Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

From Artifacts to Understanding: Transforming Museums into Contextual Learning Laboratories for Islamic Studies Arifin, Muh Luqman; Yusufi, Adnan
Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Vol 5 No 2 (2025): Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education, November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/tadibia.v5i2.12758

Abstract

This study explores the educational potential of the Bumiayu Archaeological Museum as a medium for contextual learning in Islamic Studies. The museum houses a diverse collection of artifacts spanning prehistoric times, Hindu-Buddhist periods, and early Islamic eras, representing dynamic traces of local civilization. Employing a qualitative approach through an exploratory case study design, data were collected via observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed thematically. The findings reveal that the museum's artifacts possess historical, spiritual, and pedagogical values that can be harnessed to strengthen Islamic historical literacy and foster contextual understanding of Islamic teachings. The museum functions as an active learning laboratory, enabling students to comprehend relationships between Islamic texts and local historical-cultural contexts. Integrating the museum into a Contextual Teaching and Learning (CTL) framework proves effective in cultivating reflective, critical, and moderate attitudes toward understanding Islamic teachings among students.
Museum Purbakala Bumiayu sebagai Media Pembelajaran Kontekstual Berbasis Religius di Sekolah Dasar Arifin, Muh Luqman; Mukrodin; Pertiwi, Amelia Khana; Ida, Yuhdiyati Nur; Jinan, Tsalwa Diyaul
Dharmahita: Journal of Community Service and Development Dharmahita Vol 2, No 2, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/dharmahita.v2i2.12756

Abstract

This community service activity aims to develop and implement a religious-based contextual learning model by utilizing local potential, namely the Bumiayu Archaeological Museum in Brebes Regency, Central Java, as a learning medium in elementary schools. The program was carried out through collaboration between the community service team of Peradaban University and SD Islam Ta'allumul Huda Bumiayu, with a focus on developing learning modules and media entitled "Tracing Historical Traces at the Bumiayu Archaeological Museum." The approaches used include Contextual Teaching and Learning (CTL), experiential learning, and inquiry-based learning, which emphasize the active involvement of students in the process of exploration, observation, and reflection on Islamic values contained in museum artifacts. The results of the activity show that this learning model is able to simultaneously improve students' understanding of historical concepts and Islamic values. A total of 90% of students demonstrated good reflective skills in relating archaeological findings to Islamic teachings, while teachers stated that the developed modules were very helpful in integrating local potential into thematic learning. In addition, positive responses from the school reinforced plans to develop this program as part of the Pancasila-Based Islamic Student Profile and the School Activator Program.
ANALISI GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SD NEGERI TAMBAKSERANG 04 BANTARKAWUNG Riska Nurhidayah; Noviea Varahdilah Sandi; Ujang Khiyarusoleh; Muh. Luqman Arifin
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v7i1.1451

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah guru SD Negeri Tambakserang 04. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga gaya kepemimpinan, antara lain gaya kepemimpinan otokratis, gaya kepemimpinan demokratis, dan gaya kepemimpinan kendali bebas. Kepala sekolah di SD Negeri Tambakserang 04 menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, yaitu dari cara kepala sekolah dalam mengambil keputusan, berdasarkan pada persetujuan dan berdasarkan musyawarah dari bawahan, menghargai potensi setiap bawahan, dilakukan kepala sekolah dengan cara yang adil, dan tidak membeda-bedakan latar belakang bawahan, mendengarkan kritik, saran/pendapat, diterima kepala sekolah pada saat dilaksanakan rapat atau diluar rapat serta masukan bawahan dijadikan perbandingan dalam mengambil sebuah keputusan, dan melakukan kerjasama dengan bawahan, ditunjukan dengan setiap kegiatan di sekolah kepala sekoah berpartisipasi serta hubungan yang terjalin antara kepala sekolah dengan bawahan terjalin baik. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Demokratis, Kepala Sekolah
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Perspektif Gender Khusnul Aulia Khusnul; Muh Luqman Arifin
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v8i1.1734

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar IPAS yang ditandai dengan perbedaan nilai yang diperoleh siswa laki-laki dengan siswa perempuan. Subjek penelitian terdiri dari 17 siswa kelas IV dengan sampel penelitian ada 6 siswa dan materi IPAS yang dibahas adalah materi tumbuhan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesulitan siswa dalam belajar IPAS kelas IV di SD Negeri Cilibur 01 ditinjau dari perspektif gender. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif metode deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa siswa laki-laki dan siswa perempuan kelas IV di SD Negeri Cilibur 01 kesulitan dalam memahami konsep dan istilah asing dalam pembelajaran IPAS. Siswa laki-laki maupun siswa perempuan mengalami kesulitan belajar dengan karakteristik kurang dalam perception, attention, memory, processing speed, metacognition, academic, dan social. Faktor yang memengaruhi kesulitan siswa laki-laki maupun siswa perempuan dalam belajar IPAS yaitu faktor internal seperti kondisi fisik yang kurang baik, kurangnya minat belajar, serta waktu tidur tidak efektif dan faktor eksternal seperti relasi kurang baik dengan orang tua, media dan metode pembelajaran kurang tepat, serta lingkungan masyarakat yang kurang kondusif. Kata kunci: Kesulitan belajar, IPAS, perspektif gender Abstract This research was motivated by students who experience difficulties in learning IPAS, which was characterized by the difference in scores obtained by male students and female students. The research subjects consisted of 17 class IV students with a research sample of 6 students and the IPAS material discussed was plant material. The aim of this research is to find out how students have difficulties in IPAS learning and the factors that influence it from a gender perspective. This research uses descriptive qualitative research methods. Based on the analysis of research data, it can be concluded that male and female students in class IV at SD Negeri Cilibur 01 have difficulty understanding foreign concepts and terms in IPAS learning. Both male and female students experience learning difficulties with the characteristics of lacking perception and attention, memory, processing speed, metacognition, academic, and social. Factors that influence the difficulties of male and female students in studying IPAS are internal factors such as poor physical condition, lack of interest in studying, and ineffective sleep time and external factors such as poor relations with parents, media and inappropriate learning methods, as well as a less conducive social environment. Keywords: Learning difficulties, IPAS, gender perspective
Analisis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar Aji Pamungkas; Muh Luqman Arifin
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v8i2.1950

Abstract

Penelitian pada kelas V ditemukan bahwa 50% dari 14 siswa pada dimensi berakhlak pada alam, siswa belum mampu menerapkan cinta lingkungan pada dimensi bergotong royong. Fokus masalah pada penelitian ini adalah dari enam dimensi penelitian ini berfokus pada dimensi berakhlak kepada alam dan bergotong royong karena dimensi ini belum sesuai dengan capaian P5 dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Tema Gaya Hidup Berkelanjutan di kelas V SD Negeri Bumiayu 05.  Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V serta  siswa kelas V. Data yang diambil terbagi menjadi data primer dan data sekunder, Teknik pengumpulan data  menggunakan wawancara dan observasi. Adapun keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Sementara itu teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan hasil temuan antara implementasi P5 yang diterapkan oleh guru di kelas V dan aplikasi di lapangan oleh siswa kelas V belum maksimal dipahami oleh siswa secara umum.  Kata kunci: Analisis P5, Kurikulum Merdeka, Dimensi P5