Tingkat motivasi seseorang memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan seseorang untuk belajar, yang artinya hasil belajar seseorang sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menyusun maket. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan selama 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 28 anak berusia 5-6 tahun, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa unjuk kerja, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian secara klasikal menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar anak usia dini, yaitu peningkatan persentase ketuntasan pada pratindakan sebesar 3,57%, dengan siklus I sebesar 39,28%, dan siklus II sebesar 82,14%. Hasil tersebut sudah melebihi target indikator yang ditetapkan peneliti yaitu 75%. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan menyusun maket dapat meningkatkan motivasi belajar pada anak usia 5-6 tahun.