Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Chart Datum

Pemanfaatan Data Kolom Air Multibeam Echosounder untuk Mendeteksi Kebocoran Pipa Gas Bawah Laut: Utilization of Multibeam Echosounder Water Column Data to Detect Subsea Gas Pipe Leaks Dody Ahmad Farid Ibrahim; Danar Guruh Pratomo; Nur Riyadi; Dwi Jantarto
Jurnal Chart Datum Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v4i2.131

Abstract

Multibeam Echosounder merupakan salah satu instument akustik bawah air yang digunakan untuk survei hidrografi. Multibeam Echosounder selain memiliki kemampuan untuk mengakuisisi data batimetri, dapat juga untuk mengakuisisi jenis data lain yang dapat diteliti lebih dalam lagi dan dianalisis. Salah satu contohnya adalah data kolom air. Data kolom air mampu mendeteksi dan memvisualisasikan obyek yang ada pada kolom air yang sebelumnya tidak dapat terlihat jika hanya menggunakan data batimetri saja. Data kolom airdapat melakukan survei investivigasi kolom air untuk mengamati obyek yang terletak diantara permukaan perairan dan dasar perairan.Pada penelitian ini, data batimetri dan data kolom air yang berasal dari Multibeam Echsounder EM2040 Dual Headakan digabungkan untuk mencari dan menganalisis kebocoran pipa gas bawah laut. Pendeteksian kebocoran pipa gas bawah laut ini dilakukan dengan menentukan pola dan ciri spesifik dari gelembung udara di dalam laut.Obyek yang terdapat di kolom air memiliki nilai intensitas pantulan gelombang yang berbeda, dengan menentukan ambang batas intensitas gelombang kita dapat membedakan obyek yang terdapat di kolom air.
Studi Penentuan Dimensi dan Posisi Wreck Menggunakan Data Batimetri – Data Kolom Air Multibeam Echosounder (Studi Kasus di Perairan Teluk Jakarta): Wreck Dimension and Position Determination Study Using Bathymetric Data – Multibeam Echosounder Water Column Data (Case Study in Jakarta Bay Waters) Nuki W. Asmoro1; Danar Guruh Pratomo; Adi Kusuma Negara; Agus Iwan Santoso
Jurnal Chart Datum Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.976 KB) | DOI: 10.37875/chartdatum.v4i2.133

Abstract

Keamanan pelayaran navigasi merupakan faktor yang sangat penting untuk menunjang kelancaran transportasi laut serta mencegah terjadinya kecelakaan dilaut. Bahaya navigasi pelayaran seperti objek di bawah laut berasal dari kejadian alami atau akibat buatan manusia, salah satu objek bahaya navigasi buatan manusia berupa bangkai kapal (wreck). Penelitian ini menggunakan objek berupa wreck yang berada di perairan Kepulauan Seribu Teluk Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dimensi, least depth dan mengidentifikasi posisi wreck dengan menggunakan metode batimetri algoritma CUBE dan kolom air. Pengambilan data dilakukan oleh KRI Rigel 933 pada tanggal 30 Maret 2017 menggunakan Multibeam Echosounder EM 2040 single head. Hasil dari penelitian menggunakan data batimetri dan data kolom air yaitu interpretasi dari data kolom air lebih detail menggambarkan objek di zona kolom air sedangkan menggunakan data batimetri interpretasi yang dihasilkan hanya menangkap objek yang berada di dasar laut. Pengolahan data menggunakan CARIS HIPS and SIPS 9.0 menyatakan bahwa target wreck dapat diketahui lebih detail pencitraan dimensi, posisi dan least depth, dengan menggabungkan data batimetri dan data kolom air.
Identifikasi Objek Berdimensi Kecil Menggunakan Sapuan Multibeam Echosounder: Identify Small Dimensional Objects Using the Multibeam Echosounder Sweep Zainul Arif Akbar; Danar Guruh Pratomo; Adhi Kusuma Negara; Nur Riyadi
Jurnal Chart Datum Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.612 KB) | DOI: 10.37875/chartdatum.v4i2.134

Abstract

Survei Hidrografi adalah ilmu pengukuran dan pengambaran fitu-fitur yang mempengaruhi navigasi maritim, konstruksi kelautan, pengerukan, eksplorasi / pengeboran minyak lepas pantai dan kegiatan-kegiatan lain yang terkait. Pada saat pelaksanaan survei, keselamatan personel, alat, data dan lingkungan sangat diutamakan. Resiko yang sering terjadi pada saat survei yaitu terjatuhnya peralatan survei pada saat penggambilan data dilaut. Penelitian ini menggunakan objek berdimensi kecil dengan ukuran kurang dari 1 meter sebagai target untuk diteliti karena alat survei milik Pushidrosal rata-rata berukuran di bawah 1 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa MBES EM 2040 dual head milik SV KRI SPICA-934 dalam mengidentifikasi objek berdimensi kecil dengan cara memperbanyak jumlah sapuan. Pengambilan Data dilakukan pada tanggal 20 - 25 April 2018 di perairan dermaga pondok dayung baru, Teluk Jakarta Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hasil pengolahan Data menggunakan CARIS HIPS and SIPS 9.0 menyatakan bahwatarget dengan dimensi kurang dari 1 meter pada kedalaman 10 meter dapat dideteksi mengunakan 3 kali sapuan MBES.
Studi Penentuan Catzoc Berdasarkan Kontrol Kualitas Data Batimetri dari Multibeam Echosounder (MBES) (Studi Kasus Pulau Bawean): Study of Catzoc Determination Based on Quality Control of Bathymetric Data from Multibeam Echosounder (MBES) (Bawean Island Case Study) Hery Kusworo; Danar Guruh Pratomo; Anom Puji Hascaryo
Jurnal Chart Datum Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v5i1.144

Abstract

Dalam operasi SAR dan pencarian target, peta laut memiliki peran penting dalam memberikan informasi mengenai karakteristik dari fitur-fitur dasar laut. Informasi ini berguna dalam mapping objek dan pengambilan keputusan dalam menentukan metode SAR. Data utama dalam peta laut adalah data batimetri yang diperoleh dengan kontrol ketat melalui prosedur Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC). International Hydrographic Organization (IHO) menetapkan sebuah standar yakni Category Zones of Confidence (CATZOC) yang merepresentasikan kualitas dari survei batimetri. Penelitian ini menggunakan lajur silang sebagai data independen dalam pengujian kualitas data batimetri yang dibandingkan dengan lajur overlap dari Multibeam Echosounder (MBES). Pengujian dilaksanakan dengan 3 metode yakni 1. menguji lajur silang dan lajur utama yang bertampalan dengan lajur silang, 2. menguji 25 spot persilangan antara lajur utama dan lajur silang dan 3. menguji lajur overlap antar lajur utama di sepanjang lajur silang. Data hasil pengujian kualitas tersebut kemudian diuji kembali dengan metode analisis statistik untuk mengetahui sejauh mana data tersebut mampu mewakili kualitas data dari area survei. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa lajur silang lebih efektif digunakan dalam pengujian data karena tidak terpengaruh oleh karakteristik dari lajur utama. Secara umum data yang diuji 97.57% CL memenuhi Orde Spesial dengan 99.84% CL memenuhi ZOC A1. Kemudian hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa data dari lajur silang mampu mewakili kualitas dari area penelitian. Pada pengujian terhadap area survei, hasil uji sampel menunjukkan bahwa kualitas dari area penelitian tidak dapat mewakili kualitas dari area survei, hal ini dikarenakan terbatasnya sampel yang ada (lajur silang) untuk menguji data lajur utama pada area survei.
Co-Authors Achmad Faizuddin Akbar Adhi Kusuma Negara Adi Kusuma Negara Aditya Nugraha Agus Iwan Santoso Ahmad Fawaiz Safi' Aldias Fanan Fauzy Andi Rahmadiansah Andyra Yahya Nugraha Putra Anom Puji Hascaryo Anwar Ghazali Ardiawan Jati Ardiawan Jati Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Bramiasto Fakhruddin Eko Putranto Budisusanto, Yanto Chatarina Nurjati S Cheri Bhekti Pribadi Deni Tri Cahyono Dita Ayu Pibrianti Dody Ahmad Farid Ibrahim Dody Pambudhi Dwi Jantarto Evasari Aprilia Fajar Setio Adi Fathoni Busro Fauzan Syaikhu Islam Febry Krisnanto Fikri Hadyan Putra Hanna Anie Sharlene Rayitno Soebari Hery Kusworo Hery Setiawan Purnawali Husnul Hidayat Ira Mutiara Anjasmara Jaelani, Lalu Muhamad Johar Setiyadi Kamila Akbar Khariz Syaputra Khomsin Khomsin Khomsin Khomsin, Khomsin Krisma Hutanti Kurniawan, Akbar Lilik Widiastuti Lilik Widiastuti M Dwiki Amirullah M. Dwiki Amirullah Mila Widyasari Mohammad Rohmaneo Darminto Mohammad Rohmaneo Darminto Mokhamad Nur Cahyadi, Mokhamad Nur Muhammad Ghilman Minarrohman Muhammad Ilham Fahmi Al-Azhar Muhammad Rinaldi Fauzan Aziz Muhammad Rohmaneo Darminto MUHAMMAD TAUFIK Muhandis Sidqi Nicolody Ofirla Eflal Froditus Nuki W. Asmoro1 Nur Riyadi Nur Riyadi Nurin Hidayati Pandu Yuri Pratama Prasetyo, Haris Hakim Pribadi, Cherie Bhekti Rasendriya Ramanda Darettamarlan Resti Yully Astuti Ria Putri Lestari Sondy Hardian MJ Teguh Hariyanto, Teguh Teguh Sulistian Wedar Tresnaning Utami Yoga Arif Rohman Yoga Pradana Karra Yuwono MS Yuwono Yuwono Yuwono Yuwono Zainul Arif Akbar