Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

META-ANALISIS: PENGARUH MODEL PBL DAN MODEL PJBL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Rosyadi, Muhammad Khairin Rezani; Karim, Karim; Sari, Asdini
JURMADIKTA Vol 4 No 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2185

Abstract

Kajian mengenai pengaruh PBL dan model PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa telah banyak dilakukan dengan berbagai variasi hasil penelitian. Para peneliti sekarang lebih bergantung pada rangkuman penelitian yang tersedia, salah satunya menggunakan meta-analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan besar pengaruh dari PBL dan PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa. Artikel diperoleh melalui penelusuran menggunakan aplikasi Publish or Perish. Selanjutnya artikel tersebut diseleksi dengan 4 tahapan yaitu identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan lingkup studi. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan proses meta-analisis menggunakan perhitungan Effect Size. Ada 62 artikel yang telah dianalisis. Dua puluh satu artikel model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah, 33 artikel PBL terhadap hasil belajar, 2 artikel PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah, dan 6 artikel PjBL terhadap hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan Effect Size model PBL dan PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah maupun hasil belajar matematika siswa berada pada kategori besar.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI BENTUK ALJABAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA Nuryanti, Diah; Pasani, Chairil Faif; Sari, Asdini
JURMADIKTA Vol 4 No 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2449

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang harus diajarkan untuk seluruh peserta didik agar mereka dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya yaitu bentuk aljabar. Akan tetapi, masih banyak peserta didik kesulitan mempelajari bentuk aljabar. Oleh karena itu diperlukan modul untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ajar berbasis etnomatematika ciri khas Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D dengan empat tahapan yaitu Define, Design, Development dan Disseminate. Subjek uji coba penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen validasi ahli, angket respon guru dan peserta didik, meliputi uji coba. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis data kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Validasi dilakukan oleh 3 validator. Uji coba dilakukan kepada 30 peserta didik. Berdasarkan lembar validasi yang diisi oleh 3 validator diperoleh nilai 83,97% yang berarti modul dinyatakan valid. Berdasarkan hasil angket respon peserta didik diperoleh skor sebesar 3,5 dapat dinyatakan kriteria sangat praktis. Pada hasil angket respon guru diperoleh skor sebesar 3,26 berdasarkan kriteria tingkat kepraktisan kriteria sangat praktis. Berdasarkan uji coba, modul dikatakan efektif, karena berdasarkan 3 kali uji coba peserta didik sudah mencapai KKTP yang diterapkan di SMP Negeri 1 Banjarmasin, persentase hasil belajar peserta didik dengan minimal nilai 75 selalu lebih dari sama dengan 80%, yaitu 85,56%. Dengan demikian kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul ajar materi bentuk aljabar berbasis etnomatematika dapat dikatakan telah terpenuhi.
Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri pada Masjid Keramat Banua Halat Kabupaten Tapin Masyitah, Dewi; Fajriah, Noor; Sari, Asdini
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 11 NOMOR 2 DESEMBER 2024
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v11i2.11722

Abstract

Pembelajaran matematika akan lebih bermakna jika dikaitkan dengan lingkungan di sekitarnya seperti budaya. Kegiatan mengintegrasikan matematika dan budaya adalah dengan melakukan eksplorasi etnomatematika. Budaya yang akan di eksplorasi adalah Masjid Keramat Banua Halat dengan di hubungkan pada konsep geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometri pada matematika di Sekolah Menengah Pertama yang terdapat pada Masjid Keramat Banua Halat Kabupaten Tapin. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi  yang mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun instrumennya ialah pedoman wawancara dan pedoman observasi dan dokumentasi. Validasi instrument di lakukan oleh dua orang validator. Teknik analisis data yang digunakan ialah deskripsi, analisis, dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat konsep geometri di Sekolah Menengah Pertama pada Masjid Keramat Banua Halat. Konsep geometri tersebut adalah konsep bangun datar, bangun ruang, hubungan antar-sudut, kekongruenan dan kesebangunan, Pythagoras, dan transformsi geometri.
ERROR ANALYSIS IN SOLVING MATHEMATICAL LITERACY PROBLEMS ON THE MATERIAL OF ARITHMETIC SEQUENCES AND SERIES Syahadat, Prasasti Bumi; Kamaliyah, Kamaliyah; Sari, Asdini
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol 16, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpmipa.v16i3.91480

Abstract

Mathematical literacy equips students with the skills to solve real-life problems effectively. However, many students struggle to understand and apply mathematical concepts effectively. This study aims to analyze the types of errors made by 35 students of the X2 class of SMA Negeri 9 Banjarmasin in solving mathematical literacy problems on the material of arithmetic sequences and series based on Newman's procedure. This procedure was chosen because it provides a structured framework that identifies specific stages where learners commonly make mistakes in solving mathematical problems, such as reading, comprehension, transformation, process skills, and encoding. Data were collected through written tests and interviews, then analyzed using a descriptive qualitative method based on the Miles and Huberman technique. The results showed that encoding errors (27.48%) were the most frequent, where students often skipped verification and struggled to draw accurate conclusions. Process skills errors (26.06%) occurred when students were confused about the next step despite knowing the correct formula. Transformation errors (21.81%) stemmed from incorrect application of formulas due to reliance on memorization without contextual understanding. Comprehension errors (21.53%) resulted from misunderstanding the problem, especially in identifying known and unknown information. Reading errors (3.12%), the least frequent, are typically caused by unfamiliarity with mathematical terms or symbols. These findings indicate that students"™ difficulties are both procedural and conceptual. Therefore, instructional strategies should emphasize concept mastery, promote strategic problem-solving, encourage self- verification, and connect mathematics to real-world situations.