Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Tindakan Resusitasi Pada Kasus Gawat Nafas Neonatus di Ruang Nicu RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Mursyida, Rika; Arisandi, Desi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.3040

Abstract

Bayi dengan BBLR yang preterm berpotensi mengalami kegawatan lebih besar, Pergerakan yang tidak stabil pada Angka Kematian Bayi di atas dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya Penyebab Kematian Bayi masih didominasi oleh Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan Asfiksia. Jumlah Kematian Bayi 1033 Kasus Penyebab Kematian BBLR 204 kasus atau (20%) dan Penyebab Asfiksia 258 kasus atau (25%), tetanus 2 kasus, sepsis 15 kasus, kelainan bawaan 75 kasus, pnomonia 35 kasus, diare 22 Kasus, kelainan saluran cerna 12 kasus dan lain-lain 410 kasus serta masih banyak tenaga kesehatan yang belum terlatih penanganan kegawatdarurartan maternal dan neonatal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan tindakan resusitasi pada kasus gawat nafas Neonatus di Ruang NICU RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik Total Sampling sebanyak 21 orang. Penelitian dilakukan dari tanggal 11 - 21 Maret 2023 di Ruang NICU RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur.  Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada para responden dan kemudian dikumpulkan dan diolah dengan sistem komputerisasi melalui editing, coding dan tabulating. Hasil penelitian diperoleh mayoritas pengetahuan perawat di ruang NICU RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur yaitu pengetahuan baik sebanyak 15 responden (71,4%), dan tindakan Resusitasi mayoritas adalah sesuai SOP yaitu sebanyak 15 Orang (71,4%). Analisa Data yang digunakan dengan uji Fisher’s Exact Test yang  diperoleh nilai ρ value sebesar 0,031 < 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan perawat dengan pelaksanaan tindakan resusitasi pada kasus gawat nafas neonatus di ruang NICU RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur. Disarakan dapat menjadi sumber informasi bagi perawat dalam menambah pengetahuan dimana berpengaruh terhadap tindakan, semakin baiknya pengetahuan secara tidak langsung akan meningkatkan perbaikan tindakan resusitasi pada kasus gawat nafas neonatus di ruang NICU RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur. Kata Kunci: Pengetahuan, Perawat, Resusitasi, Gawat NafasInfants with premature BBLR may potentially experience greater fatigue, the unstable movement in the above baby death rate can be caused by several factors, among them the cause of baby death is still dominated by low birth weight (BBLR) and asphyxia. Number of infant deaths 1033 cases Causes of death BBLR 204 cases or (20%) and causes of asphyxia 258 cases or (25%), tetanus 2 cases, sepsis 15 cases, birth defects 75 cases, pneumonia 35 cases, diarrhea 22 cases, abnormalities of the intestinal tract 12 cases and other 410 cases as well as a lot of untrained health care workers treatment of maternal and neonatal kegawatdarurartan. The aim of this study is to know the relationship of nurses' knowledge with the implementation of resuscitation actions in the case of neonatal breathing in the NICU RSUD room dr. Zubir Mahmud in Eastern Aceh. The research design used in this study uses a cross-sectional approach. The study used the Total Sampling technique of 21 people. The study was conducted from 11 to 21 March 2023 in the NICU RSUD room. Zubir Mahmud in Eastern Aceh.  The data is collected by sharing questionnaires to respondents and then collected and processed by computerized systems through editing, coding and tabulating. The results of the research obtained the majority of the knowledge of nurses in the room NICU RSUD dr. Zubir Mahmud East Aceh district is a good knowledge of 15 respondents (71.4%), and the resuscitation action of the majority is in accordance with the SOP of 15 people (71.4%) Data analysis used with the Fisher’s Exact Test obtained a ρ value of 0.031 < 0.05 so that it can be said there is a meaningful relationship between the knowledge of nurses with the implementation of resuscitation actions in the case of neonatal breathing in the NICU RSUD room dr. Zubir Mahmud in Eastern Aceh. Disarakan can be a source of information for nurses in adding knowledge where influence the action, the better the knowledge indirectly will improve the improvement of resuscitation action in the case of neonatal breathing in the room NICU RSUD dr. Zubir Mahmud in Eastern Aceh.Keywords: Knowledge, Nurses, Resuscitation, Respiratory Care, Breath Care 
Efektivitas Aromaterapi Peppermint Terhadap Penurunan Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara Mursyida, Rika; Safinatuljadilah, Safinatuljadilah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2695

Abstract

Kehamilan merupakan penyatuan spermatozoa dan ovum yang dilanjutkan dengan tertanamnya hasil konsepsi ke dalam endometrium, Masa kehamilan dimulai dari hasil konsepsi sampai lahirnya janin. Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil sampai mengganggu pekerjaan sehari-hari karena keadaan umumnya menjadi buruk, karena terjadi dehidrasi. peppermint mengandung kasiat anti kejang dan penyembuhan yang handal untuk kasus mual, salah cerna, susah membuang gas di perut diare, sembelit, sakit kepala dan pingsan. Aromaterapi memberikan rasa efek bagi penghirupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas aromaterapi peppermint terhadap penurunan hiperemesis gravidarum pada ibu hamil. Jenis Penelitin yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif atau quantitatif design dengan pendekatan desain quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami hiperemisis gravidarum yang datang ke PMB Hj. Syamsiah, S.Tr.Keb Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 s/d 22 Juli tahun 2022 dengan sampel sebanyak 45 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total  sampling, berdasarkan hasil uji wilcoxon  hasil penelitian bahwa ada perbedaan mual sebelum dan sesudah di berikan aromaterapi Peppermint dengan nilai Z -5,995 dan pvalue 0,000 < 0,05, dan muntah dengan nilai Z -6,033 dan pvalue 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah di berikan aromaterapi peppermint.Kata Kunci: Kehamilan, Hiperemesis Gravidarum, Aromaterapi PeppermintPregnancy is the union of spermatozoa and ovum which is followed by the implantation of the products of conception into the endometrium. The gestation period starts from the products of conception until the birth of the fetus. Hyperemesis Gravidarum is excessive nausea and vomiting in pregnant women to the point that it interferes with daily work because the condition generally gets worse, due to dehydration. Peppermint contains anti-convulsant and healing properties that are reliable for cases of nausea, indigestion, difficulty passing gas in the stomach, diarrhea, constipation, headaches and fainting. Aromatherapy gives a sense of effect to the inhaler. The purpose of this study was to identify the effectiveness of peppermint aromatherapy in reducing hyperemesis gravidarum in pregnant women. The type of research used in this research is quantitative research or quantitative design with a quasi-experimental design approach. The population in this study were all pregnant women who came to PMB Hj. Syamsiah, S.Tr.Keb, Dewantara District, North Aceh Regency. This research was conducted from 14 to 22 July 2022 with a sample of 45 respondents. The sampling technique used total sampling, based on the results of the Wilcoxon test results that there were differences in nausea before and after being given Peppermint aromatherapy with a Z value of -5.995 and a pvalue of 0.000 <0.05, and vomiting with a Z value of -6.033 and a pvalue of 0.000 <0. 05 which means there is a difference before and after being given peppermint aromatherapy.Keywords: Pregnancy, Hyperemesis Gravidarum, Peppermint Aromatherapy
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DENGAN SENAM NIFAS UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN IBU PASCA PERSALINAN DAN MENYUSUI Hijri Khana, Fitri; Mursyida, Rika; Stefii Harkensia, Linur; Yusnidar, Yusnidar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4463-4470

Abstract

Berbagai keluhan sering dirasakan ibu nifas seperti nyeri perut bagian bawah yang semakin bertambah saat menyusui bayinya, badan pegal, nyeri luka jalan lahir, gangguan pencernaan dan sebagainya. Berbagai upaya untuk memulihkan kembali alat kandungan serta menguatkan otot-otot rahim dan perut pada ibu nifas diantaranya melalui mobilisisai dini dan senam nifas. Serangkaian aktivitas fisik pada senam nifas melalui gerakan tubuh yang dihasilkan oleh kontraksi otot kerangka tubuh yang dapat meningkatkan energi dengan tujuan meningkatkan kebugaran fisik agar ibu nifas mampu melaksanakan tugas sehari-hari dengan semangat. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan rumusan masalah berupa terbatasnya pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengenai senam nifas di wilayah puskesmas Nibong Aceh Utara. Dengan demikian diperlukan pemberdayaan masyarakat khususnya kader kesehatan yang bertujuan agar kader mampu menjalankan peran dan tugasnya dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak diantaranya melalui pelatihan senam nifas. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah dengan pelatihan. Adapun penyampaian materi pengetahuan menggunakan metode ceramah tanya jawab, sedangkan keterampilan senam nifas menggunakan metode demonstrasi dan simulasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 3 bulan dengan jumlah responden 52 kader kesehatan. Pelatihan dalam kegiatan ini memberikan implikasi berupa peningkatan pengetahuan responden hingga sebesar 12, 72 sedangkan keterampilan responden meningkat sebesar 55,1. Kegiatan pengabdian telah memberikan manfaat khususnya bagi responden serta bagi seluruh masyarakat Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara secara umum. Kegiatan pengebdian masyarakat ini diharapkan dapat dikembangkan di beberapa desa lainnya di wilayah Puskesmas Nibong maupun lainnya di Kabupaten Nibong.
THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING STYLES AND THE SOCIAL SKILLS OF PRESCHOOL CHILDREN AT RA AN-NUR, PESANGAN SIBLAH KRUENG DISTRICT, BIREUEN REGENCY Rika Mursyida; Fitri Hijri Khana; Siska Desta Roza
MEDALION Journal: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Vol. 7 No. 1 (2026): March
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parenting patterns are everything that parents do to shape the behavior of their children, including all warnings and rules, teaching and planning, examples of affection as well as praise and punishment. Social skills are the ability of individuals to communicate effectively with others both verbally and non-verbally according to the situation and condition Which There is on moment That,Where skills is learned behavior. This study is a quantitative correlation study using a Cross Sectional design . to determine the relationship between parenting patterns and the social skills of preschool-aged children at RA-An-Nur, Peusangan Siblah Kreung District, Bireuen Regency. The number of respondents in this study was 64 people. This research was conducted at RA An-Nur Peusangan Siblah Krueng, Bireuen Regency. Data collection was carried out in July 2021. Variable measurement used univariate and bivariate analysis with the chi-square test . The results of this study indicate that out of 19 children with authoritarian parenting styles, 9 children (47.4%) have capable social skills. Of the 35 children with democratic parenting styles, 28 children (80.0%) have capable social skills. Of the 10 children with permissive parenting styles, 6 children (60.0%) have capable social skills with a ???? -value of 0.044.
Pengaruh Pijat Bayi Dengan Minyak “Serzai” Dan Minyak Baby Oil Terhadap Kualitas Tidur Bayi 3-12 Bulan Di Tpmb Roslina Geudong Fitri Hijri Khana; Rika Mursyida; Cantika Iva Nugrahani; Yusnidar Yusnidar
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i2.332

Abstract

Pada tahap pertumbuhan bayi, menjaga kualitas tidur merupakan hal yang harus diperhatikan mengingat pentingnya proses tidur bagi pertumbuhan dan perkembangan rotaknya. Pijat bayi dengan minyak 2025 merupakan salah satu cara yang menyenangkan untuk membuat kualitas tidur bayi menjadi lebih baik.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pijat bayi dengan minyak 2025 terhadap kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan di TPMB Roslina Kecamatan Samudera tahun 2025. Metode penelitian ini adalah Quasy Eksperiement dengan rancangan two grup pre test and post test. Kegiatan penelitian dilakukan pada bulan November sampai Oktober 2025. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 bayi usia 3-12 bulan. Teknik sample yang digunakan yaitu purposive sampling dan didapat 30 Responden. Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon. Dari hasil statistik menunjukan peningkatan kualitas tidur, pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (±4,00>±3,00). Hasil uji statistic menunjukan p= value 0,000 > 0,05 maka, kesimpulannya terdapat Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 Bulan Di TPMB Roslina Kecamatan Samudera Tahun 2025. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk lebih mendalami dan menambah variable agar lebih variatif.
Pemberdayaan Bahan Pangan Lokal Cemilan Bergizi (Kerupuk Ikan Bulan) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Pesisir di Desa Aluebaroh Seunuddon, Aceh Utara Fitri Hijri Khana; Intan Maulida; Siska Desta Roza; Yusnidar Yusnidar; Rika Mursyida; Sauratul Ma’wa; Rahmatika Rahmatika
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2725

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia. Salah satu cara untuk mencegah stunting adalah dengan memanfaatkan kearifan lokal. Makanan laut, sumber protein dan kalsium, merupakan bahan lokal yang umum di Desa Aluebaroh, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Namun, banyak warga yang belum mengetahui manfaat dari bahan-bahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemberdayaan camilan bergizi ikan bulan sebagai upaya pencegahan stunting pada masyarakat pesisir di Desa Aluebaroh, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan perencanaan, kemudian dilakukan kegiatan dengan metode ceramah, menonton video animasi, membagikan booklet dan poster, serta melakukan demonstrasi pembuatan camilan bergizi berbahan pangan lokal ikan bulan. Kegiatan edukasi kesehatan ini dilakukan selama satu hari. Pemantauan dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pengetahuan peserta pada hari ketujuh setelah penyuluhan. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 81% setelah diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan media buklet (Ibu Cerdas), video animasi, poster, ceramah, dan demonstrasi, serta peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga sebesar 60% tentang camilan bergizi, pangan lokal, dan ikan bulan untuk pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah angka stunting pada anak dengan memanfaatkan pangan lokal, ikan bulan, sebagai sumber gizi utama yang mudah didapat dan terjangkau.
The Effect of Al-Quran Murotal Audio Therapy on Sleep Quality in Infants Aged 3-6 Months at the Ananda Clinik Keurukuh Fitri Hijri Khana; Rika Mursyida; Risna Fazlaini; Rahmatika R
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 8 (2026): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21857152

Abstract

Background: Sleep quality is one of the essential determinants of infant growth and development because approximately 75% of growth hormone secretion occurs during sleep. Poor sleep quality may negatively affect neurological maturation, cognitive development, immune function, and physical growth. Non-pharmacological interventions, including listening to the recitation of the Holy Qur'an (murottal), have been increasingly used as complementary therapies to promote infant relaxation and improve sleep quality. Objective: This study aimed to determine the effect of Al-Qur'an murottal audio therapy on sleep quality among infants aged 3–6 months at Ananda Clinic, Keurukuh, North Aceh. Methods: A quantitative pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted among 32 infants aged 3–6 months selected using total sampling. Sleep quality was assessed using a modified Sleep Diary questionnaire with a Guttman scale before and after seven consecutive days of Al-Mulk Surah murottal therapy administered for 30 minutes before bedtime. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: Before intervention, 59.4% of infants had poor sleep quality, while 40.6% had good sleep quality. After intervention, good sleep quality increased to 93.8%, whereas poor sleep quality decreased to 6.3%. Wilcoxon analysis demonstrated a statistically significant improvement in sleep quality after therapy (mean score 1.41 vs. 1.94; p=0.000). Conclusion: Al-Qur'an murottal audio therapy significantly improves sleep quality among infants aged 3–6 months and may serve as a safe, simple, and effective complementary intervention in maternal and child health services.