Claim Missing Document
Check
Articles

The Practicality of Problem Solving E-Book in Plant Growth and Development Material to Train Critical Thinking Skills Dwi Ayulistiana; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p560-564

Abstract

The ability to solve problems or problem-solving steps include identify, define, enumerate, analyze, list, and self-correct. Each of them can be used to practice critical thinking skills. The purpose of this research was to produce a practical problem-solving based e-book on plant growth and development topic in order to facilitate students' critical thinking skills. This study used a 4-D development model namely Define, Design, Develop, and Disseminate, but the disseminate stage was not conducted. Limited trials were conducted on 20 students of class XII IPA 2 of SMA Negeri 16 Surabaya. The research instruments were readability sheet, test sheet, questionnaire sheet for student and teacher respons. The data were analyzed quantitative descriptively. The practicality of the e-book was reviewed from the results of the readability test, critical thinking skills, student and teacher responses. The results of the study indicated that the readability test results categorrized as level 12 which was suitable for use by XII grade high school students. E-Book was stated to be very good for practicing critical thinking skills of 85,26% completeness indicators. Student and teacher responses showed a very positive results with a score of 97.4% and 100% respectively. Keywords: practicality of e-books, critical thinking skills, plant growth and development.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik-Elektronik (E-LKPD) Berbasis Guided Discovery untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Terintegrasi pada Materi Fotosintesis Kelas XII SMA Devi Nur Melati Fitriasari; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p510-522

Abstract

Pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara online diperlukan bahan ajar elektronik yang dapat memfasilitasi dalam pembelajaran biologi sekaligus melatihkan keterampilan proses sains terintegrasi untuk memaksimalkan pembelajaran online. Salah satu metode yang menuntun dalam proses penemuan untuk memfasilitasi ketrampilan proses sains terintegrasi yaitu Guided Discovery (GD). Tujuan penelitian ini adalah mengembangan bahan ajar untuk menghasilkan e-LKPD berbasis guided discovery untuk melatih keterampilan proses sains terintegrasi pada materi fotosintesis yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini mengunakan pengembangan model 4-D yakni Define, Design, Develop, tanpa Disseminate. Data penelitian yang didapatkan dari pengembangan e-LKPD ini berasal dari hasil telaah, validasi oleh para ahli, data hasil observasi keterlaksanaan oleh observer, dan data hasil pretest dan posttest serta data respon peserta didik. Kriteria penilaian untuk validitas dinyatakan valid apabila persentasenya ≥ 61%, sedangkan penilaian kepraktisan dinyatakan praktis apabila persentase observasi keterlaksanaan mencapai ≥ 51% dan dikategorikan efektif berdasarkan ketuntasan indikator keterampilan proses sains terintegrasi apabila peserta didik mendapat skor tes ≥ 75. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan mendapat persentase validitas sebesar 98,05% dengan kategori sangat valid. Hasil kepraktisan mendapatkan persentase sebesar 84,77% dengan kategori sangat praktis. Hasil keefektifan mendapatkan beberapa hasil diantaranya ketuntasan tes keterampilan proses sains terintegrasi sebesar 92%, ketercapaian indikator keterampilan proses sains terintegrasi sebesar 89,3%, dan respon positif peserta didik terhadap e-LKPD yang dikembangkan sebesar 96,8%. Dengan begitu, e-LKPD yang dihasilkan berdasarkan aspek validitas, kepraktisan dan keefektifan dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: e-LKPD, guided discovery, keterampilan proses sains terintegrasi, fotosintesis.
Misconception Profile on Photosynthesis by Using Four-Tier Diagnostic Test on Twelve Grade Students of Senior High School Nadya Eka Aristyasari; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p501-509

Abstract

Misconception is a concept that is incompatible with scientific understanding or with experts in the field. If misconceptions are not immediately resolved, they will continue to be stored in the students' memory, it will have a negative impact on concept acceptance and understanding of the next material because concepts in biology are interrelated. Photosynthetic sub-material is one of the materials in Biology where misconceptions are often found. This concept is a complex and abstract so that students have difficulty to understanding it. The purpose of this research is to describe the profile of students' misconceptions in the photosynthesis submission by using four-tier diagnostic test. This research is a descriptive evaluative research, was make four-tier diagnostic test instrument that is validated by two expert, testing questions, analyzing the results of the research by using category tables and criteria for the level of misconceptions, and make a conclusions. The subjects in this study were 60 students of class XII who had received photosynthesis material. The data obtained were analyzed using a table of students' conception criteria based on four-tier test. The results showed that the profile of students' misconceptions consisted of students who experienced misconceptions which was 45.5%, students who understood the concept was 28%, and students who did not understand the concepts was 26.5%. The criteria for the level of misconception among students were high misconception was 46.7%, moderate misconception was 29.8%, and low misconception was 23.5%. Keywords: profile, misconception, photosynthesis, four-tier diagnostic test.
Pengembangan e-LKPD Berbasis Literasi Sains untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Dwi Aulia Zahroh; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p605-616

Abstract

Pendidikan abad 21 memiliki tuntutan bahwa peserta didik diharapkan dapat menguasai keterampilan 4C (critical thinking, collaborative, creativity, communication) sebagai indikator pembelajaran yang dapat dicapai melalui pengembangan lembar kerja peserta didik elektronik (e-LKPD) berbasis literasi sains yang memuat kompetensi literasi sains dan diintegrasikan dengan indikator keterampilan berpikir kritis untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Materi biologi yang berpotensi sebagai pembelajaran berbasis literasi sains karena sangat berkaitan dengan kehidupan nyata yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan e-LKPD berbasis literasi sains yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Pengembangan e-LKPD menggunakan model 4D (define, design, development, disseminate) tanpa tahap disseminate. Validitas e-LKPD diperoleh dari hasil validasi pakar, kepraktisan e-LKPD diperoleh dari hasil pengamatan keterlaksanaan e-LKPD, keefektifan e-LKPD diperoleh dari hasil belajar dan respon peserta didik. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Uji coba e-LKPD secara terbatas pada 20 peserta didik kelas XII MIPA 1 SMAN 1 Tarik Sidoarjo. Metode pengumpulan data meliputi metode validasi, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi e-LKPD yang dikembangkan memperoleh rerata persentase 98,38% (sangat valid), kepraktisan e-LKPD memperoleh rerata persentase 97,65% (sangat praktis), keefektifan e-LKPD diperoleh dari ketuntasan hasil belajar kognitif sebesar 100% (sangat baik), rerata persentase hasil belajar indikator keterampilan berpikir kritis sebesar 90% (sangat baik), respon peserta didik memperoleh rerata persentase 94% (efektif). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka e-LKPD berbasis literasi sains untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi pertumbuhan dan perkembangan yang dikembangkan telah dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan pada proses pembelajaran. Kata Kunci: lembar kerja peserta didik elektronik (e-LKPD), literasi sains, keterampilan berpikir kritis, pertumbuhan dan perkembangan.
Pengembangan LKPD Berbasis Mind Mapping untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kreatif pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Ulfah Rahmawati Setyawan; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n2.p412-417

Abstract

Mind mapping merupakan peta pikiran yang dikategorikan sebagai metode mencatat yang dapat mengembangkan keahlian peserta didik untuk mengingat materi dan melatihkan keterampilan berpikir kreatif. Berpikir kreatif merupakan cara berpikir peserta didik yang dinilai dari aspek berpikir lancar, berpikir luwes, berpikir orisinil, dan keterampilan mengelaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis mind mapping untuk melatihkan keterampilan berpikir kreatif pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan LKPD memanfaatkan model pengembangan 4-D (define, design, develope, and disseminate), tetapi hanya dilakukan sampai pada tahap develope. LKPD divalidasikan para ahli dan diujicoba secara terbatas hanya 20 peserta didik kelas XII SMAN 02 Kota Mojokerto. Analisis kepraktisan ditinjau dari keterlaksanaan LKPD dan keefektifan ditinjau dari hasil evaluasi belajar dan respon peserta didik. Hasil LKPD yang dikembangkan valid dengan skor sebesar 98,35% dan kategori sangat layak. Hasil kepraktisan dilihat dari keterlaksanaan LKPD sebesar 92,66% dengan kategori sangat praktis dan keefektifan dilihat dari hasil evaluasi belajar sebesar 100% dan respon sebesar 92,3% dengan kategori sangat baik. LKPD yang dikembangkan layak dikembangkan untuk melatihkan keterampilan berpikir kreatif.
Pengembangan e-LKPD Berorientasi Learning Cycle 7E pada Sub-Materi Perkecambahan Biji untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Diana Eka Pratiwi; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p541-553

Abstract

Model pembelajaran Learning Cycle 7E merupakan kumpulan dari rangkaian tahapan-tahapan kegiatan belajar yaitu Elicit, Engagement, Exploration, Elaboration, Evaluation, dan Extend. Setiap tahapan dari Learning Cycle 7E bertujuan untuk memecahkan suatu masalah dengan cara mengamati, menginterpretasi, mengklasifikasi, memprediksi, melakukan percobaan, menerapkan konsep, dan menerapkan pertanyaan lanjutan yang dapat membentuk keterampilan proses sains. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan e-LKPD berorientasi Learning Cycle 7E pada sub-materi perkecambahan biji untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XII SMA yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan guna menunjang proses pembelajaran di sekolah. e-LKPD yang dikembangkan menggunakan desain penelitian model 4-D (Define, Design, Develop, dan Desseminate) tanpa tahap Desseminate. Penelitian pengembangan ini dilakukan secara terbatas dengan 20 peserta didik pada kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Tarik Sidoarjo. Kriteria penelitian ini meliputi validitas dilihat dari hasil validasi para ahli, kepraktisan yang dilihat dari aktivitas peserta didik, dan keefektifan yang dilihat dari hasil belajar, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan validitas e-LKPD yang dikembangkan sebesar 97,49 dengan kategori sangat layak. Kepraktisan e-LKPD berdasarkan observasi aktivitas peserta didik mendapatkan hasil sebesar 80,08% untuk e-LKPD 1 dengan kategori praktis dan 97,08% untuk e-LKPD 2 dengan kategori sangat praktis. Keefektifan yang dilihat dari hasil belajar peserta didik mencapai peningkatan sebesar 90% dengan rata-rata skor 100%. Keterampilan proses sains siswa mencapai 91%, dan respon peserta didik mencapai 97,4% dengan kategori positif. Kata kunci : lembar kegiatan peserta didik elektronik (e-LKPD), learning cycle 7E, keterampilan proses sains, perkecambahan biji.
Pengembangan Permainan Ular Tangga pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMA Fareza Vismala Bahari; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p617-626

Abstract

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kurikulum 13 menyatakan bahwa pendidikan mengalami perkembangan seiring dengan berkembangnya kualitas peserta didik. Salah satu tuntutan keterampilan berpikir kritis juga perlu sumber belajar atau media pembelajaran yang sesuai. Salah satu media pembelajaran yang sesuai adalah permainan edukatif berupa permainan ular tangga pada materi pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menghasilkan permainan ular tangga yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini dilakukan menggunakan model pengembangan 4D (Define, design, develop, tanpa disseminate). Validitas permainan ular tangga diperoleh dari validasi dua dosen ahli dan guru biologi. Kepraktisan permainan uar tangga ditinjau dari hasil angket aktivitas peserta didik oleh observer atau peneliti. Keefektifan ditinjau dari sepuluh angket respon peserta didik. Teknik analisis data dengan cara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan ular tangga dinyatakan sangat layak dalam aspek validitas yang meliputi validasi kartu pertanyaan dengan presentase skor sebesar 97,6%, validasi panduan permainan yang mendapat presentase skor sebesar 93,3%, validasi soal mendapat presentase skor 87,5%. Aspek kepraktisan berdasarkan hasil observasi mendapatkan presentase skor sebesar 97,9%, dan keefektivan berdasarkan angket respon peserta didik mendapatkan presentase skor sebesar 97,36%. Dengan demikian, permainan ular tangga pada materi pertumbuhan dan perkembangan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XII SMA dapat dikatakan valid, praktis, dan efektif apabila digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: pertumbuhan dan perkembangan, keterampilan berpikir kritis, permainan ular tangga
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Inkuiri pada Submateri Fotosintesis untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Peserta Didik Adi Kus Rochman JK; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p663-673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD berbasis inkuiri pada submateri fotosintesis untuk meningkatkan kemampuan argumentasi peserta didik yang layak berdasarkan dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan siklus instruksional Fenrich. Model pengembangan siklus instruksional Fenrich meliputi analysis, planning, design, development, implementation, evaluation, dan revision. Metode pengambilan data dilakukan melalui proses validasi menggunakan lembar validasi E-LKPD oleh tiga validator yaitu dosen ahli pendidikan, dosen ahli materi, dan guru biologi SMA. Uji coba terbatas dilakukan di kelas 12 MIPA 3 SMAN 1 Tarik dengan jumlah 20 peserta didik. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor E-LKPD sebesar 3,83 dengan kategori sangat valid, kepraktisan E-LKPD didapatkan persentase sebesar 98% kategori sangat praktis, keefektifan E-LKPD didapatkan peningkatan kemampuan argumentasi dengan N-gain 0,69 kategori sedang dan respon peserta didik didapatkan persentase sebesar 94,8% kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
Pengembangan E-Book Interaktif pada Materi Respirasi Seluler untuk Melatihkan Kemampuan Literasi Digital Siswa SMA Kelas XII Firdatus Sukma Fitri Shiyamsyah; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n2.p492-501

Abstract

Pada pendidikan abad ke-21 terdapat tuntutan kemampuan kemahiran era digital dalam kegiatan pembelajaran. Sehingga keterampilan literasi digital harus dimiliki oleh peserta didik, sebagai bekal untuk mendapatkan informasi materi yang relevan dan bernilai dari berbagai sumber. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-book interaktif respirasi seluler yang valid, praktis dan efektif untuk melatihkan kemampuan literasi digital. Penelitian ini menggunakan model 4D yaitu (Define, Design, Develop, dan Disseminate), tanpa tahap disseminate. Validitas e-book diukur berdasarkan validasi para ahli materi, dan ahli media. Kepraktisan e-book diukur berdasarkan hasil tes keterbacaan. Keefektifan e-book diukur berdasarkan ketuntasan indikator literasi digital, ketuntasan hasil belajar, respon peserta didik dan guru. Penelitian di uji cobakan secara terbatas pada 20 peserta didik kelas XII MIA SMA Negeri 1 Lamongan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book dinyatakan valid dengan hasil skor 3,81. E-book dinyatakan praktis dengan hasil tes keterbacaan yang dikategorikan sebagai level 12 layak digunakan oleh peserta didik kelas XII. E-book dinyatakan efektif dari ketuntasan indikator literasi digital sebesar 93,75%, ketuntasan hasil belajar sebesar 92,35%, respon peserta didik sebesar 98,3% dan guru sebesar 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa e-book yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan literasi digital. Intensitas penggunaan e-book mampu melatihkan kemampuan literasi digital, karena e-book yang dikembangkan memfasilitasi peserta didik untuk berlatih keterampilan literasi digital. Kata kunci: Pengembangan, e-book interaktif, literasi digital, respirasi seluler.
Development of Ispring Interactive Powerpoint Media in Photosynthesis Topic to Train Critical Thinking Skills Aulia Dhita Nanda; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n2.p349-355

Abstract

Abstract Critical thinking skills is one of skill that must be able to face educational challenges in 21-st century especially during pandemic. Critical thinking skills also suitable for photosynthesis topic due to many actual problems and require deep analysis of learning. The purpose of this research was to produce a feasible media that valid, practical and effective based on ispring interactive powerpoint in photosynthesis topic to train students’s critical thinking skills. This study used ADDIE model which has Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation. This research is a descriptive quantitative research. Limited trials were conducted on 20 students of XII MIPA in SMAN 1 Geger. This research instruments were validity sheet, questionnaire for teacher also student responses and critical thinking skills test. Research result shown that media validity has valid categorized with average score of 83,44%. Students and teacher responses showed very good result for the practicality with a score of 94,3% and 100%. Powerpoint ispring interactive was stated to be good to train critical thinking skills with a score of 84,54% completeness indicators. Therefore, ispring interactive powerpoint media in photosynthesis topic able to train critical thinking skills. Keywords: ispring interactive powerpoint, photosynthesis, critical thinking skill. Abstrak Keterampilan berpikir kritis adalah salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki dalam menghadapi tantangan pendidikan di era 21 terutama pada masa pandemi. Keterampilan berpikir kritis cocok digunakan pada materi fotosintesis sebab di dalamnya terdapat permasalahan aktual yang membutuhkan analisis pada saat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan powerpoint ispring interaktif yang valid, praktis dan efektif pada materi fotosintesis dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan model ADDIE meliputi Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Uji coba terbatas dilakukan terhadap 20 peserta didik kelas XII MIPA SMAN 1 Geger. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi, angket respon untuk peserta didik serta guru dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh rata-rata skor validasi 83,44% dengan kategori valid. Respon peserta didik dan guru menunjukkan hasil sangat baik dengan kepraktisan sebesar 94,3% dan 100%. Powerpoint ispring interaktif dinyatakan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis dengan nilai ketuntasan indikator sebesar 84,54%. Dengan demikian media powerpoint ispring interaktif pada materi fotosintesis dapat digunakan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Kata Kunci: powerpoint ispring interaktif, fotosintesis, keterampilan berpikir kritis.