Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Personal Branding Influencer di Media Sosial Denngan Kepustusan Pembelian Produk Lilik Dwi Hariyanto; Wulandari, Intan; Wigati, Denok; Chintya Dewi, Windy
IDEA: Jurnal Psikologi Vol. 9 No. 1 (2025): IDEA: Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/idea.v9i1.9115

Abstract

This study aims to examine the relationship between personal branding influencers on social media and product purchasing decisions among teenagers. The subjects of this study were 75 students from MAN 4 Jombang. The sampling method used in this study was Purposive Random Sampling, with sample criteria being students aged 17 to 19 years. Data collection used in this study was a questionnaire and a Google form consisting of a 35-item personal branding influencer scale and a 45-item purchasing decision scale. Based on the Pearson Product-Moment statistical analysis, it is known that the correlation value rxy = 0.473, p = 0.000, where p <0.05 means that the higher the personal branding influencer on social media, the higher the consumer's purchasing decision on the product. Therefore, it can be concluded that the hypothesis in this study is accepted, namely that there is a relationship between personal branding influencers on social media and product purchasing decisions among teenagers.
IMPROVED SOLUBILITY NOVEL MULTICOMPONENT CRYSTALS OF FENOFIBRIC ACID-ACETYLSALISYLIC ACID Anggraini, Deni; Novita, Gressy; Wulandari, Intan
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v10i1.1690

Abstract

Solubility is an important physicochemical property of active pharmaceutical ingredients. Poor water solubility of active pharmaceutical ingredients leads to low bioavailability; therefore, efforts are needed to improve the solubility of active pharmaceutical ingredients. The goal of this study was to prepare and characterize novel multicomponent crystals of fenofibric acid (FA) using acid acetylsalicylic (ACE) as a coformer and to evaluate the solubility enhancement when prepared for multicomponent crystal formation.  Solid characterization of the novel multicomponent crystals was performed using powder X-ray diffraction (XRD), differential scanning diffraction (DSC), Fourier transform infrared (FT-IR) spectroscopy, scanning electron microscopy (SEM), polarized microscopy, and solubility tests. Multicomponent crystals were prepared by the solvent drop grinding method using a few drops of an ethanol pro analyzer. The results showed that the solubility of multicomponent crystalline fenofibric acid was 4.7 times greater than that of pure fenofibric acid. Differential Scanning Calorimetry characterization results show the novel multicomponent crystals  with a sharp endothermic peak at 136,65 oC. The PXRD diffractograms show no new diffraction peaks and a decrease  in intensity. FT-IR spectroscopic analysis showed no new functional groups, and most of the transmittance peaks of the multicomponent crystals were superimposed between the peaks of fenofibric acid and acetylsalicylic acid. The novel multicomponent crystals fenofibric acid with acetylsalicylic acid as a coformer can improve the solubility of fenofibric acid  Keywords: Acetylsalicylic acid ; Fenofibric acid ; Multicomponent crystals ; Solubility  
Analisis dan Strategi Mitigasi Risiko pada Proses Supply chain Produk Crude Palm Oil dengan Menggunakan Metode Supply chain Operation Reference dan Failure Mode and Effects Analysis (Studi Kasus: PT XYZ) Wulandari, Intan; Sitania, Farida Djumiati
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.48420

Abstract

PT. XYZ, a Crude Palm Oil (CPO) producer, faces challenges such as delivery delays 2-3 times monthly and poor Fresh Fruit Bunch (FFB) quality, including unripe, overripe, or rotten fruits, reducing production yields and profits. To address this, risk management is essential. Using the SCOR model, the study identifies 26 risks across planning, sourcing, production, delivery, and return activities. FMEA evaluates and prioritizes these risks, finding 6 in planning, 7 each in sourcing and production, 4 in delivery, and 2 in return. The Action priority method highlights five high-priority risks: vehicle damage, raw material delays, broken conveyor chains, production process failure s, and main engine damage. Root cause analysis, fishbone diagrams, and assessment of failure Effects support identifying 15 alternative mitigation strategies. This approach aims to minimize disruptions, improve supply chain efficiency, and protect PT XYZ profitability.
Penghijauan Dengan Penanaman 3200 Pohon Buah di Desa Sidokaton Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Jumif Januarius, Tetra; Wulandari, Intan; Triantoro, Muswafa; A'izzatin Nuril A, Naila; Eko Saputra, Pajar; Aprilia, Rini; Dwi Anjarwati, Septa; Nuril Aulia, Sinta; Puspita Sari, Wahyu
Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 01 (2023): Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat STIT Tanggamus
Publisher : P3M STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penghijauan merupakan kegiatan penanaman pada lahan kosong dengan tujuan agar lahan tersebut dapat dipulihkan, dipertahankan, dan ditingkatkan kembali kesuburannya. Masalah yang berkaitan dengan penghijauan lingkungan di Desa Sidokaton Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus adalah bagaimana menjadikan masyarakat sadar akan manfaat penghijaun bagi lingkungan dan pentingnya penghijauan lingkungan. Tujuan pengabdian dengan topik penyuluhan tentang penghijauah lingkungan di Sidokaton Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan lingkungan dan menghijaukan lahan tandus dengan penanaman pohon yang cocok dengan kondisi daerah tersebut. Metode pengabdian dilakukan menggunakan aksi nyata dengan memberikan 3200 bibit buah dan pohon sekaligus penanaman pohon di lingkungan pekon Sidokaton. Hasil penanaman tersebut adalah menjadikan masyarakat Desa Sidokaton Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus semakin paham tentang bagaimana bertindak nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan berpartisipasi langsung menanam pepohonan di lingkungan sekitar mereka.
Penolakan Kedatangan Gelombang Pengungsi Rohingya Di Aceh Dalam Perspektif Etika Dan Moral Ilma, Ahda; Wulandari, Intan; Razan, Muhammad Ridha
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13342961

Abstract

Artikel ini membahas tentang penolakan warga Aceh terhadap kedatangan pengungsi Rohingya. Penolakan ini dipahami dari perubahan moral yang terjadi di masyarakat Aceh, yang awalnya menerima pengungsi Rohingya atas dasar kemanusiaan, tetapi kemudian berubah karena sejumlah alasan. Alasan-alasan tersebut meliputi perilaku beberapa pengungsi yang tidak menghormati budaya dan aturan lokal, serta dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh peningkatan jumlah pengungsi. Selain itu, artikel ini juga menyoroti bahwa Indonesia tidak meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951 dan Protokol 1967, sehingga tidak memiliki kewajiban hukum untuk menerima pengungsi. Situasi politik Myanmar yang tidak stabil juga menjadi hambatan dalam pemulangan pengungsi ke negara asalnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui media sosial, media massa, dan jurnal ilmiah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai isu ini.