Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis of Online Learning Media and Its Usage in English Learning in SMA Negeri in Tarakan winarno, winarno; Fitriawati, Fitriawati
Linguistics and ELT Journal Vol 11, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/leltj.v11i1.14629

Abstract

The objectives of the study were to analyze online learning media used by English teachers at SMA Negeri in Tarakan and find out the important factors that influence the successful use of online learning media by English teachers at SMA Negeri in Tarakan North Kalimantan. The study was descriptive qualitative. The subjects were the teachers of English at SMA Negeri in Tarakan. To collect the data used observations, interviews and documentation and to analyze the data used the stages of Miles and Huberman. The stages are data collection, data reduction, data display, and conclusions: drawing and verifying. The results of the study showed that 1) the online learning media platforms used by English teachers at SMA Negeri in Tarakan were quite varied. The online learning media platforms include google classroom (84.6%), google meet (76.9%), Whats-App group (76.9), zoom meeting application (61.5%), Microsoft teams (15.4), telegram (46.2), rumah belajar (7.7%), you-tube (61.5%), madrasah e-learning (7.7%), google form (7.7%), quiziz (7.7%), online test provider websites (7.7%) and eduku (7.7%). Most of the English teachers at SMA Negeri in Tarakan used the Google Classroom online learning media platform, 2) The success of online learning on English at SMA Negeri in Tarakan was influenced by teacher factors, technological factors and design and content factors.
Intralingual and Interlingual Grammatical Error Analysis on Students’ Writing Kusmaryani, Woro; Fitriawati, Fitriawati
Linguistics and ELT Journal Vol 11, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/leltj.v11i1.15775

Abstract

This article is intended to reveal students’ Intralingual and Interlingual Grammatical Error on their writings. The design of this research was descriptive qualitative. This research was conducted at Junior High School Level with 21 participants through purposive sampling method. Students’ writings were the main data used in this research. Based on the students' writings, the researchers pinpointed the errors' sources. Using Richards' categorization, the errors were then divided into intralingual transfer and interlingual transfer. Intralingual transfer was the first and most frequent source of errors. This type contained 66 errors, or 84%. Interlingual error was the second most common type of error, accounting for 13 or 16% of all errors. The target language itself, which led to the students' errors. Interlingual error occurred when students employed the first language system to produce language because they were unaware of the rules or grammar of the target language they were learning. It is crucial for teachers explain to students how grammatical notions function in context. Giving constructive feedback on English grammar assignments will enable teachers and students to gain a better idea of where each person sits in terms of their knowledge level.
Pelatihan Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Bagi Siswa SMP di Pesisir Pantai Kota Tarakan Tanjung, Firima Zona; Fitriawati, Fitriawati; Ulfaika, Romlah; Rianto, Agus
MALAQBIQ Vol. 3 No. 1 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v3i1.824

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan inisiatif kolaboratif dengan sekolah-sekolah di sekitar kawasan pesisir Pantai Amal Tarakan, Kalimantan Utara, dengan fokus khusus pada siswa/i SMP Plus Tahfiz Quran yang menunjukkan kekurangan dalam penguasaan bahasa Inggris. Pertimbangan utama kemitraan ini dilandaskan pada pemahaman akan urgensi peningkatan kompetensi bahasa Inggris sebagai elemen kritis dalam kurikulum pendidikan. Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan bertujuan memberikan siswa/i pemahaman yang mendalam terkait kosakata bahasa Inggris yang dapat diaplikasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari, dengan penekanan pada keterampilan praktis dan relevansi di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah pendekatan evaluatif terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris, dengan fokus pada kemampuan komunikasi praktis. Hasil penelitian mencerminkan tingginya tingkat partisipasi dan antusiasme siswa/i selama pelatihan, terutama dalam aspek kosakata yang terkait dengan objek sekitar, pengenalan diri, serta tanggapan terhadap percakapan sederhana. Secara keseluruhan, kegiatan ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri dan tingkat keterlibatan siswa/i selama proses pembelajaran bahasa Inggris.
STAD DAN GAMIFIKASI: MEMBANGUN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS ANAK DI WILAYAH PESISIR PANTAI AMAL TARAKAN Ramli, Ramli; Kusmaryani, Woro; Eppendi, Jhoni; Zona Tanjung, Firima; Fitriawati, Fitriawati; Winarno, Winarno; Arifin, Arifin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1826-1838

Abstract

Tim dosen Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara, berinisiatif melakukan kegiatan pengabdian di wilayah pesisir kota Tarakan, dengan target para pelajar dari jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kegiatan pengabdian difokuskan pada pengajaran bahasa Inggris menggunakan metode STAD dan gamifikasi sebagai strategi pendukungnya. Materi yang diberikan ditekankan pada penguasaan kosakata bahasa Inggris dan keterampilan berbicara. Metode kegiatan ini adalah pembelajaran kooperatif, strategi gamifikasi, dan pendekatan evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme peserta yang tinggi, terutama dalam aspek penguasaan kosakata aktivitas harian, hewan, buah, sayuran, dan presentasi sederhana. Selain itu, kegiatan ini turut berimplikasi pada motivasi para peserta untuk mempelajari bahasa Inggris.
PENGUATAN LITERASI AKADEMIK SISWA SMAN 1 TANAH KUNING MELALUI PELATIHAN KARYA ILMIAH Ramli, Ramli; Suciati, Alfi; Fatmawati, Fatmawati; Kusmaryani, Woro; Fitriawati, Fitriawati; Winarno, Winarno; Masruroh Isnawati, Uzlifatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.%p

Abstract

Penguatan literasi akademik merupakan aspek penting dalam menyiapkan peserta didik Sekolah Menengah Atas (SMA) agar mampu berpikir kritis, sistematis, dan komunikatif secara ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi akademik siswa melalui pelatihan penulisan karya ilmiah di SMAN 1 Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, wilayah strategis yang sedang berkembang pesat. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan 20 siswa kelas X dan XI yang dipilih berdasarkan kemampuan akademik, minat menulis, dan komitmen mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan terstruktur, pendampingan intensif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 58,5 pada pretest menjadi 68,61 pada posttest. Selain peningkatan kuantitatif, siswa juga menunjukkan perkembangan kualitatif dalam memahami struktur karya ilmiah, menyusun kajian pustaka, menentukan fokus dan kebaruan penelitian, serta merancang metode penelitian secara lebih sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah berbasis konteks lokal efektif dalam meningkatkan literasi akademik dan kesiapan siswa menghadapi tantangan akademik lanjutan.