Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : IJSS

Pola Asuh Orang Tua Pada Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-6 Tahun (Studi Kasus pada TK Tarbiyatul athfal Garut) Mulyeni, Sri; Sutisna, Jajang; Suminar, Elis Ratna; Herlina, Herlina
Indonesian Journal of Social Science Vol. 1 No. 1 (2023): JULY-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pola asuh orang tua yang berbeda secara khusus membentuk karakter anak yang berbeda mengenai kemandirian anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis jenis pola asuh yang digunakan oleh orang tua di TK Tarbiyatul athfal Garut; Mengetahui kondisi orangtua di lingkungan sekitar TK serta dampak yang ditimbulkan ketika menggunakan pola asuh permisif dan otoriter; dan demokratis terhadap kecerdasan emosi anak. metode penelitian yang digunakan kuantitaif berdasarkan data yang kami sebar di TK Tarbiyatu Athfal Garut. Pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak, Khususnya pada anak usia dini gaya pendidikan meningkatkan kemandirian pendidikan anak usia dini didominasi oleh pendidikan demokratis dan otoriter, dan sebagian kecil masih belum mandiri dengan pendidikan dan penelantaran semacam ini permisif. Hasil penelitian menunjuka bahwa pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, dan pola asuh permisif memberikan kontribusi sebesar 37,9%.
Metode Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini Satria Diofani, Alfin; Mulyeni, Sri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 1 (2024): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i1.45

Abstract

Pendidikan akhlak pada anak usia dini merupakan aspek kritis dalam membentuk karakter dan moralitas anak sejak dini. Penelitian ini membahas implementasi pendidikan akhlak pada anak usia dini di Madrasah Baitul Hasanah. Fokus utama adalah untuk mengeksplorasi pendekatan dan strategi yang digunakan dalam membentuk nilai-nilai moral dan etika Islam pada anak-anak usia dini di lingkungan madrasah tersebut. Metode pengajaran yang berbasis pada pendekatan Islami, melibatkan penggunaan cerita-cerita Islami, permainan edukatif, dan simulasi kehidupan sehari-hari, menjadi pusat perhatian penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa Madrasah Baitul Hasanah berhasil menerapkan pendidikan akhlak secara holistik, memberikan landasan kuat untuk pembentukan karakter yang berakar pada ajaran Islam sejak usia dini. Implikasi praktis penelitian ini dapat menjadi acuan bagi madrasah dan lembaga pendidikan Islam serupa dalam meningkatkan kualitas pendidikan akhlak pada anak-anak usia dini.
Sosialisasi Donor Darah Guna Meningkatkan Minat Donor Darah Bagi Karyawan Wanita Pada Perusahaan X Di Kota Cimahi Widiawati, N Winda; Mulyeni, Sri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 1 (2024): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i1.46

Abstract

Ketersediaan darah baik di Unit Transfusi Darah (UTD) maupun di Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) bergantung pada kesadaran dan minat masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela dan teratur. Keterbatasan jumlah pendonor pada saat ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang pentingnya manfaat donor darah. Salah satu langkah yang dapat diambil dalam strategi menumbuhkan minat seseorang untuk melakukan donor darah adalah dengan cara pemberian informasi sebagai pengetahuan dasar bagi calon pendonor melalui sosialisasi mengenai manfaat yang kita peroleh setelah melakukan donor darah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif jenis time study cross-sectional yang dilaksanakan di salah satu perusahaan yang berada di kota Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat hubungan positif antara sosialisasi dan minat donor darah. Semakin tinggi tingkat sosialisasi, semakin tinggi pula minat donor darah pada karyawan tersebut. Sebaliknya, semakin rendah tingkat sosialisasi, semakin rendah pula minat donor darah pada karyawan tersebut.
Perilaku FoMO (Fear of Missing Out) pada Mahasiswa Pasim Bandung Alya Nur Intan; Riska Hikmah Alwiyah; Mulyeni, Sri; Herlina, Herlina
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 2 (2024): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i2.76

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak Fear of Missing Out (FoMO) pada perilaku mahasiswa dengan fokus pada media sosial. Metode penelitian kuantitatif dilakukan dengan desain cross-sectional, melibatkan 77 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Nasional Pasim Bandung. Pengumpulan data menggunakan kuesioner online, mengevaluasi aspek FoMO seperti "Need to be long," "Anxiety," "Addiction," dan "Need for Popularity." Hasil penelitian menunjukkan variasi respons mahasiswa terhadap FoMO. Beberapa menunjukkan pemahaman mendalam terhadap dinamika media sosial, sementara sebagian lain masih mencari validasi melalui konten populer. Mahasiswa yang tidak merasa kesal ketika tidak di-mention cenderung memiliki keseimbangan yang lebih baik antara kehidupan online dan offline. Sebaliknya, mereka yang kesulitan menghentikan diri dari melihat update di media sosial sering mengalami tekanan yang mengganggu keseimbangan hidup. Pembahasan menyoroti pentingnya literasi digital dan manajemen waktu di lingkungan kampus untuk membantu mahasiswa mengelola dampak FoMO. Kesimpulan menekankan perlunya kesadaran akan keseimbangan dalam penggunaan media sosial dan saran implementasi program edukasi untuk mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.
Analisis Kesiapan Mental Peserta Didik SMP Terhadap Penggunaan Media Sosial Barkudin, Barkudin; Ichtiat, Helmi Qodrat; Djamarah, Syaiful Bahri; Marzuki , Marzuki; Mulyeni, Sri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan mental peserta didik tingkat SMP dalam menggunakan media sosial, khususnya pada aspek kedewasaan berinteraksi, kesadaran terhadap risiko digital, kemampuan mengelola waktu, dan literasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa SMPN 3 Cisarua yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen berupa angket skala empat pilihan yang mengukur kesiapan mental peserta didik pada masing-masing indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori “Siap” dan “Kurang Siap” dalam berbagai aspek penggunaan media sosial. Pada aspek kedewasaan berinteraksi, 59% siswa tergolong sangat siap, namun 17% masih kurang siap. Pada aspek kesadaran risiko digital, 48% sangat siap dan 28% kurang siap. Kemampuan mengelola waktu menunjukkan 45% sangat siap, sementara 29% kurang siap. Adapun pada literasi digital, hanya 7% sangat mampu, sedangkan 60% berada pada kategori kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian siswa memiliki kesiapan mental yang baik, masih diperlukan penguatan literasi digital dan pendampingan penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan sekolah dalam merancang program edukasi digital yang lebih terarah.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dan Hasil Belajar Dengan Kualitas Komunikasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jaenudin, Jejen; Lestari, Citra; Pratama, Adhitya Augusta; Shidiq, Muh Husam Ash; Mulyeni, Sri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional dan hasil belajar dengan kualitas komunikasi mahasiswa Fakultas Ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode yang disesuaikan dengan jumlah responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket untuk mengukur kecerdasan emosional dan kualitas komunikasi, serta dokumentasi nilai untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas komunikasi mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas komunikasi dengan nilai signifikansi 0,002. Secara simultan, kecerdasan emosional dan hasil belajar berpengaruh signifikan terhadap kualitas komunikasi mahasiswa dengan nilai F sebesar 11,664 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,828 menunjukkan bahwa 82,8% variasi kualitas komunikasi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan hasil belajar memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas komunikasi mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan kecerdasan emosional sebagai variabel yang paling dominan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas komunikasi mahasiswa.