atau belum. Tujuan penelitian adalah mengembangkan tes kesiapan motorik masuk sekolah (Kemomase) yang dapat didesiminasikan untuk anak usia pra sekolah dan menguji validitas dan reliabilitas alat Tes kemomase yang dikembangkan. Model Pengembangan Penelitian pengembangan ini mengacu pada tahapan pengembangan four D- Model yang terdiri atas tahapan pendefinisian (define), tahapan perancangan (design), tahapan pengembangan (develope), dan diseminasi  (disseminate). Model ini juga dikenal dengan istilah four D Model. Model ini dipilih karena tepat untuk menghasilkan sebuah produk penelitian yang tepat guna yaitu Tes Kemomase diuji kelayakannya dengan uji validitas dan reliabilitas untuk menjadikan tes kesiapan belajar yang terstandar.  1. Produk berupa instrumen evaluasi yang disebut Kemomase (Kemampuan Motorik Masuk Sekolah) untuk membantu guru melakukan evaluasi terhadap peserta didiknya, kemudian didesiminasikan ke beberapa sekolah TK. Produk dibuat masih menggunakan kertas dan beberapa alat peraga masih menggunakan milik sekolah, untuk kesiapterapan teknologi, peneliti berusaha mengambangkan Tes Kemomase ini ke dalam aplikasi di android supaya bisa lebih mudah digunakan, sampai dengan penelitian berakhir, desiminasi masih menggunakan soft file untuk memudahkan guru jika ingin menggunakan. hasil penelitian yang diperoleh bahwa produk dapat diaplikasikan dan dapat langsung digunakan oleh guru. Validitas isi menggunakan Aiken, reliabilitas menunjukan tingkat konsistensi internal instrumen tinggi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING SISWA KELAS V SD NEGERI SLARANG 01 TAHUN 2019 Setyaningsih, Eris; Dwiyanti, Aris Naeni; Budiarti, Wahyu Nuning
JURNAL PANCAR (Pendidik Anak Cerdas dan Pintar) Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.497 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model discovery learning dan menganalisis peningkatan hasil belajar IPA materi sumber daya alam dan kegiatan manusia yang mengubah permukaan bumi pada siswa kelas V SD Negeri Slarang 01 tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus rata-rata kelas 59,29 dengan persentase ketuntasan 23,52% dengan 4 siswa tuntas KKM dan 13 siswa tidak tuntas KKM. Pada siklus 1 meningkat menjadi rata-rata kelas 63,76 denga persentase 47,05% dengan 8 siswa tuntas KKM dan 9 siswa tidak tuntas KKM. Pada siklus II meningkat menjadi rata-rata kelas 80,47 denga persentase 82,35% dengan 14 siswa tuntas KKM dan 3 siswa tidak tuntas KKM. Proses pembelajaran berlangsung terpusat pada siswa dengan bimbingan guru menerpakan model discovery learning. Dapat disimpulkanan bahwa penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi sumber daya alam dan kegiatan manusia yang dapat mengubah permukaan bumi pada siswa kelas V SD Negeri Slarang 01 tahun ajaran 2018/2019.
Kajian Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah untuk Pengembangan Sekolah Dasar Yusuf Hasan Baharudin; Paramita Purbosari; Wahyu Nuning Budiarti; Wiwit Dwi Kartika; Lulu Nur Inayah
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 3 (2022): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.747 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i3.4601

Abstract

Artikel ini memiliki tujuan untuk menggambarkan implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam bidang pendidikan khususnya pendidikan dasar di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mencari referensi dari berbagai sumber dengan melihat keterkaitan Manajemen Berbasis Sekolah di Sekolah Dasar mengkaji mengenai Manajamen Berbasis Sekolah, antara lain pengertian, kekurangan, kelebihan, komponen, tujuan, strategi pelaksanaan dan tahapan dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk melihat, keterkaitan dan implementasinya terhadap peningkatan kualiatas dan mutu suatu Sekolah Dasar. Karena mutu dan kualitas suatu sekolah sangat penting dalam pendidikan nasional. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) menunjukkan bahwa prinsip yang dipakai antara lain, pertama prinsip kemandirian, setiap sekolah memiliki visi, misi, dan tujuan masing-masing. Kedua prinsip desentralisasi, dimana sekolah mempunyai kewenangan dan otonomi secara penuh. Ketiga adanya prinsip fleksibilitas, di mana setiap sekolah diperbolehkan membuat keputusan atas sekolah itu sendiri baik dalam permasalahan internal maupun eksternal sesuai dengan kondisi sekolahnya, berlaku juga di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK (E MODUL) KETERAMPILAN BERBAHASA DAN SASTRA INDONESIA SD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK MAHASISWA PGSD Wahyu Nuning Budiarti; Mawan Akhir Riwanto
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 8 No. 1 (2021): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.734 KB) | DOI: 10.31316/esjurnal.v8i1.996

Abstract

This development research developed one of the learning media needed during the Covid 19 pandemic, namely an electronic module which is the development of a module that is easier to use, easy to carry, concise and practical by lecturers and students. The module for Elementary School Indonesian Language and Literature Skills for PGSD students was developed so that students can better apply the language skills learning aspects of listening in their ability to synthesize. The research method used 10 steps of Borg and Gall's development research grouped into 4 procedures. The four procedures are. (1) Initial research (2) Product Development, (3) Product testing and revision, and (4) final stage. The data is obtained by analyzing the ratings by users, material experts, and media experts. The result obtained is that the feasibility value by the experts reaches a value of 90% from material experts and 89% from media experts with very valid criteria and is achieved in the second stage. Student response is very good with a score of 74.14%. Pre test results are? and the post test results after using the product being developed are 22,5%. The use of e-modules for learning is proven to improve students' listening skills and shows that this language skills learning module is feasible to use.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV Wahyu Nuning Budiarti; Haryanto Haryanto
Jurnal Prima Edukasia Vol 4, No 2: July 2016
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.154 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v4i2.6295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa media komik yang dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Indonesia dan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah yang dikembangkan oleh Borg Gall. Model Pengembangan tersebut dikelompokan menjadi: (1) melakukan penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi, (2) melakukan perencanaan, (3) mengembangkan produk awal, (4) melakukan uji coba lapangan awal, (5) melakukan revisi produk awal untuk menyusun produk utama, (6) melakukan uji coba utama, (7) melakukan revisi produk utama untuk menyusun produk operasional, (8) melakukan uji lapangan operasional, (9) melakukan revisi produk akhir, (10) deseminasi. Subjek uji pelaksanaan lapangan pada kelas eksperimen sebanyak 27 siswa dan pada kelas kontrol sebanyak 27 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media komik pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran. Menurut ahli materi dan ahli media pembelajaran produk media komik berkategori “baik”. (2) terdapat peningkatan nilai pretest terhadap posttest motivasi belajar bahasa Indonesia dan keterampilan membaca pemahaman antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Keseluruhan uji dan hasil penelitian menunjukan bahwa media komik berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia dan keterampilan membaca pemahaman siswa.Kata Kunci: media komik, motivasi belajar bahasa Indonesia, keterampilan membaca pemahaman DEVELOPING COMIC BOOKS TO INCREASE MOTIVATION TO LEARN AND READING COMPREHENSION FOR THE FOURTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL AbstractThis research aims to: evelop an comic books that is eligible for the fourth grade students of elementary school, (2) reveal the effectiveness of the developed comic books toward enchancement of student motivation to learn, and  enchancement of student reading comprehension. This developmental research refers to the model from Borg Gall, consist of (1) research information collecting, (2) planning, (3) develop preliminary form of product, (4) preliminary field testing, (5) main product revision, (6) main field testing, (7) operational product revision, (8) operational field revision, (9) final product revision, (10) dissemination and implementation. The subject of the operational field testing consists of 27 as the experimental class and 27 students as the control class. The research finding reveals that the comic books is proper for the fourth grade students of elementary school.(1) According to the expert of the material and the expert of the educational media, the comic books product is categorized into “good”. (2) There is an increase in the pretest to posttest at control class and experimental class of motivation for study after using comic books, and reading comprehension after using comic books for study. Overall test and the results showed that the comic books take effect that positive and significant to student’s motivation to learn and student’s reading comprehension.Keywords: comic books, motivation to learn, student’s reading comprehension.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV Wahyu Nuning Budiarti; Haryanto Haryanto
Jurnal Prima Edukasia Vol 4, No 2: July 2016
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.154 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v4i2.6295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa media komik yang dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Indonesia dan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah yang dikembangkan oleh Borg Gall. Model Pengembangan tersebut dikelompokan menjadi: (1) melakukan penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi, (2) melakukan perencanaan, (3) mengembangkan produk awal, (4) melakukan uji coba lapangan awal, (5) melakukan revisi produk awal untuk menyusun produk utama, (6) melakukan uji coba utama, (7) melakukan revisi produk utama untuk menyusun produk operasional, (8) melakukan uji lapangan operasional, (9) melakukan revisi produk akhir, (10) deseminasi. Subjek uji pelaksanaan lapangan pada kelas eksperimen sebanyak 27 siswa dan pada kelas kontrol sebanyak 27 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media komik pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran. Menurut ahli materi dan ahli media pembelajaran produk media komik berkategori “baik”. (2) terdapat peningkatan nilai pretest terhadap posttest motivasi belajar bahasa Indonesia dan keterampilan membaca pemahaman antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Keseluruhan uji dan hasil penelitian menunjukan bahwa media komik berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia dan keterampilan membaca pemahaman siswa.Kata Kunci: media komik, motivasi belajar bahasa Indonesia, keterampilan membaca pemahaman DEVELOPING COMIC BOOKS TO INCREASE MOTIVATION TO LEARN AND READING COMPREHENSION FOR THE FOURTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL AbstractThis research aims to: evelop an comic books that is eligible for the fourth grade students of elementary school, (2) reveal the effectiveness of the developed comic books toward enchancement of student motivation to learn, and  enchancement of student reading comprehension. This developmental research refers to the model from Borg Gall, consist of (1) research information collecting, (2) planning, (3) develop preliminary form of product, (4) preliminary field testing, (5) main product revision, (6) main field testing, (7) operational product revision, (8) operational field revision, (9) final product revision, (10) dissemination and implementation. The subject of the operational field testing consists of 27 as the experimental class and 27 students as the control class. The research finding reveals that the comic books is proper for the fourth grade students of elementary school.(1) According to the expert of the material and the expert of the educational media, the comic books product is categorized into “good”. (2) There is an increase in the pretest to posttest at control class and experimental class of motivation for study after using comic books, and reading comprehension after using comic books for study. Overall test and the results showed that the comic books take effect that positive and significant to student’s motivation to learn and student’s reading comprehension.Keywords: comic books, motivation to learn, student’s reading comprehension.
Analysis of Prospective Teacher Ability in Developing Educational Websites using Google Sites Riwanto, Mawan Akhir; Budiarti, Wahyu Nuning; Dwiyanti, Aris Naeni; Mey Prihandani Wulandari; Romadhon, Ibni Mas'ud Wafaur; Eleonor Francisco
TAMANSISWA INTERNATIONAL JOURNAL IN EDUCATION AND SCIENCE Vol 6 No 1 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tijes.v6i1.16949

Abstract

This study examines the competencies of future primary school teachers and prospective guidance and counseling instructors in creating instructional websites with Google Sites. It examines how these prospective educators employ the platform to provide dynamic and interactive resources that facilitate diverse educational objectives. The current research evaluates the capacity to design a website structure, register a Google account, organize the main page of Google Sites, insert images and videos, manage menus, and construct inter-page linkages. The research sample included twenty participants, consisting of ten students from the Elementary School Teacher Education Department and ten students from the Guidance and Counseling Department at Nahdlatul Ulama Al Ghazali University, Cilacap, Indonesia. The findings reveal that prospective teachers exhibited proficiency in creating structured and functional websites with Google Sites, while also integrating diverse multimedia elements, including images and interactive features, to enrich the learning experience for their future students.